Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Agroteksos

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA AGROINDUSTRI ROTI DI KOTA MATARAM Idiatul Fitri Danasari; Suparmin .; Abdullah Usman
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 26 No 1 (2015): Jurnal Agroteksos 3 Desember 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.739 KB)

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan sumberdaya manusia yang tepat merupakan kunci keberhasilan dari suatu perusahaan, artinya dalam mencapai tujuannya dipengaruhi oleh unsur manusianya. Hal ini berkaitan dengan produktivitas seseorang. Produktivitas tenaga kerja merupakan kemampuan seseorang dalam menghasilkan suatu barang dan jasa. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada agroindustri roti di Kota Mataram. Unit analisis dalam penelitian ini adalah agroindustri roti di Kota Mataram dengan jumlah responden sebanyak 42 tenaga kerja pada bagian pengolahan. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Untuk mengetahui faktor yang berpengaruh (tingkat pendidikan, upah, umur, pengalaman kerja, jenis kelamin dan teknologi) terhadap produktivitas tenaga kerja dilakukan analisis data menggunakan regresi berganda dengan software IBM SPSS 20. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu variabel yang berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja adalah tingkat pendidikan, upah, pengalaman kerja dan jenis kelamin. Saran pada penelitian ini, sebaiknya diterapkan sistem pengupahan yang intensif untuk meningkatkan motivasi pekerja, kemudian perlunya diadakan bagian quality control untuk menjaga mutu dan kualitas suatu agrindustri terhadap produk yang dihasilkan. ABSTRACT Proper utilization of human resources is the key to the success of a company, that means in achieving its goals is also influenced by the human element. This is related to a person’s productivity. Productivity is an ability to produce goods or do a service. The aims of this research were to found out the factors that influence labours productivity by bakerie’s labour in Mataram city. The analysis unit that being used in this research was bakery agroindustry in Mataram city, the number of responden include all labour in processing unit was 42 labours. The data sources were primer and secunder. To know the factor that influence (education level, fee, age, work experience, gender and technology) of labors productivity, data analysis was done using multiple regression analysis with IBM SPSS 20. In addition, descriptive method was also used to find out the problems of worker. Based on the result, the influence factor consist of education level, fee, work experience, and gender. The suggestion that can be given to the bakery owners is that they should increase its ability in marketing strategy, led the intensive work in order to motivated the labours and the last is to held a training for quality control staff in order to keep the good product quality.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI PHOTOMAPPING DAYA TARIK WISATA DAN ANALISIS SWOT DI DESA TETEBATU Siska Ita Selvia; Idiatul Fitri Danasari
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi terhadap potensi dan permasalahan dalam pengembangan Desa Wisata Tetebatu yang kemudian dilakukan evaluasi terhadap komponen-komponen Desa Wisata dan penyusunan strategi pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan melalui observasi, Forum Group Discussion untuk eksplorasi potensi masalah serta perumusan strategi menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil FGD diketahui bahwa Desa Tetebatu memiliki atraksi wisata, amenitas, aksesibilitas dan fasilitas penunjang lainnya yang dapat dikembangkan menjadi desa wisata. Kelemahan dan ancaman yang ada terkait dengan kurang optimalnya manajemen pengelolaan desa wisata, keterbatasan permodalan, minimnya kemampuan SDM dalam mengelola sumber daya alam. Strategi pengembangan yang digunakan berupa: 1) penyusunan masterplan pengembangan Desa Wisata dengan perencanaan tata ruang dan zonasi serta membangun brand image desa yang mempertimbangkan keberlanjutan; 2) pengembangan integrasi sektor pariwisata dengan sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan yang dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus berpotensi untuk diversifikasi produk menjadi oleh-oleh khas Desa Tetebatu; 3) pengembangan manajemen pengelolaan desa wisata melalui penguatan kelembagaan; 4) pengembangan kerjasama Pemerintah Desa dengan Pemerintah Daerah, Provinsi, Pusat, Perguruan Tinggi hingga investor; 5) pengembangan metode pemasaran/promosi produk wisata.
DETERMINAN PRODUKSI BENIH BAWANG PUTIH DI KECAMATAN SEMBALUN Danasari, Idiatul Fitri; Febrilia, Baiq Rika Ayu; Anwar, Anwar; Mulyawati, Sri
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i3.929

