Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-Nilai Pendidikan dalam Nashaih al-Khaththathin Karya KH. Didin Sirojuddin AR. M.Ag Nandayani, Novita; Fauzi, Muhammad Ridwan; Syarifah, Liah Siti
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 32 No. 2 (2022): Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan Volume 32 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v32i2.148

Abstract

Nilai-nilai pendidikan dalam kitab Nashaih al-Khaththathin karya KH. Didin Sirojuddin AR. M.Ag menjadi sebuah hal yang sangat diperhatikan pada pembelajar dan pengajar kaligrafi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis subtansi, nilai-nilai Pendidikan dalam kitab Nashaih al-Khaththathin Karya KH. Didin Sirojuddin AR. M.Ag dan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Objek Penelitian yaitu kitab Nashaih al-Khaththathin karya KH. Didin Sirojuddin AR. M.Ag. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara untuk analisis data digunakan teknik analisis isi (content analisis). Hasil penelitian menunjukan bahwa substansi yang terkandung dalam kitab Nashaih al-Khaththathin adalah terkait ilmu kaligrafi melalui pengajaran dengan akhlak yang baik. Nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kitab Nashaih al-Khaththathin di antaranya yaitu : (a) Nilai religius (b) Nilai moral, (c) Nilai sosial, (d) Nilai ilmiah, (e) Nilai budaya. Adapun implementasi nilai-nilai tersebut pada pembelajaran kaligrafi yaitu guru lebih memberikan nasihat, perhatian dan peringatan kepada para peserta didik bahwa nilai-nilai pendidikan yang ada di dalam kitab Nashaih al-Khaththathin sangatlah penting dan sangat bermanfaat jika diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari.
Perlindungan Hukum bagi Anak Hasil Perkawinan Poligami Ilegal dalam Perspektif Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974 Abdul Kudus, Hilyas Hibatullah; Indra, Asep; Siti Syarifah, Liah
At-Tatbiq: Jurnal Ahwal al-Syakhsiyyah Vol. 10 No. 1 (2025): Konstruksi Hukum Islam dan Hukum Positif dalam Isu Keluarga: Antara Normatifit
Publisher : Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah, Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poligami ilegal kerap terjadi karena adanya kekurangan tertentu pada pihak istri, namun suami memilih untuk tidak menceraikannya dengan berbagai pertimbangan pribadi. Namun hal ini sering membawa pengaruh negatif terhadap perlindungan anak dalam keluarga poligami ilegal banyak yang tidak terurus. Oleh karena itu perlu dikaji tentang pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak dalam keluarga poligami ilegal. Berdasarkan kajian bahwa pelindungan hukum terhadap anak dalam poligami ilegal belum terlaksana sebagaimana mestinya, sebab, pemenuhan hak-hak isteri dan anak-anaknya pada kenyataannya sulit memenuhi kebutuhan hidup masing-masing isteri dan anak-anaknya. Faktor penghambat yang terjadi adalah kesulitan memenuhi biaya hidup dan biaya pendidikan anak, karena tidak didukung dengan penghasilan yang cukup. Sehingga berakibat buruk kepada pertumbuhan tubuh dan jiwa anak yang teraniaya dan terlantar yang menyebabkan anak-anak terhambat dalam perkembangannya dan minder. Alternatif penanggulangannya adalah terpaksa mencari pekerjaan tambahan baik oleh suami, para isteri dan anak-anak yang sudah mampu bekerja untuk membantu orang tuanya sesudah pulang dari sekolah, untuk memenuhi biaya hidup yang tidak cukup sama sekali.
Implementasi Hukum Islam dan Pengaruhnya Terhadap Politik Hukum Indonesia Suganda, Ahmad; Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 29 No. 2 (2019): Kaidah-Kaidah dan Implementasi Syari'at Islam
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v29i02.11

Abstract

Kajian implementasi hukum Islam dan pengaruhnya terhadap hukum di Indonesiadapat dijadikan sebagai acuan dalam strategi harmonisasi antara hukum Islam danhukum positif. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pengimplementasianhukum Islam dan menganalisis pengaruhnya terhadap hukum di Indonesia. Penelitianmenggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data didapatkan daribeberapa sumber literatur terpercaya yang memperkuat hasil anaslisis. Adapun teknikanalisis yang digunakan adalah analisis induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwaimplementasi hukum Islam di Indonesia menyesuaikan dengan sistem hukum yangberlaku yang berlandaskan kepada ideologi dan konstitusional negara yaitu UUD1945 dan Pancasila. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hukum Islammemiliki peluang besar untuk diimplementasikan terhadap politik hukum di Indonesiasecara gradual sehingga terpolarisasi dalam pembentukan sistem hukum yang berlakudi Indonesia.
Diferensiasi Sunnah dan Hadis dalam Pandangan Ignaz Goldziher Kodrat Permana, Aramdhan; Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 29 No. 2 (2019): Kaidah-Kaidah dan Implementasi Syari'at Islam
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v29i02.13

