Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA PEKERJAAN BEKISTING TRADISIONAL DENGAN BEKISTING SEMI SISTEM PADA PROYEK VILLA AQUAMARINE CANGGU Wiradnyana, I Gede Oka; Astrawan, I Komang Alit; Setiawan, I Gede Nik; Pamungkas, Tri Hayatining; Indramanik, Ida Bagus Gede; Partama, I Gusti Ngurah Eka; sumarda, gede
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 01 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i01.1404

Abstract

Struktur bangunan gedung dewasa ini lebih didominasi oleh beton berupa beton bertulang. Untuk membentuk beton sesuai dengan yang diinginkan diperlukan cetakan beton. Cetakan beton itulah yang kemudian dikenal sebagai bekisting. Seiring berjalannya waktu, harga material bangunan semakin naik. Pihak perencana harus dapat mencari alternatif lain dalam pelaksanaan konstruksi agar proyek tetap berjalan sesuai dengan efisien dari segi biaya tanpa mengurangi mutu dalam pelaksanaanya. Pada beberapa elemen bangunan villa ada yang memiliki biaya besar salah satunya yaitu pada bekisting tradisional. Bekisting Semi Sistem sebagai salah satu alternatif pengganti dari bekisting kayu dapat memungkinkan mengurangi terjadinya waste material karena dapat digunakan berulang kali sesuai kebutuhan dan dapat dijadikan investasi bagi penyedia jasa konstruksi untuk dapat digunakan pada proyek selanjutnya. Metode Deskriptif Komparatif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis metode pelaksanaan pekerjaan struktur dengan bekisting tradisional dengan semi sistem terhadap biaya. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat dilihat bahwa besar biaya keseluruhan pekerjaan bekisting tradisional kolom dan balok sebesar Rp 29.481.358,00 dan besar keseluruhan biaya pekerjaan bekisting kolom dan balok semi sistem sebesar Rp 53.945.784,00. Selisih biaya dari penggunaan bekisting tradisional dan bekisting semi sistem sebesar Rp 24.464.426,00. Akan tetapi jika penggunaan berapa kali pakai menggunakan bekisting semi sistem memperlihatkan lebih ekonomis dibandingkan dengan bekisting tradisional baik untuk pekerjaan kolom maupun balok.
Analisa Pengaruh Kinerja Mandor Terhadap Kualitas Proyek Konstruksi (Studi Kasus: Proyek Renovasi Villa Pasraman Bhagawan, Jimbaran, Kec. Kuta Selatan Kab. Badung) Kariyana, I Made; Putra, I Komang Alit Astrawan; Ahdan, Alan; Pamungkas, Tri Hayatining; Diana, Anita Intan Nura
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v13i1.3537

Abstract

Construction developments in Bali have experienced great progress in recent years, especially in the construction of hotels, resorts and villas. This attracts the interest of many investors to invest in building villas in Bali. An important factor that determines project success is the planning of human resources who are directly involved in project work, especially foremen. One of the projects experiencing delays is the Pasraman Bhagawan Villa Renovation Project. This delay is caused by a focus on the quality of work so that it goes according to plan. Therefore, this study aims to analyze the influence of foreman performance on work quality and the factors that influence it. This research uses data collection methods by distributing questionnaires and multiple linear regression analysis. Based on the analysis results, the R-Square value obtained was 0.949, which means that the foreman's performance influenced 94.9% of the quality of the Pasraman Bhagawan Villa Renovation Project in Jimbaran. Management factors are the most dominant factors influencing project quality with a t count of 4.114. More efficient management of time, resources and budget will help avoid delays and ensure project quality is maintained.
SOSIALISASI KEPADA MASYARAKAT MENGENAI TATA CARA PEMBAYARAN TARIF BUS TRANS METRO DEWATA MELALUI QRIS GUNA MENGOPTIMALKAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI UNTUK KEMUDAHAN TRANSAKSI Wahid, Muhammad Nur; Faroby, M.Saddam Hafidz Taftazani; Hidayat, Dwi Wahyu; Pamungkas, Tri Hayatining
Dharma Bhakti Vol. 2 No. 2 (2024): Dharma Bhakti
Publisher : Universitas Hindu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/dharmabhakti.v2i2.6100

