Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Identifikasi Kemampuan Ruang Terbuka Hijau Kampus dalam Menyerap Emisi Karbon Dioksida (CO2) Muhammad Rais Abidin; Ramli Umar; Ahyani Mirah Liani; Rahmi Nur; Andi Arham Atjo; Muhammad Fikruddin Buraerah; Ahmad Ashar; Amal Amal; Jeddah Yanti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat122509602023

Abstract

Fungsi kawasan perkotaan salah satunya adalah sebagai pusat pendidikan. Kota Makassar merupakan salah satu kota dengan jumlah kampus terbanyak di Indonesia. Aktifitas pendidikan secara langsung turut berkontribusi terhadap peningkatan emisi yang berasal dari mobilitas mahasiswa, dosen dan pegawai. Emisi yang dihasilkan menjadi salah satu penyebab pemanasan global sehingga untuk mengurangi laju emisi yang dihasilkan maka diperlukan ruang terbuka hijau. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemampuan tanaman dalam menyerap emisi Karbon Dioksida di areal kampus. Analisis data yang digunakan adalah melakukan perbandingan jumlah beban emisi Karbon Dioksida yang dihasilkan dengan kemampuan daya serap ruang terbuka hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan Ruang Terbuka Hijau (RTH) eksisting Universitas Negeri Makassar kampus Parangtambung dalam menyerap emisi CO2 yang dihasilkan dari semua jenis kendaraan baik kendaraan roda dua (motor) maupun kendaraan roda empat (mobil) di semua zona akses masuk dapat di serap secara keseluruhan oleh vegetasi dimana total emisi CO2 yang dihasilkan adalah 47.822.4 g/jam sedangkan jumlah emisi CO2 yang dapat diserap oleh tanaman adalah 652.855.1 g/jam yang berarti masih terdapat 605.032.7 g/jam emisi CO2 yang mampu diserap sehingga kajian selanjutnya adalah prediksi jumlah emisi yang dihasilkan di tahun mendatang agar rekomendasi pengelolaan dapat dilakukan agar daya serap tanaman tetap mencukupi. 
KEARIFAN LOKAL DALAM PEMANFAATAN KAWASAN HUTAN LINDUNG Abdul Mannan; Muhammad Yusuf; Maddatuang Maddatuang; Sulaiman Zhiddiq; Muhammad Ansarullah S Tabbu; Jeddah Yanti
Jurnal Environmental Science Vol 6, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v6i1.52926

Abstract

Deforestation is one of the environmental challenges faced by the global community today, and excessive exploitation of forest resources and land conversion are among the causes of this issue. Utilizing local wisdom to preserve the forest's functions is a significant step toward achieving ecological and economic harmony in forest management in Indonesia. This research aims to unveil the local wisdom of the community in utilizing forest and land resources in the Kalumammang village protected forest area. A combination of qualitative and quantitative descriptive methods is employed in this study, using terrestrial survey data collection, interviews, and geographic information systems. The research results indicate that there are two types of forest resource utilization, namely Logging and Non-Timber Forest Products (NTFPs). There are six objectives for land utilization, which include agriculture, plantations, livestock farming, settlements, public facilities, and village social facilities. Local wisdom with conservation value is evident in the use of forest plants for hunting, determining the age of hunted animals, protecting water sources around livestock farming areas, using organic fertilizers, and implementing agroforestry practices in agricultural and plantation land management.Keyword: Protected Forest, Local Wisdom, Forest and Land Resources 
Identifikasi perubahan kawasan terbangun perkotaan menggunakan citra Landsat series Abidin, Muhammad Rais; Umar, Ramli; Nur, Rahmi; Atjo, Andi Arham; Yanti, Jeddah; Liani, Ahyani Mirah
Teknosains Vol 17 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i3.40819

Abstract

Kota Makassar adalah salah satu kota metropolitan yang saat ini sedang mengalami perkembangan yang cukup pesat sebagai dampak dari adanya urbanisasi. Perkembangan kota perlu dilakukan penataan agar tidak terjadi pembangunan yang tidak sesuai dengan peruntukanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perubahan kawasan terbangun di Kota Makassar dalam 10 tahun terakhir. Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi kawasan terbangun adalah model algoritma Normalized Difference Built-up Index (NDBI) atau Indeks lahan terbangun dengan memanfatkan citra satelit Landsat series. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya perubahan kawasan terbangun Kota Makassar dimana pada tahun 2013 luas kawasan terbangun adalah 11.961.5 ha atau 69% meningkat menjadi 12.631.5 ha atau 73% pada tahun 2018 kemudian pada tahun 2023 menjadi 12.746.8 ha atau 74%. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir Kota Makassar mengalami peningkatan kawasan terbangun sebesar 5% atau 785.3 ha.
PENGOLAHAN LIMBAH PEMBALUT SEKALI PAKAI MENJADI MEDIA TANAM DI PONDOK PESANTREN PUTERI UMMUL MUKMININ Auliyah, Farisya Noor; Nehru, Vreti Sinta; Hasira, Nur; Ar, Balqis.; Yanti, Jeddah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.20665

