Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Kotak Berhitung Penjumlahan dan Pengurangan Sandy Aulia; Asep Sukenda Egok; Fitria Lestari
Journal of Elementary School (JOES) Vol 6 No 2 (2023): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joes.v6i2.7097

Abstract

This research aims to develop a product in the form of Addition and Subtraction Counting Box Media Development in Grade I Mathematics Learning at SD Negeri Nawangsasi which is valid, practical and effective for use in learning. This research is a development research with four-D development model. Data collection techniques used interviews, observations, questionnaires and tests. Based on the results of the assessment analysis by the three validity experts with an average score of 0.81, it shows that the Addition and Subtraction Counting Box Media in Mathematics Learning meets very valid criteria. While the results of the teacher and student practicality sheet research obtained an average score of 81% that the Addition and Subtraction Counting Box Media in Mathematics Learning practical criteria. And the results of the effectiveness research of all first grade students obtained that the Addition and Subtraction Counting Box Media in Mathematics Learning meets the High criteria with a final score of 0.72 so that it can be concluded that the Addition and Subtraction Counting Box Media in Mathematics Learning meets the valid, practical and effective criteria, and is suitable for use in learning. Keywords: Counting Box, Mathematics, Addition, Subtraction.
Rumah Belajar Keluarga Pintar Sebagai Solusi Literasi Masyarakat Rawas Desa Noman Lama Saputra, Rama; Kusmiati, Iis; Dinissjah, Yupita Anjelica; Ulandari, Sefti; Lestari, Fitria
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1953

Abstract

Suku Rawas Merupakan suku bangsa pribumi yang berasal dari Sumatra Selatan. Salah  satu desa yang banyak dihuni oleh Suku Rawas adalah di desa Noman Lama kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara. Desa Noman Lama merupakan salah satu desa terpencil yang berada di Kabupaten Musi Rawas Utara yang aksesnya hanya dapat dilalui dengan menggunakan jembatan kayu atau alat transportasi air yang dikenal dengan istilah “ketek”. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan yaitu “Rujak Pintar (Rumah Belajar Keluarga Pintar)”  Tujuan Kegiatan “Rujak Pintar Ini adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan keterampilan serta minat masyarkat Suku Rawas dalam bidang Literasi Dan Numerasi. Metode yang digunakan pada program “Rujak Pintar” dengan Sosialisasi dan Pelatihan Program “Rujak Pintar” Menggunakan dwi bahasa yaitu bahasa indonesia dan bahasa Rawas. Hasil dari pelatihan ini berupa resep masakan dan pantun yang menggunakan dwi bahasa yaitu bahasa indonesia dan bahasa rawas. Disimpulkan dari program “Rujak Pintar (Rumah Belajar Keluarga Pintar)” dapat menjadi solusi bagi anak-anak hingga lansia yang tidak bisa menempuh pendidikan secara formal namun, dapat menikmati pendidikan secara non formal yang dilaksanakan Tim ”Rujak Pintar” dalam membantu Masyarakat untuk mengembangkan dan menyalurkan minat dan bakat literasi. SMART FAMILY LEARNING HOUSE AS A LITERACY SOLUTION FOR THE RAWAS COMMUNITY IN NOMAN LAMA VILLAGE Abstract Suku Rawas tribe is an indigenous tribe originating from South Sumatra. One of the villages inhabited by the Rawas tribe is Noman Lama village, Rupit sub-district, North Musi Rawas Regency. Desa Noman Lama is one of the remote villages in North Musi Rawas Regency which can only be accessed using a wooden bridge or a means of water transportation known as "ketek". Therefore, the solution offered is "Rujak Pintar (Smart Family Learning House)". The aim of the "Rujak Pintar" activity is to empower and improve the skills and interest of Suku Rawas Tribe community in the field of Literacy and Numeracy. The method used in the "Rujak Pintar" program is the "Rujak Pintar" Socialization and Training Program using two languages, namely Indonesian and Rawas. The results of this training are recipes and rhymes that use two languages, namely Indonesian and Rawas. It is concluded that the "Rujak Pintar (Rumah Belajar Keluarga Pintar)" program can be a solution for children and the elderly who cannot receive formal education, but can enjoy non-formal education carried out by the "Rujak Pintar" Team in helping the community to develop and channel literacy interests and talents.
EXPLORATION OF PLANTS WITH THE POTENTIAL OF ANTIHYPERTENSION IN SUKU ANAK DALAM (SAD) SUNGAI KIJANG VILLAGE, SUB-DISTRICT OF RAWAS ULU AS A BOOKLET DEVELOPMENT IN THE COMMUNITY Andriani, Silva; Susanti, Ivoni; Lestari, Fitria
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i2.3995

