p-Index From 2021 - 2026
7.404
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Inovasi EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Manajemen. Jurnal Studi Islam MBR (Management and Business Review) Sawala : Jurnal Administrasi Negara Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Jurnal Manajemen Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Jurnal Pijar MIPA JAMBURA: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN BISNIS International Journal of Education and Social Science (IJESS) Journal of Economic, Business, and Administration JEBA Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu komunikasi (JIPIK) Provider Jurnal Ilmu Pemerintahan (PROJIP) Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis JIAP Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Public Policy Journal Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jambura Journal of Administration and Public Service Dinamika Publik: Jurnal Manajemen dan Administrasi Bisnis INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Journal of Governance and Public Administration Kybernology : Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Administrasi Publik Sosiologi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Ulil Albab Jurnal Al-Husna Abdurrauf Science and Society Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara International Journal of Economics and Business (IJEB)
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Usaha Mikro Melalui Peningkatan Ekonomi Kreatif di Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo Abdussamad, Zuchri; Abdussamad, Juriko
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v13i2.19010

Abstract

Creative economy is a concept for realizing sustainable economic development based on creativity. Utilization of resources that not only renewable, but also unlimited, namely ideas, talent and creativity. The economic value of a product or service in creative era is no longer determined by raw materials or production systems as industrial era, but rather by utilizing creativity and creating innovation through increasingly advanced technological developments. Industry can no longer compete in the market by relying solely on price or product quality, but must compete based on creativity, innovation and imagination. In Lamu Village, Tilamuta District, there are two community micro business groups who really hope for assistance in the form of guidance, mentoring and training in strengthening micro businesses through improving the creative economy so that these businesses can be improved towards better development. Through the integrated KKN program, MBKM in Lamu village in 2022 can improve students' caring attitudes, empathy and the condition of the community's existence towards the economy in improving living standards through creative economic efforts.   Activities will be carried out using a combination of community empowerment, training and mentoring methods involving students participating in the KKN MBKM Public Administration study program FIS UNG in Lamu village. The first step taken was to empower and provide assistance to the community, especially housewives who have micro businesses through the creative economy. The final target activities is to empower housewives who have micro businesses with a touch of science and technology from lecturers, students and the community by taking advantage of opportunities as a basis for the community's local economy, including utilizing coconut waste, namely coconut shells. Skills improvement is carried out through training in the field of production from coconut waste, namely coconut belts into cocopeat products.  business management and marketing. Efforts to increase productivity through production assistance, improving product quality, introducing production equipment, creating brands and packaging, and market access. The conclusion of this activity has been the strengthening of the abilities and independence of communities operating in several small business sectors through a program to increase skills and productivity of the cocopeat business.Ekonomi kreatif adalah suatu konsep untuk merealisasikan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan berbasis kreativitas. Pemanfaatan sumber daya yang bukan hanya terbarukan, bahkan tidak terbatas, yaitu, ide, gagasan, bakat dan kreativitas. Nilai ekonomi dari suatu produk atau jasa di era kreatif tidak lagi ditentukan oleh bahan baku atau sistem produksi seperti di era industri, tetapi lebih kepada pemanfaatan kreativitas dan penciptaan inovasi melalui perkembangan teknologi yang semakin maju. Industri tidak dapat lagi bersaing dipasar dengan hanya mengandalkan harga atau kualitas produk saja, tetapi harus bersaing berbasiskan kreativitas, inovasi dan imajinasi. Di Desa Lamu Kecamatan Tilamuta ada dua kelompok usaha mikro masyarakat   sangat berharap adanya bantuan berupa pembinaan, pendampingan dan pelatihan dalam   penguatan usaha mikro melalui peningkatan ekonomi kreatif   sehingga usaha tersebut dapat ditingkatkan kearah pengembangan yang lebih baik. Melalui program KKN terintegrasi MBKM di Desa Lamu Tahun 2022 dapat meningkatkan sikap peduli, empati mahasiswa dan kondisi keberadaan masyarakat terhadap perekonomian dalam meningkatkan taraf hidup melalui usaha ekonomi kreatif.   Kegiatan akan dilaksanakan dengan menggunakan perpaduan antara metode pemberdayaan masyarakat, diklat dan pendampingan dengan melibatkan Mahasiswa Peserta KKN MBKM program studi Administrasi Publik FIS UNG di desa Lamu. Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan pemberdayaan dan pendampingan kepada masyarakat khususnya ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro melalui ekonomi kreatif. Target akhir dari kegiatan KKN-MBKM UNG Tahun 2022 ini adalah melakukan pemberdayan kepada ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro dalam sentuhan ilmu dan teknologi dari dosen mahasiswa dan masyarakat dengan memanfaatkan peluang sebagai basis ekonomi lokal masyarakat antara lain memanfaatkan sampah kelapa yakni kulit kelapa. Peningkatan ketrampilan yang dilakukan melalui pelatihan di bidang produksi dari hasil limbah kelapa, yakni sabuk kelapa menjadi produk cocopeat.  manajemen usaha serta pemasaran. Upaya peningkatan produktivitas melalui pendampingan produksi, peningkatan kualitas produk, introduksi peralatan produksi, pembuatan merek dan kemasan, serta akses pasar. Kesimpulan dari kegiatan ini telah terjadi penguatan kemampuan dan kemandirian masyarakat yang bergerak di beberapa sektor usaha kecil melalui program peningkatan ketrampilan dan produktivitas usaha cocopeat.
EVALUASI KEBIJAKAN DIGITALISASI ADMINISTRASI PUBLIK MELALUI PENDEKATAN HUMAN-CENTERED GOVERNANCE DI KABUPATEN MINAHASA Rantung, Margareth Inof Riisyie; Abdussamad , Zuchri; Alhasni , Rahma A.
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 13 No. 1 (2025): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v13.i1.yj521h44

