p-Index From 2021 - 2026
7.404
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Inovasi EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Manajemen. Jurnal Studi Islam MBR (Management and Business Review) Sawala : Jurnal Administrasi Negara Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Jurnal Manajemen Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Jurnal Pijar MIPA JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS International Journal of Education and Social Science (IJESS) Journal of Economic, Business, and Administration JEBA Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu komunikasi (JIPIK) Provider Jurnal Ilmu Pemerintahan (PROJIP) Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis JIAP Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Public Policy Journal Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jambura Journal of Administration and Public Service Dinamika Publik: Jurnal Manajemen dan Administrasi Bisnis INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Journal of Governance and Public Administration Kybernology : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik Sosiologi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Ulil Albab Jurnal Al-Husna Abdurrauf Science and Society Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara International Journal of Economics and Business (IJEB)
Claim Missing Document
Check
Articles

Inisiasi Program Membangun Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Kesejahteraan Kehidupan Masyarakat Desa Tanjung Karang Kabupaten Gorontalo Utara di Era Pandemi Covid 19 Zuchri Abdussamad
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i3.12246

Abstract

economic concept in the new economic era that intensifies information and creativity by relying on ideas, knowledge, skills and talents, rather than human resources. Therefore, Human Resources (HR) as the main production factor in its economic activities. So that knowledge is needed about self potential and the local cultural environment, from the residents of each village/village/city as a source of life and a place to live.With the large-scale social restrictions (PSBB), especially now the Gorontalo Provincial government will enter the scope of the Implementation of the Implementation of Micro Community Activity Restrictions (PPKM) starting June 1, 2021. So that the recommendation to stay at home, the community will not be able to find income especially for the community whose work is paid daily, surely they will be greatly affected.Departing from the partner problem, the solution offered in this community service is that together with the community will carry out Community Service Thematic Village Development in the form of Initiating a program to build a creative economy in improving the welfare of the people of Tanjung Karang village, North Gorontalo Regency in the era of the COVID-19 pandemic. 
STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Zuchri Abdussamad; Ritmon Amala
Jurnal Manajemen Vol. 20 No. 2 (2016): June 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jm.v20i2.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan Strategi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kinerja Pelayanan Publik dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan juga untuk mengetahui serta mendeskripsikan faktor-faktor apa yang menghambat strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dengan menggunakan pendekatan fenomenologis, penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi Pemerintah Daerah khususnya dilingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yakni dengan mengacu pada tiga hal yang menjadi strategi pemerintah daerah yang tertuang dalam renstra yaitu (1). Meningkatkan kompetensi aparatur (2). Mengembangkan SOP dan SPM, (3). Meningkantkan sarana prasarana penunjang. Menunjukan masih sangat jauh dari harapan, hal ini dibuktikan dengan Sumber Daya Manusia yang sangat minim baik dari kualitas maupun kuantitasnya, penerapan SOP dan SPM yang tidak merata pada bagianbagian organisasi, serta tidak memadainya sarana prasarana penunjang pelayanan publik, utamanya pada IT seperti telekomunikasi maupun fax. Sehingga Pemerintah Daerah perlu meningkatkan pelatihan bimtek untuk pengembangan kompetensi aparatur, SOP dan SPM serta mengimplementasikan dalam kinerja pelayanan publik. Selain itu juga yang menjadi faktor yang menghambat strategi Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik dilingkungan Sekretariat Daerah menunjukan bahwa Sumber Daya Manusia, Mutasi, maupun Anggaran sangatlah berpengaruh, hal ini dikarenakan Sumber Daya Manusia yang rendah, terjadi mutasi yang tidak sesuai dengan keahlian dan harus menyesuaikan lagi dengan lingkungan kerja yang baru, serta anggaran yang sangat minim sehingga tidak dapat mengakomodir segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pelayanan publik.This research aims to know and describe the Strategy Of Local Government In Order To Increasing Perform Of Public Service In Environment Secretariat Local Regency of North Bolaang Mongondow and also to know and describe what factors that constraint the strategy of local government to increase perform of public service in that region by using phenomenologist approach in qualitative research, while in order to collect the data, this research use observation, interview, and documentation. The result of research show that the Strategy of Local Government Specifically In Environment Secretariat Local Regency of North Bolaang Mongondow consist of three points that become the strategy of local government that include in plannning strategy, they are (1). Increasing perform of apparatus (2) Develop SOP and SPM (3). Increasing medium and supporting medium. Those all show that still so far from expectation, this case prove by human resources that really minimum both quality and quantity, the implementation of SOP and SPM not balance in parts of organization, and also about the medium and supporting medium of public service are not equal, particularly in IT such as telecom and fax. So that is way, the government should increase training of technological guidance in order to develop competence of apparatus, SOP and SPM and also apply it in perform of public service. Besides that, factor that constraint the strategy of local government to increase perform of public service in that region show that human resources, mutation, and also budget is very influence, this case is because human resources is still minimum, mutation that not appropriate with skill and should adjust with new environment, while the minimum of budget makes it cannot accommodate something which is needed in public service.
The Effectiveness of the Role of Sub-District Social Welfare Workers (TKSK) in the Poverty Prevention Program in the Social Office of Bone Bolango Regency Sri Susanty Bata; Lisdawati Muda; Zuchri Abdussamad
Journal of Economic, Business, and Administration (JEBA) Vol. 1 No. 2 (2020): Journal of Economic, Business and Administration (JEBA)
Publisher : LP2M Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.561 KB) | DOI: 10.47918/jeba.v2i1.206