Abstract

Transportasi umum memiliki peran vital dalam mengurangi kemacetan dan polusi udara di perkotaan. Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi umum agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan lebih memilih moda transportasi ini dibandingkan kendaraan pribadi. Salah satu inovasi terbaru dalam era digital adalah penerapan pembayaran non-tunai menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Namun, adopsi teknologi ini menghadapi kendala seperti kurangnya kesadaran masyarakat, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan adopsi masyarakat terhadap QRIS dalam pembayaran tarif bus Trans Metro Dewata di Bali melalui kegiatan sosialisasi langsung di Terminal Ubung. Metode yang digunakan meliputi survei untuk mengukur tingkat pemahaman masyarakat sebelum dan sesudah sosialisasi, serta sosialisasi langsung yang melibatkan demonstrasi praktis dan sesi tanya jawab. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman pengguna tentang QRIS. Sosialisasi langsung terbukti efektif dalam menjelaskan konsep, manfaat, dan prosedur penggunaan QRIS, serta meningkatkan kesadaran akan keamanan transaksi digital. Namun, beberapa tantangan seperti kesulitan pengguna yang lebih tua dan keterbatasan infrastruktur perlu diatasi untuk memastikan adopsi yang lebih luas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sosialisasi langsung di Terminal Ubung berhasil meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap QRIS sebagai metode pembayaran yang efisien dan aman. Rekomendasi meliputi peningkatan literasi digital berkelanjutan dan perbaikan infrastruktur untuk mendukung transformasi digital di sektor transportasi umum di Bali.
Pemetaan Curah Hujan Menggunakan Inverse Distance Weighting (IDW) Untuk Mengurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi di Kota Denpasar Pamungkas, Tri Hayatining; Kariyana, I Made; Warsana, Kadek Budhi
Jurnal Teknik Sipil Vol 32 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil - Edisi Agustus
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2025.32.2.4

