p-Index From 2021 - 2026
9.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi & Bisnis PNJ (JEKBIS PNJ) Humano: Research Journal Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi AL-FALAH : Journal of Islamic Economics AkMen JURNAL ILMIAH Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking Indonesian Journal of Halal Research Jurnal Manajemen Dirgantara Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Adz Dzahab : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Journal of Islamic Economics and Finance Studies AL-FALAH : Journal of Islamic Economics Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Islamic Business and Finance (IBF) Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Ad-Dariyah J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Jurnal Iqtisaduna Al-Buhuts (e-journal) Labatila: Jurnal Ilmu Ekonomi Islam Mauriduna : Journal of Islamic studies Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi ADILLA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Syari'ah YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya FADZAT Jurnal Ekonomi Syariah Innovative: Journal Of Social Science Research Amal: Jurnal Ekonomi Syariah Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam At Tawazun Jurnal ekonomi Islam Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi dan Pajak Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Al-Fadilah: Islamic Economics Journal Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Ulil Albab PESHUM BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Publikasi Manajemen Informatika
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Identification of Critical Points for the Halalness of Vegetable Materials and Their Derivative Products from an Islamic Economic Perspective Karmila, Yusri; Parakkasi, Idris; Muthiadin, Cut; Supatminingsih, Tuti
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v3i10.11874

Abstract

The aim of this research is to determine the implementation of identifying critical points for halal vegetable materials and their derivative products and the implementation of identifying critical points for halal vegetable materials and their derivative products from an Islamic economic perspective. This research uses a literature review of various main references in halal certification criteria and knowledge about ingredients and processing processes for products originating from plants (plant based products). It is concluded that vegetable ingredients in the sharia specifically mention that nothing is haram, so vegetable ingredients (vegetables) are basically halal. However, if the product is processed using additional ingredients or processing aids that are not halal, then the product status can change to non-halal. Identification of critical points for vegetable ingredients can be analyzed using a decision tree to identify critical points for halal vegetable ingredients.
Kebebasan Ekonomi dalam Perspektif Islam: Integrasi Nilai-Nilai Syariah dengan Pasar Modern Sudarmi, Sudarmi; Idris Parakkasi; Parmitasari , Rika Dwi Ayu; Agus Syam; Muhammad Jufri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7181

Abstract

Kebebasan ekonomi dalam kerangka prinsip-prinsip Islam, dengan fokus pada integrasi nilai-nilai Syariah dengan pasar modern. Tidak seperti sistem ekonomi liberal, yang menekankan kebebasan absolut, kebebasan ekonomi Islam terikat oleh batasan-batasan etika yang dirancang untuk memajukan kebaikan bersama dan memastikan keadilan bagi semua pemangku kepentingan. Kebebasan ekonomi dalam Islam diwujudkan melalu muamalah, transaksi ekonomi yang diizinkan dan tidak bertentangan dengan hukum Islam (Syariah). Penelitian ini mengkaji bagaimana kebebasan ekonomi dalam ekonomi islam, bagaimana prinsip-prinsip kebebasan dalam ekonomi islam serta bagaimana integrase nilai-nilai syariah dalam pasar modern. Dalam hal ini, kebebasan ekonomi bukan hanya tentang individu yang bebas bertransaksi, tetapi lebih pada pencapaian kesejahteraan bersama dalam kerangka moral dan etika Islam. Salah satu aspek utama dari kebebasan ekonomi dalam Islam adalah penerapan prinsip muamalah, yang mencakup interaksi ekonomi yang tidak bertentangan dengan ajaran syariah. Muamalah ini membuka ruang bagi kebebasan beraktivitas dalam ekonomi, namun dengan batasan yang jelas agar tidak menimbulkan kerusakan atau ketidakadilan Lebih jauh, integrasi produk-produk yang sesuai dengan Syariah dalam ekonomi modern memerlukan inovasi berkelanjutan dan kepatuhan terhadap standar-standar etika, yang memastikan bahwa lembaga-lembaga keuangan Islam dapat berkembang pesat di pasar global. penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Syariah ke dalam pasar modern mendorong terciptanya sistem ekonomi yang lebih adil, seimbang, dan berkelanjutan, di mana kebebasan individu selaras dengan kesejahteraan sosial dan tanggung jawab moral. Melalui pendekatan ini, ekonomi Islam menawarkan model yang menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan nilai-nilai spiritual dan etika, yang mendorong kemakmuran dan keadilan jangka panjang dalam ekonomi global.
Sistem Ekonomi Islam: Prinsip Implementasi dan Tantangannya di Dunia Modern Maulana, Maulana; Idris Parakkasi; Ayu Parmitasari, Rika Dwi; Mukhtar Galib
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7265