Abstract

This research aims to describe the characteristics of farmers and seed stockmen and analyze the determinants of garlic seed production in Sembalun District. The research was conducted through observations and interviews using questionnaires to farmers and garlic seed stockmen. The qualitative analysis method was used to identify the characteristics of farmers and seed stockmen and then quantitative analysis using multiple regression to identify the determinants of garlic seed production in Sembalun District. Based on the analysis conducted on 35 respondents (30 farmers and 5 seed stockmen) there were four variables that affect the production of garlic seeds in Sembalun District, namely wet garlic production (X1), the price of garlic seeds (X2), the price of wet garlic (X3), and the price of organic fertilizer (X4). Wet garlic production (X1) and the price of garlic seeds (X2) were found to have a positive effect while the price of wet garlic (X3) and the price of organic fertilizer (X4) had a negative effect on the production of garlic seeds in Sembalun District.
ANALISIS RISIKO USAHATANI NANAS DI KECAMATAN PRINGGASELA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Rakhman, Amry; Febrilia, Baiq Rika Ayu; Danasari, Idiatul Fitri
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i3.1002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pendapatan usahatani nanas di Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur dan (2) menganalisis tingkat risiko produksi dan harga nanas di Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan unit analisis adalah petani nanas di Kecamatan Pringgasela. Penentuan jumlah responden dilakukan secara quota sampling sebanyak 43. Pengambilan responden dilakukan secara accidental sampling. Alat analisis yang digunakan adalah: 1) analisis pendapatan; 2) analisis ragam (Variance); 3) analisis simpangan baku dan; 4) analisis koefisien variasi (KV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendapatan rata-rata yang diperoleh petani dalam usahatani nanas di Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp. 18.145.578/LLG atau Rp. 38.607.612/Ha, dan tingkat risiko produksi usahatani nanas sebesar 0,04 < 0,5 artinya risiko yang dialami petani rendah dan risiko harga usahatani nanas sebesar 0,01< 0,5, artinya tingkat risiko produksi dan harga yang dialami petani adalah rendah (terhindar dari kerugian) di Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Diharapkan bagi petani agar terus meningkatkan produksi, berdasarkan hasil penelitian usahatani nanas memiliki risiko yang kecil (terhindar dari kerugian). Bagi petani, dalam melakukan pengolahan, penanaman, pemupukan, penyemprotan dan pembersihan yang baik agar produksi nanas optimal. Bagi petani, diharapkan dapat melakukan pengendalian serangan hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman nanas sehingga tanaman tumbuh optimal.
FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI KEDELAI DI WILAYAH LAHAN KERING KABUPATEN LOMBOK TENGAH Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Wuryantoro, Wuryantoro; Ayu, Candra; Danasari, Idiatul Fitri
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i2.927