Abstract

Poverty is considered as a complex and multidimensional public problem. Poverty problems become a complex problem so that a country cannot have the ability to eradicate poverty on its own. The majority of Indonesians are at a low economic level. This condition causes the poverty rate in Indonesia to increase from year to year.In the context of accelerating poverty reduction as well as developing policies in the field of social protection, the Government of Indonesia has implemented various poverty alleviation programs such as the social assistance program. To make the program successful, it is assisted by a team of sub-district social welfare workers (TKSK). The purpose of this study was to determine and analyze the Role of Sub-District Social Welfare Workers (TKSK) in the Poverty Reduction Program at the Social Office of Bone Bolango Regency and its inhibiting factors.The analytical method used in this research was a qualitative data analysis method, using an interactive model. The data collection model used in this research was conducted through observation, interviews and documentation.Based on the results of the study, it shows that the role of sub-district social welfare workers (TKSK) in the Poverty Reduction Program considering from the aspect of the role as coordinator, role as facilitator and role as administrator has been implemented but has not been effectively implemented. It also considers the competency factors and hindering facilities.
Penguatan Kapasitas Kinerja Aparatur Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Gorontalo Irsyad R. Pakarain; Zuchri Abdussamad
PROVIDER JURNAL ILMU PEMERINTAHAN Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober 2022 - Maret 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.219 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penguatan kinerja aparatur dalam peningkatan kualitas pelayanan public dan juga menjadi sumbang pemikiran pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Gorontalo. Metode yang digunakan adalah eksploratori, diperkuat dengan data kuantitatif (kuesioner). Data-data yang diperoleh berasal dari wawancara, observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis distribusi frekwensi relatif. Hasil penelitian kompetensi aparatur dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di DKCS Kota Gorontalo, menyimpulkan hal-hal sebagai berikut :1) Penguatan kinerja aparatur di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Gorontalo sejauh ini telah mengalami peningkatan, terlihat dari kualitas kerja sebesar 77 %, kerja sama sebesar 71.04 %, kuantitas sebesar 68.86%, konsistensi sebesar 58.61%, serta sikap aparatur sebesar 57.46 %. Secara keseluruhan penguatan kinerja aparatur di DKCS Kota Gorontalo adalah sebesar 66.59 % yang terus di benahi dan diperbaiki guna mencapai kinerja terbaik dari setiap aparatur pelaksana. 2) Faktor-faktor yang menentukan kualitas pelayanan publik telah berjalan dengan baik diantaranya Kemampuan aparat sebesar 67.81%, sistim pelayanan sebesar 67.81% dan stuktur organisasi sebesar 56.31%. Secara keseluruhan faktor-faktor yang dapat menentukan kualitas pelayanan public sebesar 63.97 %. Dapat dilihat dari mekanisme serta prosedur pelayanan yang sudah sangat mudah dan target pencapaian yang sering bisa dicapai. This study aims to determine and analyze the strengthening of the performance of the apparatus in improving the quality of public services and also to become a brainchild at the Department of Population and Civil Registration of Gorontalo City. The method used is exploratory, reinforced by quantitative data (questionnaire). The data obtained came from interviews, observations, literature studies, and documentation. Data analysis used relative frequency distribution analysis technique. The results of the research on the competence of the apparatus in improving the quality of public services in the Gorontalo City DKCS conclude the following: 1) Strengthening the performance of the apparatus in the Gorontalo City Population and Civil Registry Office so far has increased, as can be seen from the quality of work by 77%, work the same is 71.04%, quantity is 68.86%, consistency is 58.61%, and the attitude of the apparatus is 57.46 %. Overall, the strengthening of the performance of the apparatus in the DKCS of Gorontalo City is 66.59% which continues to be addressed and improved in order to achieve the best performance of each implementing apparatus. 2) The factors that determine the quality of public services have been running well including the ability of the apparatus by 67.81%, the service system by 67.81% and organizational structure by 56.31%. Overall, the factors that can determine the quality of public services are 63.97%. It can be seen from the service mechanisms and procedures that are very easy and the achievement targets can often be achieved.
POLICY IMPLEMENTATION OF THE FIVE-DAY WORK PROGRAM (LKH) CASE STUDY AT SMP NEGERI 1 PAGUYAMAN YANTI KADIR ULITOTO; Zuchri Abdussamad; Sri Yulianti Mozin
Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis (JIMB)
Publisher : LP2M Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.955 KB)

