Articles
STUDI KASUS DECUBITUS DENGAN TIRAH BARING LAMA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKINANG KOTA
RIANI;
DESI SUFRIANTI;
MILDA HASTUTY
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v6i2.8057
Ulkus dekubitus merupakan ulserasi yang disebabkan oleh tekanan yang berlangsung lama pada pasien yang dibiarkan berbaring diam di tempat tidur. Daerah yang paling sering terkena ulkus dekubitus adalah sacrum, trochanter, tuberositas ischium. Distribusi lokasi terjadinya ulkus sangat tergantung pada status fungsional, struktur anatomi sacrum, trochanter, tuberositas ischium pasien. Pada pasien yang hanya bisa duduk, lokasi yang paling sering terkena adalah ischium. Pada pasien yang tidak mampu melakukan apapun, maka ulkus dapat timbul di lutut, tumit, malleoli, scapula, occiput dan daerah tulang belakang (spina) Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penyebab dan faktor – faktor resiko dekubitus pada penderita tirah baring lama di Wilayah kerja puskesmas Bangkinang Kota tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive sampling. dimana semua subjek yang ada dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan dalam sampel penelitian. Studi kasus pasien dekubitus pada perawatan tirah baring lama di Wilayah kerja puskesmas Bangkinang Kota tahun 2021 ditemukan faktor terbanyak adalah karena minimnya mobilisasi atau imobilisasi pasien yaitu 8 dari 8 (100%). Faktor lain yaitu status gizi kurang 5 dari 8 pasien (62,5%). Lansia 5 dari 8 pasien (62,5%). Untuk kondisi Kelembaban 8 dari 8 (100%) pasien mengalaminya. Kesimpulan dinyatakan bahwa faktor terbanyak pada kejadian ulkus dekubitus pada penderita tirah baring adalah dari faktor minimnya mobilitas pasien atau imobilisasi dan faktor kelembapan. Faktor-faktor lain yang berpengaruh adalah status gizi dan usia.
Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) dI RSIA Husada Bunda Tahun 2021
Milda Hastuty;
Dumasari Lubis;
Riani Riani;
Sri Hardianti
Jurnal Sehat Mandiri Vol 17 No 2 (2022): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 17, No.2 Desember 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33761/jsm.v17i2.627
Maternal and perinatal mortality rates remain high worldwide with up to 99% of maternal deaths due to problems in labour or the postpartum period. Maternal mortality in developing countries is highest at 450/100,000 births, compared to developed countries. Premature rupture of membranes is defined as rupture of membranes before the date of birth. It can occur late in pregnancy or before delivery. Under normal circumstances, 8-10% of pregnant women experience premature rupture of membranes. The purpose of this study was to determine the characteristics of pregnant women with the incidence of KPD at Husada Bunda Hospital in 2021. This type of research is descriptive analytic with a cross sectional study design carried out on pregnant women at RSIA Husada Bunda. A total of 126 respondents of the age of pregnant women who were not at risk were 26 respondents experiencing BPH, 118 respondents who were not anaemic in pregnant women were 24 respondents experiencing BPH and 204 respondents of parity who were not at risk were 42 respondents experiencing BPH. Based on the results of the study it can be concluded that there is an incidence of KPD at Husada Bunda Hospital which occurs KPD is 46 people (20.6%). It is hoped that health workers can provide knowledge about KPD to pregnant women when mothers do ANC and mothers know the characteristics of KPD so that KPD does not occur.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA-SISWI SDN 004 MAKMUR SEJAHTERA TENTANG SANITASI LINGKUNGAN SEKOLAH
Dessyka Febria;
Sri Hardianti;
Milda Hastuty;
Andi Irfan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15279
Lingkungan sekolah merupakan salah satu tempat yang wajib menyelenggarakan sanitasi lingkungan, karena sekolah berperan menjadi pintu masuk dari perubahan perilaku sehat. Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan anak didik serta kualitas lingkungan sekolah perlu diterapkan dan dikembangkan tentang sanitasi lingkungan sekolah. Kebersihan anak maupun kebersihan lingkungan memegang peranan penting pada tumbuh kembang anak baik fisik maupun psikisnya. Kebersihan anak yang kurang, akan memudahkan terjadinya penyakit diare pada anak. SD Negeri 004 Makmur Sejahtera terletak di Desa Makmur Sejahtera. Siswa-siswi masih banyak yang membuang sampah tidak pada tempatnya, siswa tidak mencuci tangan sebelum makan, dan siswa juga belum mengetahui manfaat dari kebersihan lingkungan sekolah dan rumah. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran siswa-siswi dalam menjaga sanitasi lingkungan sekolah dan PHBS sehingga bisa menyebabkan terkena penyakit. Dengan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menurukan prevalensi kejadian diare dan meningkatkan pemahaman siswa-siswi tentang sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah.
HUBUNGAN KURANG ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABOY JAYA
Ummi Kalsum;
Dhini Anggraini Dhilon;
Milda Hastuty
Jurnal Doppler Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jd.v7i2.25629
Ibu hamil dengan status gizi buruk atau mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) akan cenderung melahirkan bayi BBLR. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Kurang Energi Kronis ibu hamil dengan kejadian Bayi BBLR di Wilayah Puskesmas Bangkinang Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitantif dengan pendeatan case control study. Sample kasus diambil menggunakan teknik total sampling dan sample kontrol mengguakan sistematik random sampling. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang. Populasi penelitian seluruh bayi yang tercatat di dalam kohort bayi pada bulan Januari sampai dengan Desember 2021. Bayi yang mengalami BBLR sebanyak 55 bayi dan yang tidak mengalami BBLR sebanyak 634 bayi, Instrument penelitian menggunakan lembar checklist dan data sekunder, dan pengolahan data secara univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis univariat dari 110 responden yang mengalami KEK pada saat hamil sebanyak 71 orang (64.5%), sementara dari 110 responden dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kasus terdapat 55 (50,0%) bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan kelompok kontrol 55 (50,0%) bayi yang berat lahir normal. Berdasarkan analisa bivariat dengan uji chi square diperoleh p value 0,001 (p ? 0,05), artinya Ha diterima, ada hubungan Kurang Energi Kronis pada ibu hamil dengan kejadian Bayi BBLR di Wilayah Puskesmas Laboy Jaya. Disarankan bagi Puskesmas Laboy Jaya agar lebih mengupayakan penanganan KEK ibu hamil mulai dari saat kunjungan kehamilan seperti pemberian makanan tambahan dan tablet zat besi selama kehamilan sehingga dapat menurunkan kejadian bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
HUBUNGAN LAMA KERJA DAN MOTIVASI DENGAN KINERJA KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SUNGAI PAKNING BENGKALIS TAHUN 2023
Isnaeni, Lira Mufti Azzahri;
Hastuty, Milda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 4 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/sjkt.v2i4.22411
Kinerja adalah suatu yang dicapai atau prestasi yang diperlihatkan. Keberhasilan Posyandu salah satunya dipengaruhi kinerja kader, lama menjadi kader dengan motivasi yang tinggi dalam kegiatan Posyandu akan meningkatkan kinerja kader Posyandu. Namun permasalahan terjadi banyak kader kurang termotivasi dalam kegiatan Posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja dan motivasi dengan kinerja kader posyandu. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasinya semua kader posyandu yang terdaftar di UPT Puskesmas Sungai Pakning Bengkalis dengan sampel yang terkumpul sebanyak 115 kader. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan Uji Chi- Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kader yaitu sebanyak 107 responden (93,0%) telah lama menjadi kader posyandu, 81 responden (70,4%) memiliki motivasi yang tinggi dan 66 responden (57,4%) memiliki kinerja kader posyandu yang baik. Hasil penelitian lama kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja kader posyandu dengan pvalue 0,010 < 0,05, motivasi memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja kader posyandu dengan nilai p value = 0,013 < 0,005. Disarankan kepada instansi agar meningkatkan program kesehatan yang ada sehingga para kader memiliki kinerja semakin baik dan kepada kader agar selalu terlibat aktif dengan program yang dilakukan oleh Puskesmas. Kata Kunci : Lama Kerja, Motivasi, dan Kinerja
Pemeriksaan Status Kesehatan Guru Di SMAN 2 Bangkinang Kota
Riani, Riani;
Rinancy, Hariyet;
Hastuty, Milda;
Sudirman, Wahyu Febri Ramadhan;
Syafiq, M Rizan;
Noranisa, Noranisa
CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/care.v2i2.30232
