p-Index From 2021 - 2026
9.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi & Bisnis PNJ (JEKBIS PNJ) Humano: Research Journal Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi AL-FALAH : Journal of Islamic Economics AkMen JURNAL ILMIAH Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking Indonesian Journal of Halal Research Jurnal Manajemen Dirgantara Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Adz Dzahab : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Journal of Islamic Economics and Finance Studies AL-FALAH : Journal of Islamic Economics Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Islamic Business and Finance (IBF) Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Ad-Dariyah J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Jurnal Iqtisaduna Al-Buhuts (e-journal) Labatila: Jurnal Ilmu Ekonomi Islam Mauriduna : Journal of Islamic studies Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi ADILLA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Syari'ah YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya FADZAT Jurnal Ekonomi Syariah Innovative: Journal Of Social Science Research Amal: Jurnal Ekonomi Syariah Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam At Tawazun Jurnal ekonomi Islam Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi dan Pajak Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Al-Fadilah: Islamic Economics Journal Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Ulil Albab PESHUM BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Publikasi Manajemen Informatika
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemikiran Ekonomi Indonesia pada Masa Penjajahan dan Pasca Kemerdekaan Gaffar, Andi Abdul; Parakkasi, Idris; Sudirman, Sudirman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17747

Abstract

Pemikiran ekonomi Islam di Indonesia berkembang pesat selama masa penjajahan dan pasca kemerdekaan, memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi tantangan sosial-ekonomi masyarakat. Pada masa penjajahan, sistem ekonomi kolonial menciptakan ketidakadilan dan kesenjangan sosial, yang mendorong munculnya ekonomi Islam sebagai alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pemikiran ekonomi Indonesia pada masa penjajahan dan pasca kemerdekaan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan literatur review. Hasil penelitian mengemukakan bahwa pemikiran ekonomi Indonesia, baik pada masa penjajahan maupun pasca kemerdekaan, menunjukkan evolusi yang signifikan dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat. Selama masa penjajahan, sistem ekonomi kolonial yang eksploitatif menciptakan ketidakadilan dan kesenjangan sosial yang mendalam. Dalam konteks ini, pemikiran ekonomi Islam muncul sebagai alternatif yang menawarkan prinsip-prinsip keadilan, distribusi kekayaan, dan solidaritas sosial.
Application of Business Ethics in Relation to Buyer Trust from a Sharia Perspective in Sape District Syahrul Rizal; Idris Parakkasi; Abdul Wahab
Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Vol 9, No 1 (2025): FEBRUARY 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/profitability.v9i1.17320

Abstract

This study examines the application of Islamic business ethics and its impact on buyer trust in modern and traditional markets in Sape District, Bima Regency, West Nusa Tenggara. It aims to understand how business actors perceive and implement ethical principles in their transactions. Using qualitative field research with descriptive analysis, the study employs normative theological, sociological, and phenomenological approaches. Data sources include primary data from observations and interviews, as well as secondary data from literature. Findings show that most business actors in both modern and traditional markets have a general understanding of business ethics and apply them to some extent. Many traders indirectly practice ethical behavior in transactions. However, the full implementation of Islamic business ethics—honesty, justice, trustworthiness, and tolerance—remains inconsistent. Many business actors still prioritize profit over ethical considerations, focusing on financial gain rather than the spiritual value or blessings of fair business practices. This gap highlights the need for greater awareness and education on sharia business ethics. Strengthening ethical training programs and regulatory frameworks can encourage business actors to integrate these principles more consistently, fostering a trustworthy and sustainable market environment.
Implications of the Use of Fintech Payment on Consumptive Behavior Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah; Rika Dwi Ayu Parmitasari; Idris Parakkasi
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 3: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i3.7673

Abstract

The development of digital technology, especially fintech payments, has significantly changed people's consumption behavior, especially among millennials and Gen-Z. This phenomenon is characterized by the increasing use of digital payment platforms such as e-wallets and mobile banking, which provide ease and convenience in transactions. The rapid growth of fintech payments can potentially affect the consumption patterns and financial management of the younger generation, so it is important to study it more deeply. This study aims to analyze the implications of the use of fintech payments on the consumptive behavior of the millennial and Gen-Z generations. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques through the dissemination of questionnaires with the help of social media. The main findings revealed ease of use, usefulness, and external factors (social environment, technological innovation, and digital capabilities). Fintech payments have a dual impact on the consumptive behavior of millennials and Gen-Z. While this technology offers unprecedented convenience and efficiency, fintech payments also have the potential to encourage consumptive behavior. In the future, it is necessary to increase financial literacy and understanding of Islamic consumption principles, so that consumptive behavior can be overcome and controlled at reasonable and safe limits.
Blockchain dan Keuangan Sosial Islam: Merevolusi Zakat dan Wakaf untuk Distribusi Kesejahteraan Sosial yang Lebih Transparan Halik, Abdul Chadjib; Idris Parakkasi; Parmitasari , Rika Dwi Ayu
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7583

Abstract

Teknologi blockchain telah muncul sebagai alat transformasi dalam tata kelola zakat dan wakaf, mengatasi berbagai masalah yang telah lama ada seperti transparansi, efisiensi, dan kepercayaan publik. Penelitian ini mengkaji implementasi blockchain dalam pengelolaan zakat dan wakaf di Indonesia, dengan fokus pada penerapannya oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH), salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional yang mempelopori penggunaan teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana blockchain dapat merevolusi tata kelola filantropi Islam, meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas sambil tetap sejalan dengan prinsip-prinsip syariah. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan studi kasus dan tinjauan literatur untuk menganalisis dampak blockchain terhadap transparansi operasional, pelacakan transaksi, dan kepercayaan muzakki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blockchain secara signifikan meningkatkan pemantauan real-time, pencatatan transaksi yang aman, serta kepercayaan publik terhadap sistem pengelolaan zakat. Selain itu, lembaga yang memanfaatkan blockchain melaporkan peningkatan efisiensi operasional dan keterlibatan para pemangku kepentingan, terutama dalam mempercepat distribusi dana yang akuntabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa blockchain memiliki potensi besar untuk memodernisasi pengelolaan zakat dan wakaf. Namun, tantangan dalam literasi teknologi dan integrasi antar-lembaga masih perlu diatasi. Disarankan agar lembaga zakat bekerja sama dengan pengembang blockchain untuk menyempurnakan aplikasi teknologi ini dan memperluas manfaatnya. Penelitian ini menyoroti blockchain sebagai inovasi krusial dalam filantropi Islam, memperkuat relevansinya secara global dan memastikan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan
Pemikiran Ekonomi Islam Muhammad Abdul Mannan Hidayah, Nurul; Parakkasi, Idris; Sudirman, Sudirman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.7484

Abstract

Muhammad Abdul Mannan merupakan salah satu tokoh ekonomi kontemporer yang saat ini ada, beliau merupakan aliran utama. Menurut M. Mannan yang membedakan ekonomi Islam dengan sistem ekonomi modern lainnya, menurut kerangka Islam, merupakan sarana untuk mencapai kesejahteraan spiritual dan moral, serta kesejahteraan akhlak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pemikiran ekonomi islam Muhammad Abdul Mannan. Penelitian ini menggunakan metode literature review sebagai pendekatan utama. Literature review merupakan metode yang bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil penelitian mengungkapkan terkait pemikiran paradigma Islam Muhammad Abdul Mannan, distribusi dalam Islam, dan konsumsi dari perspektif ekonomi Islam. Muhammad A. Mannan menilai konsep pembangunan dalam Islam memiliki keunggulan dalam konsep pembangunan modern. Dalam konteks perencanaan pembangunan ekonomi, desain kebijakan fiskal mengacu pada kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mengarahkan perekonomian suatu negara melalui pengeluaran dan penerimaan pemerintah (dalam bentuk pajak).
Peran Sertifikat Halal dalam Meningkatkan Kepercayaan Konsumen pada Produk Industri Pangan di Indonesia Dedi Mardianto; Idris Parakkasi; Cut Muthiadin
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak Vol. 3 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak (JIEAP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jieap.v2i2.1192

Abstract

This study explores the role of halal certificates in increasing consumer confidence in food industry products in Indonesia. In a Muslim society and a global market that is increasingly aware of religious ethics and values, halal certificates are not only proof of halalness, but also serve as a signal of quality, safety and integrity of the producer. This research uses a qualitative approach through a literature study, by reviewing scientific articles, books, official reports, and relevant documents related to halal and consumer behavior. The results of the analysis show that halal certificates have three main roles: (1) as a credibility signal to reduce information asymmetry between producers and consumers; (2) as an instrument to reduce risk perceptions of ingredients, processes, and production ethics; and (3) as a brand communication medium that builds emotional attachment and social value. Consumers, especially millennials and Gen Z, demand halalness accompanied by transparency and education in the certification process. Halal certificates also strengthen product competitiveness in the global market, reflecting a religious lifestyle while being modern and sustainable. Therefore, industry players need to make halal certification a comprehensive brand strategy, while regulators such as BPJPH must continue to improve the transparency and effectiveness of the system.
The Identifikasi Titik Kritis Kehalalan dalam Produk Turunan Hewani: Pendekatan Sistematik untuk Keamanan Konsumen Sumarlin, Abdul; Parakkasi, Idris; Muthiadin, Cut; Umar, Rahmawati
AkMen JURNAL ILMIAH Vol. 21 No. 2 (2024): AkMen JURNAL ILMIAH
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/akmen.v21i2.4683

