p-Index From 2021 - 2026
5.491
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Window of Health : Jurnal Kesehatan MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) Jurnal Kesehatan dan Pengelolaan Lingkungan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Health Sciences Journal of Education Method and Learning Strategy Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Health Dynamics International Journal of Technology and Education Research Help: Journal of Community Service Jurnal Psikologi Karakter Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Arsenic Exposure to Fish and Shellfish Consumption among Community in Makassar, Indonesia Musfirah Musfirah; Sri Damayanty
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 5, No 4: December 2016
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.189 KB) | DOI: 10.11591/ijphs.v5i4.4848

Abstract

Fish and shellfish contaminated by Arsenic (As) heavy metals from people activity discharge into the coast. Coastal community was exposure risk by As due to consumption of marine products. This study aimed to determine of  human health risks level who consume fish and shellfish that contain As in Kaluku Bodoa and Untia coastal, Makassar. This research designed by observational and Environmental Health Risk Analysis (EHRA) approach. Human sample were 49 people and 8 environmental samples that selected based on certain criteria. Data collected through environmental assestment, interview and anthropometric data measurement. Data analyzed with EHRA methods. The results showed that the highest mean As levels found in Leiognatus equulus fish i.e. 1.589 mg/kg and Gafrarium tumidum shellfish i.e. 4.244 mg/kg of Untia coastal. The mean level of the carcinogenic risk for fish and shellfish consumption were unacceptable  because they  contain  As that demonstrated value of more than exponent 4 (ECR > E-4) and non-carcinogenic risk mean level was value of more than 1 (RQ > 1). Fish and shellfish consumption considered unsafe and will impact health problems for the community. Community should be restrict the frequency and amount of fish and shellfish consumption.
HUBUNGAN DURASI PAJANAN PM 10 DENGAN KAPASITAS VITAL PAKSA PARU SATPAM DAN PETUGAS PARKIR DI KAMPUS X KOTA YOGYAKARTA Musfirah Musfirah; Ahmad Faizal Rangkuti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.066 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v7i2.258

Abstract

Aktivitas kendaraan bermotor pada fasilitas pendidikan berkontribusi terhadap menurunnya kualitas udara. Particulate matter (PM) 10 di Asia Tenggara menurut data WHO Tahun 2016 sebesar 55% pada 5 tahun terakhir dan menyebabkan gangguan kesehatan paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi pajanan PM 10 dengan kapasitas vital paksa paru satpam dan petugas parkir di Universitas X kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasioanal analitikdengan rancangan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah satpam dan petugas parkir sebanyak 32 responden dengan kriteria bersedia menjadi responden penelitian dan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian yaitu Universitas X di Kota Yogyakarta dan dilaksanakan pada tahun 2018 menggunakan instrumen kuesioner dan spirometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate  dengan menggunakan uji Fisher Exact untuk mengetahui hubungan antara durasi pajanan PM 10 dengan kapasitas vital paksa paru. Hasil uji Fisher exact  diperoleh nilai p = 0,654 (P > 0,05), artinya tidak terdapat hubungan yang bermakna antara durasi pajanan PM 10 dan kapasitas vital paksa paru. Responden sebagian besar memiliki nilai kapasitas vital paksa paru berada pada kategori tidak normal dengan durasi pajanan PM 10 > 5 tahun sebesar 37,5%. Dengan demikian, perlu upaya konkrit dari pihak universitas dalam pengendalian pencemaran udara yang berbasis eco-green.  Kata kunci : Petugas Parkir, Paparan, Partikulat udara,  Paru,Satpam
PEMBERDAYAAN PETERNAK SAPI DALAM UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI DUKUH PAMOTAN DAN KRETEK BANGUNTAPAN Musfirah Musfirah; Ahmad Faizal Rangkuti; Khoiriyah Isni
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.327

Abstract

Semakin berkembangnya usaha peternakan, limbah yang dihasilkan semakin meningkat. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat maka meningkat pula kebutuhan akan pangan daging sapi. Dukuh Pamotan merupakan salah satu dukuh di Desa Jambidan dengan jumlah peternak sapi yang cukup banyak. Satu kelompok peternak sapi terdiri dari 10 orang peternak sapi dengan jumlah sapi sekitar 25 ekor. Tentunya jumlah ini akan menghasilkan limbah yang berupa kotoran ternak yang cukup banyak. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah kotoran ternak sapi ini dapat menjadi sumber masalah kesehatan di lingkungan Dukuh Pamotan. Hal tersebut didukung oleh letak peternakan yang sangat berdekatan dengan pemukiman warga padat penduduk. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan masyarakat adalah penyuluhan dan praktek. Hasilnya menunjukkan bahwa kehadiran peserta selama kegiatan 93%. Penilaian pre-post pengetahuan peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peserta terampil menangani limbah ternak dengan cara mengolah limbah ternak menjadi 3 (tiga) produk yaitu pupuk bokashi cair dan padat, serta pakan lele. Kesimpulannya, secara umum berjalan dengan sukses dan baik terbukti dari hasil penilaian oleh peserta berada pada kategori “Sangat Baik”. Peserta memberikan apresiasi dan sambutan yang positif dengan adanya kegiatan pelatihan ini.
PELATIHAN PENINGKATAN KESEHATAN LINGKUNGAN PADA KADER ‘AISYIAH BANGUNTAPAN UTARA Ahmad Faizal Rangkuti; Musfirah Musfirah; Helfi Agustin
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i3.420