Abstract

Abstrak Indonesia baru-baru ini menghadapi serangkaian bencana hidrometeorologi, termasuk banjir. Untuk mengurangi dampak dari kejadian tersebut, salah satu pendekatan yang efektif adalah mengembangkan peta yang menampilkan tingkat curah hujan maksimum bulanan. Peta ini dapat dibuat menggunakan sistem informasi geospasial, seperti ArcGIS, dengan teknik interpolasi seperti Inverse Distance Weighted (IDW). Berdasarkan analisis hidrologi dan interpolasi IDW, penelitian menemukan bahwa Kota Denpasar mengalami variasi intensitas curah hujan: hujan ringan (7-20 mm), hujan sedang (20-50 mm), dan hujan lebat (50-95 mm). Curah hujan tertinggi tercatat pada bulan Januari. Analisis visualisasi rancangan curah hujan mengungkapkan bahwa curah hujan harian maksimum untuk periode ulang 2 tahun berkisar antara 125-134 mm, terjadi di seluruh wilayah Denpasar kecuali Denpasar Selatan. Untuk periode ulang 5, 10, 15, 20, 25, dan 50 tahun, kisaran curah hujan harian maksimum masing-masing adalah 169-185 mm, 205-228 mm, 218-245 mm, 228-262 mm, 249-281 mm, dan 295-338 mm. Puncak hujan terfokus di Denpasar Barat dan Denpasar Selatan. Identifikasi daerah rawan banjir di Kota Denpasar menunjukkan bahwa risiko banjir tidak hanya bergantung pada curah hujan, tetapi juga dipengaruhi faktor antropogenik seperti perubahan tata guna lahan, sehingga diperlukan pembaruan peta risiko berbasis data spasial untuk mitigasi yang lebih efektif. Kata-kata Kunci: Banjir, IDW, pemetaan Abstract Indonesia has recently faced a series of hydrometeorological disasters, including flooding. To mitigate the impacts of these events, one effective approach is to develop maps that display maximum monthly rainfall levels. These maps can be created using geospatial information systems, such as ArcGIS, with interpolation techniques like Inverse Distance Weighted (IDW). Based on hydrological analysis and IDW interpolation, the study found that the city of Denpasar experienced variations in rainfall intensity: light rain (7-20 mm), moderate rain (20-50 mm), and heavy rain (50-95 mm). The highest rainfall was recorded in January. The visual analysis of rainfall design reveals that the maximum daily rainfall for a 2-year return period ranges from 125-134 mm, occurring throughout Denpasar except for South Denpasar. For return periods of 5, 10, 15, 20, 25, and 50 years, the ranges of maximum daily rainfall are 169-185 mm, 205-228 mm, 218-245 mm, 228-262 mm, 249-281 mm, and 295-338 mm, respectively. The peak rainfall is concentrated in West Denpasar and South Denpasar. The identification of flood-prone areas in Denpasar City shows that flood risk is not only dependent on rainfall, but is also influenced by anthropogenic factors such as land use changes, thus requiring updates to risk maps based on spatial data for more effective mitigation. Keywords: Flood; IDW; mapping
TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN DI PERKOTAAN, SUATU PENGANTAR Ardana, Putu Doddy Heka; Pamungkas, Tri Hayatining
Jurnal Teknik Gradien Vol 8 No 1 (2016): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanenan air hujan/PAH adalah proses mengumpulkan air hujan yang mengalir dari atap rumah ataupun aliran permukaan yang kemudian ditampung dan digunakan kembali. Hasil Pemanenan Air Hujan dapat ditampung pada cekungan permukaan tanah ataupun dengan menggunakan tangki.Keuntungan dari Pemanenan Air Hujan adalah tersediasuplai air tambahan, mengurangi limpasan air hujan dan dapat mengisi kembali air tanah.Pesatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan diiringi dengan meningkatnya kebutuhan air yang memicu konsekuensi menurunnya debit air tanah karena konsumsi yang berlebihan.Selain itu konversi lahan terbuka menjadi areal bangunan mengakibatkan berkurangnya lahan tangkapan air.Hal ini akan memicu terjadinya kelangkaan air tanah dansekaligus memicu terjadinya banjir. Dari hasil penelitian dan penerapan Pemanenan Air Hujan dibeberapa daerah perkotaan menyebutkan bahwa teknik konservasi ini merupakan salah satu alternatif untukmengurangi terjadinya hal tersebut. Dengan cara ini suplai air bersih dari PDAMmaupun dari air tanah dapat dihemat dan kelebihan airnya dapat diresapkan di sumurresapan sehingga dapat membantu pengisian kembali air tanah.
ANALISIS PENGELUARAN TRANSPORTASI RUMAH TANGGA DI KOTA DENPASAR Kariyana, I Made; Sumarda, Gede; Pamungkas, Tri Hayatining; Wiradnyana, I Gede Oka; Dewi, Ni Luh Okta Sari
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 02 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i02.1631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran transportasi rumah tangga di Kota Denpasar, sebagai salah satu kota metropolitan di Bali dengan tingkat mobilitas yang tinggi dan pola penggunaan transportasi yang semakin kompleks. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap 400 rumah tangga yang dipilih melalui metode proportionate stratified random sampling guna memastikan representasi dari seluruh wilayah administrasi Kota Denpasar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan model regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap pengeluaran transportasi rumah tangga. Model regresi yang diperoleh adalah: ???? = ????. ???????????? + ????. ???????????????????? − ????. ???????????????????? + ????. ???????????????????? − ????. ???????????????????? − ????. ???????????????????? + ????. ???????????????????? + ????. ???????????????????????? di mana Y merupakan pengeluaran transportasi rumah tangga. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel moda transportasi (X₁), waktu tempuh (X₄), usia kepala rumah tangga (X₉), dan kepemilikan mobil (X₁₃) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pengeluaran transportasi. Sebaliknya, variabel tujuan perjalanan (X₂), jenis kelamin (X₆), dan pekerjaan (X₈) berpengaruh negatif terhadap pengeluaran. Hasil uji F sebesar 60,775 dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan layak dan signifikan secara statistik. Nilai Adjusted R-square sebesar 0,512 menunjukkan bahwa 51,2% variasi pengeluaran transportasi rumah tangga dapat dijelaskan oleh variabel-variabel dalam model, sementara sisanya 48,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan transportasi berbasis karakteristik sosial ekonomi rumah tangga dalam mendukung kebijakan mobilitas berkelanjutan di Kota Denpasar.
Strategi Terpadu: Mengurangi Banjir Melalui Sumur Resapan dan Sistem Informasi Geografis : (Studi Kasus: Perumahan BCA Land Tahap 1 Blok C) Pamungkas, Tri Hayatining; Dana, I Ketut Merta Kusuma; Soriarta, I Ketut; Kariyana, I Made; Astariani, Ni Kadek
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 25 No. 1 (2024)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2024.2180