Abstract

This research aims to identify critical halal points in animal derivative products to ensure the safety of Muslim consumers and support the economic optimization of halal management in the global food industry. By using a literature study method, this research highlights the importance of halal raw materials and production processes, which not only fulfill religious demands but also increase market competitiveness. The halal identification process involves checking raw materials, production processes, additives, storage, transportation and certification. The tipping point is found in bone, skin, fur, fat, blood, offal, placenta, milk, egg and fish derivative products, all of which require halal verification based on Islamic law. Animal-based flavorings are also analyzed to ensure there is no contamination from non-halal animals. In conclusion, every stage of production of animal derivative products must be thoroughly checked to ensure halalness, support business strategies, and increase consumer confidence in the global market. Key words: Halal raw materials and production processes, Animal derivative products, Identification of halal critical points
Productive Zakat and Poverty Alleviation Through (Cibest Model Approach) at Baznas, Kendari City, Southeast Sulawesi Province Rahmah Rafifah Abu; Abdul Wahab; Idris Parakkasi
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 7 No. 3 (2025): : All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indone
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v7i3.7585

Abstract

Poverty remains a major challenge to economic development in Indonesia, including in Kendari City, Southeast Sulawesi Province. One instrument believed to provide a solution to this problem is zakat, particularly productive zakat. This study aims to analyze the role of productive zakat in poverty alleviation through the CIBEST Model approach at the National Aznas (BAZNAS) in Kendari City, Southeast Sulawesi Province. The CIBEST Model offers a comprehensive approach that measures poverty not only from a material perspective but also from a spiritual perspective.The results of the study indicate that the poverty level and welfare of mustahiq (recipients) in BAZNAS Kendari City experienced significant changes after the implementation of productive zakat. Based on the CIBEST Model approach, there was an increase in material and spiritual welfare among beneficiaries, with the welfare category of Quadrant I increasing from 5 to 8 households. Quadrant II, the material poverty category, decreased from 5 to 2 households. Meanwhile, no households fell into the spiritual and absolute poverty categories after receiving productive zakat. However, the implementation of productive zakat has not been fully effective, with 2 out of 10 informants still classified as poor due to business location and health conditions. Nevertheless, their spiritual aspects showed positive development. BAZNAS needs to strengthen training, mentoring, and business supervision, although limited human resources remain a barrier.
Analysis of the Partnership Contract Pattern Between Drivers and the Gojek Online Application Company from the Perspective of Islamic Economic Jurisprudence Muhammad Azhar Amirullah; Nurfiah Anwar; Sirajuddin; Idris parakkasi
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem bagi hasil pendapatan antara driver dan perusahaan aplikasi Gojek dalam sistem transportasi berbasis aplikasi online, serta menilai kesesuaiannya dengan akad dan prinsip dalam sistem ekonomi Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup bagaimana sistem bagi hasil diterapkan antara driver dan perusahaan, serta apakah sistem tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara driver dan perusahaan aplikasi Gojek bukan merupakan hubungan kerja konvensional antara pemberi kerja dan karyawan, melainkan bentuk kemitraan yang dilandasi oleh kesepakatan bersama. Dalam perspektif fikih ekonomi Islam, pola kerja sama ini dapat dikategorikan sebagai akad syirkah (kemitraan usaha) atau akad ijarah (sewa-menyewa), tergantung pada bentuk perjanjian dan implementasi kerjasamanya. Dengan demikian, sistem bagi hasil yang diterapkan oleh Gojek dapat dikaji lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah, seperti keadilan, kesepakatan bersama, serta transparansi dalam pembagian hasil.
