Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pelatihan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk pencegahan dan pengendalian infeksi diare dan thyphoid anak di desa pangkalan jati cinere depok Selvester Thadeus, Maria; Susantiningsih, Tiwuk; Simanjuntak, Kristina; Yuliyanti, Retno; Citrawati, Mila
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (In Press)
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v2i1.6095

Abstract

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah salah satu bentuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah dan mengendalikan infeksi diare dan thyphoid terutama pada anak anak. Insiden infeksi diare dan thyphoid pada anak masih tinggi. Kebersihan tangan menjadi salah satu faktor pencegahan penularan infeksi diare dan thyphoid melalui makanan yang dipegang dengan tangan yang kotor. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta telah melakukan pelatihan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai sarana edukasi dan pelatihan pencegahan dan pengendalian infeksi diare dan thyphoid pada anak di Desa Pangkalan Jati Cinere Depok. Responden yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 40 anak usia 8-12 tahun. Pelatihan menggunakan media powerpoint dan brosur CTPS serta praktek langsung CTPS. Hasil penilaian nilai pretest sebesar 70,25% dan setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan, kemudian dilakukan posttest terjadi peningkatan nilai posttest sebesar 22% menjadi 92,25%. Disela sela pelatihan responden diminta untuk melakukan CTPS agar ketrampilan CTPS semakin baik. CTPS adalah salah satu ketrampilan yang dapat diterapkan pada anak anak untuk pencegahan dan pengendalian infeksi diare dan thyphoid pada anak.
a Penyuluhan Kesehatan Pada Kasus Demam Berdarah Dengue Di UPTD Pengasinan Depok dengan Pendekatan Dokter Keluarga : Penyuluhan Kesehatan Pada Kasus Demam Berdarah Dengue Di UPTD Pengasinan Depok dengan Pendekatan Dokter Keluarga Citrawati, Mila; Susantiningsih, Tiwuk; Thadeus, Maria Selvester; Adisaputra, Chantika Zahra; Nooramadhani, Tasya; Cahyaninglatri, Wendi Corlia
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Vol. 2 No. 2 (2024): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v2i2.9922

Abstract

Penyuluhan kesehatan dengan pendekatan dokter keluarga pada kasus demam berdarah dengue (DBD) adalah solusi bagi penatalaksanaan kasus kedokteran yang berfokus pada pemberian layanan kesehatan primer yang komprehensif, berkesinambungan, dan berpusat pada individu, keluarga, serta komunitas. Terdapat peningkatan kasus DBD dari tahun 2023 ke 2024 sehingga peran kedokteran keluarga penting untuk menyelesaikan masalah ini, dimulai dari screening hingga edukasi kepada keluarga untuk mengurangi presentase angka kejadian terutama di wilayah UPDT Pengasinan, Depok. Penyuluhan kesehatan diperlukan untuk mengidentifikasi daftar masalah klinis pada pasien dan keluarga serta factor-faktor yang mempengaruhi masalah demam berdarah dengue, mengubah pengetahuan dan perilaku dalam pencegahan demam berdarah dengue yang berikatan terhadap kesehatan pasien serta keluarga. Keterlibatan partisipasi keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan pasien dengan pendekatan kedokteran keluarga sangat diperlukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di UPTD Pengasinan Depok dengan pendekatan kedokteran keluarga. Kegiatan penyuluhan kesehatan pada kasus demam berdarah dengue di UPTD Pengasinan Depok dengan pendekatan dokter keluarga di dapatkan bahwa dari hasil evaluasi dan penatalaksanaan terdapat perbaikan terhadap pengetahuan dan sikap yang menjadi baik, salah satunya yaitu perilaku untuk melakukan 3M dan mencoba membuka diri untuk berkegiatan sosial di lingkungan rumah. Pengetahuan dan perilaku tersebut sangat mempengaruhi pasien dan keluarga karena merasakan kualitas hidupnya yang membaik dan nyaman saat berada di lingkungan rumah.
Edukasi dan Pendekatan Komprehensif Kedokteran Keluarga dalam Penanganan Diabetes Melitus Tipe 2 dan Ulkus Diabetikum pada Kelurga Tn. Y di RT 005/RW 005, Kelurahan Ratujaya, Kota Depok Sukmara, Uta Provinsiana; Setyaprawira, Fallery; Hardyanti, Putri; Rahmah, Nida Nabila; Muktamiroh, Hikmah; Susantiningsih, Tiwuk; Rahman, Ihsan Febrianto
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Vol. 2 No. 2 (2024): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v2i2.10056