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan sistem ekonomi Islam di dunia modern, dengan fokus pada perbankan syariah, zakat, dan tantangan dalam mengintegrasikan ekonomi Islam dengan sistem ekonomi global. Ekonomi Islam menekankan prinsip keadilan sosial dan redistribusi kekayaan, yang bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata di seluruh lapisan masyarakat. Prinsip dasar ekonomi Islam adalah menghindari praktik-praktik seperti riba, perjudian (maisir), dan ketidakpastian (gharar) dalam transaksi ekonomi, yang membedakannya dari sistem ekonomi kapitalis yang mengandalkan bunga dan keuntungan maksimum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pendekatan analisis isi untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam penerapan ekonomi Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penerapan ekonomi Islam adalah mengintegrasikan sistem perbankan syariah dan instrumen keuangan berbasis syariah ke dalam pasar global, yang didominasi oleh kapitalisme. Fintech atau teknologi keuangan dipandang sebagai solusi untuk mempercepat penerapan ekonomi Islam dengan menyediakan layanan keuangan yang lebih inklusif yang dapat diakses oleh masyarakat yang sebelumnya kurang terlayani oleh perbankan tradisional. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya kerja sama internasional dan kebijakan yang mendukung penerapan ekonomi Islam dalam sistem ekonomi global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, meskipun banyak tantangan, ekonomi Islam memiliki potensi yang signifikan untuk menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan
Application of Business Ethics in Relation to Buyer Trust from a Sharia Perspective in Sape District Rizal, Syahrul; Parakkasi, Idris; Wahab, Abdul
Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Vol. 9 No. 1 (2025): FEBRUARY 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/profitability.v9i1.17320

Abstract

This study examines the application of Islamic business ethics and its impact on buyer trust in modern and traditional markets in Sape District, Bima Regency, West Nusa Tenggara. It aims to understand how business actors perceive and implement ethical principles in their transactions. Using qualitative field research with descriptive analysis, the study employs normative theological, sociological, and phenomenological approaches. Data sources include primary data from observations and interviews, as well as secondary data from literature. Findings show that most business actors in both modern and traditional markets have a general understanding of business ethics and apply them to some extent. Many traders indirectly practice ethical behavior in transactions. However, the full implementation of Islamic business ethics—honesty, justice, trustworthiness, and tolerance—remains inconsistent. Many business actors still prioritize profit over ethical considerations, focusing on financial gain rather than the spiritual value or blessings of fair business practices. This gap highlights the need for greater awareness and education on sharia business ethics. Strengthening ethical training programs and regulatory frameworks can encourage business actors to integrate these principles more consistently, fostering a trustworthy and sustainable market environment.
Pengaruh Reksa Dana Syariah, Saham Syariah dan Sukuk terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi Safitri, Inchi; Mustakim Muchlis; Idris Parakkasi; Kamaruddin, Kamaruddin
Al-Buhuts Vol. 20 No. 2 (2024): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ab.v20i2.5306

Abstract

This study aims to determine the effect of Islamic mutual funds, Islamic stocks and sukuk on economic growth in Indonesia with inflation as a moderating variable. This research uses a quantitative approach. The data source in this research is secondary data. The data analysis technique used in this research is Structural Equation Model (SEM) with Partial Least Square (PLS) approach. The findings in this study indicate that Islamic mutual funds have a positive and insignificant effect on economic growth. Islamic stocks have a significant positive effect on economic growth. Sukuk has a negative and insignificant effect on economic growth. Inflation strengthens the relationship between Islamic mutual funds and economic growth and has a significant effect. Inflation weakens the relationship between Islamic stocks and economic growth and has a significant effect. Inflation weakens the relationship between sukuk to economic growth and has a significant effect. Inflation has a positive and significant effect on economic growth.
Perkembangan Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Periode 1960-1980 S, Zul Ikram; Sirajuddin; Parakkasi, Idris
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 2 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i2.607

Abstract

This paper aims to investigate developments and changes in Islamic economic thought during the period 1960-1980. This period is very important in the history of Islamic economic thought because it experienced many social, political, and economic changes in the Muslim world. This study uses historical analysis methods to trace the evolution of Islamic economic thought at that time. This paper identifies several key figures and schools of thought that played an important role in developing Islamic economic thought in that period. Some of the figures studied include Sayyid Abul A'la Maududi, Sayyid Qutb, and Muhammad Baqir as-Sadr, who represent diverse views in Islamic economic thought. The results of this study indicate that the period 1960-1980 was an important period in the development of Islamic economic thought. During this period, attempts were made to combine the principles of Islamic economics with contemporary economic practices. Several schools of thought propose alternative economic models based on Islamic principles, such as an economic system based on social justice, sustainable economic development, and economic empowerment of Muslims. Keywords: Islamic Economic Thinking, History
Pengaruh Sertifikasi Halal dan Izin Edar BPOM terhadap Minat Beli Kosmetik pada Mahasiswi Lestari, Mega; Parakkasi, Idris; Katman, Muhammad Nasri
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 3 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i3.633

