Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Motivasi dan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru di SMP Negeri 2 Tanjung Balai Elazhari Elazhari; Khairuddin Tampubolon
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 1 No. 1: Maret 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/fcnqq507

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengkaji fakta-fakta yang telah terjadi serta semua data dan informasi diwujudkan dalam bentuk angka,dengan analisis statistik parametrik dengan menggunakan Software SPPS versi 11. Adapun hasil penelitian ini berdasarkan hasil analisis regresi sederhana, menunjukkan bahwa: 1) Variabel motivasi kerja (X1) mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja guru (Y), dengan kontribusi yang diberikan sebesar 74,8%. Pengaruh positif tersebut menunjukkan bahwa semakin baik motivasi kerja (X1), maka kinerja guru (Y) juga semakin baik. 2) Pengujian regresi sederhana antara gaya kepemimpinan (X2) mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja guru (Y), dengan kontribusi yang diberikan sebesar 58,4%. Pengaruh positif tersebut menunjukkan bahwa semakin baik kepemimpinan (X2), maka kinerja guru (Y) juga semakin baik. 3) Hasil pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa kinerja guru dapat dijelaskan oleh variabel motivasi kerja (X1), dan kepemimpinan (X2) sebesar 66,3%. Sedangkan selebihnya yaitu 33,7% kinerja guru (Y) dapat dijelaskan oleh variabel selain yang tidak diteliti.
Pelatihan Tata Cara Berorganisasi dan Memanagemen Keuangan Organisasi yang Baik di Serikat Tolong Menolong (STM) di Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas Elazhari Elazhari; Mananda Situmorang; Ali Mukti Tanjung; Ahmad Karim
Journal Liaison Academia and Society Vol 1 No 1: Juni 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v1i1.668

Abstract

Organisasi sosial kemasyarakatan adalah miniatur dari Organisasi yang besar seperti organisasi pemerintahan, namun secara tujuannya adalah sama yaitu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Sedangkan segala perubahan tujuan dan penyelesaian segala persoalan yang terjadi pada organisasi akan diselesaikan tahap awal oleh pengurus baru selanjutnya diberitahukan kepada seluruh anggota. Ada beberapa permasalahan yang dihadapi Mitra yaitu:1) Kurangnya Pengetahuan tata cara berorganisasi yang baik, 2) Pengetahuan memanagemen keuangan organisasi belum ada, sehingga sumber Dana hanya mengandalkan iuran per STM sebagai Anggota dan besarnya dana hanya sebatas kebutuhan per kegiatan atau saldonya 0. 3) Kegiatan STM monoton, sehingga tidak ada perkembangan kepada yang lebih baik, Kemudian Pengusul memberikan solusi atas permasalahan tersebut yaitu:1) Akan melakukan Pelatihan Tata cara berorganisasi yang baik, dengan luarannya diharapkan Organsiasi ini sudah mengerti cara berorganisasi dengan baik dan memberikan diktat tata cara berorganisasi dengan baik sebagai bekal tambahannya. 2) Akan melakukan Pelatihan Tata cara memanagemen keuangan organisasi dengan baik, dengan luarannya diharapkan Organsiasi ini sudah mengerti cara memanagemen keuangan organisasi dengan baik dan memberikan diktat tata cara memanagemen keuangan organisasi dengan baik sebagai bekal tambahannya. 2) Mereview Program yang sudah berjalan dan akan membantu menentukan planing kegiatan berikutnya kepada yang lebih baik. Dengan luaran menjadikan Pengurus organisasi memilki jiwa kreatif, inovatif, motivatif dan mampu membawa organisasi menjadi organisasi yang dapat memberikan profit secara ekonomi kepada anggotanya. Kata Kunci: 1. Organisasi; 2.Manajemen; 3.STM; 4. Pelatihan.
Penyuluhan Tentang Mengenal Mesin Pompa Air dan Cara Perawatannya di Serikat Tolong Menolong Nurul Iman (STMNI) Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas Khairuddin Tampubolon; Alinur Alinur; Elazhari Elazhari; Ardi Ermawy; Ridho Syahputra Manurung
Journal Liaison Academia and Society Vol 1 No 2: September 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v1i2.678

