Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : journal of public health concerns

Asuhan keperawatan komprehensif pada klien cedera kepala sedang dengan terapi komplementer murottal Andoko Andoko; Rika Yulendasari; Yessy Rachmawati
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.089 KB) | DOI: 10.56922/phc.v1i3.88

Abstract

  Pendahuluan: Cedera kepala merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kematian di dunia. Al-Qur'an memberikan kedamaian pada sistem dan elemen tubuh manusia. Murottal Al-Qur'an adalah bacaan Al-Qur'an yang dibacakan oleh Qori' atau Qori'ah sesuai dengan tartil dan tilawah yang mengalir dikemas dengan indah dalam media audio seperti kaset, CD atau data digital. Tujuan: Sakit Kepala dengan Terapi Pelengkap Murottal di Ruang Igd RSud Abdul Moeloek Tahun 2021 Metode:Metode Rasakan naik turunnya pelafalan ayat-ayat Al-Qur'an yang dibunyikan. Dengarkan murottal sampai selesai selama kurang lebih 22 menit. Terapi music murottal surah Ar-Rahman memiliki durasi 11 menit 19 detikdengan tempo 79,8 denyut per menit (bpm). Tempo 79,8 bpm adalah tempo lambat. Setelah 20 menit, bukamata Anda dan tarik napas lagi melalui hidung dan hembuskan melalui mulut Anda Hasil :Setelah dilakukan pengkajian pada Klien hipertensi didapatkan Pada Klien dengan keluhan utama nyeri cidera kepala. Diagnosa 1000 yang muncul pada kasus nyata berdasarkan kondisi dan respons . Adapun diagnosa 2000 yang muncul psebagai berikut: Nyeri kepala sedang. Rencana Asuhan Keperawatan Komprehensif Pada Klien Cedera Kepala Sedang Dengan Terapi Komplementer. Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Komprehensif Pada Klien Cedera Kepala Sedang Dengan Terapi Komplementer Murottal yang dilakukan sesuai SOP.Evaluasi pada klien dengan masalah nyeri pasien cedera kepala teratasi dengan terapi murottal dengan hasil efektif.Dokumentasi Dilakukan dengan mengdokumentasikan semua kegiatan dan hasilnya, mulai dari pengkajian hingga ke dalam catatan perawat yang ada dalam status klie sebagai bukti tanggung jawab dan tanggung jawab dikemudian hari. Simpulan : Evaluasi klien dengan masalah nyeri cedera kepala teratasi dengan terapi murottal dengan hasil yang efektif.
Penyuluhan kesehatan tentang manajemen nyeri Rika Yulendasari; Renggo Prasetyo; Seftiliani Putri Ayu
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 1 (2022): Promosi Kesehatan Pada Remaja
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.431 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i1.173

Abstract

Pendahuluan: Nyeri merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat adanya kerusakan atau ancaman kerusakan jaringan. Nyeri sering sekali dijelaskan dan istilah destruktif jaringan seperti ditusuk-tusuk,panas terbakar, melilit, seperti emosi, pada perasaan takut, mual dan mabuk. Terlebih,setiap perasaan nyeri dengan intensitas sedang sampai kuat disertai oleh rasa cemas dan keinginan kuat untuk melepaskan diri dari atau meniadakan perasaan itu. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang manajemen nyeri. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang manajemen nyeri dan ke dua setelah diberikan penyuluhan manajemen nyeri menggunakan lembar bolak balik, responden diberikan Tanya jawab tentang manajemen nyeri Hasil: Responden memahami tentang manajemen nyeri Simpulan: responden dapat mengetahui tentang manajemen nyeri
Penyuluhan kesehatan tentang perilaku sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Eka Yudha Crisanto; Djunizar Djamaludin; Rika Yulendasari; Rita Purnama; Triyono Triyono; Umsani Umsani
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2022): Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.494 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i2.187

Abstract

Pendahuluan: Gagal ginjal  kronik   adalah suatu   proses patofisiologis  dengan  etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal. Gagal ginjal merupakan suatu keadaan klinis yang ditandai dengan menurunnya fungsi ginjal yang bersifat irreversible, dan memerlukan terapi pengganti ginjal yaitu berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Metode: Pelaksanaan metode      yang      digunakan      dalam pengabdian     masyarakat     ini     dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) dan ke dua setelah diberikan penyuluhan responden diberikan tanya jawab tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Hasil: Responden memahami tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK). Simpulan: responden dapat menerapakan prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK)
Penyuluhan kesehatan tentang tuberculosis (TB paru) Rika Yulendasari; Renggo Prasetyo; Indah Sari; Lisa Yuliana Sari; Fransisca Melyana
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.051 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i3.202