Abstract

Pembalut merupakan alat sanitasi yang sudah tidak asing lagi bagi perempuan di Indonesia. Pembalut sekali pakai dapat ditemukan dengan mudah sehingga di Indonesia mayoritas perempuan menggunakan pembalut sebagai alat sanitasi saat menstruasi. Namun, penggunaan pembalut ini memberikan efek yang tidak baik untuk lingkungan. Menstruasi yang normal akan terjadi setiap bulannya dengan lamanya menstruasi kira kira selama 2 hingga 7 hari. Untuk menjaga kebersihan diri, umumnya para wanita mengganti pembalutnya 4 jam sekali. Berarti satu orang santri yang menstruasi akan menghasilkan 6 limbah pembalut dalam sehari. Dengan ± 1200 santriwati di Pesantren Puteri Ummul Mukminin, maka limbah pembalut sekali pakai yang dihasilkan bisa mencapai puluhan ribu limbah hanya dalam satu bulan. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Universitas Negeri Makassar memperkenalkan program pelatihan METAPASI (Media Tanam Pembalut Sekali Pakai) yang berupa pelatihan dalam mengolah pembalut sekali pakai menjadi media tanam. Beberapa metode yang kami gunakan dalam pelaksanaan program ini adalah persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, pemantauan dan evaluasi. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini diantaranya 1) terlaksananya kegiatan dimulai dari persiapan, sosialisasi pengenalan program, pelaksanaan kegiatan pengolahan, pemantauan dan evaluasi; 2) meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dengan melakukan pengolahan limbah pembalut sekali pakai. 3) penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kelebihan media tanam dari pembalut sekali pakai adalah yaitu kemampuan pembalut sekali pakai yang dapat menyerap air dan dapat mempertahankan kelembaban tanaman.
Measuring The Spatio-Temporal Distribution of Sulfur Dioxide (SO2) with Copernicus Sentinel-5P Near Real Time in Medan City Jeddah Yanti; Togi Tampubolon; Chian-Yi Liu; Titus Adeyemi Alonge; Dinil Qaiyimah; Muh Rais Abidin; Abdul Mannan; Rizki Rachmad Saputra
JURNAL GEOGRAFI Vol 16, No 1 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v16i1.55297

