Claim Missing Document
Check
Articles

TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN DI PERKOTAAN, SUATU PENGANTAR Putu Doddy Heka Ardana; Tri Hayatining Pamungkas
Jurnal Teknik Gradien Vol 8 No 1 (2016): Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanenan air hujan/PAH adalah proses mengumpulkan air hujan yang mengalir dari atap rumah ataupun aliran permukaan yang kemudian ditampung dan digunakan kembali. Hasil Pemanenan Air Hujan dapat ditampung pada cekungan permukaan tanah ataupun dengan menggunakan tangki.Keuntungan dari Pemanenan Air Hujan adalah tersediasuplai air tambahan, mengurangi limpasan air hujan dan dapat mengisi kembali air tanah.Pesatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan diiringi dengan meningkatnya kebutuhan air yang memicu konsekuensi menurunnya debit air tanah karena konsumsi yang berlebihan.Selain itu konversi lahan terbuka menjadi areal bangunan mengakibatkan berkurangnya lahan tangkapan air.Hal ini akan memicu terjadinya kelangkaan air tanah dansekaligus memicu terjadinya banjir. Dari hasil penelitian dan penerapan Pemanenan Air Hujan dibeberapa daerah perkotaan menyebutkan bahwa teknik konservasi ini merupakan salah satu alternatif untukmengurangi terjadinya hal tersebut. Dengan cara ini suplai air bersih dari PDAMmaupun dari air tanah dapat dihemat dan kelebihan airnya dapat diresapkan di sumurresapan sehingga dapat membantu pengisian kembali air tanah.
PERBANDINGAN METODE REGRESI LINEAR DENGAN METODE TIME HEADWAY UNTUK MENCARI KINERJA RUAS JALAN I Made Kariyana; Gede Sumarda; Putu Saniswa Paramanatha Awangga; Tri Hayatining Pamungkas
Jurnal Teknik Gradien Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Teknik Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v13i2.757

Abstract

Nilai ekivalensi mobil penumpang adalah faktor konversi dari berbagai tipe kendaraan menjadi satuan mobil penumpang untuk menyetarakan berbagai tipe kendaraan yang beroprasi di satu ruas jalan kedalam satu jenis kendaraan yaitu mobil penumpang, Sementara itu, saat ini dunia sedang mengalami pandemi Covid-19 tidak terkecuali di Indonesia sendiri, khususnya di Kota Denpasar tidak luput dari serangan virus yang menyerang saluran pernafasan ini (Sosilo, 2020) Dengan adanya pandemi ini maka berpengaruh juga terhadap arus lalu-lintas yang tentunya semakin lenggang yang berdampak pada kinerja ruas jalan. Penelitian ini di lakukan di Ruas Jalan Tukad Yeh Aya, Ruas Jalan Hang Tuah dan WR Supratman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan emp dan kinerja ruas jalan yang telah di teliti sebelumnya oleh Kariyana, dkk (2020) yang di bandingkan dengan Regresi Linear. Penelitian diawali dengan pengumpulan data dan kemudian melakukan analisis data yang sudah ada. Data yang sudah didapat dari survei terdahulu oleh Kariyana, dkk (2020) kemudia diolah menggunakan bantuan prangakat aplikasi dan didapat hasil emp dari metode Regresi Linear. Terdapat perbedaan dari hasil perhitungan kinerja ruas jalan antara metode Regresi Linear dengan time headway yaitu pada ruas Jalan Tukad Yeh Aya didapat derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,36 dengan tingkat pelayanan B, lebih kecil dari time headway dengan (DS) 0,92 dan tingkat pelayanan E. Pada ruas Jalan Hang Tuah nilai derajat kejenuhan metode Regresi Linear (DS) 0,43 dengan tingkat pelayanan B, lebih kecil dibandingkan time headway 0,85 dengan tingkat pelayanan E dan untuk jalan WR Supratman menggunakan Regresi Linear didapat hasil (DS) 0,39 tingkat pelayanan B lebih kecil dari time headway 0,77 dengan tingkat pelayanan C.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN PARKIR DI PASAR BADUNG BARU Tri Hayatining Pamungkas; Aji Indra Saputra; Scotlastika Jeanny Phiton
Jurnal Teknik Gradien Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Teknik Gradien
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v14i1.831

