Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Material Perubahan Fasa Untuk Alat Penukar Kalor Terhadap Penyimpanan Energi Termal Erwin, Erwin -; Chan, Yefri; Susanto, Herry; Asbanu, Husen
Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70746/jstunsada.v13i1.259

Abstract

Phase Change Material (PCM) semakin populer digunakan sebagai sistem Thermal Energy Storage (TES) karena memiliki kapasitas penyimpanan energi laten yang besar dan perilaku isotermal yang baik. PCM dapat menyerap dan melepaskan energi panas laten dalam jumlah besar dan dapat diisi ulang tanpa memerlukan konsumsi energi tambahan. PCM menjadi alternatif yang menarik untuk aplikasi penyimpanan energi karena kemampuannya menjaga suhu yang stabil saat menyerap atau melepaskan energi panas laten. Kajian literatur dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang penggunaan material tertentu untuk meningkatkan kinerja penyimpanan energi termal, seperti material karbon dan busa tembaga. Dalam kajian literatur ini, disimpulkan bahwa komposit PCM dengan matriks grafit berpori dan jaringan serat karbon dapat meningkatkan konduktivitas termal dan menjaga stabilitas suhu dalam waktu yang cukup lama. Penggunaan CNT ultra-panjang dapat meningkatkan efisiensi sistem penyimpanan energi termal. Penambahan busa tembaga pada PCM dapat meningkatkan kinerja penyimpanan energi termal dengan cara meningkatkan konduktivitas termal dan mempercepat laju perpindahan panas, sehingga meningkatkan efisiensi penyimpanan energi termal. Komposit PCM dengan tambahan busa tembaga mampu menyerap panas secara efisien dengan entalpi yang tinggi dan memiliki stabilitas termal yang memadai pada rentang suhu yang relevan operasi, sehingga memiliki potensi untuk digunakan dalam aplikasi penyimpanan energi termal yang berkelanjutan.
Kajian Aplikasi Heat Exchanger Tipe Plate-Frame: Efisiensi dalam Pertukaran Panas -, Erwin; Chan, Yefri; Susanto, Herry; Asbanu, Husen; Dariyus, Asyari
Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70746/jstunsada.v13i2.447

Abstract

Heat exchanger tipe plate-frame adalah satu di antara berbagai jenis heat exchanger yang digunakan dalam proses pertukaran panas dalam industri. Kajian ini berfokus pada penerapan heat exchanger tipe plate-frame dan efisiensinya dalam proses pertukaran panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan plate frame heat exchanger dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi proses pertukaran panas. Desain plate frame heat exchanger memungkinkan aliran fluida yang efisien dan efektif, menghasilkan pertukaran panas yang optimal. Selain desainnya yang efisien, plate frame heat exchanger juga memiliki luas permukaan yang besar yang memungkinkan perpindahan panas yang optimal antara dua fluida yang berbeda. Plate frame heat exchanger dapat digunakan di berbagai industri. Dalam kajian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan plate frame heat exchanger memberikan manfaat yang signifikan bagi industri. Plate frame heat exchanger dapat mengurangi biaya operasional, memperpanjang umur peralatan, dan meningkatkan efisiensi dalam proses pertukaran panas. Dengan demikian, plate frame heat exchanger dapat dijadikan sebagai alternatif untuk industri yang ingin memenuhi kebutuhan pertukaran panas mereka secara efektif dan efisien.
PERANCANGAN AWAL MESIN BLEEDING UNTUK OPTIMASI PROSES PERAWATAN SISTEM REM HIDROLIK PADA KENDARAAN MINIBUS Siregar, Rolan; Sugiyanto, Didik; Chan, Yefri; Susanto, Herry; Asbanu, Husen; Esye, Yendi; Kurnianto, Ario
Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70746/jstunsada.v13i2.451