Abstract

adis dan sunnah dipahami memiliki esensi yang sama. Namun fakta leksikal, terminologi dan historisnya berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang diferensiasi tersebut dari perspektif Ignaz Goldziher dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang didasarkan pada library research dan perspektif hermeneutik. Alhasil, Goldziher memahami bahwa hadis adalah ‘komunikasi’ yang tidak terikat pada aspek keagamaan apa pun, tapi melihatnya sebagai refleksi umat Islam terhadap perkembangan keagaamannya, walaupun ia tidak menolak keberadaan matan dan sanad. Sedangkan sunnah didefinisikan sebagai sebuah pengulangan dari pandangan Arab kuno terhadap tradisi nenek moyang mereka yang kemudian diadopsi oleh Islam. Jadi perbedaan antara keduanya yaitu hadis pada dasarnya merupakan sebuah bentuk ‘komunikasi’ atau ‘pembicaraan’ yang disandarkan pada Rasulullah SAW, sedangkan sunnah hanya sebagai sebuah sikap aktual Nabi Muhammad SAW. Implikasinya, pemahaman Goldziher ini membawa dirinya pada skeptisisme hadis sebagai sumber kedua hukum Islam.
Korelasi Pemahaman Konsep Salat dengan Kedisiplinan Peserta Didik Ilis, Ai; Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 29 No. 2 (2019): Kaidah-Kaidah dan Implementasi Syari'at Islam
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v29i02.14

Abstract

Kajian ilmiah ini membahas mengenai pemahaman konsep salat terhadap kedisiplinan peserta didik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sejauh mana korelasi antara pemahaman konsep salat terhadap kedisiplinan di kalangan peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik SMP Negeri 2, SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 21 Kota Samarinda tahun pelajaran 2017/2018, berjumlah 2.745 responden. Sampel yang diambil dengan teknik klaster berdasarkan letak daerahnya sebesar 96 peserta didik dengan menggunakan rumus Taro Yamane. Teknik analisa data menggunakan analisis statistik dengan teknik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep salat secara parsial memiliki korelasi yang kuat dengan kedisiplinan peserta didik. Implikasinya salat mengajarkan kedisiplinan pada aturan, oleh karena itu penting memahami makna salat, menegakkan salat dengan sebaik-baiknya dan menerapkan dalam kehidupan.
Analisis Ketertarikan Konsumen terhadap Penerapan Sistem Ekonomi Syariah Kurniawan, Beni; Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 29 No. 2 (2019): Kaidah-Kaidah dan Implementasi Syari'at Islam
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v29i02.15

Abstract

Praktek ekonomi syariah Indonesia berkembang seiring dengan perkembangan keinginan dan harapan umat Islam yang menjadi penduduk mayoritas di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis ketertarikan konsumen dalam penerapan sistem ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Populasi penelitian yaitu nasabah koperasi simpan pinjam PT. Pratama Abadi Industri, kemudian sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 98 responden yang dibulatkan menjadi 100 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel ketertarikan konsumen berpengaruh signifikan terhadap penerapan sistem ekonomi syariah di Koperasi simpan pinjam PT. Pratama Abadi Industri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nasabah tertarik pada penerapan sistem ekonomi syariah di Koperasi Simpan Pinjam PT. Pratama Abadi Industri. Berdasarkan kesimpulan tersebut, Koperasi Simpan Pinjam PT. Pratama hendaknya menerapkan sistem koperasi syariah
KH. Ahmad Sanusi dan Karya-Karyanya: Khasanah Literasi Ilmu-Ilmu Ajaran Islam di Nusantara Saleh, Munandi; Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 29 No. 2 (2019): Kaidah-Kaidah dan Implementasi Syari'at Islam
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v29i02.16