Abstract

Manajemen diabetes melitus (DM) membutuhkan pendekatan yang komprehensif, melibatkan aspek edukasi promotif, kuratif, preventif, dan rehabilitatif bagi pasien, keluarga, dan komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengevaluasi efektivitas manajemen komprehensif diabetes melitus melalui pendekatan edukasi kepada pasien dan keluarga pada keluarga Tn. Y. Metode Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui beberapa kunjungan edukatif yang dilakukan pada tanggal 28 Oktober, 5 November, dan 13 November 2024. Aktivitas edukatif mencakup edukasi tentang pengertian DM, faktor risiko, pengobatan, serta prinsip diet T-shaped plate, peningkatan aktivitas fisik, penggunaan obat antihiperglikemi, serta pemantauan gula darah mandiri. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terkait DM pada pasien dan keluarganya. Skor kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire menunjukkan perbaikan signifikan dari kategori pengetahuan rendah menjadi cukup. Pasien juga mengalami penurunan kadar gula darah, dari awal 256 mg/dL menjadi 184 mg/dL. Faktor pendukung seperti motivasi pasien, dukungan keluarga, serta penerapan edukasi yang konsisten membantu dalam manajemen diabetes. Namun, keterbatasan waktu keluarga dan kebiasaan makan manis menjadi faktor penghambat. Indikator keberhasilan terlihat dari penurunan keluhan pasien seperti sering BAK dan kesemutan, peningkatan kepatuhan konsumsi obat, serta penerapan pola makan dan aktivitas fisik yang dianjurkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan pentingnya pendekatan edukatif keluarga dalam manajemen diabetes melitus untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan perilaku hidup sehat dalam rangka pengendalian penyakit DM secara efektif.
PEMBERIAN PENGETAHUAN MENJAGA KESEHATAN SAAT PUASA DENGAN GIZI SEIMBANG PADA IBU-IBU KADER POSYANDU DASAWISMA TANJUNG BARAT JAKARTA Kristina Simanjuntak, Kristina Simanjuntak; Heryani, Monalisa; Susantiningsih, Tiwuk; Purwaningsih, Desi; Juliana, Dara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.3298-3304

Abstract

Berbuka puasa dengan tinggi karbohidrat, lipid, dan rendah serat maupun aktifitas fisik masih banyak terlihat di masyarakat yang menjalankannya. Efek yang ditimbulkannya adalah pembentukan dislipidemia yang berhubungan dengan gangguan jantung, hipertensi dan stroke. Puasa yang dilakukan dengan gizi seimbang dapat sebagai terapi untuk menjaga kesehatan. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dengan menjaga kesehatan selama puasa dengan gizi seimbang pada Ibu-ibu Kader Posyandu Dasawisma Rt 04 Tanjung Barat Jakarta. Metode pelaksanaan dengan mitra sebanyak 32 orang, memberikan penyuluhan pemberian pengetahuan menjaga kesehatan dengan gizi seimbang selama puasa dan pengisian quesionare sebelum dan sesudah pelaksanaan dan mengukur indeks massa tubuh (IMT),. Hasil menunjukkan IMT normal 31,25 % , kegemukan 46,88 % dan obesitas 21,87 %, dan  terdapat peningkatan pengetahuan tentang menjaga kesehatan selama puasa dengan gizi seimbang. Pemberian gizi seimbang pada saat puasa dapat meningkatkan kesehatan tubuh.
PEMBERIAN PENGETAHUAN MENJAGA KESEHATAN SAAT PUASA DENGAN GIZI SEIMBANG PADA IBU-IBU KADER POSYANDU DASAWISMA TANJUNG BARAT JAKARTA Simanjuntak, Kristina; Heryani, Monalisa; Susantiningsih, Tiwuk; Purwaningsih, Desi; Juliana, Dara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.22794-63727-1