Abstract

This study aims to determine the types of antihypertensive plants, parts of plants used as medicine, and how medicinal plants are processed by Suku Anak Dalam/ the Anak Dalam tribe in Rawas Ulu sub-district, Sungai Kijang village, and to find out the results of the development of an exploration booklet on antihypertensive plants in the Anak Dalam tribe . Kijang River, Rawas Ulu District. The results of the study found 12 plant species from 10 families. The part of the plant that is most widely used as medicine by the community is the leaf (58.85%), while the other plant parts used are the fruit (30.77%), stem (7.69), rhizomes (7.69%). The most widely used method of processing medicinal plants by the Anak Dalam Tribe community in Sungai Kijang Village, Rawas Ulu District, namely boiling (57.14%), grating (28.57%) and eating directly (14.29%). The results of the development of an exploration booklet for potentially antihypertensive plants in Suku Anak Dalam, Sungai Kijang Village, Rawas Ulu District, were carried out by three validators, namely a material expert validator of 85%, a media expert validator of 83%, a language expert validator of 85% and a community readability questionnaire involving a small group of 10 people The community indicated that the booklet that had been developed was appropriate and did not need revision.Keywords: Exploration, Plants, Antihypertension, Booklet
EFEKTIVITAS KOMBINASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.), KOTORAN KAMBING, LIMBAH IKAN, DAN AIR LERI TERHADAP PERTUMBUHAN MENTIMUN (Cucumis sativus) Rezeki, Desi Tri; Jayati, Ria Dwi; Harmoko, Harmoko; Lestari, Fitria
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.3988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian kombinasi pupuk organik cair kulit bawang merah, kotoran kambing, limbah ikan dan Air cucian beras terhadap pertumbuhan dan produktivitas mentimun. jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan lima kali ulangan, data dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan uji lanjutan Beda Nyata Jujur (BNJ). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang tidak siknifikan pada pemberian kombinasi pupuk organik cair, kulit bawang merah, kotoran kambing, limbah ikan dan air cucian beras terhadap pertumbuhan mentimun
PELATIHAN PEMBUATAN ROLADE TAHU DAUN SINGKONG DI DESA SUKOWONO KECAMATAN JAYALOKA KABUPATEN MUSI RAWAS Febrianti, Yuli; Lestari, Fitria; Samitra, Dian
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sukowono merupakan salah satu desa di Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas yang memiliki potensi singkong berlimpah. Umumnya masyarakat hanya mengolah singkong sebagai lalapan dan sayuran biasa karena keterbatasan keterampilan lainnya. Oleh karena itu, salah satu keterampilan dan pengetahuan yang dapat diinformasikan kepada masyarakat adalah mengolah daun singkong menjadi rolade tahu. Rolade adalah salah satu varian makanan pelengkap nasi. Adapun metode dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, pelatihan dan workshop, dan pendampingan serta evaluasi. Hasil dari kegiatan berupa produk rolade tahu dari daun singkong sebagai pelengkap nasi. Selain produk, keterampilan masyarakat untuk membuat rolade tahu daun singkong juga mengalami peningkatan dari 25% menjadi 83,3%. Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah daun singkong dapat diolah menjadi rolade tahu sebagai pelengkap nasi. Selain sebagai pelengkap, rolade tahu daun singkong juga mengandung gizi yang baik untuk tubuh. Kata kunci: daun singkong, rolade tahu, sukowono
Upaya untuk Meningkatkan Kesadaran dalam Menerapkan KB di RW 04 Desa Sirnagalih Lestari, Fitria; Parida, Epa; Fraydha D, Rifa; Nazwa D, Shiva; Kholisoh, Siti Nurul
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 2 No. 1 (2024): Renata - April 2024
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.39

Abstract

Penyebab utama masalah kependudukan di Indonesia meliputi pertumbuhan penduduk setiap tahunnya, distribusi yang tidak merata, dan standar hidup yang rendah. Oleh karena itu, untuk memitigasi dan mengatasi permasalahan kependudukan, pemerintah harus membuat kebijakan atau rencana yang memungkinkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat waktu. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan KB. Penelitian observasional analitik cross-sectional ini dijalankan pada lima siswa di RW04, Desa Sirnagalih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, pada Januari 2024. Metode yang akan kami lakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini dengan cara penyuluhan dengan menerapkan booklet, poster karena menurut kami metode ini sangat efektif diterapkan sebagai sarana bagi para ibu untuk memahami tentang pemahaman yang terkait dengan KB. Peneliti mengamati bahwasanya ibu sudah baik dalam pengetahuan mengenai KB akan tetapi sebelum dijalankan penyuluhan sesuai dengan data yang didapatkan dari data kader. Didapatkan hasil dari 30 responden dapat diketahui dari pretest berpengetahuan baik sejumlah 7 orang (23,3%) dan setelah dijalankan penyuluhan ada peningkatan hasil posttest berpengetahuan baik sejumlah 25 orang (83,3%) hal tersebut menandakan adanya peningkatan sebesar 60%. Selain itu didapatkan hasil <p 0,000 beberapa ibu yang mempunyai anak dengan jarak yang sangat dekat yang kemungkinan KB tidak berjalan dengan baik, dengan diadakan penyuluhan ini didapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya, pengetahuan ibu meningkat dan kesadaran untuk menjalankan KB meningkat.
Genetic Profile of Local Buffalo (Bubalus bubalis) Populations in Pacitan and Tuban, East Java, Indonesia Measured by the Molecular Marker of INRA032 Locus Rahmawati, Laily Isnaini; Basith, Abdul; Lestari, Fitria
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrba.v5n1.p37-42

