Claim Missing Document
Check
Articles

Potential Of Solid Waste Conversion Into Gelatin In The Fisheries Industry Of Indonesia Priyosetyoko, Priyosetyoko; Widayat, W; Suzery, Meiny; Agustini, Tri Winarni
Indonesia Journal of Halal Vol 5, No 2 (2022): Indonesian Journal of Halal
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v5i2.16719

Abstract

There has been an increase in aquaculture production in Indonesia from 2015 to 2019, which is 62.31%. Statistics Indonesia showed an increase in commodities for capture fisheries and aquaculture, namely 7.94% and 28.87%, while there was a decrease in fresh or cold fillet fish commodities, namely -6.89%, referring to data from January to June 2021 compared to the previous quarter of 2020. The development of fishery processing industries such as fish fillets, leaving waste in the form of skin, bones, fins, scales, heads, offal, and liquid. The remaining waste, if not managed properly, can have negative effects on the environment. One of the researches on the utilization of fish meat processing industrial waste is to make gelatin. Gelatin is a product of the hydrolysis of collagen from animal skin or bones. Gelatin from fish needs to be developed because it is a halal product. Gelatin hydrolysis can be carried out under acidic, alkaline, and enzymatic conditions. In the filtration process of making gelatin sheets, there is a by-product in the form of liquid gelatin. Research on the purification of polypeptides from gelatin from fish has been widely carried out. Polypeptides have benefits in the fields of cosmetics and medical health. In general, glycine in fish gelatin is higher than in mammals, while proline is the opposite. Research related to the purification of glycine from fish gelatin is interesting because it is viewed from the point of view of the benefits of biomolecular science and aspects of Indonesia's natural resources. Keywords: Waste; Gelatin; Polypeptides; Glycine
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL PADA UMKM HANUM FOOD (HALAL CERTIFICATION SUPPORT IN UMKM HANUM FOOD) Widayat, W; Sulardjaka, S; Al-Baarri, A.N.; Nurjannah, Rifa
Indonesia Journal of Halal Vol. 3 (1) 2020
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v3i1.9189

Abstract

Kecamatan Tembalang memiliki cukup banyak warung makan dan industri kuliner lainnya. Kesadaran masyarakat muslim kecamatan Tembalang masih rendah. UKM yang menjadi mitra kegiatan adalah dua buah yaitu Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (JPMI) dan Saudagar Muhammadiyah. Keduanya merupakan asosiasi pengusaha yang bergerak dalam penyediaan makanan dan minuman seperti rumah makan, restoran maupun UKM penyedia dan produksi makanan siap saji. JPMI berdomisili di Semarang Kec. Tembalang dan Saudagar Muhammadiyah berdomisili di Kecamatan Banyumanik Semarang. Roti pie susu merupakan salah satu produk pangan dimana dituntut kehalalan sebelum diedarkan bagi masyarakat. Salah satu usaha kecil yang memproduksi pie susu adalah Hanum Food, dimana dimiliki oleh Ibu Ratna Indrawati yang beralamatkan di Perumahan Dinar Mas Kel. Metesih Kec. Tembalang. Untuk memperoleh sertifikasi halal, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan UKM sehingga dapat memperoleh sertifikat halal. Kegiatan diawali dengan pelatihan audit internal, penyiapan dokumen-dokumen pendukung untuk memperoleh sertifikasi halal, implementasi sistem jaminan halal, pendaftaran CEROL (Certificate On Line) di LPPOM MUI Jawa Tengah dan proses auditing oleh auditor halal. Kegiatan ini telah berhasil melakukan pendampingan sampai pendaftaran dan menunggu proses auditing. Hal yang perlu diperhatikan adalah komitmen dari pelaku usaha dalam implementasi Sistem Jaminan Halal. Perbaikan dilakukan pada unit produksi sehingga terpisah dengan rumah tangga.Kata kunci — Audit internal, penyelia, pie susu, sertifikasi halal, sistem jaminan halal. 
PROSES PERBAIKAN PRODUKSI DALAM PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL BAGI PAGUYUBAN USAHA KULINER Suzery, Meiny; Widayat, W; Cahyono, Bambang; Al-Baarri, Ahmad Ni’matullah
Indonesia Journal of Halal Vol.2 (2) 2019
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.294 KB) | DOI: 10.14710/halal.v2i2.7892

