Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring the Impact of Temperature and Solvent Ratio on Phenol and Flavonoid Levels in Alpinia galangal L. Extract Using Evaporative Vacuum Cooling Indriani, Dina Wahyu; Anggraini, Firdha Dwi; Hendrawan, Yusuf; Lastriyanto, Anang
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 13 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v13i4.1064-1076

Abstract

The objective of this research is to determine the impact of temperature gradients and solvent ratios in the evaporative vacuum cooling method on the yield of phenol and flavonoid content in galangal extract; ascertain the impact of these factors on the yield generated by galangal extract; and ascertain the mass balance analysis of materials are the objectives of this study. Throughout the extraction of galangal. The study's findings demonstrated that the evaporative vacuum cooling technique, conducted at 49 ºC and with a 1:1 solvent ratio of 1.4432±0.7317 mg GAE/g, produced the highest total phenol concentration. The three differences in the temperature of the evaporative vacuum produced the total phenol content cooling. The overall phenol content obtained decreases with increasing solvent ratio addition. Although the evaporative vacuum cooling treatment at 45 °C yielded the highest total flavonoid content (1.2418±0.2365 mg QE/g) at a 1:2 solvent ratio, the total flavonoid content varied between the three evaporative vacuum cooling temperature variations. The yield of total phenolic and flavonoid compounds was not significantly affected by temperature gradient adjustments or the ratio of galangal extract to solvent (Sig. > 0.05) in any of the data samples pertaining to phenolic and flavonoid compounds. Keywords: Evaporative vacuum cooling, Flavonoids, Galangal, Phenol.
Enzyme dosage detection to degrade feathers in edible bird’s nests: A comparative convolutional neural networks study Liana, Verianti; Arifiandika, Rizal; Rohmatulloh, Bagas; Nafi’ah, Riris Waladatun; Hidayat, Arif; Hendrawan, Yusuf; Al-Riza, Dimas Firmanda; Mahatmanto, Tunjung; Nugroho, Hermawan
Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Vol 6, No 4 (2023)
Publisher : Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.afssaae.2023.006.04.6

Abstract

Edible Bird’s Nest (EBN), a costly food product made from swiftlet’s saliva, has encountered a longstanding problem of plucking the swiftlet’s feather from the nests. The destructive and inefficient manual process of plucking the feathers can be substituted with a serine protease enzyme alternative. Accurate detection of enzyme dosage is crucial for ensuring efficient feather degradation with cost-effective enzyme usage. This research employed the transfer learning method using pretrained Convolutional Neural Networks (Pt-CNN) to detect enzyme dosage based on EBN’s images. This study aimed to compare the image classification mechanisms, architectures, and performance of three Pt-CNN: Resnet50, InceptionResnetV2, and EfficientNetV2S. InceptionResnetV2, using parallel convolutions and residual networks, significantly contributes to learning rich informative features. Consequently, the InceptionResnetV2 model achieved the highest accuracy of 96.18%, while Resnet50 and EfficientNetV2S attained only 30.44% and 17.82%, respectively. The differences in architecture complexity, parameter count, dataset characteristics, and image resolution also play a role in the performance disparities among the models. The study’s findings aid future researchers in streamlining model selection when facing limited datasets by understanding the reasons for the model’s performance and contributing to a non-destructive and quick solution for EBN’s cleaning process.  
Rancang Bangun Alat Sterilisasi Buah Manggis Berbasis Cold Atmospheric Plasma (CAP) Wahyu Dhiki Saputro; Adi Rahmanto Wibowo; Alifah Maulidiyah; Yusuf Hendrawan
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 3 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2018.v03.i02.p01