Abstract

Whether we realize it or not, in everyday life, women's needs can’t be separated from cosmetics and other beauty products to support their appearance. The increasing public interest in beauty trends encourages the cosmetic industry to develop rapidly. The desire of women to always look beautiful invites actors who are not responsible for creating or trading cosmetics that do not meet the circulation regulations. Basically, this research was conducted with the aim of knowing the effect of halal certification and BPOM distribution permit on the buying interest of female students. This study uses descriptive analysis techniques with a quantitative approach. The population in this study were students of the Faculty of Economics and Islamic Business, Alauddin State Islamic University, Makassar. In determining the sample using the formula from Krijie and Morgan with a total sample of 336 respondents. IBM Statistics SPSS 25 was used as the data analysis method in this study. From the research process, it was found that halal certification had an effect on student cosmetic buying interest. Meanwhile, the distribution permit of BPOM also influences the cosmetic buying interest of female student. Keywords : Halal certification, BPOM Circulation Permit, Buying Interest, Cosmetics.
Analisis Implementasi Ijarah pada Usaha Mappajak Empang di Desa Tunikamaseang Kabupaten Maros dalam Perspektif Ekonomi Syariah Musyawir, Al; Parakkasi, Idris; , Muslihati
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v6i2.1254

Abstract

Ijarah pada dasarnya adalah akad yang berdiri sendiri, dan pada dasarnya hanya pemanfaatan barang seseorang oleh orang lain dengan pembayaran. Menurut terminologi/istilah ijarah adalah akad sewa menyewa dengan mengambil manfaat sesuatu dari orang lain dengan membayar sesuatu dengan perjanjian yang telah ditentukan dengan syarat-syarat tertentu. Masyarakat desa banyak memanfaatkan wilayah perairan berupa pertambakkan, namun tidak semua masyarakat dapat mengelola lahan tambak tersebut sehingga masyarakat perlu memikirkan cara untuk memanfaatkan lahan tambak secara benar baik yang berkaitan dengan proses pengolahannya maupun proses transaksi sehari-hari. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, diartiakan sebagai penelitian yang memaparkan situasi, kondisi dan kejadian suatu peristiwa. Berdasarkan hasil penelitian, Dalam hal prakteknya penulis menuliskan bahwa sistem sewa menyewa yang dilakukan di Desa Tunikamseang sesuai dengan teori konsep bermuamalah yaitu bagian dari rukun islam yang mengatur hubungan antara seseorang dan orang lain. Yang mana penyewa akan mendapatkan manfaat dari barang yang disewanya sedangkan pemberi sewa akan mendapatkan upah atau imbalan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh ulama fiqih syafi’iyah al ijarah suatu jenis akad atau transaksi terhadap suatu manfaat yang dituju tertentu,bersifat mubah dan boleh dimanfaatkan dengan cara memberi imbalan tertentu. Perjanjian sewa menyewa lahan tambak dilokasi penelitian telah dipenuhi karena penulis melihat bahwa individu yang terlibat dalam kesepakatan ini adalah orang-orang yang memiliki keterampilan,bukan anak-anak yang masih dibawa umur.
Analisis Penerapan Budaya Kerja “Akhlak” dalam Etos Kerja Islami Pada Pegawai Bank Syariah Indoneisa (BSI) KCP Makassar Unismuh Hiqmiatul Uzqa, Dhea; Muin, Rahmawati; Parakkasi, Idris
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v6i2.1257