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis is a disease caused by Mycobacterium tuberculosis, which is an aerobic bacteria that can live mainly in the lungs or in various other organs of the body that have high partial pressure of oxygen. These germs also have a high fat content in their cell membranes, causing these bacteria to become resistant to acids and the growth of these germs takes place slowly. Purpose: Respondents can know and understand about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB). Methods: The implementation of the method used in this community service is carried out in 2 stages, namely the first nursing professional student explaining about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB) and secondly after being given counseling, respondents are given questions and answers about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB). Result: Respondents know about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB). Conclusion: Respondents can understand about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB).   Pendahuluan: Tuberkulosis Paru adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yakni kuman aerob yang dapat hidup terutama di paru atau diberbagai organ tubuh yang lainnya  yang mempunyai tekanan parsial oksigen yang tinggi. Kuman ini juga mempunyai kandungan lemak yang tinggi pada membran selnya sehingga menyebabkan bakteri ini menjadi tahan terhadap asam dan pertumbuhan dari kumannya berlangsung dengan lambat. Tujuan:Responden dapat mengetahui dan memahami tentang tuberculosis paru (TB paru). Metode:Pelaksanaan metode      yang      digunakan      dalam pengabdian     masyarakat     ini     dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang tuberculosis paru (TB paru) dan ke dua setelah diberikan penyuluhan, responden diberikan tanya jawab tentang tuberculosis paru (TB paru) Hasil: Responden mengetahui tentang tuberculosis paru (TB paru). Simpulan: Responden dapat memahami tentang tuberculosis paru (TB paru).
Penyuluhan kesehatan demam berdarah dangue di Kelurahan Pidada, Panjang Bandar Lampung Rika Yulendasari; Rilyani Rilyani; Slamet Widodo; Al Khairul Rizwan; Alisah Rahmah Hidayah; Herliza
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i1.255

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever is a disease caused by the Dengue virus which is transmitted to humans through the bites of Aedes Aegypti and Aedes Albocpictus mosquitoes.  According to the 2020 statistical data, the flood rate in Pidada is the highest from other long areas, for the population of the Pidada sub-district is the area with the highest population density after the northern and southern lengths according to BPS data in 2020. The things above are one of the risk factors for the emergence of mosquitoes.  Aedes eagypti in the Pidada Village, Panjang District, Bandar Lampung, which is the trigger for dengue fever. Purpose: Respondents can know, understand, understand, be able to prevent the occurrence of DHF and how to control it. Method: the method in this counseling consists of the first stage of participant attendance, the second distribution of leaflets and snacks, the third explanation and presentation of counseling about DHF, the fourth question-and-answer session, the fifth distribution of door prizes, the six measurements, blood pressure, GDS, and temperature, and the last  Lastly is documentation. Results: Respondents can know, understand, understand, able to prevent the occurrence of DHF and how to control it. Conclusion: Respondents can know about DHF and how to control it.  Keyword: DHF; Education; Health Pendahuluan: Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus. Menurut data statistic 2020 angka banjir di pidada  yang paling tinggi dari wilayah panjang lainnya, untuk jumlah penduduk kelurahan pidada merupakan daerah dengan kepadatan penduduk yang terbanyak setelah panjang utara dan selatan menurut data BPS tahun 2020. Hal-hal diatas menjadi salah satu factor resiko timbulnya nyamuk aedes eagypti di Kelurahan Pidada Kecamatan Panjang Bandar Lampung yang menjadi pemicu penyakit DBD. Tujuan: Supaya responden dapat mengetahui, memahami, mengerti, mampu dalam mencegah terjadinya DBD dan cara pengendaliannya. Metode: Metode dalam penyuluhan ini terdiri dari tahapan pertama absensi kehadiran participant, kedua pembagian leaflet dan snack, ketiga penjelasan dan pemaparan penyuluhan tentang DBD, keempat sesi tanya-jawab, kelima pembagian doorprize, keenam pengukuran, tensi, GDS, dan suhu, dan yang terakhir adalah pendokumentasian. Hasil: Responden dapat mengetahui, memahami, mengerti, mampu dalam mencegah terjadinya DBD dan cara pengendaliannya. Simpulan: Responden dapat mengetahui tentang DBD dan cara pengendaliannya.
Asuhan keperawatan komprehensif pada klien cedera kepala sedang dengan terapi komplementer murottal Andoko, Andoko; Yulendasari, Rika; Rachmawati, Yessy
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i3.88