Abstract

Pasar Badung Baru merupakan salah satu pasar tradisional yang ada di kota Denpasar dengan aktivitas yang padat dimana pada jam-jam tertentu akan berdampak banyak kendaraan yang sulit mencari lahan untuk parkir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik dan kebutuhan ruang parkir. Dari hasil penelitian diperoleh karakteristik parkir adalah sebagai berikut: untuk sepeda motor, volume parkir tertinggi selama 3 jam adalah 248, pengamatan jumlah sepeda motor sebesar 2.477 kendaraan. Rata-rata lamanya parkir tertinggi adalah kendaraan ringan sebesar 0,935 jam/kend. Akumulasi tertinggi adalah sepeda motor sebesar 239 kend/jam yang terjadi antara jam 17.00-17.15. Kapasitas parkir tertinggi adalah sepeda motor sebesar 257 kend/jam. Dari hasil penelitian ini didapatkan Indeks parkir tertinggi adalah sepeda motor sebesar 0,93. Untuk mobil, volume parkir tertinggi selama 3 jam adalah 37, pengamatan jumlah sepeda motor sebesar 349 kendaraan. Rata-rata lamanya parkir tertinggi adalah kendaraan ringan sebesar 0,96 jam/kend. Akumulasi tertinggi adalah sepeda motor sebesar 37 kend/jam yang terjadi antara jam 18.15-18.30. Kapasitas parkir tertinggi adalah sepeda motor sebesar 42 kend/jam. Dari hasil penelitian ini didapatkan Indeks parkir tertinggi adalah sepeda motor sebesar 0,89 yang berarti dari kedua penelitian tersebut kebutuhan parkir masih dibawah daya tampung dari desain parkir di Pasar Badung Baru.
Pemodelan Sumur Resapan Sebagai Upaya Penurunan Risiko Banjir Kota Denpasar pada DAS Badung Tri Hayatining Pamungkas; Mawiti Infantri Yekti; Kadek Diana Harmayani; Siti Nurul Khotimah; Made Kariyana
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 3 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1816.649 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i3.11785

Abstract

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali pada tahun 2013 menyatakan bahwa beberapa wilayah Denpasar terendam banjir karena tingginya curah hujan pada daerah pemukiman sehingga terjadi genangan di beberapa area. Dampak kejadian banjir dapat dikurangi dengan membangun sumur resapan. Sumur resapan mampu menurunkan debit dan limpasan hujan dengan cara meningkatkan kapasitas infiltrasi di daerah aliran sungai. Perencanaan sumur resapan dianalisis dengan menerapkan remote sensing pada DAS Badung yang terdapat di wilayah Denpasar. Selanjutnya dilakukan perhitungan banjir dengan software HEC-HMS dan perencanaan sumur resapan berdasarkan SNI 03-2453-2002. Hasil analisis sumur resapan pada sub DAS Badung dapat menurunkan debit banjir kala ulang 50 tahun sampai 50,70% dan volume limpasan banjir 74,09%. sehingga penerapan pemanenan air hujan dengan sumur resapan dapat dijadikan salah satu referensi sebagai bentuk penerapan konservasi sumber daya air dalam upaya penurunan risiko bencana banjir di Kota Denpasar.
Analisis Kebutuhan Air Irigasi Untuk Daerah Irigasi Auman Bodog Di Kecamatan Selat Dan Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem Putu Doddy Heka Ardana; Tri Hayatining Pamungkas; Ketut Soriarta; I Wayan Suardika
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v7i2.858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air pertanian, imbangan air, dan sistem pola tanam yang tepat di Daerah Irigasi (DI) Auman Bodog. Metode analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui kebutuhan air sedangkan analisis komparatif digunakan untuk analisis imbangan air dan pola tanam. Kebutuhan air pertanian dihitung secara empiris yaitu penggunaan konsumtif (Etc), kebutuhan air di sawah (NFR), dan kebutuhan pengambilan air pada sumber (DR). Parameter hidrometeorologi yang digunakan adalah hujan efektif, evapotranspirasi, evaporasi, perkolasi, koefisien tanaman, dan efisiensi irigasi. Hasil analisis menunjukkan nilai kebutuhan air pertanian di DI Auman Bodog berkisar rata-rata 0,232 m³/dt. Nilai imbangan air di DI Auman Bodog menunjukkan terjadi surplus sepanjang tahun. Dimana surplus air tertinggi terjadi pada bulan Januari I, Pebruari I, II, Juni II, Oktober II. Hasil perbandingan antara debit andalan dengan kebutuhan air irigasi rencana pola tanam padi-padi-palawija dapat dilaksanakan secara serentak untuk ketiga subak yang ada di Daerah Irigasi Auman Bodog).
Rainwater Harvesting-Based Water Resources Conservation I Made Kariyana; Tri Hayatining Pamungkas; Ida Bagus Weda Erlangga
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 19, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.821 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v19i3.532-541