Abstract

Berbuka puasa dengan tinggi karbohidrat, lipid, dan rendah serat maupun aktifitas fisik masih banyak terlihat di masyarakat yang menjalankannya. Efek yang ditimbulkannya adalah pembentukan dislipidemia yang berhubungan dengan gangguan jantung, hipertensi dan stroke. Puasa yang dilakukan dengan gizi seimbang dapat sebagai terapi untuk menjaga kesehatan. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dengan menjaga kesehatan selama puasa dengan gizi seimbang pada Ibu-ibu Kader Posyandu Dasawisma Rt 04 Tanjung Barat Jakarta. Metode pelaksanaan dengan mitra sebanyak 32 orang, memberikan penyuluhan pemberian pengetahuan menjaga kesehatan dengan gizi seimbang selama puasa dan pengisian quesionare sebelum dan sesudah pelaksanaan dan mengukur indeks massa tubuh (IMT),. Hasil menunjukkan IMT normal 31,25 % , kegemukan 46,88 % dan obesitas 21,87 %, dan  terdapat peningkatan pengetahuan tentang menjaga kesehatan selama puasa dengan gizi seimbang. Pemberian gizi seimbang pada saat puasa dapat meningkatkan kesehatan tubuh
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN MEMBUAT WEDANG JAHE SERAI UNTUK PENGUATAN IMUNITAS MENCEGAH COVID-19 DI DESA PANGKALAN JATI CINERE DEPOK Setyaningsih, Yuni; Susantiningsih, Tiwuk; Irmarahayu, Agneta; Zulfa, Fajriati
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i2.977

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular disebabkan SARS-CoV-2 yang telah menyebar menjadi pandemi di seluruh dunia termasuk Indonesia. COVID-19 dapat berupa penyakit ringan atau sampai kematian dan obat untuk COVID-19 belum ada. Indonesia merupakan negara yang kaya akan tanaman herbal, yang sudah banyak digunakan di masyarakat. Dua tanaman herbal yang sering digunakan adalah jahe dan serai. Berdasarkan penelitian tanaman ini dapat memelihara kesehatan dan meningkatkan sistem imun. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang manfaat jahe serai dan keterampilan membuat wedang jahe serai dalam rangka peningkatan sistem imun pada masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demonstrasi pembuatan wedang jahe serai serta mengikutsertakan responden untuk berpartisipasi aktif dalam pembuatan wedang jahe serai. Pada pengabdian masyarakat ini didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan responden mengenai manfaat wedang jahe serai dan cara pembuatannya. Diharapkan setelah pengabdian masyarakat ini responden dapat menerapkan dan mengaplikaskan pengetahuan yang didapatkan dalam rangka meningkatkan sistem imun pada masa pandemi COVID-19
Penyuluhan Hepatitis B dengan Pendekatan Dokter Keluarga pada Ibu Hamil di Kelurahan Pengasinan Depok Ni Luh Aurial Widjayanti; Audrey Alvura Digna; Muhammad Kevin Auliansyah Akbar; Reinhart Fikram Imam Akbar; Muhammad Alif Farhan; Tiwuk Susantiningsih; Maria Selvester Thadeus
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v3i1.10960

Abstract

Hepatitis B in pregnant women is a major cause of vertical transmission from mother to child and carries a high risk of developing into chronic infection. This educational activity aimed to improve family knowledge and involvement in the holistic management of pregnant women with hepatitis B through a family medicine approach. The activity was conducted in Kelurahan Pengasinan, Depok, West Java, using methods such as home visits, direct counseling, distribution of educational media, and evaluation through pre-test and post-test questionnaires. The results showed an increase in family knowledge regarding hepatitis B, the importance of antenatal screening, and the role of immunization in preventing perinatal transmission. In conclusion, the family medicine approach effectively supports educational interventions and enhances family preparedness in assisting pregnant women in managing this disease
Peran Buah Kelor (Moringa oleifera fruits) pada Obesitas: Penyuluhan dari Sisi Ilmu Biomedis Di Desa Pangkalan Jati Cinere Depok, Jawa Barat Amalia, Muttia; Thadeus, Maria Selvester; Susantiningsih, Tiwuk; Lardo, Soroy; Supartono, Basuki; Tjang, Yanto Sandy
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v3i1.11259