Abstract

Sistem pengereman merupakan salah satu safety aktif pada kendaraan. Jika ada kegagalan dalam sistem pengereman akan sangat berbahaya bagi pengemudi dan orang disekitarnya. Kegagalan sistem pengereman terjadi dikarenakan adanya udara dan uap air. Yang berada di saluran minyak rem, yang mengakibatkan tekanan minyak rem yang dihasilkan dari master rem berkurang. Maka dilakukannya perawatan dan perbaikan sistem rem secara berkala. Salah satu cara perawatan sistem rem adalah dengan melakukan bleeding atau membuang udara dari saluran rem dari lubang napel caliper rem. Metode bleeding rem salah satunya dengan manual bleeding rem dan ada juga yang digunakan oleh bengkel resmi menggunakan alat yang cukup besar dimensinya, tetapi kurang efisien dalam proses perawatan sistem rem hidrolik. Maka dari itu dirancanglah mesin bleeding rem yang dapat meningkatkan efisiensi dalam proses bleeding rem hidrolik. Mesin yang dirancang adalah mesin bleeding pneumatic yang menggunakan komponen tambahan pneumatic dan besi hollow sebagai rangkanya. Mesin bleeding yang dibuat menggunakan tekanan pressure sebesar 34 Psi sampai dengan 38 Psi. Dan menggunakan tekanan vacuum -3 Psi sampai dengan -5 Psi. Dengan waktu yang dibutuhkan dalam proses bleeding rem hidrolik lebih singkat. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat untuk pengembangan mesin bleeding rem hidrolik selanjutnya.
PENGUJIAN AWAL PENGGUNAAN GENERATOR OXYHYDROGEN PADA MESIN ICE 1800 CC TERHADAP TINGKAT KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI Fandikurnia, Ade; Siregar, Rolan; Sugiyanto, Didik; Pratama, Juan; Susanto, Herry; Esye, Yendi
Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70746/jstunsada.v14i1.496

Abstract

Permasalahan ketersediaan bahan bakar fosil merupakan kajian yang perlu dilakukan secara kerkelanjutan. Sebagai bagian dari penanganan masalah tersebut maka dalam artikel ini membahas salah satu teknologi generator oxyhydrogen tipe drycell yang diimplementasikan pada kendaraan roda empat dengan mesin 1800 cc. Tujuannya adalah untuk mengetahui kebermanfaatan produk tersebut dan dampak yang dihasilkan terkait tingkat konsumsi bahan bakar dan dampak emisi yang dikeluarkan. Generator Oxyhydrogen adalah alat generator yang didalamnya terdapat elektrolisis air untuk menghasilkan gas hydrogen dan oksigen yang disebut dengan HHO atau Oxyhydrogen. Gas Oxyhydrogen adalah gas yang ditambahkan pada pengapian di dalam ruang bakar. Generator Oxyhydrogen Model MINI 7920H tipe drycell merupakan generator yang dirakit pada kendaraan untuk dilakukan pengujian. Dari pengujian awal yang dilakukan menunjukkan bahwa penggunaan produk ini berdampak positif terhadap tingkat kehematan konsumsi bahan bakar, dan tidak menimbulkan emisi gas buang yang melebihi ambang batas. Karena penelitian ini merupakan kajian awal maka perlu dilakukan pengujian berkelanjutan untuk mendapatkan tingkat teknologi yang lebih praktis sehingga lebih mudah untuk pemasangan dan keamanan yang terjamin. Diharapkan penelitian ini dapat berdampak luas terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maju untuk mendukung penghematan konsumsi bahan bakar.
EFIKASI HERBISIDA PARAKUAT DIKLORIDA 276 g/l TERHADAP PENGENDALIAN GULMA PADA BUDIDAYA KAKAO BELUM MENGHASILKAN Susanto, Herry; Aslamiah, Aslamiah; Evizal, Rusdi; Pujisiswanto, Hidayat
JURNAL AGROTROPIKA Vol 24, No 1 (2025): Jurnal Agrotropika Vol 24 No 1, Mei 2025
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v24i1.10495

