Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal Ternak Tropika

DAYA HAMBAT DEKOK KULIT APEL MANALAGI (Malus sylvestris Mill) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli DAN Streptococcus agalactiae PENYEBAB MASTITIS PADA SAPI PERAH Puguh Surjowardojo; Tri Eko Susilorini
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 16, No 1 (2015): TERNAK TROPIKA
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.642 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2015.016.01.11

Abstract

Kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill.) mengandung banyak zat aktif yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan dari dekok kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Streptococcus agalactiae penyebab mastitis pada sapi perah dan menentukan konsentrasi optimal dalam menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. Metode yang digunakan yaitu metode difusi sumuran dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari konsentrasi 10%, 20%, 30% dan iodips sebagai perlakuan standart. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dekok kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill.) dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30% mampu menghambat pertumbuhan bakteri, dimana perlakuan yang paling baik yaitu pada konsentrasi 30%. Hasil perhitungan rata-rata luas zona hambat dekok kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli adalah berbeda sangat nyata (P<0,01) dan hasil perhitungan pada bakteri Streptococcus agalactiae adalah tidak berbeda nyata (P>0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah konsentrasi 10%, 20% dan 30% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Streptococcus agalactiae. Konsentrasi 10%, 20% dan 30% belum dapat mengimbangi kekuatan daya hambat dari iodips dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli, akan tetapi pada  bakteri Streptococcus agalactiae mampu untuk menghambat pertumbuhannya. Kata kunci: kulit apel manalagi, dekok, daya hambat antibakteri, bakteri patogen.
Analisis Profil Protein Darah Anak Kambing Peranakan Etawah Dengan Pemberian Pakan Substitusi Susu Sapi Teguh Wicaksono; Gatot Ciptadi; Tri Eko Susilorini
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 18, No 2 (2017): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.646 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2017.018.02.1

Abstract

The objective of this study is to determine the protein profile of pre-weaning kids fed with cow's milk as a substitute for dam’s milk. The materials used were 18 Etawah Descendant (PE) kids born the twin at the age of 5-13 days from 3-4-year-old dams. This experimental design was a completely randomized design with three treatments with six replications per treatment, namely the control (T0) fed 100% goat’s milk, treatment 1 (T1) fed 50% goat’s milk and 50% cow’s milk, treatment 2 (T2) fed 100% cow’s milk. The protein profile serum was analyzed by sodium dodecyl sulfate polyacrylamide gel electrophoresis (SDS-PAGE) method, 12,5% of the resolving gel and 3% of the stacking gel were used. The protein profile of the 5-14 days old PE kids were 19 protein bands with the molecular weight ranging from 15-160 kDa. The kids fed with 100% goat milk (T0) and those substituted by 50% cow's milk (T1), it was produced 19 protein bands with molecular weights ranging from 15 kDa to 155 kDa, while those fed with 100 % cow's milk (T2), it was produced 17 protein bands with molecular weights ranging from 13 kDa to 160 kDa. It can be concluded that the dam's milk substitute using cow's milk at the 50% level does not affect the blood protein profile of goat kids, while the 100% substitute produces the different number and types of protein
DAYA HAMBAT JUS KULIT APEL MANALAGI (Malus sylvestris Mill.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli PENYEBAB MASTITIS PADA SAPI PERAH Puguh Surjowardojo; Tri Eko Susilorini; Angel Aprilia Panjaitan
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 16, No 2 (2015): TERNAK TROPIKA
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.964 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2015.016.02.5