Abstract

Denpasar City has an index of population increase worth 2.07% every year. It is feared that this will become a new problem in terms of environmental sustainability, such as the overexploitation of groundwater to meet the community’s water needs. This study aims to support the sustainability of water resources by using Rainwater Harvesting (RWH) as a form of green building planning. The method used in this study is a quantitative descriptive method, which is an analysis method carried out to calculate and describe the scale of RWH in the focus of the system’s effectiveness with the study location in the campus environment of the Ngurah Rai University Denpasar. The results of the study stated that 11 roofs of capture buildings produced rainwater of 1,783,350 litres/year. Another analysis said that this RWH method could cover all water needs, especially water used for flushing toilets. It is stated that the total water deficit of -703,734 litres/year can be subsidized from the entire remaining rainwater harvesting water of 879,624 litres/year. In addition, rainwater harvesting also plays a role as a form of effort to maintain the conservation of water resources and the application of green buildings that are energy efficient and environmentally friendly.
PERENCANAAN LAYOUT PARKIR DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT (RSGM) UDAYANA I Made Kariyana; Tri Hayatining Pamungkas; Ni Made Ola Ulandari; Putu Aryastana
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1534.727 KB) | DOI: 10.22225/pd.11.2.5107.166-176

Abstract

The Dental and Oral Hospital (DOH) of Udayana is the hospital owned by Udayana University which is located at the Udayana Jimbaran Campus. The DOH of Udayana can be categorized as a new hospital because the construction of this hospital is still in the non-finishing structure stage, so it doesn’t have parking facilities. In this study, planning of the parking layout for Udayana DOH was carried out to get an optimal parking design in terms of parking capacity, vehicle type, and parking space needs based on land availability. The number of parking space units was determined based on the number of beds that follow the provisions in the Regulation of the Directorate General of Land Transportation No. 272/HK.105/DRJD/1996, while the percentage of vehicle type composition was analyzed through a survey comparison and interviews at DOH of Saraswati Denpasar. The survey comparison result depicts that the percentage of vehicle types parked for motorcycles and cars is 92.45% and 7.55%, respectively. The number of parking space units required based on the number of beds is 104 units, so the composition of the number of parking spaces for motorcycles and cars is 96 and 8, respectively.
Analisis Kelayakan Investasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng I Wayan Diasa; Putu Doddy Heka Ardana; I Ketut Widarmawa; Tri Hayatining Pamungkas
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.72 KB) | DOI: 10.36733/jikt.v11i2.5354

