Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL CUKO KARYA ARIESTANABIRAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER Ni Made Ayu Dewi Aryani Putri; Ida Ayu Made Wedasuwari; Dewa Gede Bambang Erawan
JIPBSI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 4 No. 1 (2022): JIPBSI
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.763 KB)

Abstract

This research is a qualitative descriptive study that aims to describe and analyze moral values and implications for character education in the novel "Cuko" by Atiestanabirah.. The data collection methods carried out are: (a) Literature study: (2) Data observation (3) decamentation The steps in analyzing data are as follows: (a) data gathering, (b) playing data, analyzing and recording (c) verifying data ( d) conclude the data describe the data. Perozuan results of data analysis using informal methods. Based on the results of the analysis of moral malai in Anetanabirah's novel "Cuko" found the forms of moral malai in the form of (1) religious values (2) humility values, (3) hard values (4) starting to be independent (5) caring, (6) the value of the sacrifice (7) the value of the faucet. (8) polite value. (9) the value of responsibility. The implication of moral values in Arisstanabirah's novel "Cuko" on character education is that moral values in the form of morality towards God are related to religious values and morals towards others, namely the value of humility, the value of hard work, and independence. the value of caring, the value of sacrifice, the value of grace, the value of manners responsibility value.
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL HAFALAN SHOLAT DELISA KARYA TERE LIYE Hironimus R. Japung; Ida Ayu Made Wedasuwari; I Komang Widana Putra
JIPBSI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 5 No. 2 (2022): JIPBSI
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.075 KB)

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah bertujuan mendeskripsikan psikologi sastra dalam novel Hafalan Shalat Delisa serta nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Hafalan Shalat Delisa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang terdapat dalam novel Hafalat Shalat Delisa. Sumber data adalah novel Hafalan Shalat Delisa karya Tere Liye, yang diterbitkan Republika. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan metode kepustakaan. Hasil analisis menunjukan terdapat aspek Psikologi Sastra dalamHafalan Shalat Delisa yang berupa Id, Ego dan Superego. Dalam novel Hafalan Shalat Delisa terdapat nilai-nilai pendidikan karakter, di antaranya: pendidikan karakter religius, kejujuran, bersahabat, tanggung jawab, kerja keras, kreatif, peduli sosial, cinta damai, gemar membaca, dan toleransi.
PERSEPSI GURU TERHADAP PENTINGNYA PELATIHAN PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA Ida Bagus Nyoman Mantra; I Gde Putu Agus Pramerta; Anak Agung Putu Arsana; Kadek Rahayu Puspadewi; Ida Ayu Made Wedasuwari
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 3 No 5: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v3i5.2073

Abstract

Pengembangan kurikulum dan implementasinya di dalam kelas membutuhkan dukungan penuh dari para guru supaya implementasinya menjadi sukses. Guru merupakan aspek penting dalam proses pengembangan dan pelaksanaan kurikulum. Untuk tujuan ini, semua guru seharusnya diberikan pelatihan berkelanjutan yang memungkinkan menjadi lebih professional dan lebih memahami kurikulum yang berlaku. Studi ini menemukan bahwa guru sangat antusias untuk memahami konsep-konsep kurikulum dan bersedia untuk mengadopsi nilai-nilai baru dari kurikulum merdeka dan menerapkannya dalam pembelajaran di kelas. Guru merasa bertanggung jawab untuk menerapkan perubahan kurikulum ini dalam proses pembelajaran di kelas secara intensif. Disamping itu, guru merasa memiliki peran penting dalam pengembangan dan pelaksanaan kurikulum di sekolah. Studi ini menyarankan bahwa pelatihan yang lebih intensif perlu terus diberikan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang implementasi kurikulum di kelas.
Potential, Challenges and Opportunities of Balinese Language in The Middle of Globalization Effects Ni Luh Sukanadi; Ida Ayu Made Wedasuwari; Ni Wayan Eminda Sari; I G. A. Putu Tuti Indrawati
International Journal of Linguistics and Discourse Analytics Vol 4 No 1 (2022): IJOLIDA Vol. 4 No. 1, September 2022
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/ijolida.v4i1.64

