Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Sistem Manajemen Mutu pada Proyek Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di KIPP IKN Sumiati, Sumiati; Syafrudin, Syafrudin; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24262

Abstract

Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di KIPP IKN berlokasi di kawasan inti pusat pemerintahan IKN, Kab Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, dengan luas keseluruhan 19,7 ha, dengan lingkup pekerjaan perencana perancangan persil 103,104, dan persil 105. Jumlah rumah yang akan dikerjakan adalah sebanyak 36 unit dengan 2 tipe yaitu upslope dan downslope.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen mutu, mengevaluasi penyebab dan merencanakan solusi perbaikannya. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi kondisi Proyek Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di KIPP IKN ini. Sedangkan data sekunder yang dibutuhkan meliputi dokumen RMPK yang sesuai dengan SMKK Permenpu No 10 Tahun 2021, gambar kerja, RKS, serta hasil pengujian material. Dari hasil peninjauan di rumah contoh, didapatkan ada temuan permasalahan mutu terkait finishing kanopi rumah contoh yang terdapat temuan lumernya air dari atap kanopi. Selain temuan di rumah contoh, penulis juga mendapatkan temuan terkait incoming material beton ready mix saat pekerjaan pembetonan. Saat pengecekan incoming material yang onsite didapatkan bahwa hasil slump tidak sesuai, sehingga dikembalikan oleh pihak penyedia jasa. Melalui analisis penerapan perencanaan dan pengendalian mutu pada proyek pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri ini, ditentukan evaluasi dan rencana solusi perbaikan dengan cara memperbaiki prosedur pelaksanaan slump test, pengecekan job mix formula secara rutin, dan memastikan pihak supplier beton sudah mengecek dan mengkondisikan material yang tidak SSD. Kata kunci: rumah tapak jabatan menteri, sistem manajemen mutu, SMKK, finishing kanopi, slump test tidak sesuai
Karakteristik Bahan Alternatif Kampas Rem dari Komposit Berpenguat Serbuk Serbuk Kayu Jati, Serbuk Tempurung Kelapa, dan Serbuk Kuningan dengan Variasi Suhu Post Curing Pramono, Catur; Widayat, Widayat; Suprihanto, Agus
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 7 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.20817

Abstract

Di industri manufaktur, penggunaan bahan logam dan komposit ini terus berkembang pesat. Seiring dengan perkembangan tersebut, maka perlu dilakukan riset material baru sebagai bahan komposit. Tujuan penelitian ini mengetahui karakteristik kekerasan dan keausan komposit berpenguat serbuk kayu jati, serbuk tempurung kelapa, dan serbuk kuningan setelah di-post curing. Manfaat dari penelitian ini adalah mengembangkan inovasi komposisi bahan terbaru dari serbuk kayu jati dan serbuk tempurung kelapa dengan logam kuningan sebagai bahan kampas rem. Komposisi bahan di penelitian ini berupa 20% serbuk kayu jati, 20% serbuk tempurung kelapa, 20% serbuk kuningan dan 40% resin epoxy. Metode pembuatan komposit dengan press mold. Suhu post curing setelah pencetakan komposit yaitu 130°C, 180°C dan 230°C. Pengujian yang dilakukan yaitu uji kekerasan, uji keausan, dan uji struktur mikro. K3L yang dipakai selama penelitian yaitu menggunakan kaos tangan, apron, jas laboratorium, masker,kacamata, dan safety shoes. Hasil penelitian menunjukkan untuk aplikasi material kampas rem sebaiknya menggunakan komposit dengan komposisi 20% serbuk kayu jati, 20% serbuk tempurung kelapa, 20% serbuk kuningan dan 40% resin epoxy dengan post curing ≤180°C. Kata kunci: kekerasan, keausan, post curing, komposit
Evaluasi Waktu Pekerjaan Bored Pile dengan Lean Construction Metode Last Planner System pada Proyek RSWS Makassar Sekarningtyas, Nazifa; Priastiwi, Yulita Arni; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 3 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.22768