Abstract

The purpose of the research is: 1) To find out and analyze the policy implementation of the five-day work program at SMP Negeri 1 Paguyaman, based on planning, implementation, and evaluation; 2) To find out and analyze the supporting factors; 3) To find out and analyze the inhibiting factors for the implementation of the five-day work program (LHK) at SMP Negeri 1 Paguyaman. This research used a qualitative approach and two types of research data, namely primary data and secondary data. The results showed that the supporting factors for the implementation of the Five Working Days Program (LHK) at SMP Negeri 1 Paguyaman were communication, resources (in this case human resources and infrastructure), disposition, and bureaucratic structure. With these supporting factors, this five-day work program (LHK) can be implemented. Although this program has been implemented, there are several deficiencies in each of the supporting factors, so that, it becomes an obstacle in the implementation of the Five-Days Work Program (LHK) at SMP Negeri 1 Paguyaman.
Policy Implementation of Law Number 16 the Year 2019 Regarding Marriage Age Limitation for the Prospective Brides in the Office of Religious Affairs, Gorontalo Utara Regency djufri rauf; Zuchri Abdussamad; Karlina Napu
Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 5 No. 1 (2023): Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : LP2M Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research uses a qualitative approach and descriptive research by using data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique was carried out with descriptive qualitative analysis techniques. The results of this research show that: The decisive factors in the policy implementation of this law that have not been fulfilled are 1) The limited human resources, 2) Facilities and infrastructure that has not been supported, 3) Frequent change of positions due to rolling (mutation) of the implementing section, 4) Limited budget allocated only through operational.
Kualitas Pelayanan Berbasis E-Government Di Samsat Kota Gorontalo Moh Galang Putra Valentino Jantu; Rosman Ilato; Zuchri Abdussamad
Jambura Journal of Administration and Public Service Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 April 2023
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jjaps.v3i2.19439

Abstract

ABSTRAK Tujuan pelaksanaan penelitian ini untuk mengetahui 1. Kualitas Pelayanan berbasis egovernment pada Kantor Samsat Kota Gorontalo. Dilihat dari apek: Tangibles, Reliability, Emphaty, Responsiviness, dan Assurance. 2. Faktor determinan kualitas pelayanan egovernment pada Kantor Samsat Kota Gorontalo. Dilihat dari aspek: Infrastruktur telekomunikasi, Kesiapan Sumber Daya Manusia, dan Perangkat hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian berjumlah 7 (tujuh) orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari Penelitian ini adalah 1. Kualitas Pelayanan berbasis e-government di Kantor Samsat Kota Gorontalo sudah berjalan secara maksimal. fisik dari pelayanan e-samsat, pihak Samsat Kota Gorontalo sudah menyediakan bentuk fisik yang berupa sarana dan prasanan baik berupa alat pembatu elektronik atau alat tulis menulis dan juga alat tulis kantor yang disediakan dalam penunjang pelayanan e-samsat. atau empaty yang diberikan sangat mempengaruhi pelayanan e-government dalam hal ini adalah e-samsat. Hal ini tentunya sangat mendukung pelayanan e-government dapat terlaksana dengan baik karena pegawai yang bertugas dalam pemberian pelayanan merupakan faktor penunjang utama dalam merespon permasalahan yang ada di lapangan. Akan tetapi sumber daya manusia atau pengguna layanan e-samsat masih banyak yang kurang memahami bagaimana pelayanan berbasis elektronik, masyarakat masih beranggapan bahwa pembayaran pajak walaupun sudah dilaksanakan secara online tetapi masih harus ke kantor Samsat Kota Gorontalo untuk menyelesaikan pembayaran.
Pelayanan Publik Program E-Samsat Di Kantor Samsat Kota Gororntalo Rizcha Mayanti Paera; Rosman Ilato; Zuchri Abdussamad
Jambura Journal of Administration and Public Service Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022)
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jjaps.v2i2.16407