Abstract

Air merupakan kebutuhan utama makhluk hidup dan juga kebutuhan utama bagi aktivitas rumah tangga sehari-hari. Sedangkan sumbernya beragam yaitu PAM, Sumur, sumur Bor, sungai dan lain-lain. Sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, masyarakat menggunakan pompa air untuk memudahkan dalam pendistribusian ke kamar mandi rumah. Sehingga pelaksana PKM tertarik melakukan penyuluhan tentang mengenal Pompa air dan cara perawatannya. tujuan pengabdian masyarakat ini adalah: 1) Dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat untuk mengenal mesin pompa air; 2) Memberikan pengetahuan bagaimana cara yang benar pemakaiannya; 3) Memberikan pengetahuan bagaimana cara merawatnya; 4) Memberikan keuntungan financial sebab dengan pemakaian yang benar akan membuat Mesin Pompa air akan berumur panjang dan juga dapat meghemat pemakaian listrik. Adapaun tempat pelaksanaannya adalah di Serikat Tolong Menolong Nurul Iman Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas. Adapun metode pelaksanaan PKM yang dilakukan adalah berupa penyuluhan. Adapun hasil kegiatan PKM ini yaitu memberikan pengetahuan kepada masyarakat sehingga diperoleh hasil berupa: Masyarakat akan menghemat pengeluaran, karena dengan penggunaan dan perawayan mesin pompa air yang benar maka mesin pompa air akan berumur panjang dan hemat listrik; kemudian diharapkan masyarakat dapat mengatasi masalah-masalah ringan yang terjadi pada mesin pompa air. Kata Kunci: Penyuluhan, Pompa Air, Perawatan, STMNI
Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Organik Dari Air Kelapa Dan Molase, Nasi Basi, Kotoran Kambing Serta Activator Jenis Produk EM4 Surya Irawan; Khairuddin Tampubolon; Elazhari Elazhari; Julian Julian
Journal Liaison Academia and Society Vol 1 No 3: Desember 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v1i3.685

Abstract

Penggunaan Pupuk dimasyarakat sudah menjadi kebutuhan sekunder, baik digunakan untuk keperluan perkebunan, pertanian maupun untuk kebutuhan tumbuhan taman rumah seperti bunga dan tanaman obat sekitar rumah. Data menunjukkan bahwa kebutuhan pupuk NPK di Indonesia pada tahun 2015 mencapai lebih dari 6,5 juta ton (Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia, 2015). Hingga tahun 2015, Indonesia masih mengimpor pupuk untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani di Indonesia. Tidak terpenuhinya kebutuhan pupuk ini disebabkan oleh kondisi industri pupuk di Indonesia yang tidak stabil. Berdasarkan uraian pada pendahuluan tersebut diatas, pelaksana Pengabdian kepada masyarakat tertarik melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk kepada masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Parung Jaya Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang 15158 jln. Kelurahan Parung Jaya no 15rt01/01. Adapun wkatu pelaksanaannya dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2021. Adapaun metode pelaksanaannya berupa cermah dan praktek pembuatan pupuk kepada masyarakat. Adapun hasil kegiatan ini diperoleh kesimpulan yaitu:1) Keunggulan pupuk cair dari kotoran kambing adalah dapat membantu memperbaiki struktur tanah yang telah hilang, karena di dalam pupuk cair ini terkandung banyak unsur hara mikro yang jumlahnya lebih besar dari pada pupuk kimia. 2) Dampaknya tentu saja pertumbuhan tanaman lebih optimal, kekurangan unsur hara seperti Nitrogen (N), Phospor (P), serta Kalium (K) dapat diatasi dengan pengayaan unsur tersebut di dalam tanah. 3)Aplikasi pupuk cair dari kotoran kambing ini dapat dilakukan 1 minggu sekali, dengan dosis 1 gelas per tanaman. Untuk penerapan pada tanaman holtikultura, gunakan 15 cc pupuk cair lalu dicampur dengan 1 L air.Kandungan Hara pada Pupuk Cair dari Kotoran Kambing Berdasar penelitian, kadar unsur hara pada pupuk cair dari kotoran kambing meliputi:Unsur N, K, serta C-organik pad abiourine atau pun biokulture lebih tinggi jika dibanding urine atau feses yang belum difermentasi, 4) Meskipun beberapa unsur hara seperti yang kami sebutkan di atas meningkat, namun unsur P justeru menurun jika dibanding dengan urine atau feses yang tidak difermentasi Meningkatnya unsur N dipengaruhi oleh kehadiran mikroba Azotobacter yang mampu mengikat N dari udara, sedangkan peningkatan unsur K dan C-organik dipengaruhi oleh R. bacillus Untuk meningkatkan jumlah unsur P, maka perlu ditambahkan mikroba yang mampu mengikat unsur P, agar nutrisi yang terkandung dalam pupuk cair dari kotoran kambing menjadi lengkap. 5) Dengan membuat sendiri pupuk organik cair, Anda tentu akan banyak menghemat pengeluaran dari sisi produksi. Bahan yang digunakan pun adalah bahan alami yang tidak mencemari lingkungan serta membawa residu yang berdampak negatif bagi konsumen. Kata Kunci : Pupuk Cair Organik. Air Kelapa, Molase, Nasi Basi, Em4.
Sosialisasi Pentingnya Kepedulian Pengunjung Terhadap Keindahan Pantai Cermin Elazhari Elazhari; Rini Rini; Sheila Hani; Alinur Alinur; Jenda Ingan Mahuli; Darmawan Sriyanto
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i2.709