Abstract

Language is a component of nationalism, as stated in the youth oath “trilogy” which has been interpreted, among others, by "one language". The implementation of language politics, especially regarding the position and role of Indonesian and regional languages, cannot be separated from the history of the emergence of nationalism that has developed since the beginning of the 20th century. From the history of the development of the Indonesian language as a problem related to teaching, even the politics of language has been discussed by nationalist figures in Indonesia. Related to the issue of multiculturalism in Indonesian and regional languages ​​is very relevant in the current era of development reform. Balinese regional languages ​​have challenges ahead, especially in the face of global language competition. So the way out of facing these challenges is the development of a bilingual or multilingual concept. This concept can be seen in the structure of regional languages ​​where the use of regional languages ​​appears to be a bilingual situation. Indonesian language also appears in the concept of code switching, code mixing. So the use of the language has shifted to the system, not just code switching or code mixing. The opportunity for the Balinese language to survive, be nurtured and developed in the future will work well if there is a synergy of thought between the government, Balinese intellectuals, and Balinese people in developing the Balinese language
WORKSHOP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI YAYASAN SPMAA BALI, DESA PEMECUTAN KELOD, DENPASAR BARAT Ida Ayu Made Wedasuwari; Dewa Gede Bambang Erawan; I Nyoman Suparasa; Satria Faithfull Muttani Miraj Muchtar
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i5.3565

Abstract

The curriculum is the soul of education that must be evaluated innovatively, dynamically, and periodically adapted to the times and science and technology, competencies needed by the community and graduate users. In this regard, in an effort to restore learning caused by the pandemic, the Ministry of Education and Culture issued a policy in the development of the Independent Curriculum. The Independent Learning Curriculum is the development and implementation of an emergency curriculum launched to respond to the impact of the Covid-19 pandemic. Based on observations made to teachers at the SPMAA Bali Foundation, they still do not understand the Independent Learning Curriculum, this is what causes the service team to do community service at the SPMAA Bali Foundation. This activity is a workshop activity to provide understanding and assistance on the implementation of the independent learning curriculum, preparation of lesson plans and also the preparation of learning media. The results of this service indicate that the effectiveness of the independent learning curriculum workshop is 94.5%, which means that this activity is very good for increasing teacher knowledge about the independent learning curriculum.
KAJIAN LITERATUR : BAHASA, BUDAYA, DAN PIKIRAN DALAM LINGUISTIK ANTROPOLOGI Ida Ayu Made Wedasuwari
Wacana Saraswati Majalah Ilmiah Tentang Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya Vol 20 No 2 (2020): Wacana Saraswati
Publisher : FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI IKIP SARASWATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.912 KB) | DOI: 10.46444/wacanasaraswati.v20i1.186

Abstract

Studi bahasa dalam linguistik antropologi dikaitkan dengan bahasa dalam seluruh aspek kehidupan manusia, selain itu linguistik antropologi menekankan pada linguistik sebagai pengungkap pola pikir masyarakat. Bahasa adalah bagian dari budaya. Budaya membantu manusia dalam melangsungkan hidupnya, hal ini berarti bahwa budaya sebagai salah satu pengetahuan yang diperoleh secara sosial, sehingga budaya merupakan bagian dari pikiran. Keberhubungan antara bahasa, budaya, dan pikiran tercermin dalam relativitas linguistik dan hipotesis Sapir Whorf. Relativitas linguistik mengemukakan bahwa orang memiliki kemampuan berbicara yang berbeda karena mereka memiliki cara berpikir yang berbeda. Cara berpikir yang berbeda ini disebabkan oleh bahasa yang menawarkan cara mengungkapkan (makna) dunia di sekitar mereka dengan cara yang berbeda. Hipotesis Sapir Whorf secara teoritis diturunkan dari prinsip dasar relativitas linguistik. Hipotesis Sapir-Whorf membuat pernyataan bahwa struktur bahasa yang biasa digunakan seseorang mempengaruhi cara orang berpikir dan berprilaku. Perbedaan-perbedaan budaya dan jalan pikiran manusia itu bersumber dari perbedaan bahasa, atau tanpa adanya bahasa manusia tidak dapat mempunyai jalan pikiran sama sekali.
EDUKASI GURU TK PIVERI GIANYAR DALAM MEMANFAATKAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Ida Ayu Made Wedasuwari; Kadek Indira Savitri
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.202 KB) | DOI: 10.36733/jadma.v2i2.2997