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine (1) the principles of public service for the E-samsat program in Gorontalo City. (2) The determinants of public services for the E-samsat program at the Gorontalo City Samsat office are viewed from the aspects of communication, human resources, disposition, and bureaucracy. This research method uses qualitative research methods with descriptive type using data analysis techniques from collecting, reducing, presenting data, and drawing conclusions. Based on the results of research which were analyzed in the field that (1) Judging from the principles of service, this program has not been able to improve services at the SAMSAT office because of several problems in the system and public knowledge is still minimal in the use of E-samsat. (2) judging from the determinants of public services, the E-samsat program at the Gorontalo City SAMSAT office has started to run well, it just needs some improvements in terms of resources so that the program can run well.
Implementasi Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan Melalui Program Keluarga Harapan Di Kecamatan Tilango Fahria Rahmamilawaty Abas; Zuchri Abdussamad; Yanti Aneta
Jambura Journal of Administration and Public Service Vol 2, No 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Oktober 2021
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jjaps.v2i1.11878

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui implementasi kebijakan dalam penanggulangan kemiskinan melalui program keluarga harapan di Kecamatan Tilango. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor kendala dalam implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan melalui program keluarga harapan di Kecamatan Tilango. Pendekatan yang digunakan yakni kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan melalui program keluarga harapan (PKH) di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan pada komponen kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial dimana proses implementasinya meliputi proses pendataan atau seleksi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yakni seleksi dalam merekrut peserta PKH atau penerima manfaat PKH dilakukan oleh pemerintah pusat dengan berbagai data yang tersedia yang kemudian pendamping pada tingkat Kecamatan hingga desa melakukan veifikasi atas hal tersebut, pemutakhiran data masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan setiap 3 bulan yang dimaksudkan untuk memperoleh data yang lebih update di lapangan, verifikasi komitmen pada masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan pada pada sekolah atau puskesmas serta pembinaan dan penyaluran bantuan peserta PKH. (2) Faktor yang menentukan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo dapat ditingkatkan melalui faktor pendukung yakni adanya komunikasi dan koordinasi serta kerja sama oleh pada pendamping di Kecamatan Tilango serta dengan mengoptimalkan nilai manfaat dari pengetahuan dan keterampilan yang ada. Selain itu keberhasilan juga dapat dilakukan dengan mereduksi hambatan yang ada diantaranya kerja sama antar pendamping dengan pemerintah daerah khususnya pemerintah desa, komitmen graduasi dari KPM PKH kemudian dengan meningkatkan komitmen kerja dari pendamping.
Studi Disiplin Kerja Pegawai Pada Sekretariat DPRD Kota Gorontalo Fitriani Ence; Zuchri Abdussamad; Yacob Noho Nani
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 9 (2023): Oktober
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8412580