Abstract

Abstrak Lahan kering di wilayah Kabupaten Lombok Tengah masih belum terkelola secara maksimal. Dengan luas lahan kering sebesar 33.348 Ha wilayah Lombok Tengah memiliki potensi pengembangan yang cukup tinggi untuk di manfaatkan salah satunya adalah dengan melakukan usahatani kedelai. Usahatani kedelai diketahui dapat dikembangkan di lahan kering dan wilayah kabupaten Lombok tengah khususnya di desa segala anyar merupakan salah satu wilayah yang menjadi pusat program Upsus Pajale. dari hasil penelitian yang dilakukan untuk musim tanam pada periode Juni - September 2022, Usahatani kedelai di desa segala anyar memperoleh hasil produksi sebanyak 676 Kg/LLG dan 1386 Kg/Ha dan petani bisa mendapatkan rata-rata nilai produksi sebesar Rp. 8.956.667 /LLG dan Rp. 18.366.370 /Ha. Jumlah nilai pendapatan rata-rata yang diperoleh pada musim tanam tersebut senilai Rp. 4.451.432 / LLG dan Rp. 9.128.021/ Ha dan dengan nilai R/C Ratio 1,99 maka usahatani kedelai di Desa Segala Anyar Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Usaha atau bisnis dinyatakan layak (feasible). Faktor-faktor sosial ekonomi seperti umur, lama pendidikan, pengalaman berusahatani tidak berpengaruh signifikan pada produktivitas usahatani kedelai, sedangkan modal dan harga jual kedelai berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usahatani kedelai, serta tidak ada faktor sosial-budaya yang mengatur dan mempengaruhi ataupun menolak pengembangan usahatani kedelai Abstract Dry land in Central Lombok Regency is still not managed optimally. With a dry land area of 33,348 hectares, the Central Lombok region has a high enough development potential to be utilized, one of which is by conducting soybean farming. Soybean farming is known to be developed on dry land and the Central Lombok district area, especially in the village of Segala Anyar, is one of the areas that is the center of the Upsus Pajale program. from the results of research conducted for the growing season in the period June - September 2022, soybean farming in the village of Segala Anyar obtained a production yield of 676 Kg / LLG and 1386 Kg / Ha and farmers could get an average production value of Rp. 8,956,667 / LLG and Rp. 18,366,370 / Ha. The total average income value obtained in the growing season is Rp. 4,451,432 / LLG and Rp. 9,128,021 / Ha and with an R / C Ratio value of 1.99, soybean farming in Segala Anyar Village, Pujut District, Central Lombok Regency Business or business is declared feasible. Socio-economic factors such as age, years of education, farming experience have no significant effect on soybean farming productivity, while capital and soybean selling price have a significant effect on soybean farming productivity, and there are no socio-cultural factors that regulate and influence or reject the development of soybean farming.
POTRET DAN ANALISIS INTERNAL-EKSTERNAL PELAKU USAHA BERBASIS KOMODITAS UNGGUL DAERAH: RUANG LINGKUP BAWANG PUTIH KECAMATAN SEMBALUN Danasari, Idiatul Fitri; Supartiningsih, Ni Luh Sri; Sjah, Taslim; Maryati, Sri; Sari, Ni Made Wirastika
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1206

