Articles
Hubungan Antara Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan Kejadian gout Arthritis pada Usia 40-44 Tahun di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang
Husni, Delvira;
Hidayat, Ridha;
Hastuty, Milda
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jiik.v3i4.48910
Gout arthritis menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup umum terjadi pada usia lanjut dan sering dikaitkan dengan kadar asam urat yang tinggi serta indeks massa tubuh (IMT) yang tidak ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian gout arthritis pada usia 40–44 tahun di Desa Tarai Bangun, wilayah kerja UPT Puskesmas Tambang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi sebanyak 3.721 dan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat dan tinggi badan untuk menentukan IMT serta pemeriksaan kadar asam urat menggunakan alat Easy Touch GCU. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan kejadian gout arthritis dengan nilai p = 0,047 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tidak ideal IMT seseorang, maka risiko terkena gout arthritis cenderung meningkat. Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal dan menerapkan gaya hidup sehat sangat penting dalam mencegah gout arthritis. Disarankan untuk meningkatkan edukasi mengenai gizi seimbang dan gaya hidup sehat, serta melakukan skrining rutin terhadap IMT dan kadar asam urat sebagai bentuk pencegahan. Kata kunci: Indeks Massa Tubuh; Gout Arthritis; Usia 40–44 Tahun
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT RHEUMATOID ARTHRITIS
Mardiana, Putri;
Safitri, Yenny;
Hastuty, Milda
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jiik.v3i4.49309
Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang menyerang sendi dan dapat menyebabkan kecacatan apabila tidak ditangani dengan tepat. Salah satu faktor penting dalam pengelolaan RA adalah kepatuhan pasien dalam minum obat, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat RA di Desa Pulau Rambai. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita RA berusia 45–59 tahun yang berjumlah 51 responden, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat RA (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (56,8%) memiliki dukungan keluarga yang baik dan 61,4% responden patuh dalam minum obat. Uji statistik menggunakan Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (p = 0,010; POR = 5,704). Artinya, responden yang mendapat dukungan keluarga memiliki peluang 5,704kali lebih besar untuk patuh minum obat dibanding yang tidak mendapat dukungan. Kesimpulan dari penelitian ini menyarankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi penderita RA untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan.
Hubungan Prilaku “CERDIK” Dengan Pengendalian Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja Upt Puskesmas Tambang
Saputra, Indra;
Apriza, Apriza;
Hastuty, Milda
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jiik.v3i4.50715
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering disebut sebagai "the silent killer" karena sering kali tidak menunjukkan gejala namun dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke dan gagal ginjal. Menurut WHO tahun 2019 kasus hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia terkena hipertensi, persentase penderita hipertensi di provinsi riau mengalami peningkatan di tahun 2021 sebanyak 337.936, sedangkan menurut data yang diperoleh dari dinas Kesehatan kabupaten Kampar pada tahun 2023 berjumlah 19.872 orang. pengendalian tekanan darah sangat penting untuk mencegah dampak tersebut, salah satunya melalui penerapan perilaku hidup sehat seperti perilaku “CERDIK” (Cek kesehatan berkala, Enyah asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku “CERDIK” dengan pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi usia 45-54 tahun di Desa Tarai Bangun, wilayah kerja UPT Puskesmas Tambang. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 206 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner perilaku CERDIK dan kuesioner pengendalian tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku “CERDIK” dengan pengendalian tekanan darah (p < 0,05). Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi program promotif dan preventif dalam upaya pengendalian hipertensi di masyarakat.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi (Studi di SMK Al-Faruqi)
Hardianti, Sri;
Sumianto, Sumianto;
Hastuty, Milda;
Sari, Resy Kumala;
Agnesia, Yoana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 2 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (308.957 KB)
|
DOI: 10.31004/irje.v2i2.161
The adolescence was period of transition from child to adult, this period devide into three stages:early adolescence, middle adolescence and last adolescence, if in this period they misunderstandhow important of the health reproduction it will be fatal to their life and will disrupt the development of the nation because of that need helath education about right an better of healthreproduction. Aim of this research of being to identify adolescents knowledge before and after by health education of the health reproduction. The design of this research by using One Group Pretest Post- test Design. Sample of this research were student XI second semester at SMK AL-Faruqi. The technique sampling was done in a simple random sampling 21 respondents who met the inclusion criteria. The independent variable is health education and dependent variable isadolescence knowledge about the health of reproduction. The data was collected by using theinstrument biofisiologis before and after giving treatment health education. How to analyze it using by Wilcoxon test with a significant level of P < 0.05. The results showed that adolescents knowledge about health of reproduction before and after gave health education on the subject of the significance level was P : 0.003. The conclusion had the influence that was significant betweenhealth education towards adolescence knowledge about health of reproduction.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar
Syahda, Syukrianti;
Hastuty, Milda;
Parmin, Joria
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v8i1.23633
Birth weight is an indicator of the short-term and long-term health status of a newborn. It is estimated that 15 to 20% of newborns in the world are LBW, which means more than 20 million births per year. In Indonesia, of all reported neonatal deaths, 72.0% (20,266 deaths) occurred at the age of 0-28 days.The aim of this research is to find outanalysis of factors associated with the incidence of Low Birth Weight (LBW) in Bangkinang District Hospital. This research is quantitative analytical with case control type. The population in this study was all 124 newborn babies born in 2022 with a sample size of 124 people. The sampling technique uses total sampling. The research results obtained were that there was a relationship between age (pvalue: 0.009), parity (pvalue: 0.000), preeclampsia (pvalue: 0.010) and anemia (pvalue: 0.000) with the incidence of LBW. Meanwhile, for the employment variable, there is no relationship (pvalue: 0.445) with the incidence of LBW. ExpectedMothers should be able to plan a pregnancy within the age range of 20-35 years, parity 1-3, and diligently check their pregnancies regularly.
Hubungan Pengetahuan Masyarakat Usia Dewasa Tentang Gastritis Dengan Motivasi Mencegah Kekambuhan Gastritis Di Desa Pulau Rambai Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa
Bangun, Pagar Muara;
Safitri, Yenny;
Hastuty, Milda
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i3.49059
Gastritis di anggap sebagai suatu hal yang remeh namun gastritis merupakan awal dari suatu penyakit yang dapat mengganggu kualitas atau aktivitas seseorang. Kurangnya pengetahuan tentang motivasi mencegah kekambuhan gastritis juga dapat menjadi salah satu penyebab gastritis. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat usia dewasa tentang gastritis dengan motivasi mencegah kekambuhan gastritis di Desa Pulau Rambai Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa. Penelitian menggunakan desain cross sectional dan dilakukan pada 19-27 Desember 2024 dengan jumlah salpel 139 responden menggunakan Teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan motivasi mencegah kekambuhan gastritis. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil univariat menunjukkan 105 responden (75,5%) memiliki pengetahuan baik dan 81 responden (58,3) memiliki motivasi untuk mencegah kekambuhan gastritis. Uji Chi-squre menunjukkan hasil ada hubungan anatara pengetahuan dengan motivasi mencegah kekambuhan gastritis (P Value 0,001). Penelitian ini di harapkan bagi responden untuk dapat menghindari makanan beresiko memicu penyebab kekambuhan gastritis.
Gambaran Kualitas Hidup pada Lansia di Perumahan Graha Mustamindo 3 RT.09 Desa Rimbo Panjang
Hardianti, Sri;
Virgo, Gusman;
Hastuty, Milda
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 2 (2023): Volume 2 Nomor 2. Page: 147 - 306
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v2i2.123
The purpose of this research is to find out the description of the quality of life of the elderly inGraha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 Long Rimbo Village. The approach to this study is descriptive, namely a method that aims to describe the quality of life of the elderly at Graha Mutamindo Housing 3 Rt. 09 Rimbo Panjang Village. This research was conducted from December to January 2022. This research was carried out at Graha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 Rimbo Panjang Village with the consideration that Graha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 is an area with a lot of elderly people. The population in this study were all the elderly in Graha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 Rimbo Panjang village, namely 35 families. the number of samples in the study was 35 respondents to be able to describe the quality of life of the elderly at Graha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 Rimbo Panjang Village. The sampling technique in this study was saturated sampling, namely taking all members of the population as samples. This research is descriptive research where research data were obtained by distributing questionnaires to 35 elderly people at Graha Mustamindo Housing 3 RT 09 Rimbo Panjang Village. Based onunivariate analysis, it was found that the quality of life of the elderly in Graha Mustaminedo Housing 3 RT 09 Rimbo Panjang Village, as many as 28 elderly (76.5%) perceived their quality of life to be good, 5 elderly (21.0%) perceived their quality of life to be moderate, 1 elderly (1.2 %) perceive their quality of life as bad, and 1 elderly (1.2%) perceive themselves very badly.