Abstract

  Pendahuluan: Cedera kepala merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kematian di dunia. Al-Qur'an memberikan kedamaian pada sistem dan elemen tubuh manusia. Murottal Al-Qur'an adalah bacaan Al-Qur'an yang dibacakan oleh Qori' atau Qori'ah sesuai dengan tartil dan tilawah yang mengalir dikemas dengan indah dalam media audio seperti kaset, CD atau data digital. Tujuan: Sakit Kepala dengan Terapi Pelengkap Murottal di Ruang Igd RSud Abdul Moeloek Tahun 2021 Metode:Metode Rasakan naik turunnya pelafalan ayat-ayat Al-Qur'an yang dibunyikan. Dengarkan murottal sampai selesai selama kurang lebih 22 menit. Terapi music murottal surah Ar-Rahman memiliki durasi 11 menit 19 detikdengan tempo 79,8 denyut per menit (bpm). Tempo 79,8 bpm adalah tempo lambat. Setelah 20 menit, bukamata Anda dan tarik napas lagi melalui hidung dan hembuskan melalui mulut Anda Hasil :Setelah dilakukan pengkajian pada Klien hipertensi didapatkan Pada Klien dengan keluhan utama nyeri cidera kepala. Diagnosa 1000 yang muncul pada kasus nyata berdasarkan kondisi dan respons . Adapun diagnosa 2000 yang muncul psebagai berikut: Nyeri kepala sedang. Rencana Asuhan Keperawatan Komprehensif Pada Klien Cedera Kepala Sedang Dengan Terapi Komplementer. Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Komprehensif Pada Klien Cedera Kepala Sedang Dengan Terapi Komplementer Murottal yang dilakukan sesuai SOP.Evaluasi pada klien dengan masalah nyeri pasien cedera kepala teratasi dengan terapi murottal dengan hasil efektif.Dokumentasi Dilakukan dengan mengdokumentasikan semua kegiatan dan hasilnya, mulai dari pengkajian hingga ke dalam catatan perawat yang ada dalam status klie sebagai bukti tanggung jawab dan tanggung jawab dikemudian hari. Simpulan : Evaluasi klien dengan masalah nyeri cedera kepala teratasi dengan terapi murottal dengan hasil yang efektif.
Penyuluhan kesehatan tentang manajemen nyeri Yulendasari, Rika; Prasetyo, Renggo; Ayu, Seftiliani Putri
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 1 (2022): Promosi Kesehatan Pada Remaja
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i1.173

Abstract

Pendahuluan: Nyeri merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat adanya kerusakan atau ancaman kerusakan jaringan. Nyeri sering sekali dijelaskan dan istilah destruktif jaringan seperti ditusuk-tusuk,panas terbakar, melilit, seperti emosi, pada perasaan takut, mual dan mabuk. Terlebih,setiap perasaan nyeri dengan intensitas sedang sampai kuat disertai oleh rasa cemas dan keinginan kuat untuk melepaskan diri dari atau meniadakan perasaan itu. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang manajemen nyeri. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang manajemen nyeri dan ke dua setelah diberikan penyuluhan manajemen nyeri menggunakan lembar bolak balik, responden diberikan Tanya jawab tentang manajemen nyeri Hasil: Responden memahami tentang manajemen nyeri Simpulan: responden dapat mengetahui tentang manajemen nyeri
Penyuluhan kesehatan tentang perilaku sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Crisanto, Eka Yudha; Djamaludin, Djunizar; Yulendasari, Rika; Rita Purnama; Triyono, Triyono; Umsani, Umsani
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2022): Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i2.187