Abstract

Digital transformation in public administration is a crucial part of bureaucratic reform in Indonesia. However, the effectiveness of digital public administration implementation in Minahasa Regency faces obstacles such as low digital literacy, limited infrastructure, inadequate civil service capacity, and minimal community involvement. This study aims to evaluate the implementation of digitalization policies using a human-centered governance approach through the CIPP evaluation model. This research employs a descriptive qualitative method through interviews, observations, and document studies. The results indicate that digitalization needs have not fully considered the social-geographical conditions, infrastructure and HR limitations hinder implementation, the digital service socialization process is suboptimal, and the digital services provided have not fully improved public satisfaction. This study emphasizes that a human-centered governance approach is essential to enhancing the effectiveness of local digital services. The findings contribute to integrating the real needs of citizens into the planning, implementation, and evaluation of public administration digitalization policies.
The Future of Digital Bureaucracy: Building an Organizational Culture for Sustainable SPBE Karim, Jorry; A. Hatu, Rauf; Mustapa Wantu, Sastro; Abdussamad, Zuchri
IJESS International Journal of Education and Social Science Vol. 6 No. 1 (2025): VOL 6 NO 1 APRIL 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/ijess.v6i1.375

Abstract

Bureaucratic digitization through an Electronic-Based Government System is a strategic step in increasing the efficiency, transparency, and accountability of public services. This study aims to analyze the implementation in Gorontalo with a focus on organizational culture, human resource readiness, and the effectiveness of supporting policies. Using a qualitative approach, this study collected data through in-depth interviews, observations, and studies of relevant documents. The results of the study indicate that success depends not only on technological infrastructure, but also on the readiness of an adaptive organizational culture to change. A work culture that supports innovation and digitalization is an important factor in accelerating implementation. In addition, limited technological competence among State Civil Apparatus is still a major obstacle that needs to be overcome through continuous training and capacity building. In terms of policy, although related regulations are available, challenges in implementation at the regional level are still faced, especially in terms of coordination and understanding of policies. In conclusion, sustainability and effectiveness in Gorontalo require a holistic approach that includes strengthening organizational culture, improving apparatus skills, and more concrete policy synergy. With good collaboration between various stakeholders, bureaucratic digitization can run optimally in realizing more efficient governance that is responsive to community needs.
IMPLEMENTATION OF REGISTRATION POLICY FOR TRANSFER OF LAND RIGHTS DUE TO SALE AND PURCHASE IN POHUWATO REGENCY Ruiba, Lupita; Zuchri Abdussamad; Rustam Tohopi
Journal of Governance and Public Administration Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jogapa.v1i2.567