Abstract

Proses Produk Halal (PPH) merupakan kegiatan untuk menjamin kehalalan produk yang mencakup penyediaan bahan, pengolahan, penyimpanan, pengemasan, pendistribusian, penjualan, dan penyajian produk. Dalam perkembangannya, kehalalaan suatu produk, baik itu barang maupun jasa, merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Selain umat muslim pada umumnya, kehalalan juga berkembang secara global karena masyarakat menyadari bahwa kehalalan suatu produk juga berpengaruh pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan proses perbaikan produksi dalam pendampingan sertifikasi halal pada UKM. Subjek dalam penelitian ini adalah UKM Nugget Nalla yang berlokasi di Kota Semarang. Metode yang dilakukan adalah analisis terhadap proses perbaikan pengolahan dan produksi untuk mendapatkan sertifikasi halal pada UKM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan perbaikan produksi sangat diperlukan pada tahap awal pengajuan sertifikasi halal, tidak hanya pada pengawasan utama yaitu bahan-bahan yang digunakan untuk produksi. Selain itu, alat yang digunakan perlu terhindar dari kontaminasi bahan yang haram, sehingga alat tidak boleh dipakai bersama dengan produk yang tidak halal. Maka, perbaikan alat produksi untuk memproses produk halal perlu diadakan. Bahan utama yang digunakan oleh subjek penelitian adalah daging ayam, dimana diperlukan adanya proses penggilingan daging ayam untuk mendapatkan hasil produk berupa nugget. Fasilitas produksi dalam dapur dikhususkan untuk produksi halal, dan fasilitas serta peralatan penyajian juga dikhususkan untuk menyajikan produk- produk yang halal.
Implementasi Jaminan Produk Halal Bagi Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia dan Saudagar Muhammadiyah Kota Semarang Hadiyanto, H.; Widayat, Widayat; Sulardjaka, Sulardjaka; Al-Baari, Ahmad N
Indonesia Journal of Halal Vol 4, No 2 (2021): IJH
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v4i2.14688

Abstract

Usaha kecil baik rumah makan atau warung makan juga harus menyajikan produk-produk yang terjamin kehalalannya. Departemen agama telah menetapkan 5 langkah kebijakan halal untuk menjamin kehalalan produk pangan, obat-obatan dan kosmetik yaitu dari segi bahan (zatnya), proses produksi, penyimpanan, distribusi dan penyajian, sebagaimana tercantum di dalam Undang- undang No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Pengabdian ini.bermaksud untuk mengatasi permasalahan pada UKM yaitu belum memiliki sertifikasi halal, belum adanya penyelia halal dari UKM, belum adanya penngetahuan tentang Manajemen Jaminan halal dan bagaimana proses sertifikasi halal itu sendiri. Untuk memperoleh sertifikasi halal, kegiatan diawali dengan bimbingan teknis sertifikasi halal, menyiapkan.berkas.penunjang.untuk.mendapatkan.sertifikat.halal,.sampai telah terbitnya sertifikasi halal produk.  Yang utamanya adalah.tanggung jawab para pengusaha dalam menjalankan Jaminan Halal untuk seterusnya.
Pemurnian Minyak Goreng Bekas dengan Menggunakan Adsorbent Zeolit dan Bleaching Earth Taufiq, Akbar; Hendro, Andika; Ferdy D, Erbert; Widayat, W; Edward, Leonardo
Indonesia Journal of Halal Vol. 4 (1) 2021
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v4i1.13675