Abstract

The growth of weeds in immature cocoa plants is highly susceptible to competition for water, nutrients, and light, which can disrupt the growth of cocoa plants. Efforts to manage cocoa cultivation include weed control using the chemical herbicide paraquat dichloride, a non-selective contact herbicide. This study aimed to determine the effective dosage of paraquat dichloride for controlling weeds in immature cocoa plants, changes in weed composition, and phytotoxicity on immature cocoa plants following the application of paraquat dichloride. The study was conducted in Talang Sepuh Village, Talang Padang Sub-district, Tanggamus Regency, from March–May 2024. The research employed a Randomized Complete Block Design (RCBD) with six treatments and four replications. Treatments included paraquat dichloride at doses of 414 g/ha, 552 g/ha, 690 g/ha, 828 g/ha, mechanical weeding, and a control group (no weed control). Data variance homogeneity was tested using Bartlett's test, and data additivity was evaluated with Tukey's test. If the assumptions were met, the mean difference was analyzed using the Least Significant Difference (LSD) test at a 5% significance level. The results indicated that paraquat dichloride at doses of 414–828 g/ha effectively controlled total weeds, broadleaf weeds, and dominant weeds (Eleusine indica, Praxelis clematidea, and Synedrella nodiflora). Meanwhile, doses of 552–828 g/ha were effective in controlling grass weeds and dominant weeds (Ottochloa nodosa and Asystasia gangetica). The application of paraquat dichloride did not alter weed composition and did not cause phytotoxic effects on immature cocoa plants..Keywords : Herbicide, Paraquat dichloride, Weed, Immature cocoa.
Hubungan Usia, Tingkat Pendidikan dan Status Pekerjaan dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Primigravida dalam Menghadapi Persalinan Nafisah, Durratun; Susanto, Herry; Wahyuni, Sri; Khasanah, Nopi Nur
Jurnal Gema Keperawatan Vol 18, No 1 (2025): Jurnal Gema Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jgk.v18i1.4077

Abstract

Anxiety before childbirth is a common psychological condition experienced by pregnant women, especially those in their first pregnancy (primigravida), due to a lack of experience, limited knowledge, and insufficient emotional support. If left unaddressed, anxiety can negatively affect both maternal and fetal health, including increased risks of preterm birth and developmental issues. This study aims to determine the prevalence of anxiety and its associated demographic factors among primigravida women. This research uses a correlational study design with a cross-sectional approach. A total of 93 third-trimester primigravida women were selected using a total sampling technique. Data were collected using the Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) questionnaire and analyzed descriptively and inferentially using the chi-square test. The results showed that 32,3% of respondents experienced mild anxiety, 48,4% moderate anxiety, and 19,3% severe anxiety. The study found a significant relationship between education level (p=0.009) and employment status (p=0,009) with anxiety levels, while age did not show a significant association (p=0,143). These findings highlight the importance of integrating psychological screening into antenatal care services and developing community-based educational interventions to reduce maternal anxiety early in pregnancy.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUPATEN SARMI Suparyatmi, Sri; Susanto, Herry; ., Rohmani
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya ketidakpatuhan pasien minum obat hipertensi dapat memberikan efek negatif terjadinya komplikasi. Kepatuhan terhadap pengobatan merupakan faktor penting terhadap kesehatan berkelanjutan dan kesejahteraan pasien hipertensi.Kepatuhan adalah faktor utama untuk keefektifan terapi hipertensi dan faktor penting untuk  perbaikan pengendalian hipertensi  dalam meningkatkan perilaku pasien.Sedangkan ,ketidakpatuhan pasien terhadap obat antihipertensi adalah salah satu faktor utama kegagalan terapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan Penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Sarmi. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif analitik dengan menggunakan desain Cass Control, rancangan ini untuk mengukur hubungan kepatuhan minum obat dengan penurunan tekanan darah pada paseien hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden paling banyak rentang umur 36 – 50 tahun (53,3%), jenis kelamin paling banyak perempuan (62,2%), pendapatan keluarga yang paling banyak berkisar 2 juta rupiah (48,9%), dan pendidikan yang paling tinggi SMA 28,9%. Pekerjaan paling banyak adalah PNS (28,9%).Terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Sarmi. disarankan  pasien lebih patuh lagi dalam menjalankan program pengobatan  khususnya  kepatuhan minum obat hipertensi agar penderita hipertensi dapat mengontrol tekanan darahnya  dan terhindar dari komplikasi. Saran:  pasien lebih patuh lagi dalam menjalankan program pengobatan  khususnya  kepatuhan minum obat hipertensi agar penderita hipertensi dapat mengontrol tekanan darahnya  dan terhindar dari komplikasi  Kata Kunci: Kepatuhan minum obat, Penurunan Tekanan Darah, hipertensi.
Aplikasi Fertigasi berbahan Bio-Slurry Cair pada Budidaya Sayuran di Desa Banyu Urip Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Edy, Akari; Ramadiana, Sri; Ermawati; Pujisiswanto, Hidayat; Susanto, Herry
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (April - Juni 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i2.1121