Abstract

This study aims to monitor the impact of sulfur dioxide (SO2), a significant contributor to atmospheric corrosion and associated with air pollution, in urban and industrial areas through empirical models of spatial distribution and temporal estimation in Medan. Datasets of Sentinel 5P NRTI are worth using to monitor the formation of sulfate aerosols or SO2 emissions from natural sources and anthropogenic origin in near real-time from 2019 until 2023 on the local scale, Medan. The source dataset covers 1,11 km of spatial image resolution on orbital in daily revisit time with a spectral bound between the ultraviolet and the shortwave infrared. The measurement of atmospheric SO2 concentrations is generated by enumerating the SO2 vertical column density technique at the soil surface with the cloud-based platform The Earth Engine (EE) Code Editor to handle large data sizes and produce interactive mapping. Based on the availability of auxiliary results, the number of spreading SO2 concentrations fell from 0,92 mmol/m2 in 2019 to 0,41 mmol/m2 in 2023, a reduction of 49.98 percent. The average of SO2 concentrations has decreased substantially over the years. Consequently, these pollutants have recorded long-term health and meteorological parameters impact that substances can rise or reduce acid rain.Keywords: Air pollution, Meteorological parameters, Sentinel 5P NRTI, SO2
PEMANFAATAN CITRA SENTINEL BERBASIS EARTH ENGINE DATA CATALOG UNTUK IDENTIFIKASI PENCEMARAN UDARA PADA LAHAN TERBUKA Yanti, Jeddah; Qaiyimah, Dinil; Haris, Haris; Amdah, Misdar; Abidin, Muh Rais; Syamsunardi, Syamsunardi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk yang meningkat secara drastis telah mempengaruhi banyak sektor kehidupan termasuk kebutuhan lahan. Penggunaan dan pembangunan lahan yang tidak terkendali dan secara terus menerus dilaksanakan menyebabkan perubahan kondisi udara hingga diindikasi sebagai penyebab tidak terkendalinya pencemaran udara wilayah permukiman dan kawasan industri. Wilayah observasi mencakup 18 Kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa untuk mengetahui mengidentifikasi penyebab, tingkat hingga sebaran tingkat pencemaran udara pada lahan terbuka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis berbasis Earth Engine Data Catalog dengan memanfaatkan data spasial Sentinel 2A/2B dan Sentinel 5- P NRTI. Parameter penelitian ini meliputi parameter alih fungsi lahan yakni indeks vegetasi (VI) dan parameter pencemaran udara meliputi parameter Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) meliputi Karbon monoksida (CO), Sulfur dioksida (SO2), Nitrogen dioksida (NO2), Formaldehida (HCHO), Ozon (O3), dan Partikulat Aerosol. Hasil penelitian menunjukkan sebaran dan pemetaan pencemaran udara pada lahan terbuka di 18 Kecamatan terpusat pada wilayah city center. Secara keseluruhan, sebaran emisi gas CO, NO2, HCHO, PM konsentrasi tinggi mencapai lebih dari 50% wilayah Kabupaten Gowa serta peningkatan alih fungsi lahan menjadi lahan terbuka meningkat hingga 20% sejak tahun 2019 hingga tahun 2024. Peningkatan jumlah kawasan industri berperan aktif sebagai penyumbang kadar pencemaran udara tertinggi di Kabupaten Gowa sehingga dibutuhkan pembangunan ruang terbuka hijau yang lebih masif di masa depan.
Pemanfaatan Citra Sentinel Berbasis Earth Engine Data Catalog untuk Identifikasi Pencemaran Udara Pada Lahan Terbuka Yanti, Jeddah; Qaiyimah, Dinil; Haris, Haris; Amdah, Misdar; Abidin, Muh Rais; Syamsunardi, Syamsunardi
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Laju pertumbuhan penduduk yang meningkat secara drastis telah mempengaruhi banyak sektor kehidupan termasuk kebutuhan lahan. Penggunaan dan pembangunan lahan yang tidak terkendali dan secara terus menerus dilaksanakan menyebabkan perubahan kondisi udara hingga diindikasi sebagai penyebab tidak terkendalinya pencemaran udara wilayah permukiman dan kawasan industri. Wilayah observasi mencakup 18 Kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa untuk mengetahui mengidentifikasi penyebab, tingkat hingga sebaran tingkat pencemaran udara pada lahan terbuka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis berbasis Earth Engine Data Catalog dengan memanfaatkan data spasial Sentinel 2A/2B dan Sentinel 5-P NRTI. Parameter penelitian ini meliputi parameter alih fungsi lahan yakni indeks vegetasi (VI) dan parameter pencemaran udara meliputi parameter Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) meliputi Karbon monoksida (CO), Sulfur dioksida (SO2), Nitrogen dioksida (NO2), Formaldehida (HCHO), Ozon (O3), dan Partikulat Aerosol. Hasil penelitian menunjukkan sebaran dan pemetaan pencemaran udara pada lahan terbuka di 18 Kecamatan terpusat pada wilayah city center. Secara keseluruhan, sebaran emisi gas CO, NO2, HCHO, PM konsentrasi tinggi mencapai lebih dari 50% wilayah Kabupaten Gowa serta peningkatan alih fungsi lahan menjadi lahan terbuka meningkat hingga 20% sejak tahun 2019 hingga tahun 2024. Peningkatan jumlah kawasan industri berperan aktif sebagai penyumbang kadar pencemaran udara tertinggi di Kabupaten Gowa sehingga dibutuhkan pembangunan ruang terbuka hijau yang lebih masif di masa depan.Kata Kunci: Pencemaran udara, lahan terbuka, Sentinel, Earth Engine Data Catalog
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Digital Menggunakan ESRI ArcGIS Survey123 Bagi Peserta Didik di SMP Islam Terpadu Al-Hikmah Pangkep Yanti, Jeddah; Ichsan Invanni Baharuddin; Dinil Qaiyimah; Muhammad Faisal Juanda; Nurul Afdal Haris
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20253