Abstract

This study focused on the application of microsatellite markers at the INRA032 locus for genetic diversity assessment in buffalo (Bubalus bubalis) populations in Pacitan and Tuban Regencies, East Java, Indonesia. The total number of samples used was 16, each population represented by 8 samples. Genetic diversity assessment parameters include allele frequency, the Polymorphism Information Content (PIC) and heterozygosity. The results showed that based on the INRA032 locus, the Tuban buffalo population had a higher allele frequency range (0.08 to 0.33) than the Pacitan population (0.18 to 0.31). The average PIC value in both populations was 0.39, so it can be concluded that the INRA032 locus is informative enough to detect polymorphisms in both populations. The percentage heterozygosity of the Pacitan buffalo population is 88%, which is higher than the Tuban population at 50%, suggesting that the genetic diversity of the two populations is still quite high despite the decreasing trend in population numbers.
MEDICINAL PLANTS WITH ANTIFERTILITY POTENTIAL OF SINDANG KELINGI ILIR TRIBE IVONI SUSANTI; FITRIA LESTARI
INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTI SCIENCE Vol. 4 No. 03 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTISCIENCE - EDITION SEPTEMBER - DECEMBER 2024
Publisher : CV KULTURA DIGITAL MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify plants that have potential as antifertility in the Sindang Kelingi Ilir tribe. The method used in this research is exploration with data collection techniques in the form of field observations and interviews with tribal chiefs, traditional birth attendants, and the people of Sindang Kelingi Ilir. The results of this exploration found 19 species that have antifertility potential, namely: bandotan, cepokak, kate mas leaves, guava, jotang, meniran, patikan kebo, putri malu, knob grass, sintrong, dragon scale spikes, broken bones, noni, bitter melon, star fruit, sawo, makasar fruit, mondokaki, and mulberry. It is concluded that there are still plants that have potential as antifertility, which have minimal side effects.
EDUKASI TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU POSTPARTUM DI POSYANDU FLAMBOYAN CILENDEK BARAT Lestari, Fitria; Kalyca, Argya; Herlyana, Azahra; Apriliani, Berliana; Suci Ramadhan, Bulan; Fitriani, Ade; Putri, Amanda
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i4.1625

Abstract

WHO menyebutkan 6.500 bayi baru lahir meninggal setiap hari, yang merupakan 47% dari seluruh kematian anak balita, dan 78 juta bayi meninggal dalam satu jam pertama kehidupannya karena mereka tidak diberi ASI. Mereka mempunyai risiko kematian yang lebih tinggi dan kecil kemungkinannya untuk terus menyusui. Di Indonesia, angka pemberian ASI eksklusif sekitar 32,3%. Provinsi Jawa Barat, terdapat sekitar 36,65 bayi usia 0 hingga 6 bulan yang tidak mendapatkan ASI eksklusif pada tahun 2019. Kota Bogor menemukan bahwa 39% ibu tidak memberikan ASI eksklusif kepada anaknya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kenyamanan ibu dalam menyusui dengan mengedukasi metode menyusui yang benar dan mendorong pemberian ASI eksklusif. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tersebut. Tiga puluh ibu nifas dan menyusui turut serta dalam kegiatan ini. Kegiatan ini menggunakan konsultasi offline. Metode  pengumpulan data  disajikan dalam bentuk kuesioner. Hasil pre test diperoleh responden kurang baik sebanyak 15 orang (50%), namun hasil posttest sebanyak 28 orang (93,3%) responden baik. Nilai p-value uji T-analisis sebesar 0,000. Kata kunci : ASI, Teknik Menyusui, Ibu Postpartum
Literature Review: Application Of Plant Dna Barcode Technology: Looks The Same But Is Different Marlina, Leni; Lestari, Fitria; Asyhar, Rayandra
Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Vol 12, No 3 (2024): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 3 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 158/E/KPT/
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i3.6975

Abstract

Indonesia is famous with megabiodiversity countries or high diversity both flora and fauna. Among the amount types of flora, of course many of which are morphology seen same, will but after seen in a way anatomy or physiology different. Therefore that, it is necessary done identification in a way deep through Use of DNA Barcode for know difference each species existing plants. Purpose from researcher that is to 1) analyze various literature that utilizes DNA Barcode in identification deep species plant certain; 2) knowing methods used; 3) results; and 4) constraints in study from articles that are searched. The method used in study use systematic literature review with method gather articles a type that has been published in online journals through the Google Scholar platform, which is known wide as source reference credible scientific. Based on results review known that there are 20 articles in total specific discuss use of DNA for identify plants. Concluded that visible plants The same in a way morphology, will but if examined more Far with utilizing DNA, then will seen different its type.