Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PROKASTINASI DENGAN KECEMASAN MATEMATIS SISWA Quraisy, Andi; Nurfah, Rita
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 2 No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v2i2.80

Abstract

Penelitian ini membahas tentang hubungan antara prokastinasi dengan kecemasan matematis siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian yaitu kelas VIII yang berjumlah 96 siswa. Data diambil menggunakan instrumen kecemasan matematis dan prokrastinasi siswa. Analisis data melibatkan analisis deskriptif dan analisis korelasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kecemasan matematis memiliki rata-rata lebih tinggi daripada prokrastinasi, meskipun variasi dan simpangan baku keduanya relatif serupa. Analisis korelasi mengungkapkan hubungan positif yang kuat antara kecemasan matematis dan prokrastinasi dengan nilai hasil uji korelasi yaitu sebesar 0,893 yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecemasan matematis, semakin tinggi pula tingkat prokrastinasi yang dialami siswa.
Telaah Filsafat Ilmu dan Integrasi Teknologi Digital Dalam Pendidikan Matematika Quraisy, Andi; Sinring, Abdullah; Kamaruddin, Syamsu A
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4255

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital dan meningkatnya kompleksitas tantangan pendidikan mendorong perlunya transformasi pendidikan matematika yang tidak lagi berfokus pada penguasaan prosedural semata, tetapi mengarah pada pembelajaran yang reflektif, kritis, dan bermakna. Dalam konteks ini, integrasi filsafat ilmu yang mencakup dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi dengan teknologi digital dipandang sebagai fondasi strategis dalam membangun pendidikan matematika yang adaptif dan humanistik. Namun demikian, berbagai studi menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kebijakan inovatif dan praktik pembelajaran di kelas, khususnya terkait kompetensi digital guru, pemahaman filosofis, serta pemerataan akses teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis integrasi filsafat ilmu dan teknologi digital dalam pendidikan matematika melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA. Sebanyak 26 artikel bereputasi yang terbit pada rentang tahun 2007-2025 dianalisis menggunakan teknik thematic coding untuk mengidentifikasi pola dominan, model integrasi, serta tantangan implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu berperan penting sebagai landasan dalam membangun pembelajaran matematika yang reflektif, kontekstual, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan. Sementara itu, pemanfaatan teknologi digital melalui perangkat lunak interaktif, platform e-learning, dan model pedagogis inovatif seperti TPACK dan pembelajaran berbasis proyek terbukti meningkatkan keterlibatan, kolaborasi, dan literasi matematika peserta didik. Meski demikian, tantangan berupa disparitas infrastruktur digital, keterbatasan pelatihan profesional, dan penggunaan teknologi yang masih bersifat substitutif masih mendominasi praktik di lapangan. Kajian ini menegaskan urgensi sinergi antara fondasi filosofis dan inovasi digital untuk mewujudkan pendidikan matematika yang adaptif, etis, dan bermakna di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Efektivitas Penyimpanan Google Drive dalam Menyimpan Data Nursakiah, Nursakiah; Andi Quraisy; Ilhamsyah; Ummu Kalsum
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i3.4672

Abstract

This training aimed to improve the skills of MI DDI Lampa teachers in utilizing Google Drive as an effective data storage medium to support administration and learning. The activities were carried out through interactive lectures, demonstrations, and hands-on practice. These included creating folder structures, uploading and managing files, document search, sharing files with permission settings, collaborating on Google documents, and strengthening account security. Fourteen teachers participated. Evaluation was conducted using a pretest–posttest, checklist-based practical observations, and a satisfaction questionnaire. Results showed an increase in knowledge, with scores shifting from predominantly low in the pretest to predominantly high in the posttest. Practical observations demonstrated excellent mastery of core skills, particularly file uploading and folder organization, while advanced features such as version history, search and filtering, and setting secure sharing links still needed reinforcement. Overall, Google Drive was deemed effective because it facilitated cross-device access, accelerated collaboration, and streamlined the school's digital archiving. Follow-up measures were recommended, including school archiving standards, strengthened sharing security, and practical guidance for more consistent and secure use
Penguatan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar melalui Pojok Literasi Sekolah, Program 15 Menit Membaca, dan Festival Literasi Anak Quraisy, Andi; Ilhamsyah, Ilhamsyah
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1120