Abstract

Permasalahan yang umum pada pelaksanaan proyek konstruksi di antaranya keterlambatan waktu, peningkatan biaya, dan adanya penyimpangan pekerjaan. Keterlambatan waktu menyebabkan efek domino terhadap pelaksanaan pekerjaan lain dan biaya yang membengkak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan lean construction dan mengevaluasi waktu pelaksanaan pekerjaan pada saat pelaksanaan pekerjaan bored pile. Penelitian ini dilakukan pada Proyek RSWS yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Aktivitas awal yang dilakukan adalah pekerjaan pondasi bored pile. Pelaksanaan pekerjaan bored pile khususnya pada tahap pengeboran tanah dan pengecoran bored pile sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Apabila pekerjaan pondasi bored pile mengalami keterlambatan, hal ini akan berpengaruh terhadap pekerjaan-pekerjaan selanjutnya. Evaluasi dan pengendalian terhadap waktu pelaksanaan proyek dievaluasi dengan penerapan lean construction atau konstruksi ramping menggunakan metode last planner system. Hasil penelitian didapatkan hasil Percent Plan Complete (PPC) rata-rata sebesar 66,48%. Penyebab keterlambatan waktu yang perlu dijadikan perhatian pada pekerjaan bored pile yang dilaksanakan pada musim hujan adalah cuaca dan alat. Kata kunci: bored pile, lean construction, last planner system, percent plan complete, proyek rumah sakit
Strategi Peningkatan Kesadaran Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Serta Pengenalan Sumber Daya Energi Terbarukan Pada Masyarakat Nelayan Sebagai Wujud Penerapan Profesionalisme Keinsinyuran Purnomo, Teguh; Seno, Abdi; Hadiyanto, Hadiyanto; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 7 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23862

Abstract

Kondisi sarana dan prasarana yang tidak memadai di TPI Jongor Kota Tegal karena kurang optimalnya kondisi penerangan memunculkan isu permasalahan terhadap nilai ekonomi dan sosial di lingkungan masyarakat. Seiring dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan menghadirkan inovasi untuk menjawab tantangan dari permasalahan di TPI Jongor Kota Tegal tersebut. Penelitian ini mengamati penggunaan teknologi terhadap pemanfaatan sumber daya energi terbarukan. Pada penelitian ini, selain mengenalkan dan mengamati peranan energi terbarukan, juga mengenalkan dan mempraktikkan secara langsung peralatan keamanan dan keselamatan pelayaran. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif untuk mengetahui dampak pada nilai sosial. Data dikumpulkan dari data primer dan sekunder yang diolah berdasarkan pengamatan langsung di lapangan dan penggunaan metode syste advisor model dan likert. Hasil penelitian menunjukan perubahan faktor yang mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap peranan energi baru dan terbarukan serta peralatan keamanan dan keselamatan pelayaran serta hasil penelitian menghadirkan pemasangan panel surya di TPI Jongor Kota Tegal. Kata kunci: tempat pelelangan ikan, energi baru dan terbarukan, keamanan dan keselamatan pelayaran, nilai sosial
Analisis Keterlambatan Proyek pada Pembangunan Pondasi Reduction Kiln Line 3 Sebuku Kalimantan Selatan Setiadi, Muhammad Irfan; Widayat, Widayat; Priastiwi, Yulita Arni
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24265