Abstract

Apel Manalagi (Malus sylvestris Mill.) sering dikonsumsi baik secara segar maupun diolah menjadi keripik apel. Pengolahan ini menghasilkan limbah berupa kulit. Kandungan kulit apel Manalagi berupa saponin, flavonoid, tannin, polifenol dan katekin yang dapat berperan sebagai antibakteri, kandungan ini dapat dimanfaatkan sebagai pengganti larutan teat dipping iodip untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli penyebab mastitis pada sapi perah. Tujuan penelitian ini untuk menentukan apakah jus kulit apel Manalagi dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli penyebab mastitis pada sapi perah serta untuk mengetahui konsentrasi yang lebih baik untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcusaureus dan Escerichia coli. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium dengan cara diffusi sumurandengan analisis yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) kemudian dilanjutkan dengan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan juskulit apel Manalagi dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30% dapat menghambat pertumbuhan bakteristaphylococcus aureus dan Escherichia coli secara signifikan (P<0,01) dengan hasil terbaik terhadapbakteri Staphylococcus aureus dengan menggunakan konsentrasi 30% sedangkan untuk bakteriEscherichia coli menggunakan konsentrasi 10%. Namun, penggunaan jus kulit apel Manalagi belumdapat mengimbangi iodip dalam menghambat bakteri Escherichia coli. Kesimpulan dari penelitian iniadalah jus kulit apel Manalagi dapat digunakan untuk larutan antiseptik alami untuk teat dipping padasapi perah.Kata kunci: Staphylococcus aureus, Eschericia coli, zona hambat bakteri, mastitis.
Pengaruh Lama dan Suhu Penyimpanan Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle linn) Dengan Aquades Terhadap Daya Hambat Bakteri Streptococcus agalactiae Penyebab Mastitis pada Sapi Perah Muhammad Sanjaya Kusuma; Tri Eko Susilorini; Puguh Surjowardojo
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 18, No 2 (2017): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.711 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2017.018.02.3

Abstract

Green betle leaf (Piper betle L.) is one of the plants used by the people of Indonesia for tradisional medicine. Green betle leaf contains antibacterial compounds consisting of phenol and its derivatives. This study aims to determine the antibacterial activity of green betle leaf (Piper betle L.) againt the bacteria Streptococcus agalactiae caused mastitis in dairy cows. Bacterial inhibition test by paper disc method. Data analysis using ANOVA by Nested design with 6 treatment and 6 repetitions. The results of this study green betle leaf (Piper betle L.) extract inhibiting the growth of bacteria Streptococcus agalactiae was significantly different (P<0,01). The conclusion were the extract of green betel leaf (Piper betle L.) can inhibit the growth of Streptococcus agalactiae and storage temperature has no effect, but storage periode gives effect the quality of green betel leaf extract (Piper betle L.), so that the leaf extract storage green betel with distilled solvent recommended on 2nd days at refrigerator.
Interaksi Antara Bentuk Ambing dan Paritas Terhadap Produksi Susu Kambing Senduro Jisril Palayukan; Ali Murthadho; Nanda Dwi Putra; Ahmad Furqon; Aswah Ridhowi; Tri Eko Susilorini; Suyadi Suyadi
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 21, No 1 (2020): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2020.021.01.7

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara bentuk ambing dan paritas terhadap produksi susu pada kambing Senduro. Materi yang digunakan adalah 69 ekor induk kambing Senduro yang sedang laktasi pada paritas 1 – 4. Metode penelitian adalah metode observasional dan penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling. Variabel penelitian adalah bentuk ambing, paritas, dan produksi susu. Produksi susu diperoleh dengan cara mengukur volume susu dari tiap ternak pada pagi hari. Analisi data menggunakan uji T-test tidak berpasangan untuk bentuk ambing terhadap produksi susu, sedangkan untuk mengetahui korelasi antara paritas dengan produksi susu menggunakan analisis regresi korelasi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk ambing pada kambing Senduro, yaitu ambing berbentuk botol sebanyak 56 ekor dan ambing berbentuk kendi sebanyak 13 ekor. Hasil uji T-test tidak berpasangan menunjukkan bahwa bentuk ambing tidak berpengaruh nyata terhadap produksi susu. Hasil uji regresi korelasi linier sederhana menunjukkan bahwa paritas dan produksi susu memiliki korelasi yang sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tidak ada interaksi antara bentuk ambing dengan produksi susu. Korelasi antara paritas dengan produksi susu adalah semakin bertambah paritas maka semakin tinggi produksi susu yang dihasilkan.
INHIBITION OF Malus sylvestris Mill. PEELEXTRACT USING ETANOL SOLVENT ON THE GROWTH OF Streptococcus agalactiae AND Escherichia coli CAUSING MASTITIS Kanzul Kamal Putra; Endang Setyowati; Tri Eko Susilorini
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 17, No 1 (2016): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production (JTAPRO)
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.846 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2016.017.01.9

