p-Index From 2021 - 2026
6.067
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Jurnal An-Nur AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Jurnal Pendidikan Islam JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Al'adzkiya International of Education and Sosial (AIoES) Journal Atta'dib Jurnal Pendidikan Agama Islam Fitrah: Journal of Islamic Education Journal of English Language and Education Berajah Journal Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik Al-Hanif: Jurnal Pendidikan Anak dan Parenting Proceeding International Seminar of Islamic Studies TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Journal of Education Research Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Indonesian Journal of Information Technology and Computing (IMAGING) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Millah: Journal of Religious Studies JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin At-Tajdid: Journal of Islamic Studies Cendikia Pendidikan Journal Of Sustainable Education (JOSE) Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA MELALUI KEBIASAAN MEMBACA ALQURAN DI SEKOLAH SATIT PHATNAWITYA Arrapi Harahap, M. Syahrin; Zailani, Zailani
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13033

Abstract

Fenomena yang sering terjadi di masyarakat dan lingkungan sekolah adalah mayoritas dari mereka memiliki kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional yang tinggi, namun belum memiliki prilaku yang baik. Maka , dengan menjadikan membaca Al-Quran sebagai kebiasaan, mereka bisa menyadari bahwa kecerdasan spritual penting untuk menciptakan prilaku yang baik, sehingga dapat melahirkan generasi yang berpotensi dan memiliki kecerdasan spritual yang tinggi dalam bertingkah laku. Begitupun sekolah shatit phatna witya di yala, thailand untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa, guru melaksanakan kegiatan membaca Al-Quran sebagai kebiasaan. Penelitian ini untuk mengetahui bentuk upaya guru dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya keberhasilan atas upaya yang telah dilakukan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa melalui kebiasaan membaca Al-Quran, hal ini dapat dilihat dari sudut pandang spiritual keagamaan, sosial-kegamaan, dan etika keagamaan dalam kriteria yang baik.
Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Akselerasi Publikasi Ilmiah bagi Sivitas Akademika Fatoni University, Thailand Zailani, Zailani; Afandi, Ahmad; Rahmayati, Rahmayati; Hayati, Isra; Rakhmadi Butar-Butar, Arwin Juli; Capakia, Suraya
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2025): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v7i2.26338

Abstract

Rendahnya literasi digital terkait pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) yang menghambat produktivitas publikasi ilmiah di kalangan sivitas akademika Fakultas Sastra, Fatoni University, Thailand, menjadi permasalahan krusial yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini. Menjawab tantangan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang sebagai intervensi strategis yang bertujuan untuk: 1) membekali peserta dengan pemahaman dasar dan keterampilan praktis penggunaan AI dalam penulisan karya ilmiah; 2) meningkatkan produktivitas dan kualitas publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa; serta 3) mendorong integrasi AI dalam kegiatan akademik di institusi mitra. Metode pelaksanaan kegiatan ini diimplementasikan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang diwujudkan dalam bentuk lokakarya interaktif intensif selama dua hari pada 13–14 November 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa di Gedung Fakultas Sastra, Fatoni University, dan mencakup serangkaian sesi terstruktur, mulai dari presentasi materi konseptual mengenai relevansi AI, demonstrasi teknis berbagai aplikasi AI untuk penulisan (pencarian literatur, parafrasis, pengecekan tata bahasa, dan manajemen sitasi), hingga sesi praktik langsung (hands-on) di mana peserta mengaplikasikan perangkat AI pada draf tulisan mereka sendiri. Keberhasilan program diukur secara kuantitatif dan kualitatif melalui instrumen evaluasi berupa pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan dampak yang sangat signifikan terhadap peningkatan kompetensi peserta. Analisis data kuantitatif membuktikan adanya lonjakan pemahaman yang substansial, di mana skor rata-rata peserta meningkat tajam dari 45,8 pada saat pre-test menjadi 82,5 pada post-test, yang merepresentasikan kenaikan pemahaman sebesar 80,13%. Secara kualitatif, hasil observasi dan umpan balik menunjukkan bahwa lebih dari 90% peserta merasa lebih percaya diri dan mampu mengoperasikan setidaknya dua hingga tiga aplikasi AI secara mandiri untuk membantu proses penulisan mereka, disertai dengan meningkatnya motivasi untuk menghasilkan karya ilmiah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil mentransformasikan pengetahuan konseptual mengenai AI menjadi kapabilitas praktis yang aplikatif, tidak hanya membekali individu dengan keterampilan esensial di era digital, tetapi juga menanamkan fondasi bagi budaya akademik yang lebih inovatif dan produktif di lingkungan Fakultas Sastra Fatoni University, sekaligus menawarkan cetak biru intervensi yang efektif untuk menjembatani kesenjangan literasi teknologi di institusi pendidikan tinggi lainnya.
Transformation of Islamic Education through the Integration of Sufism For the Enhancement of Spiritual Intelligence Sudin, Mahmudin; Zailani, Zailani
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agam Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v6i2.1316

