Claim Missing Document
Check
Articles

Self-Presentation of Multiple Account Users on Social Media (Dramaturgical Study of Instagram User Students in Pekanbaru) Syimah Aqilah; Hesti Asriwandari
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 1 (2024): March 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i1.1663

Abstract

One of the social media that is famous in society is instagram. With the instagram application, users will easily get information, increase friendships, and even become a place to present themselves. Instagram makes it easy for its users to have more than one account through the multiple account feature. With this feature, users, who in this study are students, can have more than one account with different impressions on each account. The formulation of the problem in this research is the self-image construction carried out by students on each Instagram account and the reality of the lives of students who use instagram social media. The informants in the research were five students who were selected based on criteria, namely that they were active students at Pekanbaru universities, had more than one account on instagram social media, actively posted photos or videos on instagram accounts, had posts or a collection of highlights on the account that describes him has varied posts. The technique for determining informants is a purposive sampling technique. The method used is descriptive qualitative research. Researchers use Erving Goffman's Dramaturgical theory which explains interactions that occur in life like a drama performance. There is a front stage and a backstage. So, in this research this theory is applied to interactions carried out digitally on instagram social media. The results of this research are that the informant has many accounts on instagram with different impressions on each account. Different self-presentations are adjusted to the image you want to display. The informant admitted that he did the imaging to appear to present an ideal impression on his instagram account so that it was different from the reality of his life as a student.
RESOLUSI KONFLIK ANTAR PEMUDA DI KECAMATAN PINGGIR KABUPATEN BENGKALIS Aryanti, Nisa; Asriwandari, Hesti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.746-753

Abstract

Konflik yang terjadi adalah konflik antar pemuda, yaitu pemuda Desa Pinggir dan pemuda Desa Semunai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang terjadinya konflik antar pemuda Desa Pinggir dan pemuda Desa Semunai, dan resolusi konflik antar pemuda Desa Pinggir dan pemuda Desa Semunai. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga alur secara bersamaan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya stereotip serta adanya potensi konflik yang dilihat dari teori segitiga konflik Johan Galtung yakni sikap dan perilaku pemuda desa yang dianggap sebagai latar belakang terjadinya konflik hingga pada puncak situasi atau kontradiksi. Sikap emosional dan ego yang menggebu serta perilaku berani yang didasari dari rasa solidaritas tinggi yang ada pada pemuda desa dianggap sebagai latar belakang terjadinya konflik hingga adanya kekerasan fisik pada puncak konflik yang dianggap sebagai kontradiksi, dan resolusi konflik yang dilakukan yakni adanya surat perjanjian damai yang disepakati antar pemuda desa dan para saksi.
Pemilihan Layanan Menonton Film Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik Universitas Riau Ayun, Nafisah Qurrota; Asriwandari, Hesti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 3.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The choice of movies viewing services is a decision made by students of the Faculty of Social and Political Sciences (FISIP) at Universitas Riau in selecting between streaming services and cinema viewing, considering various factors that influence this choice. This research aims to uncover the internal and external factors influencing students in choosing film viewing services using popular culture theory. The method used is a descriptive quantitative approach, with data collected through questionnaires distributed directly and online (Google Form). The results of the study show that the majority of FISIP Universitas Riau students prefer legal streaming services, with WeTV being the most popular service. Additionally, cinemas are also a popular choice among students, with CGV Transmart Pekanbaru being the most favored cinema. The internal factor that most influences movies viewing decisions among FISIP Universitas Riau students is interest. High interest indicates that individual preferences play a significant role in determining the choice of film viewing services. Meanwhile, the most influential external factor is lifestyle. This external factor shows that film viewing choices are also influenced by social trends and how students identify themselves within their social environment.
Trash Talk Among Mobile Legends Bang-Bang Game Players (A Phenomenological Study On College Students In Pekanbaru) Ningsih, Rindiani; Asriwandari, Hesti; Marnelly, T. Romi
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 16, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v16i1.86559

Abstract

Mobile Legends Bang-Bang is one of the most popular games in Indonesia with more than 500 million downloaders on Play store App in 2024. Playing online games is done for entertainment, to have fun, to soothe the mind, to fill free time, and to make new friends. Mobile Legends Bang-Bang players often use trash talk in their interactions. Trash talk can be understood as a communication style that is aggressive, shows disrespect, and creates a competitive atmos-phere. The research uses qualitative method with phenomenological approach. The types and sources of data obtained through primary and secondary data. Data collection techniques are observation, interview, and documentation techniques. The study's findings indicate the causes of trash talk among Mobile Legends Bang-Bang players includes: trash talk towards their teammate, trash talk to the other team, internet connection problem, influenced by other players, and interruption from people during play. Besides that, there are also consequences of trash talk includes: interaction between players after the game ends, players"™ daily lives are affected by trash talk, and player self-reflection after trash talking.
Tindak Kejahatan Berulang Pada Narapidana Anak Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas Ii Pekanbaru (Studi tentang Proses Desosialisasi dan Resosialisasi) Fatriansyah, Aulia; Asriwandari, Hesti
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.71061