Abstract

Penyediaan air minum di Kabupaten Buleleng dilakukan melalui Sistem Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Sistem Swakelola Masyarakat dalam bentuk Lembaga Unit Pengelola Sarana atau Kelompok Pengelola Sarana (UPS/KPS) ditingkat desa/kelompok. Namun di beberapa tempat di daerah Kabupaten Buleleng layanan PDAM Buleleng belum bisa memberikan pelayanan karena disebabkan oleh topografi wilayah kabupaten Buleleng yang berbukit, pemukiman penduduk yang menyebar dan potensi sumber air yang tidak merata. Desa wanagiri merupakan salah satu desa yang belum terlayani oleh PDAM Buleleng. Dalam tugas akhir ini, akan dilakukan Analisis yang bertujuan untuk mengetahui Kelayakan Sistem Penyediaan Air Minum yang nantinya diharapkan dapat menjadi acuan maupun alternatif dalam pemenuhan kebutuhan air di Desa Wanagiri. Penelitian ini mengumpulkan data yang berupa Data Sekunder berupa Peta Wilayah, Jumlah penduduk, Harga satuan upah dan bahan bangunan serta harga pompa dan perpipaan, sedangkan data primer yang digunakan yaitu debit air, letak Broncaptering, letak Reservoir Transmisi, letak Reservoir Distribusi, Beda tinggi (head), Letak rumah pompa dan Panjang pipa. Data diolah menggunakan metode analisis Benefit Cost Ratio (BCR), Nett present value (NPV) dan Internal Rate Return (IRR). Hasil Penelitian menunjukkan Sumber air yang ada di Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada layak untuk memenuhi kebutuhan air saat ini sampai dengan 10 tahun kedepan dari perbandingan debit tersedia dengan debit kebutuhan terdapat surplus sebesar 0,57 l/dt pada tahun awal (2020) dan surplus sebesar 0,11 l/dt pada akhir tahun proyeksi (2030). Jika mengacu pada harga air PDAM Kabupaten Buleleng sebesar Rp. 2.130 / m3 diperoleh nilai BCR lebih kecil dari 1 (0,14 < 1), nilai NPV bernilai negatif sebesar - Rp. 1.478.138.750 dan IRR < MARR (7,3% < 8,2%) sehingga sistem pompa yang direncanakan tidak layak secara finansial. Setelah dilakukan penyesuaian harga air dengan harga air sebesar Rp. 3.500 / m3 diperoleh nilai BCR lebih besar dari 1 (4,8 > 1), nilai NPV bernilai positif sebesar Rp. 6.582.216.530 dan IRR > MARR (8,8% > 8,2%) sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem pompa yang direncanakan layak secara finansial.
Potensi Pemanenan Air Hujan Dalam Memenuhi Kebutuhan Air di Desa Seraya Tri Hayatining Pamungkas; I Made Kariyana; I Gede Alit Putra
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.19.1.42-43.2023

Abstract

Desa Seraya adalah salah satu desa di Kecamatan Karangsem yang dulunya sempat menggunakan sistem pemanenan air hujan (PAH) atau Rainwater Harvesting, namun sekarang mulai ditinggalkan dan beralih menggunakan PDAM. Kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari di Desa Seraya sangat tinggi karena air tidak hanya digunakan untuk keperluan minum, mencuci baju dan aktivitas lain di desa, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan air untuk berternak. Jenis ternak yang dipelihara sangat beragam mulai dari sapi, kambing, babi dan unggas. Kebutuhan air yang banyak ini cenderung membuat tagihan pembayaran air PDAM sangat tinggi tiap bulannya, sehingga beberapa masyarakat sudah mulai mengeluhkan keadaan. Sistem pemanenan air hujan ini diharapkan bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan air di Desa Seraya atau mengurangi penggunaan air dari PDAM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan penetapan sampel menggunakan teknik sampel acak sederhana (simple random sampling). Adapun data pendukung yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: curah hujan, luas atap rumah, luas bak penampungan dan banyaknya kebutuhan air di Desa Seraya. Berdasarkan hasil analisis didapatkan potensi hasil panen keseluruhan air hujan dapat memenuhi 94,03% dari total kebutuhan air di Desa Seraya. Apabila menggunakan bak penampung yang sudah ada saat ini, hasil panen air hujan dapat memenuhi 14,51% dari total kebutuhan air di Desa Seraya, karena bak air yang ada saat ini hanya mampu menampung 15,44% dari total potensi air hujan yang dapat dipanen.
Evaluasi Kinerja dan Jumlah Armada Angkutan Umum Pada Terminal Ubung Denpasar Utara Pada Masa Pandemi Covid-19: Studi Kasus: Jalur Angkutan Trayek Terminal Ubung – Matahari Terbit Dwi Wahyu Hidayat; Tri Hayatining Pamungkas
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v12i1.6416