Abstract

The purpose of this study is to determine how communication, resources, disposition and bureaucratic structure in the Implementation of Land Rights Transfer Registration Policy Due to Sale and Purchase. This research was conducted at the Pohuwato Regency Land Office for 3 months from October 2023 to December 2023. This research is a descriptive research with a qualitative approach. This descriptive research is used because researchers try to photograph events that occur, researchers do not provide treatment or manipulation, but describe a condition as it is. The focus of this research is based on the policy implementation model proposed by the George C. Edward III Model. 4 (four) variables that affect policy implementation, namely communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The results showed that the implementation of the Land Rights Transfer Registration Policy due to Sale and Purchase at the Pohuwato Regency Land Office has run optimally, this can be seen from the existence of good communication, the availability of adequate resources, the characteristics of good implementors, and the existence of bureaucratic structures that have been running according to the Standard Operating Procedures (SOP) of the Pohuwato Regency Land Office.
The The Influence of Job Placement on Employee Performance at the Ministry of Religion of Gorontalo City Padjunge, Siti Rahmatriarti; Abdussamad, Zuchri; Igirisa, Irawaty
PROVIDER JURNAL ILMU PEMERINTAHAN Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025 - September 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/projip.v4i1.1278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penempatan kerja terhadap kinerja pegawai di Kementerian Agama Kota Gorontalo. Pendekatan penelitian yakni penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 60 responden dan jenis data dalam penelitian ini yakni data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebar kuisioner kepada pegawai Kementerian Agama Kota Gorontalo. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penempatan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai Kementerian Agama Kota Gorontalo. nilai koefisien determinasi R sebesar 0,686 yang menunjukkan tingkat hubungan antara penempatan kerja terhadap kinerja pegawai. Sedangkan R square (R2) diperoleh sebesar 0,471 yang artinya bahwa pengaruh variabel independen penempatan kerja terhadap kinerja pegawai sebesar 0,471 atau 47,1%. Sedangkan sisanya sebesar 0,529 atau 52,9 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penempatan kerja pegawai memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan pegawai yang ditempatkan sesuai dengan pengetahuan, keterampilan, jenjang pendidikan dan usia menunjukkan hasil kerja yang lebih baik dalam hal kuantitas, kualitas, dan efisiensi waktu. This study examines job placement’s effect on employees’ performance at the Ministry of Religious Affairs in Gorontalo City. The research employed a quantitative approach, with a sample of 60 respondents. The primary data were collected through questionnaires distributed to employees of the Ministry of Religious Affairs. Data analysis was conducted using simple linear regression. The results indicate that job placement positively influences employees’ performance at the Ministry of Religious Affairs in Gorontalo City. The determination coefficient (R) was 0,686, reflecting the strength of the relationship between job placement and employee performance. The R-squared value (R2) was 0.471, meaning that 47.1% of the employee performance variance is explained by job placement, while the remaining 52,9% is influenced by other variables not examined in this study. Job placement significantly impacts employees’ performance, with employees assigned to roles aligned with their knowledge, skills, educational background, and age demonstrating superior performance in terms of work quantity, quality, and time efficiency.
The Influence of Coordination on Employee Work Effectiveness Mustaki, Wawan; Abdussamad, Zuchri
International Journal of Economics and Business Management Vol. 1 No. 03 (2025): International Journal of Economics and Business Management (IJEBUM)
Publisher : one million dreams corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of coordination on the effectiveness of employee work at the Kabila District Office, Bone Bolango Regency. This research method uses a survey method with a quantitative research approach. Quantitative methods are directed at solving problems by presenting or describing the results of the study as they are. The data collection technique uses a questionnaire that will be tested for validity and reliability. The data analysis method in this study uses path analysis and the calculation operation uses the SPSS 20 program. The number of respondents in this study was 35 people. Based on the results of the study, it shows that coordination in the form of vertical coordination (X1) and horizontal coordination (X2) simultaneously affects the effectiveness of employee work (Y) at the Kabila District Office, Bone Bolango Regency, which is 0.742 (74.2%). Coordination activities apply to all work units, where each work unit carried out by various people can take place harmoniously and in balance in the desired direction, so a leader must be able to carry out a coordination action. Coordination in the form of vertical coordination (X1) partially influences the effectiveness of employee work (Y) at the Kabila Sub-district Office, Bone Bolango Regency, which is 0.501 or 50.1%. This means that vertical coordination in the form of giving work instructions to employees has been running well. Coordination in the form of horizontal coordination (X2) partially influences the effectiveness of employee work (Y) at the Kabila Sub-district Office, Bone Bolango Regency, which is 0.372 or 37.2%. This means that in coordinating unification actions or activities, direction given to activities at the same organizational level (apparatus) has not been carried out optimally.
Kualitas Pelayanan Publik di Puskesmas Bonepantai Falya, Firli Aulia H Munayang; Zuchri Abdussamad; Yanti Aneta
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i4.305