Abstract

AbstrakPenggunaan minyak goreng berulang kali akan mengalami penurunan kualitas minyak goreng dan mutu bahan pangan yang digoreng. Hal ini dikarenakan terjadinya oksidasi warna, hidrolisa dan polimerisasi pada minyak goreng tersebut. Oleh karena itu perlu adanya usaha efisiensi pengolahan minyak goreng bekas agar dapat dimanfaatkan kembali dengan masih memenuhi standard persyaratan kesehatan, yaitu dengan cara adsorbsi. Penelitian ini bertujan untuk mempelajari pengaruh suhu, % bleching earth dan kecepatan pengadukan. Prosedur percobaan dalam penelitian meliputi dua perlakuan. Pertama, 38 gr zeolit alam yang telah diaktifkan dicampur dengan minyak goreng pada suhu 600C kemudian disaring. Selanjutnya penambahan % bleaching earth pada suhu dan kecepatan tertentu, kemudian disaring. Pada perlakuan yang kedua, NaOH 1,1% dicampur dalam minyak goreng, tambahkan NaCl jenuh dan air panas sampai larut, kemudian disaring. 38 gr zeolit dimasukkan ke dalam minyak goreng pada suhu 600C kemudian disaring. Selanjutnya ditambahkan % bleaching earth pada suhu dan kecepatan tertentu, kemudian disaring. Proses selanjutnya produk dianalisa bilangan asam, bilangan peroksida, kadar air dan tingkat absorbansinya. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemurnian minyak goreng dengan bilangan asam 4,8, bilangan peroksida 20,5 (perlakuan 1) sedangkan bilangan asam 5,2, bilangan peroksida 20 (perlakuan 2) yang perolehannya dipengaruhi faktor suhu, % bleaching earth dan kecepatan pengadukan dengan faktor yang paling berpengaruh adalah kecepatan pengadukan. Kondisi terbaik dari pemurnian minyak goreng bekas adalah pada 20% Bleaching earth, suhu 1000C dengan  kecepatan pengadukan optimasi 1000 rpm.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI LAIK SEHAT MAKANAN BAGI RESTORAN SELARAS DALAM RANGKA PERSIAPAN SERTIFIKASI HALAL Widayat, W; Hadiyanto, H; Al-Baarri, Ahmad Ni’matullah; Putri, Sylvia Rahmi
Indonesia Journal of Halal Vol.2 (2) 2019
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.55 KB) | DOI: 10.14710/halal.v2i2.7933

Abstract

Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal akan diberlakukan pada 17 Oktober 2019. Proses Produk Halal (PPH) merupakan kegiatan untuk menjamin kehalalan produk yang mencakup penyediaan bahan, pengolahan, penyimpanan, pengemasan, pendistribusian, penjualan, dan penyajian produk.  Setiap produk yang beredar di Indonesia diharapkan telah bersertifikasi Halal, demikian juga dengan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Kegiatan dalam mengimplementasikan halal dan pengurusan legalitas dilakukan dalam bentuk Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Tahap awal yang dilakukan adalah melakukan analisis mitra yang meliuti perijinan dan sosialisasi kepada pemilik usaha. Restoran Selaras merupakan UKM yang bergerak dalam bidang kuliner yang menyajikan produk-produk olah siap saji dan catering. Hasil kegiatan awal secara perijinan telah memenuhi peraturan yang berlaku, namun untuk lokasi membutuhkan sertifikasi laik sehat makanan. Kegiatan  dilakukan dengan membenahi dapur sebagai pusat produksi, sehingga laik sehat makanan dapat terpenuhi sebagai syarat pengajuan sertifikasi halal.
Pengaruh Konsentrasi Ragi Pada Pembuatan Inositol dari Lamtoro Gung dengan Proses Fermentasi widodo, anton sri; Widayat, W; Nasir, Yahya; Akbar Asfar, A.M. Iqbal
Indonesia Journal of Halal Vol. 4 (1) 2021
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v4i1.13676

Abstract

Abstrak Dengan meningkatnya populasi penduduk di Indonesia dinilai mengalami kekurangan tersedianya bahan makanan dan obat-obatan sehingga mendorong manusia untuk mencoba mencari jalan alternatif dari bahan yang konvensional yang mudah didapat serta diproses dan memiliki nilai ekonomis tinggi serta menguntungkan. Satu diantaranya adalah Lamtoro gung (LeuccaenaLeucocephala). Biji lamtoro gung memiliki kandungan protein yang sama pada kacang kedelai. Fermentasi adalah salah satu jalan untuk meningkatkan kadar inositol. Kandungan inositol paling tinggi dan kandungan tannin terendah didapat dengan jalan fermentasi selama 96 jam Fermentasi dilakukan selama 96 jam dengan konsentrasi ragi 0%, 5%, 10% dan 15%. Hidrolisis pada temperatur 1000C selama 6 jam dan mengukur absorbansi inositol pada spektrofotometri dengan panjang gelombang 500 nm. Dari kurva standar inositol material dasar didapatkan kadar inositol 0,0232. Konsentrasi inositol tertinggi diperoleh pada konsentrasi ragi 15%, dengan berat inositol dalam sampel sebesar 14,52 %.
PENGUKURAN KANDUNGAN DNA BABI DALAM BERBAGAI PRODUK PANGAN DENGAN METODE REAL TIME-POLYMERASE CHAIN REACTION (RT-PCR) Yusi Luluk, Rahmania; Widayat, W; Tri Winarni, Agustini; Meiny, Suzery; Ahmad Ni’matullah, Albaari
Indonesia Journal of Halal Vol. 3 (2) 2020
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v3i2.10276