Abstract

The purpose of this research was to find the resistibility of Manalagi apple peel extract, using etanol, to the growth of was to determine the antibacterial activity of Manalagi apple peel (Malus sylvestris Mill) extract in various solvent using ethanol concentration against the growth of Streptococcus agalactiae and Escherichia coli bacteria that causing mastitis.The research methodwas experimental using Completely Randomized Design with 4 treatments and 6 replication. The treatments consisted of P1 (10%), P2 (20%), P3 (50%) concentrations and P0 (10%) iodips as the control. The variable measured was diameter of inhibition zone. The data were analyzed using ANOVA and continued by Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT) test if there was significantly difference result. The result of the inhibition zone of Manalagi apple peel extract using etanol in preventing the growth of Streptococcus agalactiae and Escherichia coli bacteria was different (P<0,01). In P2 (30%) concentration, the extract resistibility to the growth of Streptococcus agalactiae bacteria was equivalent to P0 (iodips) and in P3 (50%) concentration, the extract resistibility to Escherichia coli bacteria was greater than P0 (iodips). Manalagi apple peel extract using etanol can be used as a natural antiseptic solution for teat dipping on dairy cows. The recommendation from the research was using extract Manalagi apple peel with etanol solvent concentration of 30% as a solution of teat dipping. Keywords : Manalagi apple peel, Teat dipping, Mastitis, Streptococcus agalactiaeand Escherichia coli
DAYA HAMBAT DEKOK KULIT APEL MANALAGI (Malus sylvestris Mill) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli DAN Streptococcus agalactiae PENYEBAB MASTITIS PADA SAPI PERAH Puguh Surjowardojo; Tri Eko Susilorini; Vasco Benarivo
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 17, No 1 (2016): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production (JTAPRO)
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.642 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2016.017.01.2

Abstract

Kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill.) mengandung banyak zat aktif yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan dari dekok kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Streptococcus agalactiae penyebab mastitis pada sapi perah dan menentukan konsentrasi optimal dalam menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. Metode yang digunakan yaitu metode difusi sumuran dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari konsentrasi 10%, 20%, 30% dan iodips sebagai perlakuan standart. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dekok kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill.) dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30% mampu menghambat pertumbuhan bakteri, dimana perlakuan yang paling baik yaitu pada konsentrasi 30%. Hasil perhitungan rata-rata luas zona hambat dekok kulit apel manalagi (Malus sylvestris Mill.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli adalah berbeda sangat nyata (P<0,01) dan hasil perhitungan pada bakteri Streptococcus agalactiae adalah tidak berbeda nyata (P>0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah konsentrasi 10%, 20% dan 30% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Streptococcus agalactiae. Konsentrasi 10%, 20% dan 30% belum dapat mengimbangi kekuatan daya hambat dari iodips dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli, akan tetapi pada  bakteri Streptococcus agalactiae mampu untuk menghambat pertumbuhannya. Kata kunci: kulit apel manalagi, dekok, daya hambat antibakteri, bakteri patogen.
Daya Hambat Ekstrak Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa L.) Dengan Pelarut Ethanol dan Aquades Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Penyebab Mastitis pada Sapi Perah Wina Astriyani; Puguh Surjowardojo; Tri Eko Susilorini
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 18, No 2 (2017): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.701 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2017.018.02.2