Abstract

Salah satu tugas pokok pemerintah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang memerlukan peningkatan kualitas petugas pelayanan melalui perbaikan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan publik di Puskesmas Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi awal, wawancara kepada informan, dan analisis dokumentasi untuk mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di Puskesmas Bonepantai dinilai berdasarkan lima indikator. Indikator bukti fisik (tangible) dan daya tanggap (responsiveness) menunjukkan hasil yang kurang memadai, terlihat dari fasilitas penunjang pelayanan dan jumlah pegawai yang belum mencukupi untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Sementara itu, indikator keandalan (reliability), jaminan (assurance), dan empati (empathy) secara umum sudah cukup baik. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, disarankan adanya peningkatan SDM melalui pelatihan pegawai, perbaikan infrastruktur, dan penambahan jumlah petugas pelayanan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PAJAK BUMI BANGUNAN PEDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KECAMATAN TILANGO KABUPATEN GORONTALO Razak, Nur Oktaviani; Abdussamad, Zuchri; Tantu, Romy
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui implementasi kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi adalah semua langkah yang diperlukan untuk menerapkan kebijakan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo. Mayoritas telah dilakukan, tetapi tidak sepenuhnya. Pada tahap perencanaan belum efektif untuk mencapai target realisasi penerimaan tahunan. Pada tahap pelaksanaan belum optimal dalam hal penerimaan realisasi yang belum memenuhi target capaian sebagaimana yang telah direncanankan dalam rencana tahunan. Setelah rapat dilakukan, tahap monitoring dan evaluasi belum menunjukkan kesesuaian antara hasil pelaksanaan dan target perencanaan.
EFEKTIVITAS PROGRAM KAMPUNG KB DI KECAMATAN KWANDANG KABUPATEN GORONTALO (Studi pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gorontalo Utara) Ladiku, Mohamad Rusdiyanto; Abdussamad, Zuchri; Tui, Fenti Prihatini
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i2.173