Abstract

ABSTRAKNarapidana anak yang telah diberikan hukuman awalnya, kembali melakukan keberulangan kejahatan. Terjadinya keberulangan kejahatan terhadap narapidana anak tentu memiliki latar belakang, dimana sebelumnya mereka sudah pernah masuk diberikan pembinaan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengapa mereka melakukan kejahatan berulang dengan teori labelling dan differential association serta proses pembinaan resosialisasi yang dilakukan LPKA. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 5 orang. Hasil penelitian yaitu Keberulangan tindak kejahatan yang dilakukan oleh narapidana anak disebabkan labelling buruk dari masyarakat di lingkungannya, lalu lingkungan pertemanan lama dan disorganisasi keluarga. Dan proses desosialisasi dan resosialisasi yang diberikan LPKA sudah sangat bagus. Proses desosialisasi pertama mereka cepat beradaptasi, berbeda dengan desosialisasi kejahatan berulang. Proses resosialisasi dilakukan yaitu memberikan pendidikan non formal dan program keagamaan. Kesimpulannya yaitu proses desosialisasi dan resosialisasi diberikan oleh LPKA tidak menjamin kejahatan tidak dilakukan. Keberulangan kejahatan narapidana anak ini dikarenakan labelling buruk dari masyarakat menjadikan proses resosialisasi tidak dapat diimpelmentasikan oleh mereka, menyebabkan kembali ke pertemanan lama dan kembali melakukan kejahatan.
Perilaku Konsumtif Pengguna Klinik Kecantikan Dan Perawatan Tubuh Di Kota Pekanbaru Situmorang, Dhuni Arta; Asriwandari, Hesti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekanbaru as a metropolitan city is developing very rapidly in the modernization era and has become a role model for districts or cities on various sides of its development. The shift in urban lifestyles in interpreting beauty is evidenced by the mushrooming of Pratama beauty clinics in the city of Pekanbaru. Women from various backgrounds and ages have different meanings and standards of beauty, so their lifestyles encourage consumer behavior towards various facial and body treatments provided by beauty clinics. Therefore, this research was carried out with the aim of finding out the consumer lifestyle and the meaning of beauty for beauty clinic users in the city of Pekanbaru. The method used in this research is descriptive qualitative with lifestyle theory by David Chaney, consumer behavior theory and hyperreality by Baudrillard. The informants in this research included beauty clinic customers, clinic staff and doctors. The results of this research are facial and body beauty care as a consumptive lifestyle for women in interpreting and meeting beauty standards. Women's consumptive lifestyle towards using treatments at beauty clinics also shows their social status or image in their environment. The hyper-reality that occurs is that women undergo treatment at beauty clinics because they feel it is safer to be handled directly by a specialist doctor, so their safety is more guaranteed and they are guaranteed to get the desired results more quickly and instantly. However, beauty treatments also have a dependency effect, making consumer behavior unavoidable because women's need for appearance has become a primary need.
Kepercayaan Masyarakat Kota Jakarta Pada Praktik Perdukunan Sinaga, Amanda Esther Aprillia; Asriwandari, Hesti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 6.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ekonomi yang melatarbelakangi masyarakat menggunakan jasa dukun untuk tujuan penglaris dagangan, serta motivasi yang mendorong masyarakat menggunakan jasa perdukunan. Melalui studi kasus dengan teknik accidental sampling, penelitian ini menemukan bahwa tekanan ekonomi dalam berdagang, tuntutan sosial untuk sukses, dan motivasi untuk cepat kaya serta mengikuti pengalaman orang lain menjadi alasan yang mendorong masyarakat menggunakan jasa dukun penglaris dagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang melibatkan wawancara mendalam dengan sejumlah pelaku usaha yang pernah menggunakan jasa dukun penglaris dagangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan persaingan bisnis dan kondisi ekonomi yang sulit mendorong para pelaku usaha kecil di Jakarta untuk menggunakan jasa dukun penglaris dagangan demi meningkatkan pendapatan, terutama karena cara konvensional dianggap kurang efektif. Alasan ekonomi, sosial, dan pengaruh tradisi, serta keberhasilan orang lain, menjadi alasan kepercayaan terhadap kekuatan spiritual ini
Pilihan Rasional Perempuan Bekerja Sebagai Satuan Pengamanan (Satpam) Di Kota Pekanbaru Zhusto, Galing Ramadhan; Asriwandari, Hesti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 7.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan menjadi SATPAM bukan lah suatu pekerjaan yang mudah. Pekerjaan menjadi satpam umumnya dilakukan oleh laki-laki, seiring berkembangnya zaman sekarang pekerjaan menjadi satpam juga dilakukan oleh perempuan karena peran perempuan mulai dibutuhkan karena sering terjadi kekerasan atau pelecehan terhadap perempuan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pilihan rasional perempuan memilih bekerja sebagai SATPAM dan hambatan yang dirasakan oleh perempuan bekerja sebagai satpam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan Teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Subyek yang terdapat pada Penelitian ini adalah perempuan yang bekerja sebagai Satuan Pengamanan dan berjumlah 5 orang. Analisis data menggunakan teori pilihan rasional oleh James Coleman. Hasil penelitian ini menunjukan 1) mereka memilih bekerja menjadi satpam karena tersedianya lowongan pekerjaan untuk satpam perempuan, dan ingin membantu perekonomian keluarga juga ketertarikan mereka bekerja di bidang pelayanan dan keamanan. 2) hambatan yang dirasakan oleh perempuan saat bekerja menjadi satpam itu kurang dihargai arahan atau pendapat dalam situasi tertentu sering diabaikan dari masyarakat yang mereka layani dan adaptasi dengan rekan kerja yang mayoritas laki-laki. Di sisi lain, profesi satpam masih dipandang sebagai pekerjaan yang lebih menonjolkan kekuatan fisik. Persepsi ini membuat perempuan harus membuktikan bahwa mereka mampu menjalankan tugas dengan baik, bahkan sering kali melebihi ekspektasi.
Persepsi Siswa Terhadap Sanksi Pelanggaran Peraturan Sekolah di SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau Saidina, Nabila Mayu; Asriwandari, Hesti
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6128