Abstract

Pengelolaan sampah yang dilaksanakan sejak dari rumah tangga merupakan upaya memandirikan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan lingkungan.Permasalahan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, akan tetapi menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Banguntapan merupakan daerah yang sangat potensial untuk pemberdayaan masyarakat yang didukung oleh Sumber Daya Manusia khususnya Ibu kader ‘Aisyiah PCA Banguntapan Utara.Lokasi pengabdian tersebar dalam 3 PRA yaitu PRA Banguntapan 4, PRA Baturetno 1 dan PRA Baturetno 2 yang dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2018.Metode yang digunakan dalam pemberdayaan masyarakat adalah penyuluhan dan praktek.Upaya peningkatan sanitasi lingkungan terhadap kader ‘Aisyiah di lokasi ini dilakukan melalui 3 pelatihan yaitu pengolahan sampah organik metoda komposting (PRA Baturetno 1),pengolahan sampah plastik menjadi dompet (PRA Banguntapan 4) dan  pemanfaatan sampah botol plastik minuman sebagai media hidroponik (PRA Baturetno 2).Hasilnya menunjukkan kehadiran peserta selama kegiatan 90%.Penilaian capaian peningkatan kemampuan dalam mengolah sampah lingkungan rumah tangga menunjukkan hasil yang signifikan. Peserta terampil menangani limbah ternak dengan mengolah sampah menjadi 3 (tiga) produk yaitu media hidroponik dari botol plastik,kompos dan dompet unik dari plastik sashet kopi.Kesimpulannya, secara umum berjalan dengan sukses dan baik terbukti dari hasil penilaian oleh peserta berada pada kategori “Sangat Baik”.Peserta memberikan apresiasi dan sambutan yang positif dengan adanya kegiatan ini.
PEMICUAN STBM PILAR CTPS PADA MASYARAKAT DI DUSUN PRINGGOLAYAN Musfirah Musfirah; Gita Rosa Damayanti; Nia Octa Wardani; Miftahul Zannah Cahyani Putri; Sheila Savitri; Afifah Nur Salsabila; Aulia Puspa Arini Basyaroh
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v4i2.1965

Abstract

Pembangunan kesehatan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal. Saat ini pemerintah dengan gencar mensosialisasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat pada pilar II di RT 03 dan RT 11 Dusun Pringgolayan belum tercapai dengan baik. Pelaksaaan pilar II sebanyak 114 KK dari 139 KK (82%). Kurangnya pengetahuan tentang cara cuci tangan dengan benar adalah faktor utama tidak terlaksananya pilar II yaitu Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Tanpa disadari perilaku tersebut bisa menyebabkan  timbulnya penyakit berbasis kesehatan lingkungan seperti diare. Kasus diare terdapat di RT 03 maupun RT 11. Untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan yang lebih luas maka dilakukan kegiatan PPM ini. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi mengenai cara cuci tangan dengan benar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan berupa pemasangan media promosi kesehatan berupa banner. Hasil dari kegiatan tersebut adalah adanya perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah dilakukannya penyuluhan dan dampaknya yaitu warga menjadi lebih paham mengenai pilar II STBM yaitu mengetahui cara cuci tangan dengan benar dan mengetahui penyakit berbasis kesehatan lingkungan yang mudah terjadi akibat dari higiene dan sanitasi yang buruk. Bahkan CTPS sebagai langkah mitigasi sederhana dalam mencegah penularan Virus Covid-19 atau dikenal korona yang merebak di Indonesia saat ini.
Adaptasi New Normal Bagi Warga Melalui Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Secara Mandiri Musfirah Musfirah; Nurfajriyah Azani; Azita Khairunnisa; Findhita Kusuma Putri
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1050