Abstract

Tuntutan kompetensi guru yang profesional di era digital sejalan dengan perkembangan sektor pendidikan yang menekankan pada integrasi ilmu pengetahuan, komunikasi organisasi, dan teknologi terapan dalam mata pelajaran. Peningkatan platform digital untuk menunjang proses belajar mengajar siswa terus meningkat secara real-time dengan cepat. Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Makassar mengadakan program pelatihan menggunakan ESRI ArcGIS Survey123 bersama SMP IT Al-Hikmah Pangkep (mitra). Terkait dengan platform digital, keterbatasan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam proses belajar mengajar menyebabkan media pembelajaran terbatas dan kurang terorganisir sehingga database hasil pembelajaran kurang dievaluasi. Mitra mempelajari manfaat penggunaan aplikasi digital untuk mengumpulkan, mengatur, menganalisis, dan mengevaluasi hasil pembelajaran dengan cepat, efektif, dan efisien. ArcGIS Survey123 memberikan akses bagi pelajar dan akademisi profesional sebagai bentuk mitra dukungan ESRI. Aplikasi ini telah diterapkan pada sistem tingkat IGCSE Cambridge bidang sains dan ilmu sosial untuk siswa sekolah dasar di berbagai negara seperti Singapura. Pemanfaatan Aplikasi Digital dengan menggunakan ESRI ArcGIS Survey123 di SMP IT Al-Hikmah Pangkep dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi serta meningkatkan minat dan bakat siswa dalam mengeksplorasi aplikasi digital, yang diharapkan dapat disosialisasikan baik kepada rekan sejawat maupun siswa. di kelas. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh guru dan siswa diterima dengan lancar. Peningkatan pembelajaran efektif mendorong mitra untuk mengembangkan berbagai jenis aplikasi digital dalam sistem belajar mengajar secara terus menerus.
Advancements in NMR and IR Spectroscopy: Enhancing Metabolomics and Disease Diagnostics in the Health Sector: A Comprehensive Review Saputra, Rizki Rachmad; Ariefin, Mokhamat; Kumalasari, Meiyanti Ratna; Dongoran, Junita; Tampubolon, Mulani Jeni Lestari; Sulistiawati, Putri; Simangunsong, Sri Yulandari; Ariska, Risya; Paksi, Pandu Gizta Rapi; Siska, Amelia; Yanti, Jeddah; Maknun, Luluil
Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA) Vol. 7 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Chemical Analysis
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijca.vol7.iss2.art6

Abstract

Metabolomics has emerged as a critical field in understanding biological processes and disease mechanisms, necessitating advancements in analytical techniques to handle complex biological samples. This review explores the global landscape of metabolomics, with a focus on the use of spectroscopy and spectrometry. Techniques such as UV-Vis and Fourier Transform InfraRed (FTIR) spectroscopy offer fast and cost-effective metabolite tracing but are limited by their sensitivity, particularly for low-abundance metabolites. Nuclear Magnetic Resonance (NMR) spectroscopy, despite being less sensitive than mass spectrometry (MS), provides unparalleled structural information, distinguishing metabolites with similar mass-to-charge ratios. NMR's capability to detect metabolites in the 1-10 µM range highlights its effectiveness in metabolomics. This review categorizes advancements in these techniques, starting with global contributions to spectroscopy, followed by detailed discussions on FTIR strategies for metabolite tracing, and concluding with NMR's qualitative and quantitative applications in metabolomics and disease diagnostics. The review underscores the continuous development in sample preparation and data integration, enhancing the accuracy and applicability of these techniques, positioning NMR and FTIR as essential tools in modern metabolomic research.
The Effect of Clove Agricultural Products on Family Welfare Level in Bontobangun Village, Bulukumba Regency Kumala, Nur; Yanti, Jeddah; Baharuddin, Ichsan Invanni; Alonge, Titus Adeyemi
Prosperity: Journal of Society and Empowerment Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/prosperity.v5i1.20568

Abstract

This quantitative descriptive study aims to determine how much influence clove agricultural products have on the level of family welfare in Bontobangun Village, Rilau Ale District, Bulukumba Regency. The independent variable in this study is the agricultural yield of cloves, while the dependent variable is the level of family welfare. The population in this study was all heads of families in Bontobangun Village, Bulukumba Regency, while the sample of this study was 89 households, a sampling technique using proportional random sampling. This study uses data collection techniques through observation, interviews, distribution of questionnaire sheets and documentation. Furthermore, the data is processed using SPSS version 22 and then presented as a table with an explanation. The results showed that the clove farmers’ results significant influenced the family welfare level in Bontobangun Village, Bulukumba Regency. The largest number of clove farmer family members is 46.0 percent who have 3-4 dependents and the lowest number of family members is 10.1 percent who have 7 to 8 dependents. Most clove farming families in Bontobangun Village, Bulukumba Regency, have reached the third-class prosperous family stage. Compulsory needs of family members such as food, clothing, education, and health, family members are dependents.