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau yang bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap sanksi pelanggaran peraturan dan pengetahuan siswa tentang peraturan sekolah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori persepsi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau yang berjumlah 406 orang dengan sampel sebanyak 80 responden yang didapat menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan penyebaran kuesioner. Analisis dilakukan dengan mengolah data perkelompok dari setiap indikator dan melakukan tabulasi silang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan yang sangat tinggi tentang peraturan sekolah yaitu sebanyak 65,75%. Sebagian besar siswa juga mempunyai persepsi yang dominan positif terhadap sansksi pelanggaran yaitu sebanyak 70,50%. Tingkat pengetahuan yang tinggi selaras dengan persepsi siswa yang positif.
Respon Masyarakat terhadap Program Rumah Layak Huni di Kota Dumai Andrizayani, Putri; Hidir, Achmad; Asriwandari, Hesti
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6423

Abstract

This study examines the community's response to the construction of decent houses in Dumai City.  The author attempts to describe and analyze the community's response to the Construction of a Livable House Program in Dumai City in a factual, accurate, and systematic manner. The author uses the survey method, which, according to Masri Singarimbun in Iskandar, is "research that takes samples from the population and uses questionnaires as the main data collection tool." The data were processed using SPSS software with cross-tabulation and chi-square analysis. The community's response to receiving livable houses to overcome poverty and reduce economic burdens is categorized as good. The community's response to receiving livable houses is also in the good category. However, a small number of respondents still complain about the construction quality of the houses. The community's response to receiving livable houses in terms of comfort and household comfort is in the good category. The community's response to receiving decent housing in terms of its ability to provide protection, guidance, and education for the family is also in the good category. The community's response to receiving livable houses in terms of improving environmental health for family life is also good.
Co-Authors ", Azura ", Melisa ", Mistika ", Warsini ", Zulhabibi Abdul Hafizh Abdul Latis Abdul Wahid Achmad Hidir Ade Putra Afriliya Al’amin Agustina " Ajeng Oksa Winanda Al’amin, Afriliya Ali Yusri Aminatul Islam Andrizayani, Putri Anggara, Bima Anggi Novita Dewi Anggi Pratama Anggie Angrani, Anggie Anisha Rahayu Antika, Sindy Ariani, Anisa Aryanti, Nisa Ashaluddin Jalil Ashaluddin Jalil Athirah, Fikryah Atik Kartika Sari Atikah Ulayya Atrika, Dira Ayun, Nafisah Qurrota Buana Nadapdap Chika, Adila De Dalimoenthe , Ikhlasiah Darmawan Efendi Depianti, Lia Desmayesi " Desmi Wirdatul Hasana Desmira Desmira, Desmira Desy Artina Devi