Abstract

Etos kerja Islami adalah pancaran dari sikap hidup manusia yang mendasar terhadap kerja, kerja yang dimaksud ini adalah kerja bermotif yang terikat dengan penghasilan atau upaya memperoleh hasil, baik yang bersifat material maupun non material (spiritual) dengan dapat berhasil dan sukses dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Landasan etos kerja Islami ini terdapat pada surah Al-Jumu’ah ayat 10. Ciri-ciri etos kerja Islami terdari dari beberapa indikator, yaitu: menghargai waktu, memiliki kejujuran, kecanduan disiplin, memiliki moralitas yang bersih (ikhlas), memiliki komitmen dan konsisten, dan bertanggung jawab. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa penerapan etos kerja Islami pada pegawai Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Unismuh ini belum sempurna namun sudah bisa dikatakan baik, karena dari hasil penelitian yang dilakukan masih ada salah satu pegawai yang masih lalai dalam penerapan etos kerja Islami yang baik. Pegawai tersebut masih sering menunda-nunda pekerjaannya ssehingga tidak termasuk dalam salah satu indikator yang dipaparkan oleh penulis yaitu menghargai waktu dan bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian studi kasus dan fenomenologi. Peneliti juga menggunakan sumber data primer dan data sekunder, serta teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa penerapan etos kerja Islami yang ada di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Unismuh yang pertama menerapkan do’a pagi secara rutin sebelum memulai pekerjaan, menerapkan budaya kerja “AKHLAK” dan menerapkan motto yang telah ditetapkan.
Produksi Dalam Ekonomi Islam Perspektif Maqashid Syariah Trisno Wardy Putra; Rika Dwi Ayu Parmitasari; Idris Parakkasi
ISLAMIC BUSINESS and FINANCE Vol 5, No 2 (2024): ISLAMIC BUSINESS and FINANCE
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ibf.v5i2.34987

Abstract

This study aims to analyze production activities in the perspective of Islamic economics with the maqashid sharia approach. The method used is descriptive qualitative through literature studies that utilize secondary data from various literature sources. The results of the study indicate that production in Islam is not only oriented towards material profit, but must also fulfill the five main objectives of maqashid sharia: maintaining religion, soul, mind, descendants, and property. Production must avoid goods that are forbidden and dangerous, and pay attention to sustainability and social responsibility. In addition, maqashid sharia emphasizes the importance of maintaining five main aspects: religion, soul, mind, descendants, and property. This study also identifies two important prohibitions in production, namely the prohibition of producing forbidden goods and dangerous goods.Keywords: Production, Islamic Economics, Maqashid Sharia 
Co-Authors -, Suarni A. Syatir Sofyan Abdul Wahab Abdul Wahab Abdullah, Tajuddin Agus Syam Amri Amri Amril Andi Faisal Anwar Andi Syathir Sofyan Aninda Aprilia Anugrah Ayu Ruqayyah Yunus azis, nurazmiza Cut Muthiadin Dedi Mardianto Fathurrahman Fathurrahman Fathurrahman, Rezki Amalia Fatimah Fatimah Fatimah Fatirrahman Faturrahman Faturrahman Fitrah Rahma Inayah Gaffar, Andi Abdul Halik, Abdul Chadjib Hamzah Khaeriyah Harfianingsih Hasbiullah Hasmarina Haeruddin Helmy Syamsuri, Helmy Hiqmiatul Uzqa, Dhea Hismayanti Ikram, Zul Ippa Syahida Jesika Saputri Kamaruddin Kamaruddin Kamiruddin Kamiruddin Karmila, Yusri Kisman Lisa Indryawati Lisa Indrywati Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Mega Lestari Mila Mirna Rafki Muh. As’ad Rusydi Al-Hadar Muh. Furqan Arajab Muh. Hasbi Muhammad Akhyar Iqbal Muhammad Arfandi Pama Muhammad Azhar Amirullah Muhammad Jufri Muhammad Nasri Muhammad Nasri Katman Muhammad Widinur Caronge Muhammad Widinur Caronge Muhammad Zul Ikram Safei Muh Dwi Julianggara Mukaddis Mukaddis Mukaddis, Mukaddis Mukhtar Galib Mukhtar Lutfi Mukhtar Luthfi Muslihati Muslihati Muslihati Muslimin Kara Mustakim Muchlis Musyawir, Al Nachda Alyaditha Nashrullah Nur Afiah Nur Rahmia Syam Nur, Awal Nuraeni Nuraida Fitriah Bohari Nurfiah Nurfiah Nurhikmah Nurhikmah NURUL HIDAYAH Nurul Hidayah Nurul Mawaddah Nurul Wahida Nurul Wahida Aprilya Nusran, Muhammad Rahmah Rafifah Abu Rahman Ambo Masse Rahmawati Muin Reski nugraha maulana Rika Dwi Ayu Parmitasari Rismah Rizal, Syahrul Roslina Alam Rosmah Rosmah Rosmayasari, Rosmayasari Rufi'i Ruhilawati Ruhilawati Rusydi, Bahrul Ulum S, Zul Ikram S. Muhammad Nurcholis Assagaf Saeed Fayzul Hayat Saeed Fayzul Hayat Safitri, Inchi Sapitri Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah Siradjuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sri Sutrismi Sri Sutrismi Suci Septiani Sudarmi Sudarmi Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sumarlin Sumarlin Sumarlin, Abdul Syaharuddin Syahrul Rizal Tenri, Andriani Triana, Dien Trisno Wardy Putra Tuti Supatminingsih Umar, Rahmawati Wulandari, Gesia Afifah Ayu Yumita