Abstract

Fertigasi merupakan metode memanfaatkan bio-slurry cair (pupuk organik). Sistem fertigasi membuat pemakaian bio-slurry cair dan air lebih efisien karena larutan nutrisi diberikan pada waktu, jumlah dan komposisi yang tepat.  Tujuan kegiatan ini adalah: 1. Petani dapat mengelola bio-slurry cair dan air dengan lebih efisien melalui aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair; 2. Petani dapat membuat, dan memelihara aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair. Metode untuk mencapai tujuan adalah ceramah/diskusi, pendampingan terjadwal, dan demplot (demontration plot).  Sasaran kegiatan ini adalah anggota Kelompok Tani Mekar Sari dan masyarakat di sekitar Desa Banyu Urip. Melalui penjelasan tentang aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair petani dapat lebih memanfaatkan bio-slurry cair dalam budidaya sayuran secara serius dan berkelanjutan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan pengetahuan dasar petani tentang aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 20% menjadi 80%.  Pengetahuan tentang manfaat aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 30% menjadi 85%. Pengetahuan tentang instalasi aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 37,5% menjadi 80%. Ketertarikan/preferensi aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair meningkat dari 45% menjadi 90%. Dengan demikin, kegiatan ini secara umum meningkatkan pengetahuan petani tentang aplikasi fertigasi berbahan bio-slurry cair pada budidaya sayuran dari 34% menjadi 83,75%.
Pengaruh Ekstrak Daun Senduduk Bulu (Clidemia hirta L.) terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Gulma (Praxelis clematidea) Lestari, Andriani Dwi; Pujisiswanto, Hidayat; Susanto, Herry; Sriyani, Nanik
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Agrotropika Vol 22 No 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v22i1.7370

Abstract

Weeds are plants whose existence is not expected by farmers because they interfere with cultivated plants. But there are weeds that can produce phenolic compounds such as Clidemia hirta L which can be used as bioherbicides. This study aims to determine the effect of Clidemia hirta L. leaf extract on the germination and growth of Praxelis clematidea weeds. The research was carried out from June 2021 to September 2021 at the Weed Science Laboratory and Integrated Field Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Lampung. This study used a completely randomized design (CRD) method with 6 treatments with concentrations of Clidemia hirta L leaf extract, namely 0; 1.5; 3.0; 4.5; 6.0; and 7.5%. Each treatment was repeated 6 times to obtain 72 experimental units. The observed variables are germination, crown height, root length, dry weight, and weed poisoning level. The data obtained were analyzed by analysis of variance and continued with the Least Significant Difference Test (LSD) at the 5% level. The results showed that the germination of Praxelis clematidea weed was significantly inhibited by the treatment of Clidemia hirta L leaf extract with a concentration of 1.5; 3.0; 4.5; 6.0; and 7.5%. While concentrations of 3.0%, 4.5%, 6.0%, and 7.5% Clidemia hirta L. leaf extract  inhibited the growth of Praxelis clematidea weeds in the greenhouse. Key words:  Clidemia hirta L., extract, Praxelis clematidea, germination, growth
Pengaruh Lama Perendaman Benih dalam Larutan CaCO3 terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) pada Media Tanaman yang Berbeda Ericson, Gaol Uli Lumban; Sugiatno, Sugiatno; Edy, Akari; Susanto, Herry
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Agrotropika Vol 22 No 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v22i1.7432