Abstract

Mitra Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah SD Inpres 3/77 Panyula, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan sasaran program sebanyak 24 siswa. Permasalahan utama mitra adalah budaya membaca siswa belum terbentuk secara konsisten, ditandai rendahnya kebiasaan membaca harian, keterbatasan akses bacaan yang menarik dan mudah dijangkau, serta minimnya kegiatan literasi yang melibatkan siswa secara aktif dan menyenangkan. Solusi yang disepakati bersama mitra berupa Penguatan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar melalui (1) Pojok Literasi Sekolah, (2) Program 15 Menit Membaca, dan (3) Festival Literasi Anak. Pelaksanaan dilakukan selama tiga bulan (Oktober–Desember 2025) melalui tahapan persiapan (koordinasi, pemetaan baseline, penyusunan SOP, dan penyiapan sarana), pelaksanaan tiga program inti, serta monitoring–evaluasi berkala. Hasil pelaksanaan menunjukkan pojok literasi berhasil menyediakan akses bacaan harian yang tertata dan terkelola melalui mekanisme peminjaman sederhana; program 15 menit membaca membentuk rutinitas membaca yang lebih konsisten disertai reading log dan pendampingan membaca terbimbing bagi siswa yang membutuhkan; sementara festival literasi memperkuat motivasi dan partisipasi siswa melalui kegiatan storytelling, pameran karya literasi, tantangan literasi, serta apresiasi yang inklusif. Secara keseluruhan, integrasi akses, pembiasaan, dan apresiasi ini memperkuat ekosistem literasi sekolah dan menjadi dasar keberlanjutan program melalui penetapan pengelola pojok literasi, jadwal rutin membaca, dan rencana festival sebagai agenda berkala.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK KELAS VI PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Yulianti; Suci Asrinda; Andi Quraisy; Rafida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4225

Abstract

Indonesia subject ini school has an important role in helping students develop systematic, logical, critical, creative and consistent thinking skills. However, the results of observation show that the level of student activity in learningdi Indonesian in class VI A is still low, which has the potential to hinder the achievement of learning objectives. This research aims to increase students' activeness in learning Indonesian through the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model and the use of Wordwall learning media. The method used was classroom action research with research subjects 34 class VI students at UPT SD Inpres Bontoala 1. Data was collected through observation and documentation sheets, and research was carried out in two cycles, each consisting of planning, action, observation and reflection stages. The research results show that the application of the PBL learning model with Wordwall media significantly increases student activity. In the pre-cycle, the level of student activity only reached 57.14%, increasing to 67.64% in cycle I, and reaching 80% in cycle II. Based on these results, it can be concluded that the Problem Based Learning learning model using Wordwall media is effective in increasing students' activeness in learning Indonesian at UPT SD Inpres Bontoala 1.
Pendampingan Penataan Ruang Baca Sekolah untuk Meningkatkan Akses dan Kenyamanan Membaca Siswa Quraisy, Andi; AR, Ashad Ardiansyah; Hadriansyah, Hadriansyah; Sulistiawati, Ika; Anggriani, Juwita; Hafsari, Ria
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.6344

Abstract

Rendahnya minat baca dan belum optimalnya pemanfaatan ruang baca/perpustakaan di sekolah sering dipengaruhi oleh faktor lingkungan fisik dan tata kelola layanan, seperti ruang yang kurang bersih, tata letak tidak ramah pengguna, koleksi tidak terkelompok, serta minimnya penanda sehingga siswa kesulitan mengakses bacaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan penataan ruang baca sekolah untuk meningkatkan akses dan kenyamanan membaca siswa. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan pola aksi–refleksi melalui tahapan: (1) koordinasi dan perizinan; (2) asesmen kondisi awal (baseline) mencakup kebersihan, pencahayaan, sirkulasi, tata letak, koleksi, dan layanan; (3) perancangan zoning/layout dan skema akses koleksi (pengelompokan kategori/jenjang serta labelisasi); (4) implementasi penataan ruang dan koleksi melalui pembersihan, penyortiran, penandaan, serta penataan area baca; dan (5) penguatan keberlanjutan melalui penyusunan SOP layanan, jadwal piket, buku tamu/rekap kunjungan, serta program literasi berbasis ruang baca (kunjungan kelas terjadwal, pojok rekomendasi bacaan, dan lapak buku/pojok baca keliling). Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan pada kondisi fisik ruang baca yang lebih bersih, rapi, dan nyaman; koleksi lebih tertata dengan label/penunjuk yang memudahkan siswa menemukan buku; serta peningkatan pemanfaatan ruang baca untuk kegiatan literasi terjadwal. Selain itu, sekolah memperoleh perangkat tata kelola sederhana yang mendukung keberlanjutan pengelolaan. Disimpulkan bahwa pendampingan penataan ruang baca yang dilakukan secara partisipatif efektif meningkatkan akses dan kenyamanan membaca siswa serta memperkuat fungsi ruang baca sebagai pusat literasi sekolah.