Abstract

The purpose of this research was determined effect of inhibitory the Phaleria macrocarpa  L. fruits extract with ethanol and aquades solvents againts Staphylococcus aureus. Materials used was Staphylococcus aureus which isolated from mastitis milk. Phaleria macrocarpa  L. fruits powder were extracted using ethanol and aquades with concentration were 10%, 20%, 30% and 40%. Iodips was used as control. Inhibitory of bacteria effect test was done by well diffusion methods. Variable was inhibition zone of each concentration, both of ethanol and aquades solvent. Data was analyzed by using two way nested ANOVA and continued by Duncan Multiple Range Test (DMRT). Result showed that highly significantly (P<0.01) on inhibition zone of Staphylococcus aures. Diameters of inhibitory was the optimum inhibition with ethanol solvent (17.46±0.67)mm and aquades solvent (11.14±0.30) mm. The best of  treatment of  Phaleria macrocarpa  L. fruits extract againts Staphylococcus aureus with ethanol and aquades solvent was 40%. The conclusion of this research is that mahkota dewa (Phaleria macrocarpa  L.) fruits extract with ethanol and aquades solvent in concentration 40% had a high ability to inhibit the growth of Staphylococcus aureus. Phaleria macrocarpa  L. fruits extract with ethanol higher in inhibiting capability the Staphylococcus aureus bacteria compared to aquades solvent.
Analisis Profil Protein Darah Induk Kambing Peranakan Etawah Bunting Tua Dengan Perlakuan Steaming Up Rachmad Dharmawan; Puguh Surjowardojo; Tri Eko Susilorini
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 20, No 1 (2019): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2019.020.01.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek steaming up selama kebuntingan tua terhadap profil protein darah induk kambing Peranakan Etawah. 12 ekor induk kambing dipilih berdasarkan periode laktasi kedua dan ketiga. Perlakuan pertama sebagai kontrol (P0), perlakuan kedua dan ketiga adalah steaming up menggunakan Gliricidia sepium 0,4% BK (P1) dan 0,8% BK (P2). Seluruh perlakuan diberikan pakan basal konsentrat 0,9% BK dan Pennisetum purpureum secara ad-libitum. Data dianalisis menggunakan Anova dengan Rancangan Acak Kelompok. Data profil protein darah induk kambing PE bunting tua dianalisis secara deskriptif eksploratif. Perlakuan Steaming up memberikan perbedaan yang nyata pada konsumsi BK, BO, dan PK (P<0,05). Praperlakuan steaming up menghasilkan 18 pita protein dengan berat molekul 15-158 kDa. Pasca perlakuan P0 menghasilkan 18 pita protein dengan berat molekul 15-158 kDa, P1 menghasilkan 19 pita protein dengan berat molekul 15-158 kDa. P2 menghasilkan 22 pita protein dengan berat molekul 15-158 kDa. Kesimpulan dari penelitian yaitu steaming up Gliricidia sepium sebesar 0,8% menghasilkan 22 pita protein dengan berat molekul yang berbeda. Banyaknya pita yang muncul dikaitkan dengan keberhasilan perlakuan steaming up pada kebuntingan tua.
Perbandingan Karakteristik Morfometrik Domba Ekor Tipis, Cross Texel dan Dorper di Wilayah Tropis Indonesia Pramujo, Muhammad; Maylinda, Sucik; Nurgiartiningsih, Veronica Margareta Ani; Susilorini, Tri Eko; Hamiyanti, Adelina Ari
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 26 No. 1 (2025): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2025.026.01.6