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di Desa Gianyar. Adanya wabah virus Corona atau yang lebih lumrah dikenal dengan Covid-19 mengaharuskan semua aktivitas sosial atau kegiatan masyarakat harus dihentikan sementara untuk mengurangi penularan wabah virus Corona, hal ini juga terjadi di di TK PIVERI Gianyar . Untuk itu diperlukan solusi guna mengatasi masalah tersebut, hal ini dikarenakan dalam situasi apapun siswa harus tetap memperoleh pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan tim pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan melakukan pendampingan terhadap guru dalam pembuatan materi pembelajaran yang interaktif dengan memanfaatkan platform digital dan edukasi media pembelajaran berupa poster digital. Metode pendekatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah, observasi, wawancara, pendampingan, dan pemantauan. Hasil dari pelaksanaan pendampingan menunjukkan guru-guru di TK Piveri Gianyar memberikan respon yang sangat baik yaitu sebesar 94,6% yang artinya pemanfaatan platform dan poster digital memiliki dampak positif bagi guru dalam merancang materi pembelajaran daring guna meningkatkan motivasi siswa.
PENDAMPINGAN PEMASARAN ONLINE UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA UMKM WAHYU COLLECTION DI DESA GIANYAR Ida Ayu Made Wedasuwari; I Dewa Gede Wedagama; Desak Putu Padma Sarita; I Putu Agus Putra Wirawan
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.267 KB) | DOI: 10.36733/jadma.v3i1.4562

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berkontribusi besar kepada perekonomian Indonesia. Meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia membuat pelaku UMKM mengalami penurunan omset penjualan, salah satunya UMKM Wahyu Collection yang mengalami permasalahan, seperti terdapat penurunan penjualan karena pembatasan wilayah selama PPKM, sistem pemasaran yang dilakukan masih sebatas dari mulut ke mulut. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang dapat diberikan untuk meningkatkan perekonomian, khususnya pelaku usaha ditargetkan adalah dengan membantu usaha tersebut untuk menyusuri pangsa pasar online. Hal ini dikarenakan pangsa pasar online yang hari demi hari kian ramai. Maka dari itu tim pengabdi berinisiatif untuk membantu UMKM yang mengalami dampak pandemi melalui pendampingan pemasaran secara online. Hasil evaluasi berupa pemberian kuesioner menunjukkan bahwa UMKM Wahyu Collection memberikan hasil yang positif sebesar 98,55 % terhadap pelaksanaan program edukasi dan sosialisasi yang dilakukan.
EDUKASI PEMANFATAN GOOGLE CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN ONLINE SISWA SD N 2 BLAHKIUH Ida Ayu Made Wedasuwari; Ni Wayan Eminda Sari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 12: Mei 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i12.5581