Abstract

Kabupaten Serdang Bedagai terkenal sebagai daerah dengan destinasi wisata karena pantainya yang indah. Salah satu pantai di Kabupaten Serdang Bedagai yaitu pantai Cermin yang secara geografis dan administrasi terletak di pesisir Timur pulau Sumatera. Sebagai pantai yang menjadi destinasi wisata, pantai Cermin mengalami beberapa dampak positif dan negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. Dampak positif yang dirasakan adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru maupun lahan usaha baru yang tentunya menjadi peluang yang menjanjikan bagi masyarakat. Banyaknya pembangunan seperti tempat wisata dan restoran, menyerap banyak tenaga kerja. Namun disamping dampak positif, terdapat juga dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara tidak langsung yaitu kerusakan lingkungan akibat rendahnya kepedulian masyarakat sebagai pengunjung dalam menjaga lingkungan sekitar. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pengunjung menyadari pentingnya menjaga kebersihan pantai dan kelestarian ekosistem di pantai. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah pengunjung acuh terhadap sosialisasi yang diberikan oleh tim pengabdian mengenai pentingnya kepedulian terhadap keindahan pantai. Kata Kunci: keindahan, pantai, pengunjung, wisata
Budidaya Udang Vaname dengan Media Tambak di Pasantern Darussalam Guntur Batubara Elazhari Elazhari; Reza Hanafi Lubis; Chairina Chairina; Limega Candrasa; Jarungjung Hutagaol; Ida Zulfida
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.726

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini yaitu untuk memberikan edukasi cara budidaya udang vaname dari awal hingga panen dan memberikan pengetahuan kepada kahalayak umum yang ingin membudidayakan udang vaname ini.Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Pasantren Darussalam Guntur Batubara. Adapaun hasil kegiatan ini berupa edukasi budi saya udang vaname yaitu bahwa budidaya udang vaname relatif mudah dan dengan resiko gagal panen yang kecil tentunya dengan mengikuti tahapan pelakasanaan budidaya yang benar. Keunggulan udang vaname ini yaitu 1) Laju pertumbuhan udang bisa mencapai 1-1,5 gram/ minggu; 2) Bisa dibudidayakan dengan kepadatan penebaran tinggi (80-500 ekor/m²); 3) Kebutuhan pakan protein lebih rendah 20-30 persen dibanding jenis udang lainnya; 4) Memiliki FCR (Feed Conversion Ratio) yang lebih rendah; 5) Ukuran udang saat panen seragam; 6) Jumlah udang yang under size saat panen cenderung sedikit. Budidaya udang vaname yang dilakukan dipasantren Darussalam ini sudah berlangsung 2 tahun terakhir sejak 2020 dan telah menghasilkan lebih kurang 1 ton dalam satu tahun. Dengan resiko gagal panen selama du atahun teakhir tidak ada. Kata Kunci : Budidaya; Udang Vaname; Media Tambak.
Pelatihan E-learning Bagi Guru Pesantren Guntur Darussalam Batubara Elazhari Elazhari
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 1: Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i1.745

Abstract

Banyak siswa sekarang menyukai pendekatan pembelajaran e-learning, yang merupakan perpaduan pendidikan dan teknologi informasi. Menggunakan e-learning membutuhkan pengetahuan tentang konsep e-learning dan keterampilan untuk mengoperasikan aplikasi e-learning. Masalahnya adalah para guru di Pesantren Guntur Darussalam kurang memahami konsep pembelajaran dengan menggunakan teknologi informasi untuk membantu siswa belajar dengan lebih merata. Dengan menggunakan e-learning, guru dan siswa akan menemukan pembelajaran lebih mudah. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menjelaskan bagaimana aplikasi e-learning dapat digunakan untuk membantu belajar dan untuk mengajarkan bagaimana menggunakan fitur untuk membuat pembelajaran lebih mudah. Pengabdian ini ditujukan kepada guru-guru di Pesantren Guntur Darussalam. Dalam pengabdian ini, metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan pelatihan. Teori aplikasi e-learning dibahas melalui ceramah dan diskusi, dan hasil teori dipraktikkan langsung. Hasil dari kegiatan pelatihan ini menunjjukkan Guru telah memperoleh pemahaman tentang peran e-learnng dalam proses pembelajaran. Kedua, guru telah belajar bagaimana menggunakan fitur-fitur e-learning yang ada untuk membuat pembelajaran lebih mudah. Kata Kunci: E-learning, Guru, Media Pembelajaran
Analisis, Diskusi dan Memberikan Saran Strategi Pengenalan Kawasan Wisata dengan Pelaku Pengelola Kawasan Wisata di Bukit Lawang Khairuddin Tampubolon; Elazhari Elazhari; Reza Hanafi Lubis; Ali Mukti Tanjung; Barham Siregar; Marihot Manullang
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.750