Abstract

One of the residential areas is located in Banjar Koripan Kaja, Abian Tuwung Village, Kediri District, Tabanan Regency, namely BCA Land Housing Phase 1 Block C. During the high-intensity rainy season, this area often experiences floods. To overcome this, handling efforts can be carried out with the aim of increasing water infiltration into the ground through the creation of infiltration wells. The infiltration well analysis method is planned following SNI-03-2453-2002 and the Geographic Information System (GIS). The analysis of infiltration wells in BCA Land Housing Phase 1 Block C showed the ability to reduce flood discharge for the 5 years by 0.61% and reduce runoff volume by 0.59%. Infiltration wells in the surrounding area were able to reduce flood discharge for the 5 years by 78.56% and reduce runoff volume by 75.67%. The following GIS analysis showed the efficiency of reducing flood discharge in BCA Land Housing Phase 1 Block C by 0.65% and reducing flood volume by 0.63%. Based on the land area around the housing, it can be seen that the efficiency of reducing flood discharge by 81.22% and the efficiency of reducing flood volume by 78.23%. The results showed that the application of infiltration wells in BCA Land Housing Phase 1 Block C was not effective in reducing flood volume and discharge and contributed to preserving the surrounding environment. However, it can be categorized as effective if infiltration wells can be applied to the surrounding area (Penet Sub Watershed) Abstrak Salah satu kawasan perumahan terletak di Banjar Koripan Kaja, Desa Abian Tuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, yakni Perumahan BCA Land Tahap 1 Blok C. Saat musim hujan denganintensitas tinggi, kawasan ini sering mengalami banjir. Untuk mengatasi hal ini, upaya penanganan dapat dilakukan dengan tujuan dapat meningkatkan resapan air ke dalam tanah melalui pembuatansumur resapan. Metode analisis sumur resapan direncanakan sesuai dengan SNI-03-2453-2002 danSistem Informasi Geografis (SIG). Hasil analisis sumur resapan di Perumahan BCA Land Tahap 1Blok C menunjukkan kemampuan mereduksi debit banjir periode ulang 5 tahun sebesar 0,61% dan mengurangi volume limpasan sebesar 0,59%. Sumur resapan di daerah sekitar mampu mengurangidebit banjir periode ulang 5 tahun sebesar 78,56% dan mengurangi volume limpasan sebesar 75,67%. Analisis berikutnya dengan menggunakan SIG menunjukkan efisiensi penurunan debit banjir pada Perumahan BCA Land Tahap 1 Blok C sebesar 0,65% dan efisiensi penurunan volume banjir sebesar 0,63%. Berdasarkan luas lahan sekitar perumahan tersebut, terlihat efisiensi penurunan debit banjir sebesar 81,22% dan efisiensi penurunan volume banjir sebesar 78,23%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa penerapan sumur resapan pada Perumahan BCA Land Tahap 1 Blok C tidak efektif dalammereduksi volume dan debit banjir serta memberikan kontribusi dalam melestarikan lingkungansekitar. Namun, dapat dikategorikan efektif jika sumur resapan dapat diterapkan pada daerahsekitar (Sub DAS Penet).
Menuju Masyarakat Ramah Lingkungan: Sosialisasi Inovatif Pengolahan Sampah dengan Teba Modern di Dusun Riang Ancut Pamungkas, Tri Hayatining; Sudika, I Gusti Made; Sumarda, Gede; Erlangga, Ida Bagus Weda; Warsana, Kadek Budhi
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 1 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v5i1.33368