Abstract

Makanan halal merupakan kebutuhan mutlak masyarakat muslim. Indonesia sebagai salah satu Negara dengan mayoritas populasi muslim harus memastikan produk pangan yang beredar dalam masyarakat memiliki jaminan halal. Salah satu upaya untuk menjamin produk makanan halal adalah dilakukan dengan pengujian kandungan babi dalam suatu produk makanan tersebut. Analisis RT-PCR menjadi salah satu alternative pengujian kandungan babi dalam makanan. Disamping pengujian relative cepat dan akurat, sifat DNA yang stabil juga menjadikan RT-PCR sebagai salah satu metode yang efektif untuk menguji produk makanan dengan berbagai macam metode pengolahan. Penelitian ini menguji beberapa produk makanan dengan proses pengolahan yang berbeda. Sampel dilakukan pengujian dalam dua tahapan yaitu ekstraksi DNA dan analisis RT-PCR. Dari hasil pengujian diketahui konsentrasi kemurnian sampel krim matcha jepang sebesar 53,6 ng/µl, coklat belanda sebesar 5,2 ng/µl, dan sosis babi sebesar 27,9 ng/µl. Dari hasil analisis RT-PCR diketahui krim matcha jepang dan coklat belanda terbebas dari DNA babi, sedangkan sosis babi memiliki kandungan DNA babi sebesar 59,87%.
Modifikasi Pembuatan Garam Industri Dari Air Laut Dengan Metode Pengendapan - Mikrofiltrasi Elysia, Alvina; Sanjaya, Denny; Widayat, W; Kusmiyati, K
Indonesia Journal of Halal Vol 4, No 2 (2021): IJH
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v4i2.13682

Abstract

Garam adalah komponen yang sering digunakan untuk konsumsi maupun bahan baku industri. Garam mengandung banyak impuritas seperti MgCl2, MgSO4, CaCl2, dan Na2SO4 sehingga perlu dicari proses untuk menghilangkan impuritas tersebut guna meningkatkan kadar NaCl. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses peningkatan kadar NaCl dengan mengendapkan impuritas dan mencari kondisi operasi optimum dalam proses pengendapan magnesium stearat dan kalsium stearat. Proses pengendapan ion Ca2+ dan Mg2+ dilakukan pada variabel suhu 80 oC dan 90 oC serta variabel konsentrasi Natrium Stearat 5 %V dan 10 %V. Untuk optimasi, percobaan dilakukan dengan Central Composite Design. Asam Stearat direaksikan dengan NaOH untuk menghasilkan Natrium Stearat (CH3(CH2)16COONa). Larutan Natrium Stearat ini dicampurkan dengan air garam sehingga menimbulkan endapan putih yang merupakan campuran Kalsium Stearat dan Magnesium Stearat. Model persamaan pengendapan Ca2+ adalah Y = 191,185 + 5,206 XK - 0,072 XK2 - 3,687 XT + 0,026XT2 - 0,036 XKXT dengan yield (Y) optimum 77,558. Model persamaan  pengendapan Mg2+ adalah Y = 78,722  + 2,525XK - 0,027 XK2 + 0,319XT - 0,001XT2 - 0,023XKXT dengan yield optimum 97,361. Model persamaan pengendapan NaCl adalah Y = -991,238 + 16,582 XK - 0,153 XK2 + 24,007XT - 0,135XT2 - 0,154 XKXT dengan kadar optimum 95,536 %. Hasil ini belum memenuhi SNI garam industri yaitu kadar NaCl sebesar 98,5 %. Dengan demikian, proses ini belum cukup aplikatif untuk menghasilkan garam industri sesuai SNI. Kata kunci : Central composite design, impuritas, NaCl, , natrium stearat Abstract MODIFICATION ON INDUSTRIAL SALT PRODUCTION VIA PRECIPITATION METHOD – MICROFILTRATION. Salt is a component frequently used for consumption and raw material in industries. Salt contains many impurities such as MgCl2, MgSO4, CaCl2, and Na2SO4, hence a process is imperative to remove the impurities to increase the NaCl content. This research aims to study the process on increasing NaCl content by precipitating the impurity and finding the optimal operation condition in the precipitation process of magnesius stearate and calcium stearate. The precipitation process of Ca2+ and Mg2+ ions are carried out on temperature variables of 80 oC and 90 oC along with the concentration variable of 5 %V and 10%V sodium stearate. Optimization was carried out using the Central Composite Design. Stearic acid was reacted with NaOH to produce sodium stearate (CH3(CH2)16COONa). The sodium stearate micture was mixed with salt water to produce white precipitate containing calcium stearate and magnesium stearate mixture. The model equation of the Ca2+ precipitation was Y = 191.185 + 5.206 XK – 0.072 XK2 – 3.687 XT + 0.026XT2 – 0.036 XKXT  with optimum yield (Y) 77.558. Meanwhile, the model equation of the Mg2+ precipitation was Y = 78.722 + 2.525XK – 0.027 XK2 + 0.319XT – 0.001XT2 – 0.023XKXT with optimum yield 97.361. The model equation of the NaCl precipitation was Y = -991.238 + 16.582 XK – 0.153 XK2 + 24.007XT – 0.135XT2 – 0.154 XKXT with an optimum content of 95.536%. The obtained result has not meet the Indonesian National Standard for NaCl content in industrial salt which was 98.5%. Therefore, this process was not yet applicable enough to produce industrial salt with Indonesian National Standard. Keywords: Central composite design, impurity, NaCl, sodium stearate
Sertifikasi Halal Dan Pendampingan Plemtasi Sistem Jaminan Halal Pada Ukm Yebishu Snack Suzery, Meiny; Agustini, Tri Winarni; Widayat, W; Cahyono, Bambang
Indonesia Journal of Halal Vol 5, No 1 (2022): Indonesia Journal of Halal
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v5i1.16792