Abstract

Fokus penelitian ini yaitu efektivitas Program Kampung KB di Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara dikaji dari 1) kejelasan tujuan yang hendak dicapai, 2) penyusunan program yang tepat, 3) tersedianya sarana dan prasarana, 4) pelaksanaan yang efektif dan efisien, dan 5) sistem pengawasan dan pengendalian yang bersifat mendidik. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian bahwa 1) kejelasan tujuan yang hendak dicapai belum efektif karena kurangnya pemahaman tentang metode kontrasepsi jangka Panjang; 2) penyusunan program yang tepat belum efektif, masih terdapat kendala yang perlu diatasi, terutama terkait dengan pengembangan kapasitas Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP); 3) tersedianya sarana dan prasarana kerja belum efektif karena jenis dan jumlahnya belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan spesifik setiap Kampung KB; 4) pelaksanaan yang efektif dan efisien pada Program Kampung KB belum sepenuhnya mencapai tujuan yang diharapkan. Sumber daya manusia, sarana prasarana, dan anggaran yang terbatas menjadi kendala dalam pelaksanaan program; 5) sistem pengawasan dan pengendalian yang bersifat mendidik belum efektif karena ketiadaan sistem informasi yang komprehensif untuk mengelola data pengawasan menjadi kendala utama untuk pengambilan keputusan yang tepat.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Pajak Bumi dan Banguna Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gorontalo Hasan, Cindy Aulia; Abdussamad, Zuchri; Nani , Yacob Noho
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2848

Abstract

Pajak merupakan acuan utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang di gunakan membiayai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Di Kabupaten Gorontalo, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) merupakan salah satu pajak daerah yang memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun demikian, pengelolaan Pajak bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya kesadaran penduduk dalam memenuhi pembayaran pajak, akurasi data objek pajak yang belum optimal serta keterbatasan sumber daya aparatur dalam melalukan pemungutan dan pengawasan. Penelitian ini dilakukan di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gorontalo, di mana Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Gorontalo memiliki peran sentral dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara rinci keadaan dan situasi yang ada di lapangan mengenai kebijakan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gorontalo.
Co-Authors A. Hatu, Rauf Abdussamad, Siti Nurcahyati Adam, Yullinda Amala, Ritmon Ani Heryani Ani Heryani Annisa Fitri Gobel Antonius Totok Priyadi arifin tahir Asna Aneta Badjuka, Alexander H. Bataweya, Nadian Debriyana Adam djufri rauf Djuli, Fatma Azhara Eduart Wolok Endang Fatmawati Erfirmansyah Soedjono Adam Fadhila, Mahdia Fahria Rahmamilawaty Abas Fahrid Matiti Falya, Firli Aulia H Munayang Fenti Prihatini Dance Tui Fitriani Ence Friska Nuriman Muchsin Hadjaratie, Srininang Hanisah Hanafi Hasan, Cindy Aulia Hidayat Koniyo, Moh. Husain, Odi Prawira I Kadek Satria Arsana Ibrahim, Arlin Siswaty Ikhlas Ul Aqmal Indriyati Yusup Irawaty Igirisa Irsyad R. Pakarain Irwan Halid Ismet Sulila Jurico Abdussamad Jurico Abdussamad Jurico Abdussamad Juriko Abdussamad Karim, Jorry Karinda, Kisman Karlina Napu Ladiku, Mohamad Rusdiyanto Latidi, Muftia Salfadhila Lisdawati Muda Margareth Riisyie Inof Rantung Moh Galang Putra Valentino Jantu Monalisa, Mega Mulyani Mulyani Mustaki, Wawan Mustapa Wantu, Sastro Nani, Yacob Nur Arif Nugraha NURSIN, ERWIN Padjunge, Siti Rahmatriarti Putri Mooduto, Mutiarahmawati Putri Regina Pakaya Rahma Alhasni Rauf A. Hatu Razak, Nur Oktaviani Rina Pratiwi Pudja I. A Ritmon Amala Rizcha Mayanti Paera Romy Tantu Rosman Ilato Ruiba, Lupita Rumambi, Desifa Fera diansah Rusli Isa Salim, Yayuk Juliarti Sandewa, Fadli Sastro Mustapa Wantu Siti Nurmardia Abdussamad Soedjono Adam, Erfirmansyah Sri Susanty Bata Sri Yulianti Mozin Taha, Ratna Linda Tohopi, Rustam Tulie, Evan Trisno F Udin Hamim Udin Hamim Uno, Silva R. Valentina Monoarfa Widya Reza Wirawan, Vani Yacob Nani Yacob Nani Yacob Noho Nani Yanti Aneta YANTI KADIR ULITOTO