Kurniafitri, Devi Diah Nisita Rugmi Dian Armyla Sari Dwi Ananto Prabowo, Dwi Ananto Dwi Retno Wijoyo Dyah Ayu Ernawati Dzikrul Nahla Hutama Ekky Andre Pratama Eko Rahmat Saputra Eldis Rana, Eldis Ella Buswijaya Estika, Ima Fadia Nabila Maharani Fadillah Sari Ananda Fajar Septyono Fajri, M Fatchiya , Anna Fatriansyah, Aulia Firmansyah , Adi Genny Gustina Sari Geovani, Jean Grace Shella S Gunawan, Randy Gusti Randa Hafizah " Hafizul Khair Hambali Hambali Hambali Haris Friawan Helmida Yanti Hendro Puspito, Hendro Heriberta Heriberta Hermawan, Rizal Dhiky Hutama, Dzikrul Nahla Iis Maharani Pratama Marpaung Indah Oktavia Indrawati Indrawati Ira Nurvika Iya Nevila Hawari Jafian Vernando Sinaga Jamallah Lillah Jufri " Kenzia Ardaneshwary Rinson Leni Sirait Lestari Putri Lumban Siantar, Sagita Lia Chesia Lina Lisnawati, Lina Linda Tri Retno Ambarwati Lumbanbatu, Alpia Eva M Yusuf M Yusuf Ma’ruf, Riyan Abdul Mahmudah, Raudhatul Maimunah " Malau, Halashon Binsar Andreas Mardian Ningsih Mareza " Mariska, Mia Masdelina " Masdelina Masdelina Melisa Melisa Mhd. Ihsanullah Mimi Angriani Minnatussonia " Miswatun, Siti Mita Rosaliza Mita Rosaliza Muhammad Khofli Muhammad Nofrizal Muhammad Syukri Hanafi Muhammad Yazid Mukhtar " Munthe, Tina Lestari Myatania Siska Putri Azri Nababan, Domia Cindirella Natasari, Widiya Nella Regar, Nella Nila Rianti Ningsih, Rindiani NL. Meilani Novita Sari Novlin Moninda Nunung Syahmala, Nunung Nur Laila Meilani Nurefni " Nurfahima, Rindiani Nurhamlin, Nurhamlin Papin Indra Yeni Putri, Oni Andriani Rahmita Budiartiningsih Raja Syamsidar Ramadhan, Icshan Razak Priatama Resdati Retna Puspita, Dyah Rian Hidayat Rika Purnama Sari Rina Susanti Rini Anggraini, Rini Rio Antoni Risa Pertiwi Risa Sabila Risnidawati ", Risnidawati Rita Dahayu Rizal Dhiky Hermawan Rizka, Darli Rizki Padli Robi Fernandes Ronasti, Desi Rudi Royman Butar-Butar Ruliono Ruliono Said Achyar Ramadhan Saidina, Nabila Mayu Samuel, Frengki Sandi Asriadi Khaz Santi Safitri Sari Rezki Antika Satria Wirendra Putra Seger Sugiyanto Serli Sitanggang Sinaga, Amanda Esther Aprillia Sinambela, Yefty Feniester Sintya Claudia Siregar, Monika Rohana Siti Miswatun Siti Sofro Sidiq Situmorang, Dhuni Arta Suaibah " Suci Ananda Harisa Suci Hayatullah Suci Wulandari Sugiyanto, Seger Sulmayeti " Surya Pili Surya, Della Febrianti Susan Dewi Susanti, Litra Swis Tantoro Swis Tantoro Syafrul Hardiansyah Syamsul Bahri Syawaluddin " Syimah Aqilah Syukron Zamzammi Syuryani " T. Romi Marnelly Tantoro , Swis Teguh Widodo Tina Lestari Munthe Tria Paradisa Umi Oktyari Retnaningsih Utami, Diah Rizki Verdian Septriadi, Verdian Vincentius Fernandus Fernandus, Vincentius Fernandus Vivi Listya Fitri Wafiq, Naufal Wati, Ria Ratna Welly Wirman Wulan Junaini Yance " Yesi Yesicha, Chelsy Yessi Olivia Yessi Yessi Yolanda Stepy Yoskar Kadarisman Yuli, Resti Rohma Yunetra " Yuni Sudinia Yunita Sari Yusmar Yusuf Yusnarida Eka Nizmi Yusnarida Eka Nizmi Yusni Wati Zesty Laila Rahmah M, Zesty Laila Zharifah " Zhusto, Galing Ramadhan