Abstract

Kasus Covid-19 di Indonesia semakin meningkat dan masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di Era New Normal seperti menggunakan Hand Sanitizer. Namun, peningkatan kasus positif Covid-19 beriringan dengan kelangkaan handsanitizer Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kesiapan warga dalam Adaptasi New Normal melalui edukasi, pelatihan pembuatan hand sanitizer pada warga Dukuh Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan serta menyebarkan video dan poster melalui media sosial. Dalam kegiatan ini, peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi serta pelatihan pembuatan hand sanitizer. Hasil dari kegiatan ini yaitu antusiame peserta cukup tinggi yang diikuti oleh 16 warga Dukuh Jomegatan dari perwakilan Ibu PKK setempat dan dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan warga tentang handsanitizer dan cara pembuatannya. Oleh karena itu, kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan tentang pengertian, manfaat, tata cara penggunaan dan pembuatan hand sanitizer sebagai peran aktif warga dalam adaptasi new normal.
Edukasi dan Pendampingan Anak-anak tentang PHBS dalam Perspektif Kesehatan Lingkungan di Dukuh Daleman, Jomboran, dan Kadekrowo Musfirah Musfirah; Amalia Savitri Damaratri; Nur Rahmayani Laelin; Efrida Siti Alifia; Wisi Unggul Pertiwi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202164.847

Abstract

EDUCATIONAL AND MENTORING CHILDREN ABOUT PHBS IN ENVIRONMENTAL HEALTH PERSPECTIVES IN DALEMAN, JOMBORAN AND KADEKROWO HAMLET. Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) is a health program in Indonesia. Poor handwashing with soap and waste management becomes an issue that cannot be optimally addressed which is assessed from an environmental health perspective. Poor behavior can lead to the emergence of environmental health-based diseases such as diarrhea, helminthiasis. Maintaining CHLB must be early introduced in children. Children are highly vulnerable to the negative health consequences associated with many environmental exposures. Community Service aims to provide early health education and CHLB assistance on how to wash hands properly, waste management for children in Daleman, Jomboran, and Kadekrowo hamlet. The method used in counseling, training, and assistance in the sticker-type rubbish media usage and involvement cooperation based on routine community service work. Activities carried out on 5th, 9th, 11st, 17th, 19th, 20th, and 26th February 2020. The result of these activities was a positive impact for children to make it a habit to wash their hands with soap promptly and carry out waste management and know disease based on environmental health. Children's participation rates were very high in mentoring programs. Children can stimulate other communities starting from their neighborhoods routinely and sustainably.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN KESEHATAN SUBJEKTIF PETANI AKIBAT PENGGUNAAN PESTISIDA DI GONDOSULI, JAWA TENGAH Dani Aulia Rahmasari; Musfirah Musfirah
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Juni 2020
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.68 KB)

Abstract

Pestisida merupakan senyawa substansi kimia yang digunakan untuk mengendalikan berbagai hama pada tanaman. Petani menggunakan pestisida untuk menunjang produksi hasil pertanian. Namun, penggunaan pestisida memiliki efek samping yang negatif baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek terhadap kesehatan petani, keanekaragaman hayati dan dapat membunuh makhluk yang bukan sasarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan prinsip 5T (Tepat sasaran, Tepat jenis, Tepat waktu, Tepat cara, Tepat Dosis),  masa kerja dan penggunaan alat perlindungan diri (APD) dengan keluhan kesehatan petani di Gondosuli, Jawa-Tengah. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah petani Desa Gondosuli yang berjumlah 240 petani. Hasil analisis bivariat menunjukan tidak ada hubungan variabel penerapan prinsip 5T dengan keluhan kesehatan subjektif petani (p value = 0791), Ada hubungan penggunaan alat perlindungan diri (APD) dengan keluhan kesehatan subjektif petani (p value = 0,000), tidak ada hubungan masa kerja dengan keluhan kesehatan subjektif petani (p value = 0,278) di Gondosuli, Jawa-Tengah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hanya  faktor penggunaan alat perlindungan diri (APD) petani yang berhubungan dengan keluhan kesehatan subjektif petani di Desa Gondosuli Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang Jawa-Tengah. Perlu dilakukan edukasi pada petani terhadap penggunaan APD yang tepat dari pihak pemerintah terkait.Kata kunci: petani, pestisida, prinsip 5T, alat perlindungan diri (APD), keluhan kesehatan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU MEMILIH MAKANAN JAJANAN DI MI ASY-SYAFI’IYAH 02 JATIBARANG BREBES Akhmad Isnawan Arifudin; Musfirah Musfirah
Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan - Oktober 2021
Publisher : Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia. Pemilihan makanan jajanan pada anak usia sekolah masih buruk. Masih banyak ditemukan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) mengandung bahan tambahan pangan berbahaya, belum terjaga higienitasnya dan bebas dari kontaminasi logam berat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku memilih makanan jajanan di Mi Asy-Syafi’iyah 02 Jatibarang Brebes. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 58 siswa dengan menggunakan teknisk sampling Totality Sampling sehingga diperoleh sampel sebesar 58 sampel. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat (Chi-square). Berdasarkan hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tingkat pengetahuan (P = 0,195) dan sikap (0,681) dengan perilaku pemilihan makanan jajanan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa secara statistik tingkat pengetahuan dan sikap tidak memiliki hubungan bermakna dengan perilaku pemilihan makanan jajanan. Kata kunci: Anak sekolah, Jajanan, Sikap, Pemilihan makanan, Tingkat pengetahuan
Factors Influencing Hand Washing With Soap Compliance Level Among Beach Tourism Workers Musfirah Musfirah; Ahmad Faizal Rangkuti; Fenni Nurul Khotimah
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 11, No 4: December 2022
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v11i4.21720