Abstract

Pada perencanaan sebuah proyek, perlu adanya penjadwalan kegiatan yang dapat menjadi pedoman bagi pelaksana dalam melaksanakan kegiatannya di lapangan. Hal ini menunjukkan bahwa penjadwalan sangat berpengaruh pada pelaksanaan sebuah proyek. Penjadwalan proyek yang baik dapat membuat sebuah proyek berjalan secara efektif dan efisien, namun kondisi di lapangan seringkali tidak selalu sama dengan kondisi rencana seperti yang terjadi pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Pondasi Reduction Kiln Line 3. Karya ilmiah ini bertujuan menganalisis terjadinya keterlambatan Pembangunan Pondasi Reduction Kiln Line 3 dengan menggunakan metode analisis Fault Tree Analysis (FTA). Analisis menunjukkan probabilitas keterlambatan yang didapat dengan metode FTA sebesar 0,878. Terjadinya keterlambatan disebabkan beberapa faktor di lapangan, sehingga terjadinya keterlambatan rencana selama 32 hari dari rencana pelaksanaannya. Terjadinya keterlambatan menyebabkan durasi penyelesaian dari rencana 180 hari menjadi 212 hari. Karena hal ini terjadi maka dilakukan analisis pada penjadwalan proyek agar dapat mengetahui apa penyebab terjadinya keterlambatan pada proyek. Dari hasil analisis yang didapatkan, penyebab terjadinya keterlambatan disebabkan oleh adanya perubahan desain, pengadaan material dan juga metode kerja. Kata kunci: keterlambatan proyek, fault tree analysis, pondasi reduction kiln line 3
Perancangan Water Cooled Scroll Chiller R290 dengan Kapasitas 20 TR menggunakan Software CoolPack Kiono, Berkah Fajar Tamtomo; Prakoso, Satrio Budi; Widayat, Widayat; Djaeni, M.
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.20998

Abstract

Konsumsi energi dunia meningkat dengan bertambahnya tuntutan kenyamanan dan jumlah penduduk. Pemanasan global terjadi karena konsumsi energi dan meningkatnya penggunaan Air Conditioner. Pemanasan global juga disumbangkan oleh emisi refrigeran ke atmosfer. Banyak peneliti mencoba menciptakan refrigeran pengganti untuk mengurangi pemanasan global. Penyebab pemanasan global ini disebabkan unsur F yang terdapat di refrigeran. R290 sebagai refrigeran alami adalah refrigeran yang lebih ramah lingkungan dengan nilai ODP (Ozone Depletion Potential) adalah 0 dan nilai GWP (Global Warming Potential) adalah 3. Perancangan ini dilakukan untuk mengembangkan chiller menggunakan refrigeran R290. Perancangan ini meliputi analisis siklus, dimensioning, dan gambar perancangan untuk Chileer kapasitas pendinginan 20 TR (70,3 kW). Analisis siklus dan dimensioning dilakukan menggunakan perangkat lunak CoolPack. Hasil analisis siklus dan dimensi adalah sebuah chiller dengan kapasitas pendinginan 70,3 kW, daya kompresor 20,2 kW, dan 3,45 COP. Peralatan utama yang dipilih adalah Copeland Emerson untuk kompresor dengan daya 20,2 kW, Bitzer DH2-163 untuk evaporator, Alfa Laval CXP 143-XS-2P untuk kondensor, Danfoss TGE 10-11 untuk katup ekspansi, dan Packless HXR-250A untuk LSHX (Liquid Suction heat Exchanger). Kata kunci: global warming, energy, propane, chiller, CoolPack
Pelaksanaan Erection Jembatan Pipa Pada Proyek Pembangunan Spam Regional Kartamantul Tahap II Kapasitas 300 L/Detik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Noviyanto, Sigit; Sarminingsih, Anik; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 7 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23861

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta diperlukan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum. Untuk mengalirkan distribusi air bersih dibutuhkan jalur pipa transmisi dari hulu ke hilir yang beberapa titik dilalui sungai. Jembatan pipa adalah bangunan yang berfungsi untuk menyebrangkan aliran air antara dua titik berbeda. Perkembangan teknologi yang pesat menyebabkan banyak metode pelaksanaan erection jembatan. Hasil observasi studi kasus ini dari awal produksi, pengiriman sampai dengan proses perakitan sudah memenuhi Standar Operasi Prosedur (SOP). Metode erection yang digunakan terdiri dari 2 unit crane 5 ton, dan pemasangan perancah scaffolding. Pemilihan metode erection crane lebih cepat sebanyak 1 bulan dan biaya pelaksanaan dari rencana awal Rp1.237.075.915,00 turun menjadi Rp1.099.075.915,00. Analisa biaya tersebut didapat efisiensi biaya sebesar Rp138.000.000,- dengan persentase 11,15%. Kata kunci: metode erection, jembatan pipa, baja IWF 500, crane
Studi Pengaruh Biomassa Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) pada Proses Co-firing di PLTU ADE ARTA, MOCHAMAD ZAINUDIN; WIDAYAT, WIDAYAT; MUCHAMMAD, MUCHAMMAD
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 12, No 4: Published October 2024
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v12i4.995