Abstract

Tabanan tepatnya di Desa Riang Gede, Dusun Riang Ancut pengelolaan sampah masyarakat dapat dibilang belum optimal terutama dalam penanganan sampah organik. Untuk mengurangi dampak negatif dari sampah organik yang tidak dikelola dengan baik, maka dilakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk edukasi dan sosialisasi penerapan pengolahan sampah dengan basis teba modern. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode deskriptif evaluatif yang dilaksanakan dengan cara mendeskripsikan dan menganalisis situasi kondisi lahan yang digunakan serta dimaksimalkan dengan kegiatan sosialisasi tentang cara pengolahan sampah berbasis teba modern.  Hasil dari kegiatan tersebut memberikan hasil sangat baik yang ditandakan dengan apresiasi masyarakat terhadap program pengolahan sampah organik dengan teba modern melalui pengisian kuisioner evaluasi kegiatan yang disebar kepada perwakilan warga.
Pemberdayaan Masyarakat Banjar Gemeh melalui Sosialisasi dan Pendampingan Administrasi Kependudukan, Jaminan Sosial, dan Layanan Pos Pengaduan Gede Wirata; Tri Hayatining Pamungkas; Sri Sulandari; Putu Deva Pradnyana Mardiana Putera; Cokorda Putra Indrayana
Journal of Community Research & Engagement Vol. 2 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : LPPM STIE Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60023/f730w931

Abstract

Kewarganegaraan berbasis administrasi dan perlindungan sosial merupakan landasan perlindungan dasar bagi warga negara. Namun, kurangnya pengetahuan di kalangan masyarakat seringkali menjadi hambatan dalam pengurusan dokumen dan akses ke jaminan sosial. Coconutdevotion bertujuan untuk meningkatkan literasi administrasi kewarganegaraan dan jaminan sosial bagi warga Banjar Gemeh, Desa Dauh Puri Kangin, Denpasar melalui sosialisasi kepada warga dan pengawasan langsung. Peserta terdiri dari 62 orang, termasuk warga desa, pejabat desa, dan perwakilan organisasi Sekolah Perempuan Bali Sruti. Mitra memainkan peran penting dalam menggerakkan peserta, menyediakan tempat kegiatan, dan menjadi saluran advokasi melalui pos pengaduan anak-anak Sruti untuk kasus kekerasan dan masalah hukum. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan bantuan administratif. Hasil menunjukkan bahwa 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang fungsi administrasi kewarganegaraan dan manfaat jaminan sosial. Selain itu, 17 peserta secara langsung berkonsultasi mengenai pengisian dokumen KTP, KK, dan akta kelahiran. Hal ini juga meningkatkan akses warga terhadap layanan perlindungan hukum melalui pengenalan pos pengaduan anak-anak Sruti, yang merespons 4 laporan awal mengenai hambatan administratif dan kerentanan hukum. Catatan tersebut menegaskan kembali bahwa sosialisasi sistematis dan pemantauan berbasis komunitas merupakan alat yang efektif dalam meningkatkan kesadaran, memfasilitasi pemenuhan dokumen, dan meningkatkan akses terhadap perlindungan hukum dan layanan jaminan sosial. Kolaborasi antara universitas, pemerintah desa, dan KOEM merupakan langkah alami dalam memperkuat ekosistem layanan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Berdasarkan PKJI 2023 dan PTV VISSIM 2025 (Studi Kasus: Simpang Padang Galak Kota Denpasar) I Made Kariyana; Pamungkas, Tri Hayatining; Fahmi, U’us Azmi Nur
Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/reinforcement.v4i2.7045