Abstract

Domba Ekor Tipis (DET), Cross Texel, dan Dorper memiliki karakteristik dan daya adaptasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan karakteristik morfometrik dari tiga ras domba tersebut sebagai indikator untuk mengevaluasi kapasitas adaptasinya terhadap lingkungan tropis. Metode yang digunakan meliputi pengukuran langsung di lapangan, termasuk berat badan (BB), lingkar dada (LD), tinggi badan (TB), dan panjang badan (PB). Data dianalisis menggunakan analisis korelasi, analisis regresi, dan ANOVA satu arah. Hasil analisis antara ukuran tubuh (LD, TB, dan PB) dengan BB pada ketiga ras domba menunjukkan hubungan yang sangat signifikan (P < 0,01). Persamaan regresi yang diperoleh dari hasil analisis untuk ketiga ras domba adalah: Domba DET: Y = -47,66 + 0,48X₁ + 0,29X₂ + 0,40X₃ dengan koefisien korelasi r = 0,91. Domba Cross Texel: Y = -19,43 + 0,42X₁ + 0,25X₂ + 0,12X₃ dengan koefisien korelasi r = 0,68. Domba Dorper: Y = -79,32 + 1,01X₁ + 0,27X₂ + 0,44X₃ dengan koefisien korelasi r = 0,88. Berat badan pada ketiga ras domba menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (P < 0,01). Rata-rata berat badan domba DET, Cross Texel, dan Dorper masing-masing adalah 27,09 ± 5,73 kg, 35,58 ± 5,95 kg, dan 68,13 ± 6,34 kg. Ukuran tubuh (LD, TB, dan PB) pada ketiga ras domba juga menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (P < 0,01), dengan domba Dorper memiliki ukuran tubuh terbesar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ukuran tubuh (LD, TB, dan PB) memiliki hubungan yang sangat kuat dengan berat badan. Ukuran tubuh (LD, TB, dan PB) dan berat badan pada ketiga ras domba berbeda secara signifikan (P < 0,01), di mana domba Dorper betina memiliki ukuran dan berat badan yang lebih besar dibandingkan domba DET dan Cross Texel meskipun dipelihara dalam lingkungan yang sama.
Co-Authors Abdul Manab ACHMAD FARAJALLAH Adelina Ari Hamiyanti Aditya Cahya Wardhana Adli, Danung Nur Ahmad Furqon Ahmad Furqon Ahmad Furqon Ahmad Zarkasi Efendi Ali Murthadho Amam Amam Amam Amam Angel Aprilia Panjaitan Anggun Permata Sari Anif Mukaromah Wati Anisa Wulandari Ardiantoro, Ari Aswah Ridhowi Daniest, Chika Zafira Desinta Wulandari Desinta Wulandari Dwi Kristanto Dyah Perwitasari Efendi, Ahmad Zarkasi Endang Setyowati Felisa, Putri Bhalqhis Ferdy Saputra Firman Jaya Fitria Ella Wardani Fitria Ella Wardani Gani, Tifany Sonia Gatot Ciptadi Guruh Prasetyo Hanum Muarifa Hanum Muarifah Heri Damayanti Hermansyah, Alfandy Husnassabil, Ahmad Hadin Ike Mawarni Handayani Ilmiatus Sholichatunnisa Imam Thohari Inggita Leli Murtika Inggita Leli Murtika K Ghozi Kaiin, Ekayanti Mulyawati Kanzul Kamal Putra Kusumastuti, Anie Eka Kuswati Kuswati Kuswati Kuswati Larasati, Rizka Latifah Hanum Lutfiana Safitri Maharani, Hemas Desvina Manik Eirry Sawitri Marjuki Marjuki Masdiana Ch. Padaga Mashudi Mashudi Mashudi Mashudi Moch Sasmito Djati Moch. Syamsul Arifin Zein, Moch. Syamsul Arifin Muhammad Halim Natsir Muhammad Sanjaya Kusuma Nanda Dwi Putra Nur Hidayah Nur Hidayah Nurgiartiningsih, V. M. A. Nurul Huda, Asri Oki Selfiana Marsono Osfar Sjofjan Palayukan, Jisril Paskah Partogi Agung Paskah Partogi Agung Pramujo, Muhammad Prasetyo, Guruh Puguh Surjowardojo Puguh Surjowardojo Puguh Surjowardojo Putri, Aprillia Ika Rachmad Dharmawan Ramdhan Riky Winandi Rifa'i Rifa'i Rifa’i Rifa’i Rini Dwi Wahyuni Rini Dwi Wahyuni Septian, Wike Andre Septian Sucik Maylinda Sucik Maylinda Sucik Maylinda Surjowadojo, Puguh Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Syahruddin Said Tasya Nur Karina Teguh Dwi Widodo Teguh Wicaksono Umi Wisaptiningsih Vasco Benarivo Widi Nugroho Wike andre Septian Wike Andre Septian Wina Astriyani Yuli Arif Tribudi Zackhly, A Faeldo Mikail