Abstract

Departemen agama telah menetapkan 5 langkah kebijakan halal untuk menjamin kehalalan produk pangan, obat-obatan dan kosmetik yaitu dari segi bahan (zatnya), proses produksi, penyimpanan, distribusi dan penyajian, sebagaimana tercantum di dalam Undang- undang No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permalahan dari UKM yaitu belum memiliki sertifikasi halal, belum adanya penyelia halal dari UKM, belum adanya penngetahuan tentang Manajemen Jaminan halal dan bagaimana proses sertifikasi halal itu sendiri. Untuk memperoleh sertifikasi halal, kegiatan diawali dengan bimbingan teknis sertifikasi halal, penyiapan dokumen-dokumen pendukung untuk memperoleh sertifikasi halal, implementasi sistem jaminan halal, pendaftaran sertifikasi halal, dan proses auditing oleh adutor halal, serta sidang fatwa dan penerbitan sertifikat halal. Kegiatan ini telah berhasil melakukan pendampingan sampai terbit sertifikat halal. Hal yang perlu diperhatiakan adalah komitmen dari pelaku usaha dalam implemntasi Sistem Jaminan Halal.
Co-Authors A Abdullah A Abdurrakhman Abdullah Abdullah Achmad Roesyadi Achmad Roesyadi Achmad Wildan ADE ARTA, MOCHAMAD ZAINUDIN Adi Darmawan Adit Rizky Wicaksono Afriani, Nurfika Agus Suprihanto Ahmad Juanda Ahmad Ni’matullah, Albaari Aini, Apsari Puspita Aji Baharsyah Aji Prasetyaningrum Aji, Satriyo Akbar Asfar, A.M. Iqbal Al-Baari, Ahmad N Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah Al-Baarri, Ahmad Ni’matullah Alfareza, Muhammad Ircham Almaas Salwa, Diah Ayu Andi Friadi Andika Pradifan Andrew Bryano Kermite, Andrew Bryano Andri Cahyo Kumoro Andri Cahyo Kumoro Andrianto, Novian Andry Anggoro Arahim Anggra Widhi Anggra Widhi Anik Sarminingsih, Anik Annisa Metantya Maharani Ari Eko Prasetyo Ari Eko Prasetyo Ariadi, Ariadi Arianti Nuur Annisa Arief Budiman Aris Triwiyatno Arwan, Berriandi Aulia, Haris Nu’man B Budiyono Bacthiar, Hafni Bagus Agang Sudrajat Bakti Jos Bambang Cahyono Banowati, Tria Nita Berkah Fajar Tamtomo kiono Bernike Vemmialia Jonfita Budi Warsito Budianto, Irawan Arief Catur Pramono D. Ingrid A D. Soetrisnanto Dani Puji Utomo Danny Soetrisnanto DENNY SANJAYA Devina Ingrid A. Dita Ayu Sofiati Driastuti, Faradilla Dyah Hesti Wardhani Edward, Leonardo Ela, Hulasoh Elijah Syarief Elysia, Alvina Enda Merizki br Ginting Fauzandy Husna Setyanto Ferdy D, Erbert H Hadiyanto H M Rachimoellah H Satriadi H. Satriadi H. Satriadi Hadiyanto Hadiyanto Hanapi bin Mat Hanapi bin Mat Handung Nuryadi Hanifa Zakiyatul Urbach Hantoro Satriadi Hantoro Satriadi Hantoro Satriado Haris Nu'man Aulia Haris Nu’man Aulia Hasanah, Alfi Hendra Try Ardianto Hendro, Andika Heru Susanto Hesti Rahayu I. Hartati Ika Windrianto K. Handono Indah Hartati Iqbal Mubarak Irawan Arif Budianto Irayani, Indah Jafron Wasiq Hidayat Johnner P Sitompul Khoirun Nisa Kurdianto Kurdianto Kurnia, Atik Kusdiantini, Endang Kusmiyati, K Lukman Hakim Firdaus Luqman Buchori Luqman Buchori M. Djaeni M. Hadi M. Hadi M. Hadi Makrufah Hidayah I Marcelinus Christwardana Maria Siahaan Marta Chandra Anikke Putri Masyhad Masyhad Meiny Suzery Melati, Emilla Mhd. Adithia Perdana Arman Mochamad Arief Budihardjo MSK. Tony Suryo Utomo Muchammad Muchammad Muhammad Farizan Praevia Muhammad Hilmazar Hawari Muhammad Rachimoellah Muhammad Rachimoellah Muhammad Syukri Hasan Muhammad Syukri Hasan Nabilla Salma Listyawijayanti Nasir, Yahya Ndaru Okvitarini Ngadiwiyana M.Si. S.Si. Ngurah Widiantara Ni'matuzahroh Ni'matuzahroh Novianti, Khusnul Rofida Noviyanto, Sigit Nur Rokhati Nurjannah, Rifa Nurul Yaqin Pandapotan, Boris Poltak Prakoso, Satrio Budi Prasetyo, Ahmad Wisnu Pratomo, Shendy Eko Priyosetyoko Priyosetyoko, Priyosetyoko Puja Chrisdianto Manapa Putri, Sylvia Rahmi Rahmania, Yusi Luluk Ratnawati Ratnawati Razak, Habibie Riky Yonas Riky Yonas Riva Amrulloh Roz, Kenny S Suherman S Supriyandi Samudra, Makitta Widi Saudale, Jeanette Mutiara Paula Sekarningtyas, Nazifa Seno, Abdi Setia Budi Sasongko Setia Budi Sasongko Setiadi, Muhammad Irfan Sianturi, Aurelia Genesya Silviana Silviana Silviana, S Siti Nur Khairunisa Aroli Sri Nastiti Andharini Sri Puji Lestari Sri Widodo Agung Suedi Sriatun Sriatun Striadi, H. Sugiyanto - Sulardjaka Sulardjaka Sulardjaka Sulardjaka Sulardjaka, S Sulastri, Cucu Sumiati Sumiati Suroso Agus Saputro Sussatrio, Hardito Syafrudin Syafrudin Syaiful . Sylvia Rahmi Putri Tatang H. Soerawidjaja Taufiq, Akbar Teguh Purnomo, Teguh Tri Winarni Agustini Tri Winarni, Agustini Tutuk Djoko Kusworo Uray Irzandi Uray Irzandi Utama, Bobby Indra Vicky Ramadhani, Vicky widodo, anton sri Wira Pinem Yanuar Rifianto YS Darmanto Yudhy Dharmawan Yuliani, Kristina Wulan Yulita Arni Priastiwi Yuliyandjaja, John Philia Yusi Luluk, Rahmania