Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENGGUNAAN GEOGEBRA BAGI GURU SMP, SMA, DAN SMK SE-SUMATERA BAGIAN SELATAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Nila Kesumawati; Ali Syahbana; Yunika Lestaria Ningsih; Dina Octaria; eka fitri puspa sari
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v3i2.1202

Abstract

Dalam pembelajaran matematika pemanfaatan teknologi komputer sudah banyak dilakukan. Contoh yang sering ditemui adalah pemanfaatan program aplikasi yang dapat diakses secara gratis oleh pembelajar yaitu aplikasi GeoGebra. Namun, tidak setiap guru dapat memahami dan melakukan pembelajaran dengan aplikasi ini. Masih banyak guru yang memiliki keterbatasan dalam memanfaatkan komputer sebagai alat bantu dan media dalam pembelajaran. Bahkan tidak sedikit guru yang belum mengetahui bahwa GeoGebra dapat digunakan sebagai media pembelajaran matematika. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Matematika dan Program Studi PPG Universitas PGRI Palembang perlu untuk melakukan kegiatan mengenalkan dan membantu guru dalam mengimplementasikan aplikasi GeoGebra dalam bentuk pelatihan online dengan tema “Penggunaan GeoGebra dalam Pembelajaran Matematika”. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu pelatihan secara online berbantuan aplikasi zoom. Kegiatan dilaksanakan selama 1,5 bulan (5 hari). Hasil kegiatan berupa telah dikuasainya materi yang disampaikan walaupun belum begitu mahir, yakni dapat dilihat melalui tugas-tugas yang diberikan. Respon peserta kegiatan sangat baik dan mereka berharap pelatihan seperti ini dapat terus dilakukan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Ali Syahbana
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.669 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.604

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang diajar dengan menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning dan diajar dengan menggunakan Pendekatan Konvensional, perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari level siswa, serta interaksi antara pendekatan pembelajaran dan level pengetahuan awal matematika siswa dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap persiapan, meliputi pembuatan dan pengembangan instrumen, penyiapan perangkat pembelajaran, validasi instrumen dan perangkat pembelajaran, ujicoba instrumen, dan perbaikan instrumen; (2) tahap pelaksanaan, meliputi pemilihan sampel, melakukan tes PAM, melakukan pretes, menerapkan pembelajaran, dan melakukan postes; (3) tahap analisis data hasil penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes. Nilai gain diperoleh dari rumus Meltzer dengan hasil : untuk kelas eksperimen nilai gain minimum = -0,60 dan maksimum = 1, sedangkan untuk kelas kontrol nilai gain minimum = -0,20 dan maksimum = 1. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa antara yang pembelajarannya menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning dan menggunakan Pendekatan Konvensional, (2) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa pada level pengetahuan awal matematika tinggi, sedang, dan rendah, dan (3) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan level pengetahuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
MENGAPA ANAK SD CENDERUNG DISURUH MENGHAPAL OPERASI PERKALIAN DARIPADA OPERASI PENJUMLAHAN ? Ali Syahbana
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.814 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v1i02.608

Abstract

Dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, pada pembelajaran topik perkalian, biasanya para siswa selalu disuruh gurunya untuk menghapalkan perkalian bilangan dalam batas tertentu. Hal ini sudah menjadi kebiasaan sejak lama dalam pembelajaran matematika. Bagi anak pada tingkat sekolah dasar, proses berpikir dalam mengalikan bilangan lebih tinggi tingkatannya daripada proses berpikir dalam menjumlahkan bilangan. Artinya bagi siswa sekolah dasar, proses pengerjaan operasi perkalian memerlukan abstraksi yang lebih tinggi dari operasi penjumlahan. Proses mengabstraksi perkalian pun perlu melalui tahap abstraksi penjumlahan dulu. Dengan demikian, tindakan guru sekolah dasar yang menyuruh muridnya untuk menghapalkan perkalian dianggap wajar dan patut diteruskan, karena membantu proses pembelajaran selanjutnya yang lebih tinggi. Bahkan kebiasaan menghapal perkalian ini akan berguna untuk pembelajaran matematika pada tingkat selanjutnya (SMTP, SMTA, dan perguruan tinggi).
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kontekstual untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Ali Syahbana
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 02 (2012): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.07 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v2i02.841