Abstract

The compliance level of beach tourism workers is the most important factor to prevent COVID-19 spread in tourism destinations. The availability of hand washing facilities and COVID-19 health protocol media can influence beach tourism workers' compliance with Hand Washing With  Soap (HWWS). The study aimed to determine  the related factors toward HWWS compliance level among beach tourism workers. A cross-setional study involved 60 beach tourism workers using total sampling technique from September 2021 to November 2021. Questionnaires were used to assess the  availability of hand washing facilities, health protocol media, and HWWS compliance levels in beach tourism workers. The descriptive and fisher’s tests are used in the analysis. The finding study demonstrates that majority of respondents "support" the availability of hand washing facilities, the COVID-19 health protocols media, and had a good HWWS compliance among beach tourism workers. We concluded that the availability of hand washing facilities as main factor with related to HWWS compliance level among beach tourism workers.Keywords : COVID-19, Compliance level, Beach  tourism workers, Facilities, Hand washing
Co-Authors Abdul Halik Abdul Saman Abril Tafa'ul Lana Afifah Nur Salsabila Agus Supriyanto Ahmad Faizal Rangkuti Aisyah Ramadana Akhmad Isnawan Arifudin Alfatih, Ainun Najib Amalia Savitri Damaratri Amna, A. Nurul Amriadi, Amriadi Anggini, Bismi Annisya, Resky Apriana Apriana Arismunandar Arismunandar Atikah Rahayu Aulia Puspa Arini Basyaroh Ayu, Siska Putri Azita Khairunnisa Babucarr Jassey Basyaroh, Aulia Puspa Arini Burhan, Imron Damayanti, Gita Rosa Dani Aulia Rahmasari Desi Nurfita Devi Ayu Ikaningrum Dini Anjar Setyani Efrida Siti Alifia Febriyani Febriyani Febriyani, Febriyani Fenni Nurul Khotimah Findhita Kusuma Putri Fitri Aulia Fitri, Qawiyyan Gita Rosa Damayanti H, Nurhikmah Halik, Abd Halimatussa'diah, Halimatussa'diah Handayani, Sri Hatibu, Hardiyanti Helfi Agustin Helfi Agustin Hourunisa, Hourunisa Ila Israwaty Imron Burhan Isana Arum Primasari Iyan, Iyan Jassey, Babucarr Kamaruddin Kamaruddin Kamisa, Rizki Kasau, Sukirno Khoiriyah Isni Khuliyah Candraning Diyanah Latif, Suciani Liya Ni'matul Maula LUKMAN, LUKMAN M. Yunasri Ridhoh Maharani, Kalyana Maharani, Puspita Cinderella Manjang, Buba Marhani Marhani Marianche, Vivin Marsuki, Andika MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Miftahul Zannah Cahyani Putri Muhamad Risal Tawil Muhammad Alfitrah Kaharuddin Muhammad Rasyid Ridha Nia Octa Wardani Nur Ilmi Nur Rahmayani Laelin Nurfajriyah Azani Nurhayati Nurhayati Paebang, Grace Mula Pannyiwi, Rahmat Prasetyaningsih, Indah Tri Purwasetiawatik, Titin Florentina Puspita, Niken Arina Putri, Miftahul Zannah Cahyani Rachman, Siswati Rametha, Rametha Rangkuti, Ahmad Faizal Rangkuti, Ahmad Faizal Rangkuti, Ahmad Faizal Rasinah, Jihan Reny Indrayani Ririh Yudhastuti Salsabila, Afifah Nur Santri, Ichtiarini Nurullita Savitri, Sheila Sejati, Eka Nur Sheila Savitri Sri Damayanty Syawaluddin, Ahmad Tafa'al Lana, Abril Taibe, Patmawaty Toalu, Apdiyani Togubu, Diana Mirja Wahyu Nanda Eka Saputra, Wahyu Nanda Eka Wardani, Nia Octa Wibowo, Dwi Endrasto Wisi Unggul Pertiwi Yolanda Pridiana yulia Yulia Yulia Yuliani, Nur Fadny Yusuf, Yunita Zainal, Zaid