Abstract

Tujuan utama TEMAN BUS adalah untuk menawarkan transportasi yang terjangkau, sederhana, dapat diandalkan, dan nyaman kepada semua orang di masyarakat Indonesia. Untuk mencapai hal ini, TEMAN BUS mematuhi persyaratan minimal yang ditetapkan oleh pemerintah. Wilayah SARBAGITA Bali, yang meliputi Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan, mendapat manfaat dari sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang membuat perjalanan lebih mudah. Data primer dan sekunder yang dikumpulkan dari lapangan digunakan dalam penyelidikan ini. Data primer meliputi survei penumpang untuk embarkasi dan debarkasi, jarak yang ditempuh oleh masing-masing moda transportasi, dan jumlah moda transportasi umum yang diperiksa. Data sekunder meliputi peta rute angkutan penumpang di Terminal Ubung Koridor 3. Faktor beban, kecepatan, frekuensi, dan headway digunakan untuk menghasilkan metrik kinerja untuk setiap moda transportasi. Load Faktor pada rute Terminal Ubung-Matahari Terbit tetap di bawah rata-rata, menurut hasil evaluasi moda transportasi umum, Bus Trans Metro Dewata. Sementara Headway melebihi kisaran optimal 10-15 menit, Frekuensi Rata-rata juga kurang dari tingkat yang diperlukan. Frekuensi rata-rata 4-6 kendaraan rute Terminal Ubung-Matahari Terbit dan rute angkutan umum Bus Trans Metro Dewata yang diamanatkan kecepatan maksimum 20 km/jam tidak terpenuhi.
Co-Authors Ade Darma Erlangga Wiguna Aenurrahman Agustin, Elin Alviana Ahdan, Alan Aji Indra Saputra Amrita, Nyoman Dwika Ayu Anak Agung Gede Agung Indra Prathama Anita Intan Nura Diana Antika, Ni Made Anik Juli Aris Budi Sulistyo Artayasa, I Kadek Doni Astariani, Ni Kadek Astrawan, I Komang Alit Ayu Putu Utari Parthami Lestari, Ayu Putu Utari Parthami Cokorda Putra Indrayana Damayanti, Nurtalita Fazura Dana, I Ketut Merta Kusuma Dewa Gede Satria Wibawa Resiartha Dewi, Ni Luh Okta Sari Diasa, I Wayan Dwi Wahyu Hidayat Dwi Wahyu Hidayat Dwi Wahyu Hidayat Dwi Wahyu Hidayat, Dwi Wahyu Dwipayana, Sang Made Erlangga, Ida Bagus Weda Fahmi, U’us Azmi Nur Faroby, M.Saddam Hafidz Taftazani Fatkhur Rozi Gede Sumarda Gede Sumarda Gede Wirata I Dewa Gede Putra Sedana I G. Oka Wiradnyana I Gede Alit Putra I Gede Raditya Pratama I Gusti Made Sudika I Gusti Ngurah Eka Partama I Ketut Soriarta I Ketut Widarmawa I Made Kariyana I Made Widiana I Putu Arie Guna Wijaya I Wayan Arya Sugiarta I Wayan Diasa I Wayan Suardika Ida Bagus Weda Erlangga Ida Bagus Weda Erlangga Indramanik, Ida Bagus Gede Kadek Budhi Warsana Kadek Budhi Warsana Kadek Diana Harmayani Kembarajaya, I Ketut Ketut Soriarta Mawiti Infantri Yekti Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Made Ola Ulandari Ni Putu Suda Nurjani, Ni Putu Suda Nyoman Dwika Ayu Amrita PRATHAMA, ANAK AGUNG GEDE AGUNG INDRA Putra, Gede Surya Dwija Putra, I Gede Adi Alit Putra, I Gede Alit Putra, I Komang Alit Astrawan Putra, I Putu Esa Mahardika Putu Aryastana Putu Deva Pradnyana Mardiana Putera Putu Doddy Heka Ardana Putu Saniswa Paramanatha Awangga Rahmat Ndruru, Eliyakin Scotlastika Jeanny Phiton Setiawan, I Gede Nik Sidnan Imam Hanafi Siti Nurul Khotimah Soriarta, I Ketut Sri Sulandari Suda Nurjani, Ni Putu Sugiarta, I Wayan Arya Sumarda, Gede Syamsunur, Defrizon Wahid, Muhammad Nur Warsana, Kadek Budhi Wiratnata, I Wayan Astu Yanta, I Nyoman Agus Trisna Yoga Andika