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis kontekstual yang valid dan praktis untuk mengukur kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP, dan mengetahui efek potensialnya terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP. Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu pada model Tessmer yang terdiri dari 3 tahap yaitu self evaluation, prototyping, dan field test. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi, dan tes. Dari hasil pengembangan ini diperoleh perangkat pembelajaran (RPP, LKS dan tes) materi prisma dan limas berbasis kontekstual yang dapat dikategorikan valid dan praktis, serta memiliki potensial efek dalam mengukur kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP yang selama ini belum ditumbuhkan dan dibiasakan. Kata kunci : Perangkat Pembelajaran, Konstekstual, Berpikir Kritis Matematis, Siswa SMP
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dan Beliefs Siswa Pada Pembelajaran Open-Ended Dan Konvensional Desti Wahyuni; Nyayu Masyita Ariani; Ali Syahbana
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 01 (2013): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.187 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v3i01.1406

Abstract

Abstrak Kurangnya kemampuan pemecahan masalah matematis dan beliefs siswa menyebabkan rendahnya hasil pembelajaran matematika siswa. Oleh karena itu untuk menumbuhkan keduanya dapat dilakukan pembelajaran melalui pendekatan Open-Ended. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis dan beliefs siswa yang menggunakan pembelajaran dengan pendekatan Open-Ended dan Konvensional di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Kota Bengkulu. Dengan teknik acak, diperoleh bahwa siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen dilakukan pembelajaran dengan pendekatan Open-Ended sementara kelas kontrol diberi pembelajaran konvensional. Data kemampuan pemecahan masalah matematis dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis, sedangkan data beliefs dikumpulkan melalui angket. Data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada pembelajaran dengan pendekatan Open-Ended berbeda dengan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan pembelajaran konvensional. Kemudian beliefs siswa pada pembelajaran dengan pendekatan Open-Ended juga berbeda dengan beliefs siswa pada pembelajaran konvensional. Kata kunci : kemampuan pemecahan masalah matematis, beliefs, pendekatan open-ended, konvensional.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Mahasiswa Melalui Penerapan Strategi Metakognitif Ali Syahbana
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 02 (2013): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.265 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v3i02.1574

Abstract

ABSTRAK Materi matematika yang abstrak memerlukan suatu teknik dalam penyampaiannya kepada anak didik, agar materi tersebut dapat diterima dan dipahami dengan baik, khususnya mata kuliah metode numerik yang materinya cenderung abstrak dan mengandung langkah-langkah pengerjaan yang panjang dan berulang. Perlu diterapkannya suatu strategi yang dapat membantu mahasiswa dalam merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses berpikirnya. Dalam hal ini perlu diterapkannya strategi metakognitif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus. Melalui penelitian ini, setelah diterapkannya strategi metakognitif dalam pembelajaran metode numerik, maka aktivitas mahasiswa dalam setiap siklusnya makin meningkat. Mereka makin terbiasa untuk merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses berpikirnya. Begitu juga dengan kemampuan pemahaman matematis mahasiswa yang makin meningkat, pada setiap siklus kemampuan pemahaman matematis mereka baik secara keseluruhan maupun perindikatornya terus meningkat. Dan tindakan dihentikan pada siklus III, karena seluruh kriteria keberhasilan yang dituju telah tercapai. Kata kunci : kemampuan pemahaman matematis, mahasiswa, strategi metakognitif
Alternatif Pemahaman Konsep Umum Luas Daerah Suatu Bangun Datar Ali Syahbana
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 02 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.162 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v4i02.2066

Abstract

Artikel ini menjelaskan bagaimana cara memahami konsep umum luas daerah suatu bangun datar. Luas suatu bangun datar dapat dikenali dengan menelusuri bentuk utuhnya. Pada hakekatnya suatu bangun datar berasal dari bangun datar yang utuh dengan ukuran sisi yang sama, yakni persegi. Apabila terdapat bangun datar lain yang bukan persegi, maka dicoba untuk membentuk sketsa persegi dari bangun datar tersebut atau menganalogkannya dengan persegi, sehingga luas bangun datar tersebut dapat ditelusuri dari luas persegi tersebut. Dengan menganggap persegi ini mengalami perubahan bentuk, sehingga luas bangun datar lainnya dapat dipahami sebagai akibat perubahan dari luas persegi. Kata kunci : pemahaman, luas, bangun datar, persegi, generalisasi
Display Inovasi Produk Holistik Dalam Penerapan Kewirausahaan Keperawatan Berbasis Bukti Firmanti, Tria Anisa; Putri, Novita Surya; Wilujeng, Atik Pramesti; Syahbana, Ali; Supriyanto, Supriyanto; Satrianto, Anang; Rachmawan, Ivan; Syawaludin, Mufti
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1836