Abstract

Buah manggis (Garcinia mangostana Linn) atau biasa disebut ‘‘The queen of fruits” merupakan salah satu buah tahunan yang menjadi komoditas ekspor di Indonesia. Tingginya jumlah ekspor buah manggis tidak diikuti dengan kualitas buah yang baik. Rendahnya kualitas buah manggis Indonesia disebabkan karena adanya bercak kuning, mikroba, dan warna kulit yang gelap. Maka dari itu, diperlukan teknologi sterilisasi buah manggis yang efektif mematikan mikroba. Inovasi yang kami tawarkan yaitu alat sterilisasi mikroba berbasis Cold Atmospheric Plasma (CAP) yang dapat mendukung keamanan pangan dari buah manggis yang akan diekspor. Mekanisme alat ini dalam mematikan mikroba adalah dengan merusak fisik dari mikroba tersebut dengan memanfaatkan gas helium terionisasi yang sangat reaktif sehingga menyebabkan membran dan dinding sel bakteri lisis. Alat ini menghasilkan tegangan output sebesar 14.3, 19.14, 27.94, 32.00, 38.54, dan 38.85 kV. Sedangkan frekuensi yang digunakan sebesar 8 kHz. Semakin lama waktu dan tegangan keluaran dari sterilisasi menggunakan alat ini maka gas helium yang terionisasi akan semakin meningkat sehingga dapat menurunkan jumlah mikroba sebesar 1 log 10. Selain itu, dengan alat ini mampu memperpanjang umur simpan buah manggis 10 hari lebih lama dibanding metode konvensional. Alat ini dapat menjadi sebuah trobosan teknologi sterilisasi buah manggis yang efektif dan efisien.
Analisis Laporan Keberlanjutan Berdasarkan GRI Standars Pada Perusahaan Sektor Energy BUMN dan Non BUMN Tahun 2022 syahriyah, yayah; Herdiansyah, Deni; Hendrawan, Yusuf; Ghofur, Mohamad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat pengungkapan laporan keberlanjutan berdasarkan Global Reporting Initiative (GRI) Standards pada perusahaan sektor energi BUMN dan non-BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022. Laporan keberlanjutan menjadi instrumen penting bagi perusahaan dalam menunjukkan komitmen terhadap prinsip keberlanjutan yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial (triple bottom line). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif komparatif dengan teknik dokumentasi. Objek penelitian terdiri atas empat perusahaan sektor energi, yaitu PT Bukit Asam Tbk dan PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan BUMN, serta PT Adaro Energy Indonesia Tbk dan PT Indika Energy Tbk sebagai perusahaan non-BUMN. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keberlanjutan tahun 2022 yang dianalisis menggunakan metode content analysis dengan sistem pengkodean berdasarkan Standar GRI Seri 200 (ekonomi), Seri 300 (lingkungan), dan Seri 400 (sosial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik perusahaan BUMN maupun non-BUMN telah menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan dengan tingkat pengungkapan yang relatif baik. Perusahaan BUMN cenderung unggul dalam pengungkapan aspek ekonomi dan sosial, sementara perusahaan non-BUMN, khususnya PT Indika Energy Tbk, menunjukkan tingkat pengungkapan yang sangat tinggi pada aspek ekonomi serta kinerja yang baik pada aspek sosial dan lingkungan. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa indikator GRI yang belum diungkapkan secara optimal oleh seluruh perusahaan, terutama pada aspek lingkungan dan sosial tertentu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pelaporan keberlanjutan serta menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keberlanjutan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Adamsyah Harika Putra Adi Rahmanto Wibowo adiansyah, muhammad Agil Adham Reka Agus Somantri Ahmad Diyanal Arifin Ahmad Muhlisin Al-Riza, Dimas Firmanda Ali Djamhuri Alifah Maulidiyah Alvianto, Dikianur Anang Lastriyanto Anggraini, Firdha Dwi Anggraini, Sabrina Angky Wahyu Putranto Anisah Cahyani Anninatul Fuadah Anung Nugroho Jayalaksono Apriansyah, Reza Aprilia Nur Komariyah Ariefandie Febrianto, Noor Arif Hidayat Arif Wicaksono R.P Arifiandika, Rizal Aris Fanani Ary Musthofa Ahmad Ary Mustofa Ary Mustofa Ahmad Asy Syukri, Khoirul Anam Aulia Meidiati Aziz Fathur R Bagas Rohmatulloh Bambang Dwi Argo Bambang Dwi Argo BAMBANG SUSILO Bambang Susilo Cahyanto, Darmawan Dwi Chatarina Umbul Wahyuni Choirul Umam Christiana Wahyu Citra Puspita Rani Cory Vidiati Dalas Gumelar Dana Marsetya Utama Deivy Amaliya Tipdani Dendy Satyabima Dewi Maya Maharani Dian Aris Setiawan Dimas F Al Riza Dimas Firmanda Al Riza Dimas Firmanda Al Riza Dimas Firmanda Al Riza Dina Wahyu Indriani Dina Wahyu Indriani Djoko Wahyudi Dwi Setiawan Elok Zubaidah Elwin Elwin F Al Riza, Dimas Fatma Ridha Nurlaili Fauzy, Muchammad Fenti Siregar Fiqi Ibrahim Saqroth Firdaus Kurnia Putra Firdha Dwi Anggraini Fitriyah, Hurriyatul Ghofur, Mohamad Gultom, David Parningotan Gunomo Djojowasito Gunomo Djoyowasito Gunomo Djoyowasito hardiansyah, bagus Hartono, Elvianto Dwi Hendrias Hendrias Hendy Firmanto Herdiansyah, Deni Hilmi, Miftahul Hismarto Bahua Imam Santoso Indah Mustika Sakti Indah Royani Izza, Sylvia Ni’matul Joko Prasetyo Khoirul Anam Asy Syukri Kreative Y.R, Rizka Kristianingsih, Wahyu Kusuma Faisal M La Choviya Hawa Liana, Verianti Litapuspita Rizka Perdana Madaniyyah Mustika Islami, Madaniyyah Mustika Maffudhotul Anna Malin Sutan, Sandra Mardhotillah Mardhotillah Meilani Eka Marantika Merisa Yunita Miftahudin Nawawi Miftahul Hilmi Misnawi Jati Mochamad Bagus Hermanto Moh. Risal Siregar Muchammad Fauzy Muchammad Zakaria, Muchammad Muchnuria Rachmawati Muhamad Amar Nadhif muhamad nur afidin Muhammad Arwani Muhammad Fadhil Muhammad Husain Kamaluddin Muhammad Iqbal Musthofa Lutfi Musthofa Lutfi Mustofa, