Articles
Urgensi dan Tingkatan Maqashid Syari’ah dalam Kemaslahatan Masyarakat
Suganda, Ahmad;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.28
Maqasid syari’ah dibutuhkan dalam merumuskan undang-undang yang akan menjadi pijakan dan menjadi tolok ukur untuk kelangsungan hidup. Tujuan penelitian ini menjelaskan urgensi dan tingkatan maqashid syari’ah dalam kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai literatur yang terkait dengan maqashid syari’ah, juga observasi peneliti di masyarakat secara langsung. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi (content analysis) dan untuk menjaga kualitas dari esensi hasil penelitian, maka dilakukan pengecekan antar pustaka. Berdasarkan kajian, maqashid syari’ah memiliki beberapa macam tingkatan yaitu kebutuhan dharuriyat, kebutuhan hajiyat, dan kebutuhan tahsiniyat. Manfaat maqashid syari’ah yaitu membantu mengetahui hukum yang bersifat umum maupun parsial, memahami nash-nash syar’i secara benar dalam tataran praktek, membatasi makna lafadz yang dimaksud secara benar, menjadi rujukan oleh para mujtahid dan membantu mujtahid mentarjih hukum yang terkait dengan perbuatan manusia. Terakhir urgensi maqashid syari’ah yaitu untuk memelihara agama, jiwa, akal, keturunan, harta benda, dan kehormatan.
Pengelolaan Pembelajaran Fiqih dengan Pendekatan Kontekstual
Nugraha, Mulyawan Safwandy;
Rohayani, Ai;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.29
Pengembangan strategi dan pendekatan dalam proses pembelajaran fiqih di madrasah aliyah melalui pendekatan kontekstual diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang aktif hingga menumbuhkan semangat dan minat belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pengelolaan dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran fiqih oleh Guru Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan pendekatan kontekstual di MA Persis 68 Warudoyong Kota Sukabumi. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan melalui teknik observasi dan wawancara kepada guru fiqh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perencanaan pembelajaran telah ditempuh dengan persiapan yang telah baik, di antaranya dengan merumuskan dengan lengkap komponen: tujuan, materi, strategi, metode, teknik, taktik, pengembangan silabus dan persiapan pembelajaran; Pengelolaan pembelajaran telah sesuai dengan penerapan/implementasi pendekatan kontekstual yaitu melalui tahapan constructivism (konstruksivisme), inquiry (menemukan), questioning (bertanya), learning community (masyarakat belajar), modeling (permodelan), reflection (refleksi), dan authentic assessment (penilaian sebenarnya); Evaluasi pembelajaran menggunakan penilaian berbasis kelas. Hal ini sesuai dengan tuntutan pelaksanaan Kurikulum 2013.
Zhihar sebagai Perbuatan Pidana (Sebuah Kajian Pustaka)
Jaya, Dadang;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.30
Ẓihar adalah perbuatan yang menyamakan istri dengan ibunya. Para ulama sepakat bahwa apabila seorang suami melakukan zhihar, maka sang istri telah haram untuk suami. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji masalah zhihar yang ditinjau dari hukum positif. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan mengggunakan metode studi kepustakaan. Data penelitian dikategorikan menjadi tiga sumber yaitu sumber primer berupa Al-Qur’an dan Hadits dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 sumber sekunder berupa buku-buku fiqih zhihar, buku-buku tentang tafsiran al-Qur’an, dan wawancara; dan sumber tersier berupa biografi, ensiklopedia, kamus dan sebagainya. Data-data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Berdasarkan kajian, zhihar berkaitan dengan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Pasal 1 Nomor 1 yang menjelaskan bahwa kekerasan dalam rumah tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/ atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. Dari hasil kajian tersebut dapat disimpulkan bahwa zhihar termasuk perbuatan pidana. penulis menyarankan kepada setiap pasangan terutama suami perlu memiliki wawasan tentang zhihar dan tidak melakukan larangan tersebut.
Manajemen Strategi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Setiawati, Fenty;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.31
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa pendidikan menjadi lebih baik jika dikelola dengan manajemen strategi. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Syamsul 'Ulum Gunung Puyuh Kota Sukabumi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi lapangan. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti menemukan bahwa perencanaan dan pelaksanaan manajemen strategi di MA Syamsul 'Ulum Kota Sukabumi dilakukan melalui berbagai kegiatan, di antaranya: Perumusan dan penetapan visi dan misi; Analisis peluang, ancaman, hambatan dan alternatif pemecahan masalah; Pengadaan ma'had; Pembukaan kelas pengayaan; Peningkatan mutu pembelajaran dan pendidik. Sementara itu kegiatan evaluasi di Madrasah Aliyah Syamsul ‘Ulum dilakukan melalui: Pertemuan resmi baik pertemuan Kepala Sekolah dengan komite; Pertemuan khusus kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, karyawan dan pimpinan yayasan; dan berbagai pertemuan yang menghasilkan kegiatan yang bermanfaat.