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan saran dan solusi kepada pihak pengelola wisata dan masyarakat dalam pemasaran dan menentukan tindakan prioritas dalam penataan kawasan wisata sehingga kawasan wisata lebih dikenal dan diminati wisatawan serta memberikan kenyamanan serta ketertarikan kepada wisatawan untuk berkunjung kembali dan memberitahukannya kepada saudara serta teman. Hasil diskusi dengan pihak pengelola wisata terkait perkenalan kawasan wisata dan objek wisata lainnya dilakukan dengan memperhatikan beberapa aspek seperti: 1) Membangun Identitas Tempat Wisata, 2) Menentukan Target Pasar, 3) Menetapkan Harga, 4) Merumuskan Unique Selling Proposition (USP), 5) Melakukan Pemasaran. dan yang tak kalah pentingnya adalah akses jalan atau infrastruktur yang baik dan nyaman. Kawasan wisata bukit lawang memiliki potensi sebagai tujuan wisata sangat menarik, sebab kompleksitas tujuan wisata termasuk lengkap yaitu ada wisata alam bebas, wisata kampung agro, wisata hewan langka seperti orang hutan, sungai yang indah dan jernih, arung jeram dan lainnya. Saran: Akses menuju homestay dan penginapan lainnya di lokasi wisata bukit lawang harusnya dibangun langsung mencapai lokasi penginapan dan home stay atau tidak terlalu jauh untuk parkir kenderaan, sehingga wisatawan merasa lebih nyaman dan tidak membuat wisatawan manula kesulitan berkunjung. Kata Kunci : Analisis; Diskusi; Wisata; Strategi; Pengenalan Kawasan Wisata
Pelatihan Tata Kelola Administrasi dan Strategi Manajemen Operasional bagi Koperasi Digital Berbasis Komunitas Khairuddin Tampubolon; Elazhari Elazhari; M. Ikrar Budijaya; Nurhalimah Sibuea; Marihot Manullang; Syamsul Bahri Arifin; Darmawan Sriyanto
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.836

Abstract

p Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang dan tantangan baru bagi pengelolaan koperasi, khususnya koperasi berbasis komunitas yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan. Di tengah transformasi menuju era Society 5.0, koperasi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan sistem administrasi dan manajemen operasional berbasis digital guna meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi kelembagaan. Namun demikian, masih banyak koperasi komunitas yang mengalami keterbatasan dalam penguasaan teknologi, rendahnya literasi digital pengurus, serta lemahnya sistem manajerial yang sistematis. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang dalam bentuk pelatihan daring yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam mengelola administrasi digital dan menerapkan strategi manajemen operasional yang adaptif. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan mitra koperasi, penyusunan modul pelatihan kontekstual, pelaksanaan pelatihan daring melalui Zoom Meeting, serta evaluasi dan tindak lanjut. Materi pelatihan mencakup digitalisasi pencatatan keuangan, manajemen dokumen kelembagaan, penyusunan SOP, dan penggunaan aplikasi manajemen koperasi seperti Google Workspace dan BukuKas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap administrasi digital sebesar 35 Persen, serta meningkatnya kemampuan manajerial dalam menyusun rencana kerja, SOP, dan indikator kinerja koperasi. Selain itu, metode pelatihan daring dinilai efektif oleh 92 Persen peserta karena fleksibel dan mampu menjangkau koperasi di wilayah terpencil. Hal ini mendukung temuan Knowles et al. yang menekankan efektivitas pembelajaran orang dewasa melalui pendekatan berbasis pengalaman dan praktik langsung. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan perangkat digital dan infrastruktur internet masih menjadi kendala bagi sebagian koperasi peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan daring dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung transformasi koperasi berbasis komunitas menuju tata kelola yang modern dan profesional. Diperlukan upaya kolaboratif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan koperasi itu sendiri untuk menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan koperasi akar rumput di era digital.
Sosialisasi Pentingnya Masyarakat Mandiri dalam Menanggulangi Permasalahan Kebersihan Linkungan Khairuddin Tampubolon; Elazhari Elazhari
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 3: September 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i3.860

Abstract

p align="center" strong Abstrak /strong p Kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga. Lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif bagi kehidupan manusia, baik secara fisik maupun nonfisik. Namun, permasalahan kebersihan lingkungan masih menjadi salah satu masalah yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sosialisasi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sosialisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melalui penyuluhan. Penyuluhan dapat dilakukan dengan berbagai metode, seperti ceramah, diskusi, atau seminar. Penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, penyuluhan juga dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara-cara menjaga kebersihan lingkungan. Dengan adanya pemahaman dan pengetahuan yang memadai, masyarakat akan menjadi lebih mandiri dalam menjaga kebersihan lingkungan.