Abstract

The presence of pulp in cocoa seeds is known to inhibit seed germination and seedling growth. The conventional method of removing pulp from cocoa seeds is done mechanically by rubbing the seeds with rubbing ash. Conventional pulp removal has disadvantages, such as being less practical and potentially damaging the seed surface. Therefore, it is necessary to try chemically removing the pulp from cocoa seeds by soaking the seeds in a lime solution (CaCO3). This study aims to determine the effect of the duration of cocoa seed soaking in CaCO3 solution and different planting media compositions on seedling growth. The research was conducted from September to December 2021 at a plastic house in Labuhan Dalam Village, Tanjung Senang District, Bandar Lampung, and the Seed Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Lampung, Gedong Meneng, Bandar Lampung. The study used a Completely Randomized Design (CRD) arranged in a factorial manner. The first factor was the duration of cocoa seed soaking in CaCO3 solution, consisting of no soaking, soaking for 30, 60, 120, and 240 minutes. The second factor was the planting media composition, consisting of a mixture of rice husk charcoal + manure, sand + manure, and sand + rice husk charcoal + manure. Each treatment combination was replicated three times, resulting in 45 experimental units. The observation data were analyzed using analysis of variance, and the mean differences were tested using the Least Significant Difference (LSD) test at the 5% level. The results of the study showed that the duration of cocoa seed soaking in CaCO3 solution had no effect on cocoa seedling growth. The planting media composition of sand + rice husk charcoal + manure had a significant effect on the best cocoa seedling growth compared to the planting media compositions of rice husk charcoal + manure and sand + manure. Soaking cocoa seeds in CaCO3 solution had no effect on cocoa seedling growth in different planting media. Keywords : Cocoa seeds, pulp, CaCO3, soaking, planting media
Co-Authors - Sutrisno ., Rohmani Ade Sutrimo Agus Suharto, Agus Ahmad Ikhlasul Amal Amelia, Vivi Leona Andriansyah, Septian Anggreyani, Rainatha Arif, Faiz Al Ariyanto Nugroho Aslamiah Aslamiah Asyari Asyari Daryus, Asyari Budhi Susetyo, Ferry Chung, Min-Huey Cipta Ginting, Cipta Dad R. J. Sembodo, Dad R. J. Dad Resiworo J. Sembodo, Dad Resiworo Dariyus, Asyari DARSONO Desi Pujiati, Desi Didik Sugiyanto Dina Nur Anggraini Ningrum Djabumir, Sendi Setiawan Dwi Cahyani Dwi Widiastuti, Dwi Edy, Akari Ericson, Gaol Uli Lumban Ermawati Erna Melastuti, Erna Erwin Erwin - Erwin, Erwin - Fandikurnia, Ade Gipta Galih Widodo Hamim Sudarsono . Handaya Handaya Hasriadi Mat Akin Hidayat Pujisiswanto Husen Asbanu Ibrohim Isna Hudaya, Isna Juan Pratama Karnadi, Karnadi Khudoifah, Umi Lesmana, Mohammad Hendra Setia Lestari, Andriani Dwi Loan Thi Dang Marimin Marimin Mega Hasanul Huda Mia Ika Rahmawati Muhammad Muslih Muhtar, Muhammad Solihuddin Nabila Dwi Desi Puspita Nafisah, Durratun Nana Ratna Wati Nanik Sriyani Nareswari Pratita Niar Nurmauli, Niar Nola Marina Nopi Nur Khasanah Novendri, Yos Oktavia, Kurnia Paramastri, Rathi Pramesti, Elisa Amelia Putra, Hasriza Eka Putrie Lestari, Dewi R. Rr Maria Dyah Kurniasari Raden Dikky Indrawan Rahayu, Weny Feftiana Ramadiana, Sri Rifa'i, Thaher Rusdi Evizal Saban, Muhamad Zaki Santi Damayanti Sembodo, Dad Resiworo Jekti Sembodo, Dad RJ Sephianti, Resky Salsasisca Siregar, Rolan Siti Fadlilah Sri Wahyuni Sugiatno Sugiatno Sugiyarto Sugiyarto Suparyatmi, Sri Suyanto Suyanto Tri Maryono Trisna Ardi Wiradinata Widhiastuti, Erma yefri chan Yendi Esye