Abstract

Simpang Padang Galak di Kota Denpasar merupakan simpang bersinyal tiga fase yang menghubungkan Jalan Bypass Ngurah Rai, Jalan Padang Galak, dan Jalan Waribang. Lokasi simpang yang strategis menyebabkan volume lalu lintas tetap tinggi, baik pada hari kerja maupun akhir pekan. Kondisi ini menimbulkan permasalahan berupa kemacetan, panjang antrian, waktu tunggu yang lama, serta tundaan yang tinggi. Analisis kondisi eksisting dilakukan menggunakan metode PKJI 2023 dan PTV VISSIM 2025. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar pendekat berada pada tingkat pelayanan LOS F, dengan tundaan rata-rata tertinggi 112,54 detik pada hari kerja dan 98,45 detik pada akhir pekan di pendekat barat, serta antrian terpanjang di pendekat utara dengan panjang 512,5 m pada hari kerja. Simulasi penyesuaian waktu hijau menurunkan antrian dan tundaan secara signifikan, namun sebagian besar pendekat tetap berada pada LOS F, sehingga perbaikan hanya berdampak parsial. Diperlukan strategi optimasi lanjutan seperti perubahan geometrik simpang atau rekayasa lalu lintas lainnya untuk meningkatkan kinerja simpang secara menyeluruh.
Co-Authors Ade Darma Erlangga Wiguna Ade Darma Erlangga Wiguna Aenurrahman Agustin, Elin Alviana Ahdan, Alan Aji Indra Saputra Amrita, Nyoman Dwika Ayu Anak Agung Gede Agung Indra Prathama Anak Agung Gede Agung Indra Prathama Anita Intan Nura Diana Antika, Ni Made Anik Juli Aris Budi Sulistyo Artayasa, I Kadek Doni Astariani, Ni Kadek Astrawan, I Komang Alit Ayu Putu Utari Parthami Lestari, Ayu Putu Utari Parthami Cokorda Putra Indrayana Damayanti, Nurtalita Fazura Dana, I Ketut Merta Kusuma Dewa Gede Satria Wibawa Resiartha Dewi, Ni Luh Okta Sari Diasa, I Wayan Dwi Wahyu Hidayat Dwi Wahyu Hidayat Dwi Wahyu Hidayat Dwi Wahyu Hidayat Dwi Wahyu Hidayat, Dwi Wahyu Dwipayana, Sang Made Eka Partama, I Gusti Ngurah Eliyakin Rahmat Ndruru Erlangga, Ida Bagus Weda Fahmi, U’us Azmi Nur Faroby, M.Saddam Hafidz Taftazani Gede Rama Dhaniswara Gede Sumarda Gede Sumarda Gede Wirata I Dewa Gede Putra Sedana I G. Oka Wiradnyana I Gede Alit Putra I Gede Raditya Pratama I Gede Raditya Pratama I Gede Raditya Pratama I Gusti Made Sudika I Gusti Ngurah Eka Partama I Ketut Kembarajaya I Ketut Soriarta I Ketut Widarmawa I Made Kariyana I Made Widiana I Made Widiana I Putu Arie Guna Wijaya I Wayan Arya Sugiarta I Wayan Arya Sugiarta I Wayan Diasa I Wayan Suardika Ida Bagus Weda Erlangga Ida Bagus Weda Erlangga Indramanik, Ida Bagus Gede Kadek Budhi Warsana Kadek Budhi Warsana Kadek Budhi Warsana Kadek Diana Harmayani Kembarajaya, I Ketut Ketut Soriarta Mawiti Infantri Yekti Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Putu Suda Nurjani Ni Putu Suda Nurjani, Ni Putu Suda Nyoman Dwika Ayu Amrita Nyoman Dwika Ayu Amrita PRATHAMA, ANAK AGUNG GEDE AGUNG INDRA Putra, Gede Surya Dwija Putra, I Gede Adi Alit Putra, I Gede Alit Putra, I Komang Alit Astrawan Putra, I Putu Esa Mahardika Putu Aryastana Putu Deva Pradnyana Mardiana Putera Putu Doddy Heka Ardana Putu Saniswa Paramanatha Awangga Rahmat Ndruru, Eliyakin Scotlastika Jeanny Phiton Sepriyanto, Lustomo Setiawan, I Gede Nik Sidnan Imam Hanafi Siti Nurul Khotimah Soriarta, I Ketut Sri Sulandari Suda Nurjani, Ni Putu Sudika, I Made Sugiarta, I Wayan Arya Sumarda, Gede Syamsunur, Defrizon Tangkas, I Gede Duta Aditama Wahid, Muhammad Nur Warsana, Kadek Budhi Wiratnata, I Wayan Astu Yanta, I Nyoman Agus Trisna Yoga Andika