Abstract

Meningkatnya kebutuhan masyarakat pada produk kesehatan belum diikuti dengan peningkatan inovasi produk kesehatan, perkembangan ilmu pengetahuan tidak diimbangi dengan pemanfaatan hasil penelitian untuk dijadikan dasar dalam pembuatan produk kesehatan yang dapat dijangkau dan dibuat sendiri oleh masyarakat. Kurangnya informasi terkait manfaan bahan alami untuk pembuatan produk kesehatan belum optimal pelaksanaannya. Tujuan: pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan minat masyarakat pada produk kesehatan berbahan alami berdasarkan bukti ilmiah. Metode: pengabdian masyarakat ini menggunakan metode display dengan mengenalkan produk kesehatan berbasis bukti secara visual dapat dilihat dan dirasakan langsung. Hasil: Pengabdian masyarakat dikunjungi oleh 68 civitas akademika STIKES Banyuwangi, sebelum display menunjukkan minat masyarakat 26% kurang dan 74% cukup,  setelah display minat masyarakat 12% cukup dan 88 % baik. Terdapat peningkatan minat masyarakat setelah dilakukan display produk inovasi holistic berbasis bukti. Pengabdian masyarakat dilaksanakan sesuai target dan dapat dgunakan sebagai acuan pelaksaan pengabdian masyarakat dengat tema yang sama dengan kerjasama BPPOM untuk menghasilkan produk kesehatan yang tersertifikasi. Kata Kunci: display, minat konsumen Holistic Product Innovation Display in Implementing Evidence-Based Nursing Entrepreneurship Abstract The increasing public need for health products has not been accompanied by an increase in health product innovation, the development of science has not been balanced with the use of research results as a basis for making health products that can be accessed and created by the public. Lack of information regarding the benefits of natural ingredients for making health products has not been implemented optimally. Objective: community service aims to increase public interest in health products made from natural ingredients based on scientific evidence. Method: This community service uses a display method by introducing evidence-based health products visually that can be seen and felt directly. Results: The community service was visited by 68 STIKES Banyuwangi academics before the display showed community interest was 26% poor and 74% sufficient, after the display community interest was 12% adequate and 88% good. There was an increase in public interest after displaying holistic, evidence-based innovation products. Community service is carried out according to targets and can be used as a reference for implementing community service with the same theme as BPPOM collaboration to produce certified health products.
Pengaruh Work Life Balance, Stres Kerja Dan Kepuasan Terhadap Kinerja Karyawan Tony; Tambunan, Debora; Fadli, Ahmad; Bhastary, Manda; Syahbana, Ali
JURNAL EKUIVALENSI Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL EKUIVALENSI
Publisher : LPPM dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian atau karya ilmiah ini dilakukan untuk menguji secara empiris pengaruh dari variabel work life balance, stress kerja dan kepuasan kerja, terhadap kinerja karyawan dalam suatu perusahaan atau organisasi. Lebih lanjut, metode penelitian yang dilakuakn pada penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif bertujuan untuk menguji pengaruh antara dua variabel atau lebih dalam sebuah penelitian yang dilakukan. Unit analisis dalam penelitian ini adalah individu atau karyawan dengan instrumen yang digunakan untuk memperoleh data primer yaitu menggunakan google form dengan skala Likert (5 point) yang tersusun atas pernyataan yang dibuat berdasarkan indikator variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa variable work life balance, dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya, variabel stress kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan disuatu perusahaan atau organisasi.
PENERAPAN TERAPI MASASE JAHE MERAH PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA PENYAKIT GOUT ATRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DIPUSKESMAS MOJOPANGGUNG TAHUN 2022 Muhammad Al Amin; Ali Syahbana; Kustanti Nurfitri
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i1.18

Abstract

Gout artritis merupakan salah satu penyakit inflamasi sendi yang paling sering ditemukan, ditandai dengan penumpukan kristal monosodium urat di dalam ataupun di sekitar persendian Gout arthritis adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas pada persendian. Terjadinya gout artitis apabila produksi asam urat di dalam tubuh seseorang itu meningkat dan ekskresi asam urat melalui ginjal dalam bentuk urin menurun dapat berakibat terjadinya hiperurisemia. Masalah yang sering muncul saat mengalami gout artiris adalah nyeri. Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan, baik aktual maupun potensial atau yang digambarkan dalam bentuk kerusakan tersebut. Upaya untuk menurunkan nyeri sendiri yaitu dengan terapi masase jahe merah. Penerapan terapi masase jahe merah memiliki banyak manfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, merelaksasikan otot, dapat meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan terapi masase jahe merah pada asuhan keperawatan gerontik dengan masalah keperawatan nyeri akut di Puskesmas Mojopnggung Tahun 2022. Rencana penelitian ini menggunakan Studi Kasus. Partisipan yang digunakan dalam studi kasus ini klien yang mengalami Gout Artritis dengan masalah keperawatan nyeri akut di Puskesmas Mojopanggung tahun 2022 dengan menggunakan formt asuhan keperawatan. Tehnik pengambilan data dengan wawancar, observasi, dan dokumentasi dengan uji keabsahan data dengan menggunakan tehnik triagulasi sumber hal ini adalah pasien, keluarga dan perawat. Hasil dari penelitian ini menunjukan masase jahe merah efektif terhadap penurunan rasa nyeri. Penelitian ini menunjukan perbedaan sebelum dan setelah dilakukan terapi masase jahe merah.
Co-Authors Achmad Efendi Agus Supriadi Ahmad Fadli Ainun Najib Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas Allen Marga Retta, Allen Marga Alwin Widhiyanto Amrina Rizta Amrina Rizta Anang Satrianto Andrik Hermanto Anisa Firmanti, Tria Ariadi, Ariadi Asnurul Isroqmi Atik Pramesti W Atik Pramesti Wilujeng, Atik Pramesti Bhastary, Manda Debora Tambunan Des Alwine Zayanti, Des Alwine Desti Wahyuni Dina Octaria Dwi Wahyuni Efina Amanda Eka Fitri Puspa Sari Elfian Zulkarnain Ety Septiati Firdausy, Dinda Salsabila Firmanti, Tria Anisa Giovani Agustina Indriaty, Lulu Irsyadi Yani Jayawarsa, A.A. Ketut Kamaluddin Kamaluddin Khoiruddin Harahap Kristian, Hari Advent Kustanti Nurfitri Kusumawati, Nyimas Inda Lestari, Fransiska Dwi Mangunsong, Hanna F Manulang, Lilis Sri Jayanti Misdalina Misdalina Mohd. Rafiq Mufti Syawaludin Muhammad Al Amin Nasriah Nasriah Nila Kesumawati Ning Eliyati Ningsih, Yunika Lestaria Novalinda, Rizky Novita Surya Putri Nurfitriani M. Siregar Nurharisyah Hasibuan Nurhidayah , Nurhidayah Nyayu Masyita Ariani Pramesti Wilujeng, Atik Prasetyawan, Riyan Dwi Putri, Novita Surya Rachmawan, Ivan Rahmatika, Desi Resnawati ROHANA ROHANA Rosmalinda, Nana rudiyanto Safitri, Hestiana Dia Ayu Sari Wulandari Satrianto, Anang Shang, Yilun Sharma, Rajinder Sholihin Sholihin Sholihin Supriyanto Supriyanto Supriyanto Surya Putri, Novita Suryati Suryati Syaifudin Tanzimah Tanzimah, Tanzimah Tika Dwi Nopriyanti, Tika Dwi Tony Tony Honkley Tria Anisa Firmanti Ummu Na’imah Usmiati, Anggun Wanda Aulia Nurmajidah Weinhandl, Robert Yanida Marbun Yuli Andriani Yulia Rachmawati hasanah Yulia Resti Yunika Lestaria Ningsih