PENYULUHAN PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT HIV AIDS DARI IBU KE ANAK MENUJU THREE ZERO 2030 DI PUSKESMAS KUOK
Hastuty, Milda;
Syahda, Syukrianti;
Erlinawati, Erlinawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25339
Kesehatan reproduksi memastikan bahwa setiap orang memiliki hak untuk menerima pelayanan kesehatan reproduksi yang berkualitas, aman dan bertanggung jawab dimana peraturan ini juga menjamin kesehatan wanita usia subur untuk dapat menghasilkan generasi yang sehat dan berkualitas yang dapat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan pasangan anak mereka. Lebih dari 90% bayi terinfeksi HIV tertular dari ibu HIV positif. Penularan tersebut dapat terjadi pada masa kehamilan, saat persalinan dan selama menyusui. Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) atau Prevention of Mother-to Child HIV Transmission (PMTCT) merupakan intervensi yang sangat efektif untuk mencegah penularan tersebut. Upaya pencegahan penularan HIV dan sifilis dari ibu ke anak, layanan PPIA dan pencegahan sifilis kongenital diintegrasikan dengan layanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Pencegahan penularan HIV dari ibu untuk anak-anak ada program yang akan perhatian saat berat badannya bertambah infeksi HIV pada ibu dan anak. Karena membutuhkan intervensi yang baik mengurangi risiko penularan HIV dari ibu ke anak-anak 25%-45%. Permasalahan yang dialami oleh mitra adalah Ibu hamil belum pernah mendapatkan informasi tentang HIV dan AIDS dan belum terdapat kader Kesehatan ibu hamil yang mendapatkan informasi tentang HIV dan AIDS. Melakukan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil tentang pengetahuan dan pencegahan penularan penyakit HIV AIDS dan pembentukan kader kesehatan ibu hamil. Kegiatan pengabdian dihadiri oleh 30 orang ibu yang memiliki bayi dan 10 orang kader kesehatan.
Environmental Health Literacy and The Hope Tree Metaphor
Febria, Dessyka;
Hastuty, Milda;
Agustina, Rama;
Yusnilasari;
Ariani, Deby Utami Siska
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.4731
This research aim to develop the concept of EHL by reflecting the wish tree metaphor in supporting interactions between government, communities, companies, and agencies to achieve the vision of environmental health. This research used a qualitative methodology with a phenomenological perspective. The community, the penghulu, the village secretary, the village midwife, as well as businesses, professionals, and peatlands specialists served as the study's informants. The peatlands where the study is being conducted is in Indonesia's Riau Province's Rokan Hilir Regency. As a result of this research, it is hoped that stakeholders will become more knowledgeable about the detrimental effects of peatlands management and that they will be able to lessen the negative effects of poor community sanitation on peatlands, protecting the environment and lowering health risks. This metaphor of the wishing tree is said to be upbeat and holding on to improvements in the quality of life in the future. This research is a reflection study that results in a wish tree metaphor that expresses the desire that stakeholders would adopt EHL successfully.
Gambaran Kualitas Hidup pada Lansia di Perumahan Graha Mustamindo 3 RT.09 Desa Rimbo Panjang
Hardianti, Sri;
Virgo, Gusman;
Hastuty, Milda
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 2 (2023): Volume 2 Nomor 2. Page: 147 - 306
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v2i2.123
The purpose of this research is to find out the description of the quality of life of the elderly inGraha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 Long Rimbo Village. The approach to this study is descriptive, namely a method that aims to describe the quality of life of the elderly at Graha Mutamindo Housing 3 Rt. 09 Rimbo Panjang Village. This research was conducted from December to January 2022. This research was carried out at Graha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 Rimbo Panjang Village with the consideration that Graha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 is an area with a lot of elderly people. The population in this study were all the elderly in Graha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 Rimbo Panjang village, namely 35 families. the number of samples in the study was 35 respondents to be able to describe the quality of life of the elderly at Graha Mustamindo Housing 3 Rt. 09 Rimbo Panjang Village. The sampling technique in this study was saturated sampling, namely taking all members of the population as samples. This research is descriptive research where research data were obtained by distributing questionnaires to 35 elderly people at Graha Mustamindo Housing 3 RT 09 Rimbo Panjang Village. Based onunivariate analysis, it was found that the quality of life of the elderly in Graha Mustaminedo Housing 3 RT 09 Rimbo Panjang Village, as many as 28 elderly (76.5%) perceived their quality of life to be good, 5 elderly (21.0%) perceived their quality of life to be moderate, 1 elderly (1.2 %) perceive their quality of life as bad, and 1 elderly (1.2%) perceive themselves very badly.