Penyakit diabetes maupun asam urat merupakan dua penyakit yang berbeda, namun kedua penyakit ini saling mempengaruhi penderitanya sebab penderita penyakit diabetes akan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami hiperuresemia maknanya bahwa orang dengan kondisi asam urat akan lebih berisiko untuk mengalami diabetes. Kedua penyakit ini dapat dikontrol dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti, menerapkan pola makan sehat dengan gizi seimbang, melakukan diet yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, mengurangi konsumsi makan dengan kandungan tinggi purin seperti makanan laut, jeroan dan daging merah, serta sayuran hijau pekat, berolahraga secara rutin dam memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain menerapkan sejumlah gaya hidup sehat di atas, seseorang dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Permasalahan yang muncul disini adalah mitra/para guru tidak mengetahui: 1) makanan apa saja pemicu tingginya kadar gula darah dan asam urat, 2) kondisi-kondisi yang menjadi risiko kondisi kegawatan tingginya kadar gula darah dan asam urat. 3) sebagian guru enggan untuk mengkonsumsi obat penstabil gula darah dan asam urat mereka khawatir menjadi ketergantungan dan menyadari bahwa konsumsi obat jangka panjang dapat mempengaruhi kesehatan ginjal. 4) para guru tidak pernah mengecek kondisi kesehatannya secara rutin, mereka beranggapan jika tau penyakitnya akan membuat mereka semakin terfikirkan dengan kondisi kesehatan tersebut.
HUBUNGAN KURANG ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABOY JAYA
Kalsum, Ummi;
Dhilon, Dhini Anggraini;
Hastuty, Milda
Jurnal Doppler Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jd.v7i2.25629
Ibu hamil dengan status gizi buruk atau mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) akan cenderung melahirkan bayi BBLR. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Kurang Energi Kronis ibu hamil dengan kejadian Bayi BBLR di Wilayah Puskesmas Bangkinang Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitantif dengan pendeatan case control study. Sample kasus diambil menggunakan teknik total sampling dan sample kontrol mengguakan sistematik random sampling. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang. Populasi penelitian seluruh bayi yang tercatat di dalam kohort bayi pada bulan Januari sampai dengan Desember 2021. Bayi yang mengalami BBLR sebanyak 55 bayi dan yang tidak mengalami BBLR sebanyak 634 bayi, Instrument penelitian menggunakan lembar checklist dan data sekunder, dan pengolahan data secara univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis univariat dari 110 responden yang mengalami KEK pada saat hamil sebanyak 71 orang (64.5%), sementara dari 110 responden dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kasus terdapat 55 (50,0%) bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan kelompok kontrol 55 (50,0%) bayi yang berat lahir normal. Berdasarkan analisa bivariat dengan uji chi square diperoleh p value 0,001 (p ? 0,05), artinya Ha diterima, ada hubungan Kurang Energi Kronis pada ibu hamil dengan kejadian Bayi BBLR di Wilayah Puskesmas Laboy Jaya. Disarankan bagi Puskesmas Laboy Jaya agar lebih mengupayakan penanganan KEK ibu hamil mulai dari saat kunjungan kehamilan seperti pemberian makanan tambahan dan tablet zat besi selama kehamilan sehingga dapat menurunkan kejadian bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
PKM Kelompok Ibu Menyusui Dalam Peningkatan ASI Eksklusif di Desa Pulau Rambai Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Kabupaten Kampar
Syahda, Syukrianti;
Hastuty, Milda
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Dedikasi 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/dedikasi.v2i1.34
Peningkatan pemberian ASI secara eksklusif dapat mencegah sekitar 823.000 kematian anak dan 20.000 kematian akibat kanker payudara di seluruh dunia setiap tahunnya. Oleh karena itu, menyusui memainkan peran penting dalam kesehatan masyarakat untuk ibu dan anak di seluruh dunia. Penghentian menyusui secara dini terkait dengan masalah ibu, seperti penyakit ibu, nyeri payudara, ketidaknyamanan menyusui di depan umum, atau bayi baru lahir yang menderita dengan berbagai macam penyakit. Secara global, bayi yang disusui secara eksklusif kurang dari 40%. Hasil dari wawancara diketahui bahwa hanya 10% saja ibu yang memberikan ASInya secara eksklusif. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Ketercapaian tujuan pelatihan dapat dikatakan baik (80%). Ada peningkatan pengetahuan dari peserta tentang definisi ASI eksklusif dan manfaatnya, cara menyusui serta mitos yang ada tentang ASI. Ketercapaian target materi yang telah direncanakan dapat dikatakan baik (80%). Kemampuan peserta dalam penguasaan materi dapat dikatakan baik (75%). Perlunya monitoring, evaluasi dan pendampingan secara rutin sehingga ibu memiliki pengetahuan, kesadaran dan pemahaman tentang manfaat pentingnya ASI Ekslusif bagi bayi, ibu dan keluarga.