Abstract

Pendahuluan: Gagal ginjal  kronik   adalah suatu   proses patofisiologis  dengan  etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal. Gagal ginjal merupakan suatu keadaan klinis yang ditandai dengan menurunnya fungsi ginjal yang bersifat irreversible, dan memerlukan terapi pengganti ginjal yaitu berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Metode: Pelaksanaan metode      yang      digunakan      dalam pengabdian     masyarakat     ini     dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) dan ke dua setelah diberikan penyuluhan responden diberikan tanya jawab tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Hasil: Responden memahami tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK). Simpulan: responden dapat menerapakan prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK)
Penyuluhan kesehatan tentang tuberculosis (TB paru) Yulendasari, Rika; Prasetyo, Renggo; Sari, Indah; Sari, Lisa Yuliana; Melyana, Fransisca
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i3.202

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis is a disease caused by Mycobacterium tuberculosis, which is an aerobic bacteria that can live mainly in the lungs or in various other organs of the body that have high partial pressure of oxygen. These germs also have a high fat content in their cell membranes, causing these bacteria to become resistant to acids and the growth of these germs takes place slowly. Purpose: Respondents can know and understand about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB). Methods: The implementation of the method used in this community service is carried out in 2 stages, namely the first nursing professional student explaining about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB) and secondly after being given counseling, respondents are given questions and answers about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB). Result: Respondents know about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB). Conclusion: Respondents can understand about pulmonary tuberculosis (pulmonary TB).   Pendahuluan: Tuberkulosis Paru adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yakni kuman aerob yang dapat hidup terutama di paru atau diberbagai organ tubuh yang lainnya  yang mempunyai tekanan parsial oksigen yang tinggi. Kuman ini juga mempunyai kandungan lemak yang tinggi pada membran selnya sehingga menyebabkan bakteri ini menjadi tahan terhadap asam dan pertumbuhan dari kumannya berlangsung dengan lambat. Tujuan:Responden dapat mengetahui dan memahami tentang tuberculosis paru (TB paru). Metode:Pelaksanaan metode      yang      digunakan      dalam pengabdian     masyarakat     ini     dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang tuberculosis paru (TB paru) dan ke dua setelah diberikan penyuluhan, responden diberikan tanya jawab tentang tuberculosis paru (TB paru) Hasil: Responden mengetahui tentang tuberculosis paru (TB paru). Simpulan: Responden dapat memahami tentang tuberculosis paru (TB paru).
Penyuluhan kesehatan demam berdarah dangue di Kelurahan Pidada, Panjang Bandar Lampung Yulendasari, Rika; Rilyani, Rilyani; Widodo, Slamet; Khairul Rizwan, Al; Rahmah Hidayah, Alisah; Herliza
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i1.255