Abstract

Islamic education faces a significant challenge in the Society 5.0 era, where the dominance of cognitive approaches often fails to address the critical need for students' spiritual strengthening. This situation creates an urgent demand for more holistic educational models grounded in Sufi principles. This study aims to map the development of research on the integration of Sufism into Islamic education and its contribution to enhancing spiritual intelligence. A Systematic Literature Review (SLR) was employed to analyze scholarly literature from 2000 to 2024, following the stages of research question formulation, selection criteria establishment, cross-database searching (international and national), article screening, data extraction, and thematic analysis. The synthesis of findings reveals that Sufi values—such as contemplation (tafakkur), soul purification (tazkiyah), and character building—significantly strengthen curriculum design, learning strategies, and student transformation. This integration has been proven to foster the development of spiritual, cognitive, and emotional intelligence as the foundation for cultivating the complete human (insan kamil). The study's implications underscore the necessity of developing more humanistic, adaptive, and holistic-oriented Islamic education models to navigate the complexities of the digital age.
Penguatan Minat Belajar Siswa dalam Konteks Emosional Spiritual Quotient pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Jannah, Eni Mifta; Zailani, Zailani; Ruslan, Muhammad
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 7 No 2 (2025): JIREH: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v7i2.602

Abstract

Islamic Religious Education learning is still focused on memorization aspects without providing sufficient space for thinking, this makes students' interest in exploring, questioning and discussing PAI materials actively still low, which ultimately many students take PAI lessons merely to fulfill academic obligations, and PAI learning has not consistently touched the emotional and spiritual aspects of students, resulting in many students not understanding Islamic values ​​​​completely both logically and emotionally. The purpose of this study is to analyze the condition of students'interest in learning PAI, analyze the application of ESQ in PAI learning, and identify factors that inhibit the strengthening of students' interest in learning in the context of ESQ in PAI learning. This research uses a qualitative approach with a descriptive study type. The results of this study indicate that strengthening learning interest in the context of ESQ in Islamic Religious Education learning has been implemented, as evidenced by their increasing enthusiasm, confidence, and deeper understanding of religious values ​​when learning is implemented with a variety.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN MENGHIDUPKAN KEGIATAN DI MESJID AMALUL MUQORROBIN DESA KEDAI DURIAN Zailani, Zailani; Ramadhani, Tazkiyah
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Volume 3, No 2 Oktober 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v3i2.934

Abstract

The theme of the KKN this time was the role oh Muhammadiyah in public edication. so the author designed several special programs related to the theme. namely focusing on education. especially children’s education in order to empower children in dusun vii, durian shop village which was held at the Amalul Muqorrobin mosque and MDTA Amalul Muqorrobin. implementation of tutoring and implementation og literacy programs. from these programs, the community in hamlet VII, Kedai Durian, has a concern for education for children, especially religious education. From these activities the impact that can be obtained is the increased enthusiasm for learning. The spirit of reading children In the Kedai Durian. A marked change in attitude among Mdta children as well as children in the local community. Who attend the maghrib Kedai Durian these programs. It can be seen from the enthusiasm of the children in the Kedai Durian that is very high.
Integrasi Nilai-Nilai Islami dalam Pembentukan Karakter Siswa di Songserm Sasana School Thailand: Studi Kasus Kualitatif Melalui Observasi Partisipatif Rostian Zalukhu, Ade; Zailani, Zailani
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/grh6n505

