Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MEDIA MATRASAIN

SHOPPING MALL DI MINAHASA UTARA. “ARSITEKTUR BIOMORFIK” Rumambi, Febrian; Siregar, Frits O. P.; Takumansang, Esli D.
MEDIA MATRASAIN Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minahasa utara merupakan salah satu kabupaten diprovinsi Sulawesi Utara yang sedang berkembang pesat dalam pembangunan baik dari segi perekonomian dan sosial dengan jumlah penduduk yang semakin meningkat pada tiap tahunnya. Perkembangan masyarakat akan kemudahan akses teknologi dan informasi merupakan hal yang paling pesat saat ini diaman gaya hidup masyarakat mulai berubah, perilaku konsumtif yang akan semakin meningkat sehingga kebutuhan masyarakat akan semakin berfariasi seiring berjalannya waktu dengan diperkenalannya berbagai produk baru dari luar. Berdasarkan pertimbangan tersebut saat ini merupakan kesempatan dimana dengan menghadirkan Shopping Mall khususnya di Minajasa Utara diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dimana tidak hanya menjadi fasilitas yang menyediakan fungsi perdagangan, namun juga fungsi rekreasi. Pembangunan Shopping Mall di Minahasa Utara juga diharapkan dapat menjadi suatu daya tarik baru bagi penduduk luar Minahasa Utara dimana dengan menyediakan suatu icon baru yang dapat memperkenalkan produk-produk lokal diharapkan dapat memberi nilai lebih terhadap Minahasa Utara. Arsitektur Biomorfik sebagai tema perancangan dimana arsitektur sebagai bangunan dilihat sebagai suatu objek yang memiliki penampilan sifat-sifat makhluk hidup dimana arsitektur biomorfik berkemampuan  untuk  berkembang  dan tumbuh, dimana mampu beradaptasi dengan kebutuhan dan lingkungannya, hal ini berpengaruh terhadap dampak timbal balik Shopping Mall terhadap lingkungan lokasi didirikannya. Diharapkan dapat saling menguntungkan untuk kelangsunan pertumbuhan perekonomian Minahasa Utara
EVALUASI PEMANFAATAN RUANG KAWASAN KESELAMATAN OPERASIONAL PENERBANGAN BANDARA INTERNASIONAL SAM RATULANGI MANADO Kandouw, Sheren Gloria; Gosal, Pierre H.; Takumansang, Esli D.
MEDIA MATRASAIN Vol. 20 No. 2 (2023): MEDIA MATRASAIN
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/matrasain.v20i2.52695

Abstract

ABSTRAK Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) adalah wilayah daratan dan/atau perairan serta ruang udara di sekitar bandar udara yang digunakan untuk kegiatan operasi penerbangan dalam rangka menjamin Keselamatan Penerbangan. Pertumbuhan penduduk Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara yang signifikan, dan dengan banyaknya destinasi wisata yang ada di Provinsi Sulawesi Utara maka dapat banyak menarik wisatawan dari luar Provinsi Sulawesi Utara untuk datang berkunjung dan menyebabkan kebutuhan akan ruang di kawasan perkotaan semakin meningkat. Dengan ketersediaan lahan yang relatif tetap dan meningkatnya kebutuhan akan ruang, maka perluasan pemukiman atau pembangunan cenderung mendekati kawasan-kawasan disekitar landasan pacu bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Penelitian ini dilakukan dilakukan pada kawasan keselamatan oprasi penerbangan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado khususnya kawasan Kemungkinan Bahaya Kecelakaan dengan wilayah studi yaitu Kota Manado pada Kecamatan Mapanget di kelurahan Lapangan, kelurahan Mapanget Barat dan Kabupaten Minahasa Utara Kecamatan Talawaan yaitu di desa Wusa. Teknik analisis yang digunakan peneliti yaitu analisis spasial berupa overlay peta dan pembuatan peta tematik, analisis penggunaan lahan dan analisis deskriptif kualitatif dengan fokus variabel yaitu ketentuan kegiatan dan pemanfaatan ruang. Sampel dari penelitian ini sebanyak 85 responden dari masyarakat yang tinggal atau mempunyai lahan di kawasan kemungkinan bahaya kecelakaan.Setelah dilakukan analisis, didapati hasil bahwa bahwa terdapat ketidaksesuaian peruntukan dan pemanfaatan ruang pada kawasan KKOP Khususnya pada Kawasan Kemungkinan Bahaya Kecelakaan. Kata Kunci: Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan, Lahan, dan Pemanfaatan Ruang. ABSTRACT The Aviation Operational Safety Area (KKOP) is the land and water area as well as the airspace around the airport used for flight operations in order to ensure Aviation Safety. The significant population growth of Manado City and North Minahasa Regency, and the many tourist destinations in North Sulawesi Province, can attract many tourists from outside North Sulawesi Province to come to visit and cause the need for space in urban areas to increase. With the relatively fixed availability of land and the increasing need for space, the expansion of settlements or development tends to approach the areasaround the runway of Sam Ratulangi Manado International airport. This research was conducted in theflight operation safety area of Sam Ratulangi Manado International Airport, especially the Possible Accident Hazard area with the study area namely Manado City in Mapanget Sub-district in Lapangan village, West Mapanget village and North Minahasa Regency Talawaan Sub-district, namely in Wusa village. The analysis technique used by researchers is spatial analysis in the form of map overlay and thematic map making, land use analysis and qualitative descriptive analysis with variable focus on activity provisions and space utilization. The sample of this study was 85 respondents from people who live or own land in the accident hazard area. After the analysis, the results showed that there was a mismatch in the designation and utilization of space in the KKOP area, especially in the Possible Accident Hazard Area. Keywords: Aviation Operational Safety Areas, Land and Space Utilization.
Co-Authors Adrian Jacobus Aldwin F. Lompoliuw Alvin J. Tinangon Alvin J. Tinangon Andy M. Malik Aristotulus E. Tungka Aristotulus E. Tungka, Aristotulus E. Artahsasta B. P. Binilang, Artahsasta B. P. Bonde, Christiana P. Brawid Sutrisno, Brawid Buangsampuhi, Ria Ch. Tarore, Raymond Christanty Srirejeki Christhalia D. P. Pilat Christiana P. Bonde Christie G. Tooy Christofel Jacob Claudia S. Punuh Cynthia E. V. Wuisang Da Costa, Alarico David Singal Deofishart Ch. Waleleng Desriyati H. Folasimo Djalil, Soepratman Abd Duwila, Rifandi Dwight M. Rondonuwu Eko Soegiarto, Eko Faizah Mastutie Febrian Rumambi Fela Warouw Fella Warouw Ferdinand Sagisolo Firstnoel N. Wowor Fransisca J. Bawembang Frits O. P. Siregar Frits O. P. Siregar Hendriek H. Karongkong Imanuel H. A. Kawahe Indradjaja Makainas Ingerid L. Moniaga Jefrey I. Kindangen Johannes Van Rate Johansen C. Mandey Joseph Rengkung Joseph Rengkung Judy O. Waani Jufri H. Rompas Julianus A. R. Sondakh Julianus A. R. Sondakh Julianus A.R. Sondakh Juneyver Lemeng Juningsih T. A. Karaeng Kandouw, Sheren Gloria Kasawuri Y. A. L. F Wuritimur Kerin M. Karisoh Lakat, Ricky M. S. Laras Pitaloka, Dyah Leidy M. Rompas Leon S. P. Kondoy Leonardy V. Wuaten Linda Tondobala Linda Tondobala Longaris, Sendy Loudy M.B. Kalalo Lucy J. Wagey Manorek, Heski Maulana S. Sumaryono Meytti Y. Sabarofek Missah, Rizkyanto Efraim Monica C. K. Tanod Nissia E.M. Kaunang Octavianus Hendrik Alexander Rogi Orlando R. Rombon Oscar V. Tatengkeng Patrycia A. J. Sandil Peggy Egam Pialandang, Vilia G. S. Pierre H. Gosal Pingkan P. Egam Rahmat Qadri Adipu Raymond Ch. Tarore Raymond Ch. Tarore Reksy Ch. Sambuaga Rendi W. Trajuman Ricky M. S. Lakat Ricky S. M. Lakat Rieneke L. E. Sela Rikha C. Sinampu Ririn E. V. Sembiring Roosje J. Poluan Rumambi, Febrian Rumengan, Michael Rinaldi Clipper Runita Rasyid Sonny Tilaar Steven Lintong Stevi Buloglabna Surijadi Supardjo Surijadi Supardjo Suryono Sutrisni Napu, Sutrisni Umamit, Praditia Supanji Uniplaita, Andre E. Watuseke M. Meylita Windy Mononimbar Woy, Tesalonika Miranda Yakobus Sumallea, Yakobus Yosua Tangkere Zefanya Saerang