Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Perspektif

PANDANGAN KRITIS SYED HOSSEIN NASR TERHADAP RELASI SAINS DAN AGAMA Rizki Amrillah; Lukmanul Hakim
Perspektif Vol 1 No 5 (2022)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v1i5.228

Abstract

Abstrak Ilmu pengetahuan barat modern, yang merupakan komponen utama penunjang tumbuhnya modernitas bagi kehidupan manusia saat ini, telah kehilangan acuan transendentalnya. Lenyapnya referensi karena pemisahan antara ilmu pengetahuan dan agama. Salah satu tokoh Islam yang telah lama membangun spirit semangat Islam dan jagat intelektual serta mengembalikan Islam ke kancah peradaban dunia adalah Syed Hossein Nasr, salah satu intelektual terkemuka dalam wacana ilmu dan hubungan agama, terutama di dunia Islam. Pemikiran-pemikran Nasr tentang sains itu sendiri dan perkembangan grand naratif yang hari ini sedang diperbincangkan di kalangan intelektual muslim, terutama perkembangan wacana-wacana baru tentang Islam dan ilmu pengetahuan dalam bentuk dari sains Islam dan ide-ide sains Islam. Abstract Modern western science, which is the main component of supporting the growth of modernity for human life today, has lost its transcendental reference. The disappearance of references is due to the separation between science and religion. One of the Islamic figures who has long built the spirit of the Islamic spirit and the intellectual world and returned Islam to the arena of world civilization is Syed Hossein Nasr, one of the leading intellectuals in the discourse of science and religious relations, especially in the Islamic world. Nasr's thoughts about science itself and the development of grand narratives are currently being discussed among Muslim intellectuals, especially the development of new discourses on Islam and science in Islamic science and Islamic science ideas.
Co-Authors Abimubarok, Achmad Agustina, Fahimma Arra Ahmad Naufal, Ahmad Aliyah, Fi Jannatin Amalia, Nazwa Amelia, Destia Ana Lestari Anggun, Dewi Arrumaisha Fasya Nuriy Arsika, Intan Dihni Ayu azzahra, Sekar Ayu, Dyah Sekar Chusnan, Masyitoh Cici Sintia Dewi Damayanti, Nurmalita Deshi Karunia Hajarwati Desra Reifka Rhaudia Dinanti, Shafa Desliana Elisya Laesya Tasya Erna Widyastuti Farisah Shabrina Fatahillah, Axl Ferrari Fauzi, Nadhifa Azqia Fitria, Gina Handayani, Feby Lia Heni Ani Nuraeni Hutabarat, Rodesma Indra, Ghaida Jatri, Intan Safira Julyani, Tri Nadia Kansha Dianita Pramesti Lestari, Fani Dwi Limbangan, Nida Aulia Pangesti Lukmanul Hakim Manik, Fransiska Evayanti Maulina, Saskia Mayra Amanda Putri Miftahul Jannah, Rumaysah Mugiarti, Resmi Muhammad Fahmil Kamal Muhammad Ilham Fadhlurrahman Muhammad Rayhan Muhammad Salman Munbaits, Tika Bilqis Musafaah, Rizki Yahrulaji N. Oneng Nurul Bariyah Nabila, Husna Natasha, Devvi Nova, Wanda Putri Nur Indah Meisya Nurhuda Rizqia Hasanah Puteri Oktaviana, Arshya pengelola, pengelola Prasetya, Hendri Pratama, Friska Surya Pratama, Jessica Anisa Purwidianto Putri, Dini Aulia Apriansyah Rahayuningsih, Rista Tri Rahmatiya, Rizqa Ramadani, Bagas Prasetyo Rasyidah, Arifah Ressa, Ressa Ridhawati, Sarah Ridho Arifiansyah Rika Sepriani Safarudin Safarudin, Safarudin Salsabela, Itiya Salsabila, Aina Santi , Hilda Ayu Nur Sarlina, Siti Farida Setiawati, Titin Siti Rahmi, Siti Suliyanto, Salsabila Dewanty Suwarsih, Amelia Nia Pradipa Asih Syahidah, Hikmah Haula Syifa Maharani Larasati Tiara Sekar Harnum Tussoleha, Dhea Vanya, Aprella Alivia Vionita, Deviyani Wafiqotul Adibah Wildan, Ahmad Raihan Wiriastuti, Tata Oktaviani Yudha Maulidandi Saputra Yusriyyah Febriani Putri Zahrotun Nisa, Zahrotun