Abstract

ABSTRAKUntuk mereduksi emisi Gas Rumah Kaca (GRK), Pemerintah Indonesia mengajukan kebijakan untuk mengaplikasikan teknologi berbasis Energi Terbarukan (EBT) di PT PLN (Persero) dengan menerapkan co-firing di PLTU batubara. Untuk mengevaluasi karakteristik co-firing biomassa BBJP dilakukan pengujian dengan metode direct co-firing dan uji laboratorium untuk mendapatkan komposisi biomassa BBJP melalui Analisis Proksimat dan Analisis Ultimate. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Gross Caloric Value (as received) dan Hardgrove Grindability Index (as received) biomassa BBJP 2646 Kcal/kg dan 20. Hasil uji arus pulverizer, pulverizer outlet temperature, AFR pulverizer mengalami peningkatan seiring kenaikan persentase biomassa BBJP dan sebaliknya untuk coal flow mengalami penurunan. Hasil uji Specific Fuel Consumption (SFC) co-firing biomassa BBJP 5% sebesar 0,58 dan NPHR 2.687 kcal/kWh.Kata kunci: co-firing, SFC, biomassa, pulverizer, Hardgrove Grindability Index ABSTRACTTo reduce greenhouse gas (GHG) emissions, the Government of Indonesia has proposed a policy to apply Renewable Energy-based technology (EBT) at PT PLN (Persero) by implementing co-firing in coal-fired power plants. To evaluate the co-firing characteristics of BBJP biomass, tests were conducted using the direct co-firing method and laboratory tests to obtain the composition of BBJP biomass through Proximate Analysis and Ultimate Analysis. The test results showed that the Gross Caloric Value (as received) and Hardgrove Grindability Index (as received) of BBJP biomass were 2,646 Kcal/kg and 20. The test results of pulverizer flow, pulverizer outlet temperature, AFR pulverizer increased as the percentage of BBJP biomass increased and vice versa for coal flow decreased. Specific Fuel Consumption (SFC) test results of co-firing 5% BBJP biomass amounted to 0.58 and NPHR of 2,687 kcal/kWh.Keywords: co-firing, SFC, biomass, pulverizer, Hardgrove Grindability Index
Exploring the impact of brand image and perceived value on purchasing decisions through buyer interest Samudra, Makitta Widi; Widayat, Widayat; Juanda, Ahmad
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 27 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24914/jeb.v27i2.11842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek dan persepsi nilai terhadap keputusan pembelian melalui minat beli konsumen. Dalam konteks ini, citra merek diukur dengan nilai-nilai merek, citra merek, dan kepercayaan konsumen terhadap merek. Sementara itu, perceived value dievaluasi melalui persepsi konsumen terhadap kualitas produk, manfaat yang diberikan, dan hubungan antara harga dan manfaat. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dan menggunakan teknik non-probability purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pelanggan produk krim tubuh berjumlah 100 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online dengan pengukuran menggunakan skala Likert dan diolah menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Alat untuk mengolah data dalam penelitian ini adalah Software SmartPLS 3.0. Hasil dari penelitian ini adalah citra merek mempengaruhi keputusan pembelian, tetapi nilai yang dirasakan tidak mempengaruhi keputusan pembelian. Citra merek dan nilai yang dirasakan sebagian mempengaruhi minat beli. Kemudian, minat beli dapat memediasi citra merek dan nilai yang dirasakan untuk keputusan pembelian. The Body Shop harus fokus untuk meningkatkan citra merknya karena hal ini secara signifikan mempengaruhi pilihan pembelian masyarakat. Mengedepankan nilai-nilai dan dedikasi perusahaan terhadap keberlanjutan dapat meningkatkan cara pandang terhadap merek. Meskipun nilai yang dirasakan mungkin bukan satu-satunya alasan untuk pembelian, hal ini dapat meningkatkan minat untuk membeli jika dipasangkan dengan citra merek yang kuat. The Body Shop dapat meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan dengan menciptakan proposisi nilai yang kuat dan membangkitkan minat untuk membeli, yang secara efektif menghubungkan citra merek, nilai yang dirasakan, dan keputusan pembelian.
Potensi Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di Kawasan Transmigrasi Ponu dalam Rangka Mendukung Pengembangan Kawasan Strategis Nasional (PKSN) Perbatasan Melati, Emilla; Silviana, Silviana; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 6 (2024): JPII:
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.25483