Abstract

The purpose of this community service is to provide assistance and understanding to students about using Google Classroom as a learning medium during the Covid 19 pandemic to help teacher and student interaction. The methods used in this service are preparation, implementation, mentoring, and evaluation. The results of the analysis show that the effectiveness of the google classroom utilization training is 93.87%, which means that this activity is considered very good for helping students learn online. The success of this service is supported by the active participation of students and teachers of SD N 2 Blahkiuh.
ALIH WAHANA NOVEL MERINDU CAHAYA DE AMSTEL KARYA ARUMI EKOWATI MENJADI FILM Ratna Dwi Anjani Putri; Ida Ayu Made Wedasuwari; I Nyoman Adi Susrawan
JIPBSI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol. 6 No. 1 (2023): JIPBSI
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a qualitative descriptive study that aims to describe the shape of the plot, setting, and characters in the novel and film Merindu Cahaya de Amstel by Arumi Ekowati. This data collection was carried out using the method of observation, reading, listening, and taking notes. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative. The steps in analyzing the data are by classifying, presenting the data, and drawing conclusions. The research results obtained were in the form of turning the novel into a film in the form of shrinking, adding, and varying changes in plot, setting, and characters in the novel and film Merindu Cahaya de Amstel by Arumi Ekowati. The transformation of the novel into a film in the form of shrinking, adding, and varying changes in the plot, setting, and characters was done because the film had limited time or duration so that it could not include the whole story in the novel.
Co-Authors A. A Istri Yudhi Pramawati A.A. Rai Laksmi AA Istri Yudhi Pramawati Adnyana, Pande Putu Bawa Albertus Agung Sahat Amini, Yulia Nanik Anak Agung Putu Arsana Antara Jaya, I Gede Arya Wulandari, I Gusti Ayu Putu Budiningsih, Desak Nyoman Desak Putu Padma Sarita Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewi Fajar , Ilia Gustutus Dewi Shintiyah Dewi, Ni Putu Anggelina Paramita Embun Hayati Hanny Hafiar Hironimus R. Japung I Dewa Gede Wedagama I G. A. Putu Tuti Indrawati I Gde Putu Agus Pramerta I Gede Ambarayana I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati I Ketut Wardana I Komang Asmara Utama I Komang Widana Putra I Komang Widana Putra I Komang Widana Putra I Made Sastra Adi Wibawa I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Artika Adhikara I Nyoman Suparasa I Putu Agus Putra Wirawan Ida Bagus Nyoman Mantra IGA Putu Tuti Indrawati IGA. Putu Tuti Indrawati Ilia Gustutus Dewi Fajar Indrawati, IGA Putu Tuti Kadek Indira Savitri Kadek Rahayu Puspadewi Karinda, Yuliana Olgadesti Karolina Dawus Karolus Samin Kurniawati, Ni Kadek Laksmi, Ni Nyoman Ayu Tri Luh Putri Pramesti Artayani Made Dyah Rusmayanthi Maharani, Putu Devi Mareta Dwi Setyaningrum Marten Haba Rita Muliani , Ni Putu Santhi Ni Kadek Meini Ariyanthi Ni Kadek Sri Sandra Dewi Ni Luh Anita Purnama Yanti Ni Luh Eka Purnami Pinatih Ni Luh Eka Purnami Pinatih Ni Luh Sukanadi Ni Luh Sukanadi Ni Luh Sukanadi Ni Made Ayu Dewi Aryani Putri Ni Made Dwi Sintia Wulandari Ni Made Dwi Sintia Wulandari Ni Nyoman Ayu Tri Laksmi Ni Nyoman Ayu Tri Laksmi Ni Putu SIntya Dewi Ni Wayan Eminda Sari Ni Wayan Eminda Sari Ni Wayan Eminda Sari NI WAYAN SUASTINI Paulina Juita Doni Pinatih, Ni Luh Eka Purnami Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Ratna Dwi Anjani Putri Rosari, Maria Sri Samun, Maria Trinildis Sari, Ni Wayan Lilia Satria Faithfull Muttani Miraj Muchtar Semuel, Hilda Setianingrum, Mareta Dwi Staupelyte, Agne Suciari, Ni Komang Dina Susrawan, Nyoman Adi Teguh Alfaidzin Tri Laksmi, Ni Nyoman Ayu Utama, I Komang Asmara Wayan Maba Yantidiana Danur Yuniari, Ni Ketut