Faktor Yang Berhubungan dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang HIV Aids di Wilayah Kerja Puskesmas Kuok Kabupaten Kampar
Hastuty, Milda;
Syahda, Syukrianti;
Riani, Riani
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v8i2.28737
AIDS is also a pandemic problem that is very worrying because in addition to this disease there is no vaccine and drug that can prevent the spread to others, this disease also has an asymptomatic phase (without symptoms) which is relatively long and long in the process of the disease so that its development is like an iceberg phenomenon. Based on data on the achievement of minimum service standards (MSS) in Riau Province from January to June 2022, 14.7 percent of achievements were recorded with 190,442 people. With the highest rank in Dumai City at 34.1 percent and the lowest occupied by Siak Regency with an achievement of 7.4 percent. The purpose of this study was to determine the factors associated with pregnant women's knowledge about HIV AIDS at Kuok Health Center, Kampar Regency in 2023. This study used observational analytic quantitative research with a cross sectional design. The research was conducted in March - May 2023 in the Kuok Health Center Working Area, Kampar Regency. The population in this study were all pregnant women who came to the Kuok Health Center from January to March 2023 as many as 76 pregnant women. The sampling technique used in this study was total sampling. Based on the results of statistical tests with chi square, the p-value obtained for the mother's education variable is 0.022 (p<0.05), for variable mass media information 0.000 (p<0.05), for variable information from health workers. Based on these results, it is expected that pregnant women increase their knowledge by reading various articles related to HIV AIDS and attending various counseling on HIV AIDS. Keywords: HIV AIDS Knowledge, Maternal Education, Mass Media Information, Health Worker Information
Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Rumbio Kampar
Erlinawati, Erlinawati;
Hastuty, Milda
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i1.39052
Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2014, sebanyak 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia pada kehamilan dan sebagian besar disebabkan oleh kekurangan zat besi dan perdarahan akut, dan tidak jarang keduanya saling berinteraksi. Prevalensi anemia di Indonesia masih cukup tinggi yaitu 50,9% pada ibu hamil, hasil Riset Kesehatan Dasar (2015) di provinsi Riau angka kejadian anemia pada ibu hamil, masih tergolong tinggi yaitu 37,1%. Di Kabupaten Kampar angka anemia pada ibu hamil pada tahun 2016 sebesar 16,03%, sedangkan pada tahun 2017 sebesar 32,59%. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2023 di wilayah kerja Puskesmas Rumbio Kabupaten Kampar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berjumlah 385 orang dengan jumlah sampel 78 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji statistik chi square dan analisis multivariat regresi logistik. Hasil penelitian analisis bivariat diperoleh hasil terdapat hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe berhubungan secara signifikan dengan anemia (p value < ? 0,05). Kesimpulan terdapat hubungan antara kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil. Diharapkan kepada ibu hamil untuk patuh dan tepat waktu dalam mengkonsumsi tablet Fe agar terhindar dari kejadian anemia pada kehamilan.