Abstract

KH Ahmad Sanusi menulis sekitar tahun 1914 sampai dengan tahun 1950. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap hasil buah karya K.H. Ahmad Sanusi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research). Sumber data ada dua macam yaitu sumber primer yang menjadi referensi utama dan sumber sekunder yang merupakan referensi-referensi pendukung dan pelengkap. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian berupa data-data kepustakaan yang kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi (content analysis). Berdasarkan penelusuran literatur, pada tahun 1914 sampai dengan tahun1942, K.H. Ahmad Sanusi menulis kitab tidak kurang dari 126 judul kitab, pada tahun 1946, karya K.H. Ahmad Sanusi telah mencapai hampir 200 judul kitab, dan pada tahun 1950, sebelum Ia meninggal dunia berdasarkan pengakuan keluarganya hasil karyanya telah mencapai sekitar 480 judul kitab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapar disimpulkan bahwa K.H. Ahmad Sanusi adalah seorang penulis nusantara yang produktif
Urgensi dan Tingkatan Maqashid Syari’ah dalam Kemaslahatan Masyarakat Suganda, Ahmad; Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.28

Abstract

Maqasid syari’ah dibutuhkan dalam merumuskan undang-undang yang akan menjadi pijakan dan menjadi tolok ukur untuk kelangsungan hidup. Tujuan penelitian ini menjelaskan urgensi dan tingkatan maqashid syari’ah dalam kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai literatur yang terkait dengan maqashid syari’ah, juga observasi peneliti di masyarakat secara langsung. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi (content analysis) dan untuk menjaga kualitas dari esensi hasil penelitian, maka dilakukan pengecekan antar pustaka. Berdasarkan kajian, maqashid syari’ah memiliki beberapa macam tingkatan yaitu kebutuhan dharuriyat, kebutuhan hajiyat, dan kebutuhan tahsiniyat. Manfaat maqashid syari’ah yaitu membantu mengetahui hukum yang bersifat umum maupun parsial, memahami nash-nash syar’i secara benar dalam tataran praktek, membatasi makna lafadz yang dimaksud secara benar, menjadi rujukan oleh para mujtahid dan membantu mujtahid mentarjih hukum yang terkait dengan perbuatan manusia. Terakhir urgensi maqashid syari’ah yaitu untuk memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, harta benda, dan kehormatan.
Pengelolaan Pembelajaran Fiqih dengan Pendekatan Kontekstual Nugraha, Mulyawan Safwandy; Rohayani, Ai; Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.29

Abstract

Pengembangan strategi dan pendekatan dalam proses pembelajaran fiqih di madrasah aliyah melalui pendekatan kontekstual diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang aktif hingga menumbuhkan semangat dan minat belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pengelolaan dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran fiqih oleh Guru Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan pendekatan kontekstual di MA Persis 68 Warudoyong Kota Sukabumi. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan melalui teknik observasi dan wawancara kepada guru fiqh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perencanaan pembelajaran telah ditempuh dengan persiapan yang telah baik, di antaranya dengan merumuskan dengan lengkap komponen: tujuan, materi, strategi, metode, teknik, taktik, pengembangan silabus dan persiapan pembelajaran; Pengelolaan pembelajaran telah sesuai dengan penerapan/implementasi pendekatan kontekstual yaitu melalui tahapan constructivism (konstruksivisme), inquiry (menemukan), questioning (bertanya), learning community (masyarakat belajar), modeling (permodelan), reflection (refleksi), dan authentic assessment (penilaian sebenarnya); Evaluasi pembelajaran menggunakan penilaian berbasis kelas. Hal ini sesuai dengan tuntutan pelaksanaan Kurikulum 2013.
Zhihar sebagai Perbuatan Pidana (Sebuah Kajian Pustaka) Jaya, Dadang; Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.30

Abstract

Ẓihar adalah perbuatan yang menyamakan istri dengan ibunya. Para ulama sepakat bahwa apabila seorang suami melakukan zhihar, maka sang istri telah haram untuk suami. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji masalah zhihar yang ditinjau dari hukum positif. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan mengggunakan metode studi kepustakaan. Data penelitian dikategorikan menjadi tiga sumber yaitu sumber primer berupa Al-Qur’an dan Hadits dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 sumber sekunder berupa buku-buku fiqih zhihar, buku-buku tentang tafsiran al-Qur’an, dan wawancara; dan sumber tersier berupa biografi, ensiklopedia, kamus dan sebagainya. Data-data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Berdasarkan kajian, zhihar berkaitan dengan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Pasal 1 Nomor 1 yang menjelaskan bahwa kekerasan dalam rumah tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/ atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. Dari hasil kajian tersebut dapat disimpulkan bahwa zhihar termasuk perbuatan pidana. penulis menyarankan kepada setiap pasangan terutama suami perlu memiliki wawasan tentang zhihar dan tidak melakukan larangan tersebut.