Nuansa Tasawuf dalam Surah al-Fatihah: Analisis Mafâtîh al-Ghaib Karya Fakhruddîn al-Râzî
Kodrat Permana, Aramdhan;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 1 (2020): Tinjauan Masalah Hukum, Tafsir dan Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i01.32
Mafâtîh al-Ghaib karya Fakhr al-Dîn al-Râzî seringkali dipahami sebagai tafsir yang bercorak ilmi dan falsafi an sich sehingga pemikiran tasawuf Fakhr al-Dîn al-Râzî dalam tafsir tersebut tidak banyak dikaji. Padahal data historis biografisnya menjelaskan pergumulannya dengan tasawuf. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan nuansa tasawuf surah al-Fâtihah dalam Mafâtîh al-Ghaib. Surah ini tidak hanya diperlakukan khusus oleh al-Râzî dengan penafsirannya dalam satu jilid penuh, surah tersebut juga dalam pandangan al-Râzî memiliki probabilitas penafsiran sampai alf alf nuktah. Dengan menggunakan library research dan pendekatan idealis dan reduktionis serta metode komparatif hasil dari penelitian ini; 1) nuansa tafsir al-Râzî terhadap surah al-Fâtihah sangat kental; 2) tafsirnya berpusat pada metode munasabah dakhiliyyah (antar ayat dalam surah al-Fatihah)-kharijiyyah (antar ayat al-Qur’an dan hadis) dan metode ramzî (simbolik) yang sering digunakan oleh para sufi dalam menafsirkan al-Qur’ân.
Implementasi Kebijakan Pendidikan
Yuliah, Elih;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 2 (2020): Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i2.58
Tujuan implementasi kebijakan adalah untuk menetapkan arah agar tujuan kebijakan dapat teralisasi. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi kebijakan termasuk di dalamnya kebijakan pendidikan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research). Data penelitian berupa data kepustakaan terutama buku-buku yang berkaitan dengan implementasi kebijakan pendidikan. Kemudian data yang terkumpul dipilih, disajikan dan dianalisis dengan menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukan bahwa “implementasi” merupakan faktor terpenting dari sebuah kebijakan. Implementasi kebijakan pendidikan merupakan proses yang bersangkut paut dengan perilaku badan administratif sebagai penanggung jawab pelaksanaan program. Proses implementasi bersangkut paut juga dengan faktor hukum, politik, ekonomi, sosial yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap perilaku dari berbagai pihak yang terlibat dalam program. Dalam implementasi kebijakan terdapat proses yang harus dilalui di antaranya yaitu strategi dan pendekatan tertentu yang harus ditempuh, serta beberapa kelengkapan dan kecukupan yang harus dipenuhi. Hal ini tidak lain demi mewujudkan keberhasilan dalam mengimplementasikan kebijakan.
Analisis Implementasi Pendidikan Islam Wasathiyah dalam Mengembangkan Pemikiran Holistik Mahasiswa
Anwarudin, U Kusoy;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 2 (2020): Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i2.60
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami implementasi pendidikan Islam wasathiyah dalam mengembangkan pemikiran holistik mahasiswa Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Penelitian dilaksanakan di STAI Syamsul Ulum Sukabumi selama dua bulan. Data diperoleh dari hasil indept interview dengan key informant ketua umum yayasan, para ketua bidang, para ketua jurusan, dosen dan mahasiswa. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah; data reduction, data display, dan conclution/ verification di dukung studi teoritis. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil sebagai berikut: (1) Pengelolaan pendidikan Islam wasathiyah telah menjadi kebijakan yayasan dan efektif membangun pemikiran mahasiswa yang maderasi, menghargai pendapat orang lain, berkeadilan, toleran, rasional dan berakhlak mulia; (2) Strategi pendidikan dibagi dua yaitu internal dan eksternal kampus; (3) peran kiayi dan dosen belum optimal dalam pemanfaatan teknologi informasi sesuai kebutuhan; (4) untuk meningkatkan proses dan output pendidikan diperlukan peningkatan fasilitas, dan komitmen para kiayi dan dosen untuk meningkatkan kemampuhan pemanfaatan teknologi informasi sesuai dengan kebutuhan daya saing pendidikan dan tantangan era globalisasi saat ini.