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever is a disease caused by the Dengue virus which is transmitted to humans through the bites of Aedes Aegypti and Aedes Albocpictus mosquitoes.  According to the 2020 statistical data, the flood rate in Pidada is the highest from other long areas, for the population of the Pidada sub-district is the area with the highest population density after the northern and southern lengths according to BPS data in 2020. The things above are one of the risk factors for the emergence of mosquitoes.  Aedes eagypti in the Pidada Village, Panjang District, Bandar Lampung, which is the trigger for dengue fever. Purpose: Respondents can know, understand, understand, be able to prevent the occurrence of DHF and how to control it. Method: the method in this counseling consists of the first stage of participant attendance, the second distribution of leaflets and snacks, the third explanation and presentation of counseling about DHF, the fourth question-and-answer session, the fifth distribution of door prizes, the six measurements, blood pressure, GDS, and temperature, and the last  Lastly is documentation. Results: Respondents can know, understand, understand, able to prevent the occurrence of DHF and how to control it. Conclusion: Respondents can know about DHF and how to control it.  Keyword: DHF; Education; Health Pendahuluan: Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus. Menurut data statistic 2020 angka banjir di pidada  yang paling tinggi dari wilayah panjang lainnya, untuk jumlah penduduk kelurahan pidada merupakan daerah dengan kepadatan penduduk yang terbanyak setelah panjang utara dan selatan menurut data BPS tahun 2020. Hal-hal diatas menjadi salah satu factor resiko timbulnya nyamuk aedes eagypti di Kelurahan Pidada Kecamatan Panjang Bandar Lampung yang menjadi pemicu penyakit DBD. Tujuan: Supaya responden dapat mengetahui, memahami, mengerti, mampu dalam mencegah terjadinya DBD dan cara pengendaliannya. Metode: Metode dalam penyuluhan ini terdiri dari tahapan pertama absensi kehadiran participant, kedua pembagian leaflet dan snack, ketiga penjelasan dan pemaparan penyuluhan tentang DBD, keempat sesi tanya-jawab, kelima pembagian doorprize, keenam pengukuran, tensi, GDS, dan suhu, dan yang terakhir adalah pendokumentasian. Hasil: Responden dapat mengetahui, memahami, mengerti, mampu dalam mencegah terjadinya DBD dan cara pengendaliannya. Simpulan: Responden dapat mengetahui tentang DBD dan cara pengendaliannya.
Co-Authors Adhani, Neisa Affandi, Muhammad Ainur Rahma Aknes Yulyanto Al Khairul Rizwan Alam, Rama Rajasa Ferlanda Alisah Rahmah Hidayah Alisah Rahmah Hidayah Amartya, Salwa Anastasya Andi Apriyansyah Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko, Andoko Antika Palupi Apriana Wulandari Asep Rahmad Hidayat Asep Rahmat Hidayat Aulia Rahayu, Adiah Ayu, Seftiliani Putri Ayu, Shinta Arini Bambang Hirawan Bayhaqy, Aqsol Benny Gustian Budiarti Budiarti Chelda Ernita Chrisanto, Eka Yudha Cindy Desmonika Crisanto, Eka Yudha Derista Hartati Desi Risnarita Dewi Kusumaningsih Dewi Puspitasari Dhinny Novryanthi Dita Amita Dita Resi Andrianti Djamaludin, Djunizar Djamaludin, Djunizar Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaudin Edita Revine Siahaan Eka Trismiyana Eka Yudha Chrisanto Eka Yudha Chrisanto Elda Warina Elliya, Rahma Emir Fajar Hizrian Erin Eca Lorenza Erpiyana, Refsi Eva Listiyo Putri Eva Maryana Fernalia Fernalia Fitri Julianti Fransisca Melyana Gunawan, M. Ricko Gustini Gustini Haris Safari Helmawati Helmawati Hepi Leo Saputra Herlinda Herlinda Herliza Herliza Hermawan , Dessy Hermawan, Dessy Hesti Wulandari Ida Rahmatika Indah Sari Insia Insia Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Jemy Sundoro Kartika Sari Wijayaningsih Keswara, Umi Romayati Khairul Rizwan, Al Khoidar Amirus Kurniasih, Dennti Lia, Melina Eka Lidya Arianti Lina, Mia Nurar Linawati Linawati Linawati Novikasari Lisa Yuliana Sari Lolita Sary M Kelvin Alvaredo M. Arifki Zainaro Mahda Afsani Mahdi Antoni Marlina Agustina Martina Eka Santi Megah Rachmawati Melyana, Fransisca Mia Nurar Lina Muarif, Muhammad Syamsul Muhammad Firdaus Nanda Ferdianto Nirwanto Nirwanto Nova Andriyani Novikasari, Linawati Novikasari, Linawati Nurhamdan Arif, Idan Pradisca, Rima Ary Prasetya, Bustamil Ibnu Prasetyo, Renggo Prima Dian Furqoni Putri Yolanda Utama Rachmawati, Yessy Rahayu Rahayu Rahmah Hidayah, Alisah Redia Indira Putrianti Refsi Erpiyana Renggo Prasetyo Renggo Prasetyo Rilyani Rilyani Rilyani, Rilyani Rima Ary Radisca Riswan Hadi Rita Purnama Rita Purnama Romadon, Ali Tomas RR. Ella Evrita Hestiandari Samsul Mubarok Sari, Lisa Yuliana Sari, Mentari Permata Sastria Handayani Seftiliani Putri Ayu Setiawati Setiawati Setiawati Setiawati Shinta Arini Ayu Silvia, Andi Bunga Slamet Widodo Slamet Widodo Soimah, Fitri Sri Hartati Sumbara Sumbara Taufiq Hidayat Taufiq Sofa Teguh Pribadi Triyono Triyono Triyono Triyono Triyoso, Triyoso Ulandari, Putri Umsani Umsani Umsani, Umsani Vitarostiawati Vitarostiawati Wahid Tri Wahyudi Yessy Rachmawati Yogi Kurniawan, Yogi