Abstract

Pendidikan karakter Islami di konteks multikultural, khususnya wilayah Muslim minoritas, menghadapi tantangan integrasi nilai. Studi kasus kualitatif dilakukan Agustus 2025 di Songserm Sasana School, Songkhla Selatan, melalui wawancara kepala sekolah, lima guru, lima belas siswa, observasi empat minggu, serta analisis dokumen. Data dianalisis tematik melalui coding terbuka–aksial, penemuan tema, dan verifikasi; validitas dijaga dengan triangulasi dan member checking. Ditemukan lima nilai utama iman-takwa, ṣidq, amānah, istiqāmah, ta'āwun diterapkan lewat kurikulum ganda, pembiasaan religius, keteladanan guru, dan budaya asrama. Faktor pendukung meliputi komitmen stakeholder, lingkungan religius, sistem asrama, dukungan komunitas; hambatan mencakup perbedaan budaya, keterbatasan sumber daya, variasi kompetensi guru, pengaruh media sosial, serta evaluasi karakter. Model integrasi ini menunjukkan relevansi global pendidikan Islam lintas budaya dan menekankan pentingnya pelatihan guru berbasis pedagogi nilai, instrumen evaluasi terukur, serta kolaborasi sekolah-keluarga-komunitas. Temuan ini memperkuat kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kebijakan pendidikan karakter kontekstual di berbagai setting internasional masa depan.
Judicial Discretion in Marriage Dispensation Cases: A Socio-Legal Study at the Bangkinang Religious Court, Kampar-Riau, Indonesia Padmilah, Padmilah; Husti, Ilyas; Zailani, Zailani; Jamal, Khairunnas
Islamica: Jurnal Studi Keislaman Vol. 20 No. 2 (2026): March
Publisher : Postgraduate Studies of UIN Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/islamica.2026.20.2.243-264

Abstract

The enactment of Law No. 16 of 2019, which raised the minimum marriage age to 19, has paradoxically contributed to a significant increase in marriage dispensation applications in Indonesia. This study examines the exercise of judicial discretion in marriage dispensation cases at the Bangkinang Religious Court and analyzes its socio-legal implications for children and their families. Employing a qualitative socio-legal approach, the research is based on document analysis of four court decisions in 2024 and in-depth interviews with judges, families, and community actors. The findings reveal that judicial discretion is not solely grounded in statutory norms but is substantially shaped by contextual considerations, including moral urgency, psychological readiness, economic capacity, and familial support. However, the frequent granting of dispensations raises critical concerns regarding the erosion of child protection principles and the potential normalization of underage marriage. The study argues for the establishment of clearer regulatory guidelines and a multidisciplinary assessment framework to ensure that judicial discretion aligns with the best interests of the child and broader social justice objectives.
PELATIHAN PEMANFAATAN AI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PENULISAN DAN PUBLIKASI ILMIAH UNTUK DOSEN & MAHASISWA DI THAILAND SELATAN Afandi, Ahmad; Zailani, Zailani; Rahmayati, Rahmayati; Hayati, Isra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37519

Abstract

Abstrak: Rendahnya literasi digital dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang berimplikasi pada rendahnya produktivitas publikasi ilmiah sivitas akademika menjadi latar belakang utama kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini dirancang secara spesifik untuk menjembatani kesenjangan kapabilitas tersebut, dengan tujuan utama membekali peserta melalui pelatihan intensif mengenai pemanfaatan AI secara praktis, efektif, dan etis guna mengakselerasi keseluruhan alur kerja penulisan ilmiah, mulai dari tahap ideasi hingga finalisasi naskah. Diimplementasikan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang kolaboratif, kegiatan ini melibatkan 75 dosen dan mahasiswa dari Fakultas Sastra, Fatoni University, Thailand, sebagai partisipan aktif dalam sebuah lokakarya interaktif yang diselenggarakan selama dua hari. Metode ini memastikan relevansi dan pemberdayaan peserta melalui integrasi materi konseptual tentang urgensi dan etika AI, demonstrasi penggunaan Elicit/QuillBot/Mendeley, praktik langsung pada riset peserta, serta diskusi terpandu untuk pemecahan masalah kontekstual Hasil evaluasi program menunjukkan dampak intervensi yang sangat signifikan dan terukur. Analisis kuantitatif dari perbandingan skor pre-test dan post-test membuktikan adanya peningkatan pemahaman dan kompetensi peserta dengan kenaikan rata-rata sebesar 78%.Abstract: A low level of digital literacy in the use of artificial intelligence (AI), which has implications for the low productivity of scientific publications by the academic community, is the main background for this community service activity. This activity was specifically designed to bridge this capability gap, with the main objective of equipping participants through intensive training on the practical, effective, and ethical use of AI to accelerate the entire scientific writing process, from the ideation stage to the finalization of manuscripts. Implemented using a collaborative Participatory Action Research (PAR) approach, this activity involved 75 lecturers and students from the Faculty of Literature, Fatoni University, Thailand, as active participants in a two-day interactive workshop. This method ensured the relevance and empowerment of participants through the integration of conceptual material on the urgency and ethics of AI, demonstrations of the use of Elicit/QuillBot/Mendeley, hands-on practice on participants' research, and guided discussions for contextual problem solving. The program evaluation results showed a very significant and measurable impact of the intervention. Quantitative analysis of pre-test and post-test score comparisons demonstrated an increase in participants' understanding and competence, with an average increase of 78%.