Ketuhanan yang Maha Esa sebagai Inti Kurikulum di Sekolah Dasar Islam Terpadu
Syahril Akbar, Gilang;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 2 (2020): Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i2.61
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Ketuhanan yang Maha Esa sebagai kurikulum inti di Sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di di SDIT Ad-Dakwah Cibadak dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, sebuah bentuk prosedur penelitian yang menghasilkan data dalam bentuk wawancara dan perilaku yang dapat diamati orang (subjek) itu sendiri. Validitas data menggunakan perpanjangan partisipasi, pengamatan ketekunan, triangulasi, diskusi rekan, dan menggunakan kecukupan referensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Ketuhanan yang maha Esa sebagai inti kurikulum adalah model yang mengintegrasikan nilai-nilai Ketuhanan yang Maha Esa ke dalam struktur kurikulum sekolah (2) langkah-langkah untuk menerapkan kurikulum tersebut adalah melatih guru, menciptakan suasana keagamaan, mengintegrasikan nilai Ketuhanan yang Maha Esa ke dalam mata pelajaran umum, dan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Ketuhanan yang Maha Esa sebagai kurikulum inti di SDIT Ad-Dakwah Cibadak adalah model yang mengintegrasikan nilai-nilai keimanan ke dalam kurikulum sejak struktur kurikulum sebagai ide, dokumen kurikulum, hingga implementasi kurikulum.
Integrasi Nilai Anti Korupsi dalam Kurikulum Sekolah dengan Pendekatan Komisi Pemberantasan Korupsi
Wirabhakti, Andhika;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 2 (2020): Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i2.62
Strategi anti korupsi merupakan hal penting dalam membangun keberhasilan suatu lembaga kependidikan. Tujuan penelitian ini membahas integrasi nilai anti korupsi dalam kurikulum sekolah dengan pendekatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan yaitu itu dengan cara mengumpulkan data pustaka, atau penelitian yang obyek penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan (buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran, majalah, dan dokumen). Berdasarkan kajian ditemukan bahwa strategi anti korupsi dengan pendekatan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dapat dilihat dari keberhasilan KPK dalam mencegah dan menindak tegas tanpa pandang bulu para koruptor yang ada di wilayah Negara di Indonesia. Adapun pengintegrasian nilai-nilai anti-korupsi dalam kurikulum sekolah diupayakan dengan menanamkan nilai-nilai anti korupsi di sekolah dengan beberapa alternatif model yang bisa digunakan yaitu model sebagai mata pelajaran tersendiri, model terintegrasi dalam semua mata pelajaran, model di luar pembelajaran, model pembudayaan dan pembiasaan nilai dalam seluruh aktivitas dan suasana sekolah dan terakhir model gabungan.
Peran Public Relations dalam Meningkatkan Citra Lembaga Pendidikan
Cendekia Sandyakala, Mutiara;
Siti Syarifah, Liah
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol. 30 No. 2 (2020): Peningkatan Mutu Pendidikan
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52030/attadbir.v30i2.63
Kehadiran lembaga pendidikan sebagai pilihan alternatif untuk peserta didik diharapkan untuk lebih meningkatkan citra atau image positifnya melalui public relations. Masalah yang muncul adalah peran dan fungsi seorang praktisi public relations dirasakan tidak cukup berperan penting sehingga tidak banyak lembaga pendidikan yang mendirikan departemen tersendiri untuk departemen hubungan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran public relations dalam meningkatkan citra lembaga pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Kemudian data danalisis dengan teknik analisis isi. Untuk menjaga ketepatan pengkajian dan mencegah kesalahan informasi dalam analisis data maka dilakukan pengecekan antar pustaka dan membaca ulang pustaka. Hasil dari berbagai telaah literatur digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis megenai peran public relation dalam meningkatkan citra lembaga pendidikan. Berdasarkan kajian ditemukan bahwa public relations berperan dan bertugas untuk mewakili keberadaan dan citra lembaga pendidikan, selain untuk mengatasi semua bentuk masalah yang terkait dengan hubungan masyarakat. Untuk mendapatkan citra yang baik diperlukan strategi yaitu salah satunya adalah meningkatkan hubungan yang baik dengan semua pihak yang dalam hal ini diwakili oleh public relations. Mengingat pentingnya peran public relations dalam meningkatkan citra lembaga maka sudah sepatutnya bahwa kehadirannya sangat dibutuhkan di lembaga pendidikan.