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan yang meningkat tajam di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan obesitas adalah dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan potensi pengaturan berat badan, seperti buah kelor (Moringa oleifera fruits). Kegiatan penyuluhan dengan Peran Buah Kelor (Moringa oleifera fruits) pada Obesitas: Penyuluhan dari Sisi Ilmu Biomedis Di Desa Pangkalan Jati Cinere Depok, Jawa Barat. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan tentang peran buah kelor (Moringa oleifera fruits) dalam pencegahan obesitas pada masyarakat di Desa Pangkalan Jati Cinere, Depok. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berbasis partisipatif dengan pendekatan ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi pengolahan buah kelor (Moringa oleifera fruits). Peserta terdiri dari 28 peserta yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya sebanyak 16 peserta yang mempunyai pengetahuan baik, 8 peserta dengan pengetahuan cukup dan 4 peserta dengan pengetahuan yang masih kurang. Lebih dari 50% peserta mempunyai tingkat pengetahuan yang baik dalam pengetahuan peserta mengenai manfaat buah kelor (Moringa oleifera fruits), khususnya kandungan serat dan antioksidan yang membantu mengatur berat badan. Kesimpulan: penyuluhan tentang buah kelor (Moringa oleifera fruits) efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat mengenai pemanfaatannya untuk pencegahan obesitas. Disarankan agar kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak masyarakat untuk memperluas dampak positifnya.
Peningkatan Pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Aspek Higiene dan Sanitasi bagi Masyarakat Kelurahan Sumbersari Kecamatan Metro Selatan Rahmanisa, Soraya; Kurniawaty, Evi; Susantiningsih, Tiwuk
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v1i1.1152

Abstract

Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemampuan, dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai pelaku pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara, dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan penyuluhan yang dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan dilakukan dengan menggunakan pre- dan post-test sebagai bentuk evaluasi. Pre-test diberikan sebelum penyuluhan dimulai, dilanjutkan dengan penyuluhan dan diakhiri dengan posttest. Evaluasi akhir dilakukan dengan memberikan posttestkepada peserta yang berisi pertanyaan pertanyan yang sama dengan pretest. Dari pengisian kuisioner diketahui bahwa seluruh (100%) orang tua yang mengikuti kegiatan ini belum pernah mendapat penyuluhan ataupemberian materi mengenai PHBS sebelumnya, dan dari kuisioner pula ditemukan 24 orang (80%) peserta sering menerapkan pola hidup bersih; 22 orang mampu menyebutkan dampak negatif perilaku tidak sehatterhadap kesehatan; 6 orang yang belum terlalu paham manfaat perilaku hidup bersih terhadap kesehatan; 16 orang menganggap PHBS itu merupakan simbol gaya hidup sehat; 18 orang yang menyatakan PHBS itu penting bagi mereka; 24 orang akan membiarkan saja bila ada tetangga sekitar yang belum melakukan PHBS; dan 15 orang yang beranggapan bila PHBS akan menjadikan kesehatan keluarga menjadi lebih baik.Kata kunci: perilaku hidup bersih dan sehat,
Penyuluhan Kesehatan tentang Bahaya Penyakit Diare kepada Ibu-ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan Susantiningsih, Tiwuk; Kurniawaty, Evi; Mustofa, Syazili; Nisa, Khairun
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.2015

Abstract

Diare merupakan keluhan yang sering dijumpai pada anak atau dewasa. Diare bisa bermanifetasi sebagai suatu penyakit yang ringan, berat bahkan bisa menimbulkan komplikasi yang parah sampai dengan kematian. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahaya penyakit diare ini. Oleh karena itu perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam pendeteksian dini penyakit ini melalui peningkatan pengetahuan tentang bahaya penyakit diare. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan berupa ceramah interaktif dan penayangan video sedangkan untuk penerapan perilaku dilakukan dengan latihan atau simulasi. Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang peserta yang merupakan ibu ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda. Kegiatan pengabdian dilakukan pada hari Minggu tanggal 18 Desember 2016, pukul 90.00 WIB sampai selesai, di Musholla Al Muttaqien di Desa Buah Berak. Setelah dilakukan penyuluhan, pemutaran video, dan tanya jawab, kuisioner yang sama diberikan kembali kepada peserta. Setelah dievaluasi terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta penyuluhan mengenai bahaya penyakit diare dapat dilihat dari nilai kenaikan postest. Selain itu hasil jawaban kuisioner yaitu sebanyak 22 orang pada pretest mendapatkan nilai kurang dari 70, maka pada pemeriksaan jawaban posttest, terjadi peningkatan menjadi 43 orang mendapatkan nilai lebih dari 70. Dari hasil pengamatan di lapangan, jelas bahwa kegiatan penyuluhan tentang bahaya Penyakit diare ini perlu diadakan secara berkelanjutan agar pengetahuan masyarakat mengenai penyakit ini terutama ibu-ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda dapat meningkat. Simpulan, setelah mendapatkan penyuluhan mengenai bahaya Penyakit diare terjadi peningkatan pengetahuan ibu ibu Majelis Taklim Al Muttaqien di Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.Keywords: Diare, peningkatan pengetahuan, penyuluhan