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini, yaitu: 1) Mendeskripsikan pemahaman pegawai terhadap peraturan disiplin kerja pegawai di Sekretariat DPRD Kota Gorontalo, 2) Mendeskripsikan kepatuhan pegawai terhadap peraturan disiplin kerja pegawai di Sekretariat DPRD Kota Gorontalo, 3) Mendeskripsikan tanggungjawab pegawai terhadap peraturan disiplin kerja di Sekretariat DPRD Kota Gorontalo. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif Kualitatif. Sedangkan tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini sebanyak 11 responden sebagai pegawai di Sekretariat DPRD Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat pemahaman pegawai terhadap peraturan disiplin kerja di Sekretariat DPRD Kota Gorontalo belum sepenuhnya baik. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa pegawai yang kurang memahami tentang dimensi atau aspek disiplin kerja yang harusnya dipatuhi oleh pegawai Sekretariat DPRD.  2) Kepatuhan pegawai terhadap peraturan disiplin pada Sekretariat DPRD Kota Gorontalo masih terdapat beberapa kelalaian pegawai terhadap pelaksanaan peraturan dan standar kerja. Misalnya pada aspek kehadiran pegawai, tingkat kewaspadaan kerja, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan lain sebagainya. 3) Sikap tanggungjawab pegawai Sekretariat DPRD Kota Gorontalo secara umum sudah berada pada tingkat yang baik meskipun masih perlu peningkatan dalam berbagai aspek termasuk diantaranya pemahaman dan kepatuhan pegawai itu sendiri. Kesimpulannya tingkat pemahaman pegawai terhadap pentingnya disiplin kerja perlu ditingkatkan. Sedangkan kepatuhan pegawai terhadap peraturan disiplin kerja yang berlaku di Sekretariat DPRD Kota Gorontalo menunjukkan masih ada sikap disiplin pegawai yang lalai dari peraturan dan standar kerja, yang terdiri dari aspek kehadiran pegawai, tingkat kewaspadaan kerja, patuh terhadap standar kerja dan patuh terhadap peraturan kerja. Sehingga perlu dipahamkan lebih spesifik lagi kepada pegawai Sekretariat DPRD Kota Gorontalo. Demikian sikap tanggung jawab pegawai yang perlu peningkatan.
Co-Authors A. Hatu, Rauf Abdussamad, Siti Nurcahyati Adam, Yullinda Amala, Ritmon Ani Heryani Ani Heryani Annisa Fitri Gobel Antonius Totok Priyadi arifin tahir Asna Aneta Badjuka, Alexander H. Bataweya, Nadian Debriyana Adam djufri rauf Djuli, Fatma Azhara Eduart Wolok Endang Fatmawati Erfirmansyah Soedjono Adam Fadhila, Mahdia Fahria Rahmamilawaty Abas Fahrid Matiti Falya, Firli Aulia H Munayang Fenti Prihatini Dance Tui Fitriani Ence Friska Nuriman Muchsin Hadjaratie, Srininang Hanisah Hanafi Hasan, Cindy Aulia Hidayat Koniyo, Moh. Husain, Odi Prawira I Kadek Satria Arsana Ibrahim, Arlin Siswaty Ikhlas Ul Aqmal Indriyati Yusup Irawaty Igirisa Irsyad R. Pakarain Irwan Halid Ismet Sulila Jurico Abdussamad Jurico Abdussamad Jurico Abdussamad Juriko Abdussamad Karim, Jorry Karinda, Kisman Karlina Napu Ladiku, Mohamad Rusdiyanto Latidi, Muftia Salfadhila Lisdawati Muda Margareth Riisyie Inof Rantung Moh Galang Putra Valentino Jantu Monalisa, Mega Mulyani Mulyani Mustaki, Wawan Mustapa Wantu, Sastro Nani, Yacob Nur Arif Nugraha NURSIN, ERWIN Padjunge, Siti Rahmatriarti Putri Mooduto, Mutiarahmawati Putri Regina Pakaya Rahma Alhasni Rauf A. Hatu Razak, Nur Oktaviani Rina Pratiwi Pudja I. A Ritmon Amala Rizcha Mayanti Paera Romy Tantu Rosman Ilato Ruiba, Lupita Rumambi, Desifa Fera diansah Rusli Isa Salim, Yayuk Juliarti Sandewa, Fadli Sastro Mustapa Wantu Siti Nurmardia Abdussamad Soedjono Adam, Erfirmansyah Sri Susanty Bata Sri Yulianti Mozin Taha, Ratna Linda Tohopi, Rustam Tulie, Evan Trisno F Udin Hamim Udin Hamim Uno, Silva R. Valentina Monoarfa Widya Reza Wirawan, Vani Yacob Nani Yacob Nani Yacob Noho Nani Yanti Aneta YANTI KADIR ULITOTO