Abstract

Target energi baru terbarukan (EBT) pada akhir tahun 2025 adalah 23%, sedangkan pada tahun 2023 bauran energi EBT masih berada pada angka 13,09%. Studi ini bertujuan untuk menganalisa potensi pengembangan PLTBm di Kawasan Transmigrasi Ponu dalam upaya pencapaian target EBT sebagai pembangkit listrik. Penyediaan listrik melalui EBT merupakan solusi pemenuhan kebutuhan listrik pada daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), seperti Kawasan Transmigrasi Ponu yang berada di PKSN perbatasan Kefamenanu. Alternatif sumber EBT adalah dari panas bumi, tenaga air, surya, bayu, biomassa dan sampah. Dalam hal pemenuhan melalui biomassa, para transmigran memperoleh hak lahan pekarangan dan lahan usaha sekitar 2 ha yang dapat ditanami biomassa yang sesuai. Dari hasil penelitian didapatkan beberapa alternatif tanaman biomassa yang ada di Ponu, yaitu bambu, gamal, gewang, lontar dan pohon duri. Gamal sangat cocok dijadikan bahan baku PLTBm karena masyarakat sudah familiar dan dapat tumbuh dengan mudah di Ponu yang mempunyai curah hujan minim, serta nilai kalori dari kayu bakar gamal adalah 4.900 kkal/kg. Dengan luasan eksisting sekitar 5.222 ha bisa digunakan untuk gasifikasi PLTBm sebesar 1 MW. Kata kunci: kawasan transmigrasi, energi baru terbarukan, PLTBm
Co-Authors A Abdullah A Abdurrakhman Abdullah Abdullah Achmad Roesyadi Achmad Roesyadi Achmad Wildan ADE ARTA, MOCHAMAD ZAINUDIN Adi Darmawan Adit Rizky Wicaksono Afriani, Nurfika Agus Suprihanto Ahmad Juanda Ahmad Ni’matullah, Albaari Aini, Apsari Puspita Aji Baharsyah Aji Prasetyaningrum Aji, Satriyo Akbar Asfar, A.M. Iqbal Al-Baari, Ahmad N Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah Al-Baarri, Ahmad Ni’matullah Alfareza, Muhammad Ircham Almaas Salwa, Diah Ayu Andi Friadi Andika Pradifan Andrew Bryano Kermite, Andrew Bryano Andri Cahyo Kumoro Andri Cahyo Kumoro Andrianto, Novian Andry Anggoro Arahim Anggra Widhi Anggra Widhi Anik Sarminingsih, Anik Annisa Metantya Maharani Ari Eko Prasetyo Ari Eko Prasetyo Ariadi, Ariadi Arianti Nuur Annisa Arief Budiman Aris Triwiyatno Arwan, Berriandi Aulia, Haris Nu’man B Budiyono Bacthiar, Hafni Bagus Agang Sudrajat Bakti Jos Bambang Cahyono Banowati, Tria Nita Berkah Fajar Tamtomo kiono Bernike Vemmialia Jonfita Budi Warsito Budianto, Irawan Arief Catur Pramono D. Ingrid A D. Soetrisnanto Dani Puji Utomo Danny Soetrisnanto DENNY SANJAYA Devina Ingrid A. Dita Ayu Sofiati Driastuti, Faradilla Dyah Hesti Wardhani