Abstract

Kecamatan Sembalun sebagai salah satu sentra pengembangan bawang putih nasional menunjukkan produksi bawang putih yang meningkat. Hingga saat ini penjualan hasil tani bawang putih didominasi dalam bentuk segar kepada pengepul maupun penangkar lokal. Memegang status destinasi wisata berdampak pada munculnya pelaku usaha mikro kecil menengah di Kecamatan Sembalun sebagai penunjang pariwisata dalam memproduksi produk oleh-oleh khas daerah baik berupa produk kerajinan hingga olahan pangan dan hasil pertanian. Salah satunya yaitu bawang putih dan produk turunannya (black garlic). Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan potret dan menganalisis kondisi internal dan eksternal pelaku usaha bawang putih dan produk turunannya di Kecamatan Sembalun. Metode pengolahan dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara mendalam kepada repsonden yaitu lima pelaku usaha bawang putih dan turunannya yang dipilih secara purposive sampling dan snowball sampling. Hasil observasi menunjukkan bahwa selain usaha tani bawang putih terdapat pelaku usaha lainnya seperti penangkar benih bawang putih yaitu CV.Pusuk Pujata dan pelaku usaha olahan bawang putih yaitu KWT Putri Rinjani Sejahtera - UD. Malsye, KWT Segare Muncar, dan KUB Maju Bersama. Hasil analisis menggunakan matriks IE dan Grand Strategy menunjukkan posisi agresif (kuadran I) dan hold and mantain (kuadran V), artinya pelaku usaha bawang putih dan produk turunannya di Kecamatan Sembalun memiliki kondisi yang kuat pada pengembangannya. Oleh sebab itu, perumusan strategi dapat difokuskan pada beberapa aspek seperti 1) intensifikasi pemasaran, 2) pengembangan produk, dan 3) peningkatan kuantitas dan kualitas produk dan pelaku usaha melalui dukungan pemerintah daerah dan pusat.
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFESIENSI USAHATANI SEMANGKA DI DESA SEGALA ANYAR KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Sari, Ni Made Wirastika; Danasari, Idiatul Fitri; Safitri, Sri Juliani
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan efisiensi usahatani semangka di Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui survei dan wawancara langsung dengan petani. Penelitian dilaksanakan di sebelas dusun yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan luas tanam semangka yang tinggi. Responden berjumlah 40 orang petani semangka yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Analisis data meliputi perhitungan biaya produksi, total penerimaan, total pendapatan, serta efisiensi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani sebesar Rp 26.873.377 per LLG (0,55 ha) atau Rp 48.574.648 per hektar, dengan biaya produksi sebesar Rp 12.946.623 per LLG atau Rp 23.333.352 per hektar, sedangkan rata-rata penerimaan sebesar Rp 39.820.000 per LLG atau Rp 71.908.000 per hektar. Nilai R/C ratio sebesar 3,08 menunjukkan bahwa usahatani semangka di Desa Segala Anyar secara ekonomis dikatakan efisien dan layak dijalankan karena setiap satu rupiah biaya yang dikeluarkan dapat menghasilkan penerimaan lebih dari tiga kali lipat. Oleh karena itu, pengembangan usahatani semangka di wilayah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani setempat.
Co-Authors A. Faroby Falatehan Abdul Majid Azzuandi Abdullah Usman Akbar, Zulfikar Ibnu Ali ALUH NIKMATULLAH Anna Apriana Hidayanti Anwar Anwar Arya Budhi Saputra, I Made Asri Hidayati, Asri Ayu Febrilia, Baiq Rika Ayu, Candra Azzahra, Iga Nabila Ouwan Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati Bardayanti, Deslin Sarmitha Didi Suryadi Dinda Marita Diswandi Diswandi Diswandi Febrilia, Baiq Rika Ayu Fitri Fitri, Nopiana Harianto Harianto Hayati Hayati Heldiyanti, Rina Hery Haryanto Isnaini, Novita Johan Bachry Jufri, Afifah Farida Kisman M. Yogi Riyantama Isjoni Mandalika, Eka Nurminda Dewi Maulana, Salman Murod Maulin, Maulin Moh. Taqiuddin Muhammad Harish Maulidi Mulyawati, Sri Mutiara Mita Kasia Nabilah, Sharfina Ni Luh Mira Puspayani Ni Made Nike Zeamita Widiyanti Ni Made Wirastika Sari Ni Made Wirastika Sari Ni Made Wirastika Sari Ni Made Wirastika Sari Ni Made Wirastika Sari, Ni Made Wirastika Ningrat, Lalu Asrul Hadi Novia Alifah Fauzia Novita Isnaini Nurrachman Pande Komang Suparyana Parta Tanaya, I Gusti Lanang Prasetyowati, Rini Endang Pratama, M. Gilang Putri, Dwi Noorma Putri, Sista Eliyani Rakhman, Amry Riezka Zuhriatika Rasyda Rifani Nur Sindy Setiawan Rini Endang Prasetyowati Rizki Putra Masyhadani Safitri, Sri Juliani Sail, Fazila Sari , Ni Made Wirastika Selvia, Siska Ita Septiadi, Dudi Siska Ita Selvia Siti Harni Astuti Sri Maryati Sri Mulyawati Sudjatmiko, Dwi Praptomo Sukma, Lalu Hadryan Suparmin Suparmin Supartiningsih, Ni Luh Sri Supatiningsih, Ni Luh Sri Tajidan, Tajidan Taslim Sjah, Taslim Usman, Abdullah Vijaya, Ni Putu Sephia Ananda Wuryantoro Wuryantoro Wuryantoro, Wuryantoro Yanuartati, Baiq Yulfia Elsadewi Zaini, Anas Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah