Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PEMIKIRAN PENDIDIKAN IMAM AL-GHAZALI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Dillah Nur Syafanah; Roudotul Jannah; Novalia Safithri; Wahyu Hidayat; Dina Indriana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang konsep pemikiran pendidikan Islam menurut Imam AlGhazali. Beliau adalah seorang sarjana terkemuka dalam sejarah intelektual Islam. Kontribusi Al-Ghazali terhadap pendidikan Islam cukup besar dalam konteks pendidikan modern. Menganalisis karya-karyanya, artikel ini menyoroti prinsip-prinsip dasar yang menunjang pendidikan Islam menurut pandangan Al-Ghazali. Konsep pendidikan menurut Imam Al Ghazali adalah tujuan pendidikan, metode pengajaran, pengembangan karakter dan hubungan antara ilmu pengetahuan dan agama. Selain itu, artikel ini juga mengupas pemikiran Al-Ghazali mengenai perkembangan sistem pendidikan Islam saat ini dan relevansinya dalam menjawab tantangan masa kini. Dengan memahami pemikiran Al-Ghazali tentang pendidikan Islam, kita berharap dapat terinspirasi untuk mengembangkan pendidikan Islam yang komprehensif dan penuh pemahaman.. luas, dan sesuai dengan tuntutan zaman. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui pemikiran pendidikan islam Al Ghazali.
PERBANDINGAN PEMIKIRAN NASIRUDDIN AL-THUSI DAN ABDUL HASAN ALI BIN MUHAMMAD BIN KHALAF DALAM KONSEP PENDIDIKAN ISLAM Uzmatu Ruqoyah; Choirunnisa Marwa; Musnia; Dina Indriana; Wahyu Hidayat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Nasiruddin Al-thusi dan Abdul Hasan Ali bin Muhammad bin Khalaf. Jika berbicara mengenai pendidikan Islam, tidak lepas dari konsep pendidikan yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW. Karena beliau menyebarkan Islam ke Mekkah dan Madinah. Beliau memberikan kepada manusia cara mengajarkan agama kepada sahabatnya, yang manfaatnya hingga saat ini dapat kita lihat dengan jelas dalam menyebarkan ilmu pengetahuan, khususnya untuk pembelajaran. Penelitian ini membahas tentang kebijakan pendidikan inklusif, kebutuhan guru dan persepsi guru terhadap pendidikan inklusif dengan menggunakan metode penelitian E-Library atau pengumpulan data secara langsung. Ath-Thusi mengatakan bahwa tujuan moral adalah menjadi bahagia. Tujuan ini bergantung pada tempat seseorang di negara berkembang, dapat dicapai melalui pembelajaran dan kemauan untuk mendengarkan. Sedangkan untuk persoalan moral yang lebih luas, Ath-Thusi mengangkat persoalan domestik. Dalam pandangan Ath-Thusi, rumah atau manzil adalah hubungan khusus antara suami dan istri, orang tua dan anak, tuan dan pembantu, bahkan harta benda dan pemiliknya. Tujuan Home Science adalah mengembangkan pembelajaran untuk kesehatan manusia, kesejahteraan jasmani dan rohani. Berdasarkan publikasi terkait pandangan Al-Qabisi terhadap ilmu pengetahuan Islam, dapat disimpulkan bahwa Al-Qabisi adalah seorang faqih dan hafizh Al-Qur'an. Oleh karena itu, konsep yang diberikannya dalam pendidikannya berlandaskan Al-Quran dan Sunnah, dimana terdapat kesamaan cara berpikir.
PARADIGMA PENDIDIKAN ISLAM : PERSPEKTIF FILSAFAT Neneng Roiyatul Muawanah; Aidah Rahmah; Suwardi; Wahyu Hidayat; Dina Indriana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kajian ini adalah guna menganalisis Paradigma Pendidikan Islam melalui penerapan pendekatan kualitatif dan metodologi studi pustaka. Disebabkan oleh modernisasi dan kemajuan teknologi, pendidikan islam pada masa sekarang ini dihadapkan berbagai rintangan yang beragam. di satu sisi, itu menguntungkan, karena menciptakan era globalisasi yang mendorong pemikiran yang luas dan mengglobal. Namun, yang lebih ironisnya, masyarakat yang ekstrim dihasilkan oleh modernisasi. Banyak orang yang tidak memanfaatkan kemajuan ini, yang pada akhirnya merusak karakter generasi muda kita. Oleh karena itu, agama Islam harus mempertimbangkan konsep pendidikan dan menyesuaikannya dengan perubahan zaman.
PENDIDIKAN ISLAM: KONSEP PEMIKIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM IMAM GHAZALI Suntamah; Reza Romansah; Raudina Rihhadatul Aisy; Wahyu Hidayat; Dina Indriana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara keseluruhan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan agama Islam menurut Imam Al-Ghazali.Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk menggali pemikiran al-Ghazali tentang ilmu pengetahuan dan untuk menggali pemikiran al-Ghazali tentang konsep tersebut.pendidikan Islam.Untuk memenuhi tujuan penelitian, maka studi kepustakaan ini menggunakan teknik analisis data kualitatif, khususnya analisis data berpikir reflektif, khusus teknik analisis data.Selain itu untuk menganalisis data yang ada, penulis juga menggunakan metode perbandingan. Yaitu mempertimbangkan unsur-unsur situasi atau fenomena yang diteliti dan membandingkan unsur yang satu dengan unsur yang lain.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan merupakan sumber kebahagiaan dunia dan akhirat.Ilmu pengetahuan akan menjadikan manusia sebagai makhluk yang lebih mulia dan terhormat dibandingkan makhluk lainnya. Al-Ghazali adalah seorang pemikir dan ulama besar dengan hasil karya dalam berbagai bidang ilmu seperti ilmu agama, filsafat, tasawuf, akhlak, politik, dan lainnya. pendidikan menurut Al-Ghazali merupakan suatu proses kegiatan yang dilakukan secara sistematis untuk melahirkan perubahan yang progresif pada tingkah laku manusia. Dalam pandangan Al-Ghazali, sentral dalam pendidikan adalah hati sebab hati merupakan esensi dari manusia karena substansi manusia bukanlah terletak pada unsur-unsur yang ada pada fisiknya, melainkan berada pada hatinya dan memandang manusia bersifat teosentris sehingga konsep tentang pendidikannya lebih diarahkan pada pembentukan akhlak yang mulia
KONTRIBUSI IMAM SIBAWEH DALAM PENDIDIKAN BAHASA ARAB Ari Seven Nur Arifin; Krisna Prananda; Muhammad Rivyal; Dina Indriana; Wahyu Hidayat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempelajari nahwu dan tata bahasa Arab, yang tidak terlepas dari tokoh penting Sibaweh. Penelitian ini mengidentifikasi dan menjelaskan peran Imam Sibaweh dalam pendidikan bahasa Arab. Para penulis menunjukkan pemikiran Sibawaih di bahasa Arab, khususnya pada sistematisasi nahwu. Oleh sebab itu, penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi Sibawaih untuk inspirasi dan mendorong para pencari ilmu atau peneliti linguistik Arab non-Arab, seperti pelajar atau mahasiswa Indonesia, untuk menyadari akan ilmu nahwu tidak harus hanya dimiliki oleh bangsa Arab.
Pengaruh Metode Audio-lingual Bahasa Arab terhadap Peningkatan Maharah Istima' Pada siswa kelas 8 MTSN 39 Jakarta Susi susilawati; Aulia Al-Qisthy Nazifah; Nurul Mafazah; Dina Indriana; Wahyu Hidayat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Audio-Lingual dalam meningkatkan maharah istima’ (kemampuan menyimak) siswa kelas 8 MTsN 39 Jakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan jenis penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dan paired sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa data pre-test dan post-test berdistribusi normal, dengan rata-rata nilai meningkat dari 60,88 menjadi 73,36 setelah penerapan metode Audio-Lingual. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), menandakan adanya pengaruh signifikan dari metode Audio-Lingual terhadap peningkatan kemampuan istima’ siswa. Dengan demikian, metode ini terbukti efektif untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa dalam pembelajaran bahasa Arab.
PENGARUH FILM BERBAHASA ARAB DALAM PEMBELAJARAN MAHARAH ISTIMA’ M Ilham Fahmi Roji; Suharyadi; Iqbal Ramadhan; Putri Aulia; wahyu.hidayat@uinbanten.ac.id; Dina Indriana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat mahasiswa terhadap film berbahasa arab dan pengaruhnya terhadap pembelajaran bahasa arab di era teknologi yang berkembang pesat saat ini. Metode penelitian yang digunakan pada penelitia menggunakan metode kuantitatif melalui kuisioner yang di sebarkan kepada 20 responden mahasiswa pendidikan bahasa arab di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Hasil penelitian di atas menunjukkan pengaruh video film berbahasa arab seabagai media pembelajaran maharah istima yang cukup signifikan, banyak mahasiswa yang setuju akan hal tersebut. Meskipun tak banyak dari mereka yang betu-betul memberdayakan media film berbahasa arab secara konsisten, sebagian besar dari mahasiswa prodi pendidikan bahasa arab tidak sering menonton film berbahasa arab untuk pembelajaran, terutama untuk pembelajaran istima.
Hubungan Antara Strategi Pembelajaran Daring dan Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Suntamah; Shalsa Tria Maharani; Sofan Falsafat; Wahyu Hidayat; Dina Indriana
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze or see whether there is a relationship between online learning strategies and the learning motivation of Arabic Language Education Students at UIN Sultan Hasanuddin Banten. This research represents survey research using a quantitative approach. This research uses primary sources using data collection techniques, namely questionnaires. The questionnaire items were first tested for validity and reliability. The test results for the validity of the question items show a number that is smaller than 0.05 and this means that each question item is valid to be implemented. Then, the question items were also tested for reliability which produced a value of 0.616 lebih tinggi dari 0.6, meaning the question items were reliable and could be implemented repeatedly. The results of this research show a significance value of 0.004 lebih rendah dari 0.05, meaning that H0 is accepted and H1 is rejected. This statement refers to the existence of a relationship between online learning strategies and student learning motivation. Then, the Pearson correlation results showed a figure of 0.513 which was categorized as a normal relationship between the two variables. The results of the Pearson correlation test also show a positive value, meaning that the greater the focus on online learning, the more influence it will have on student learning motivation.