Edward, Leonardo Ela, Hulasoh Elijah Syarief Elysia, Alvina Enda Merizki br Ginting Fauzandy Husna Setyanto Ferdy D, Erbert H Hadiyanto H M Rachimoellah H Satriadi H. Satriadi H. Satriadi Hadiyanto Hadiyanto Hanapi bin Mat Hanapi bin Mat Handung Nuryadi Hanifa Zakiyatul Urbach Hantoro Satriadi Hantoro Satriadi Hantoro Satriado Haris Nu'man Aulia Haris Nu’man Aulia Hasanah, Alfi Hendra Try Ardianto Hendro, Andika Heru Susanto Hesti Rahayu I. Hartati Ika Windrianto K. Handono Indah Hartati Iqbal Mubarak Irawan Arif Budianto Irayani, Indah Jafron Wasiq Hidayat Johnner P Sitompul Khoirun Nisa Kurdianto Kurdianto Kurnia, Atik Kusdiantini, Endang Kusmiyati, K Lukman Hakim Firdaus Luqman Buchori Luqman Buchori M. Djaeni M. Hadi M. Hadi M. Hadi Makrufah Hidayah I Marcelinus Christwardana Maria Siahaan Marta Chandra Anikke Putri Masyhad Masyhad Meiny Suzery Melati, Emilla Mhd. Adithia Perdana Arman Mochamad Arief Budihardjo MSK. Tony Suryo Utomo Muchammad Muchammad Muhammad Farizan Praevia Muhammad Hilmazar Hawari Muhammad Rachimoellah Muhammad Rachimoellah Muhammad Syukri Hasan Muhammad Syukri Hasan Nabilla Salma Listyawijayanti Nasir, Yahya Ndaru Okvitarini Ngadiwiyana M.Si. S.Si. Ngurah Widiantara Ni'matuzahroh Ni'matuzahroh Novianti, Khusnul Rofida Noviyanto, Sigit Nur Rokhati Nurjannah, Rifa Nurul Yaqin Pandapotan, Boris Poltak Prakoso, Satrio Budi Prasetyo, Ahmad Wisnu Pratomo, Shendy Eko Priyosetyoko Priyosetyoko, Priyosetyoko Puja Chrisdianto Manapa Putri, Sylvia Rahmi Rahmania, Yusi Luluk Ratnawati Ratnawati Razak, Habibie Riky Yonas Riky Yonas Riva Amrulloh Roz, Kenny S Suherman S Supriyandi Samudra, Makitta Widi Saudale, Jeanette Mutiara Paula Sekarningtyas, Nazifa Seno, Abdi Setia Budi Sasongko Setia Budi Sasongko Setiadi, Muhammad Irfan Sianturi, Aurelia Genesya Silviana Silviana Silviana, S Siti Nur Khairunisa Aroli Sri Nastiti Andharini Sri Puji Lestari Sri Widodo Agung Suedi Sriatun Sriatun Striadi, H. Sugiyanto - Sulardjaka Sulardjaka Sulardjaka Sulardjaka Sulardjaka, S Sulastri, Cucu Sumiati Sumiati Suroso Agus Saputro Sussatrio, Hardito Syafrudin Syafrudin Syaiful . Sylvia Rahmi Putri Tatang H. Soerawidjaja Taufiq, Akbar Teguh Purnomo, Teguh Tri Winarni Agustini Tri Winarni, Agustini Tutuk Djoko Kusworo Uray Irzandi Uray Irzandi Utama, Bobby Indra Vicky Ramadhani, Vicky widodo, anton sri Wira Pinem Yanuar Rifianto YS Darmanto Yudhy Dharmawan Yuliani, Kristina Wulan Yulita Arni Priastiwi Yuliyandjaja, John Philia Yusi Luluk, Rahmania