Analysis of Determining Factors Affecting Customer Decisions in Choosing Pawnshop Services (A Comparative Study of UPS Tamallayang and UPC Rappokaleleng) Harfianingsih; Idris Parakkasi; Muslihati
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 5 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan secara ilmiah faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam memilih kedua jenis layanan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam preferensi nasabah. Nasabah pegadaian syariah lebih mempertimbangkan aspek religius, seperti kepatuhan terhadap prinsip syariah, akad bebas riba, transparansi, dan keadilan. Mereka merasa nilai taksiran barang lebih adil karena dinilai berdasarkan prinsip musyawarah dan mendekati harga pasar. Sebaliknya, nasabah pegadaian konvensional lebih fokus pada kecepatan pelayanan, kemudahan prosedur, dan kenyamanan proses, meskipun nilai taksiran barang sering kali lebih rendah. Kedua jenis pegadaian memiliki kesamaan dalam hal aksesibilitas dan kemudahan proses awal. Namun, pegadaian syariah menekankan nilai-nilai etika dan kejujuran dalam transaksi, sedangkan pegadaian konvensional lebih bersifat praktis. Komparasi ini menunjukkan bahwa perbedaan prinsip dan nilai menjadi pembeda utama dalam keputusan nasabah. Secara ilmiah, hal ini dapat dijelaskan melalui pendekatan sosiologis dan ekonomi perilaku, di mana latar belakang budaya, religiusitas, dan tujuan finansial memengaruhi pilihan layanan. Oleh karena itu, setiap penyelenggara pegadaian perlu menyesuaikan strategi pelayanan mereka agar sesuai dengan preferensi dan kebutuhan masing-masing segmen nasabah.
Co-Authors -, Suarni A. Syatir Sofyan Abdul Wahab Abdul Wahab Abdullah, Tajuddin Agus Syam Amri Amri Amril Andi Faisal Anwar Andi Syathir Sofyan Aninda Aprilia Anugrah Ayu Ruqayyah Yunus azis, nurazmiza Cut Muthiadin Dedi Mardianto Fathurrahman Fathurrahman Fathurrahman, Rezki Amalia Fatimah Fatimah Fatimah Fatirrahman Faturrahman Faturrahman Fitrah Rahma Inayah Gaffar, Andi Abdul Halik, Abdul Chadjib Hamzah Khaeriyah Harfianingsih Hasbiullah Hasmarina Haeruddin Helmy Syamsuri, Helmy Hiqmiatul Uzqa, Dhea Hismayanti Ikram, Zul Ippa Syahida Jesika Saputri Kamaruddin Kamaruddin Kamiruddin Kamiruddin Karmila, Yusri Kisman Lisa Indryawati Lisa Indrywati Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Mega Lestari Mila Mirna Rafki Muh. As’ad Rusydi Al-Hadar Muh. Furqan Arajab Muh. Hasbi Muhammad Akhyar Iqbal Muhammad Arfandi Pama Muhammad Azhar Amirullah Muhammad Jufri Muhammad Nasri Muhammad Nasri Katman Muhammad Widinur Caronge Muhammad Widinur Caronge Muhammad Zul Ikram Safei Muh Dwi Julianggara Mukaddis Mukaddis Mukaddis, Mukaddis Mukhtar Galib Mukhtar Lutfi Mukhtar Luthfi Muslihati Muslihati Muslihati Muslimin Kara Mustakim Muchlis Musyawir, Al Nachda Alyaditha Nashrullah Nur Afiah Nur Rahmia Syam Nur, Awal Nuraeni Nuraida Fitriah Bohari Nurfiah Nurfiah Nurhikmah Nurhikmah NURUL HIDAYAH Nurul Hidayah Nurul Mawaddah Nurul Wahida Nurul Wahida Aprilya Nusran, Muhammad Rahmah Rafifah Abu Rahman Ambo Masse Rahmawati Muin Reski nugraha maulana Rika Dwi Ayu Parmitasari Rismah Rizal, Syahrul Roslina Alam Rosmah Rosmah Rosmayasari, Rosmayasari Rufi'i Ruhilawati Ruhilawati Rusydi, Bahrul Ulum S, Zul Ikram S. Muhammad Nurcholis Assagaf Saeed Fayzul Hayat Saeed Fayzul Hayat Safitri, Inchi Sapitri Sapsuha, Mubasysyyratul Ummah Siradjuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sri Sutrismi Sri Sutrismi Suci Septiani Sudarmi Sudarmi Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sumarlin Sumarlin Sumarlin, Abdul Syaharuddin Syahrul Rizal Tenri, Andriani Triana, Dien Trisno Wardy Putra Tuti Supatminingsih Umar, Rahmawati Wulandari, Gesia Afifah Ayu Yumita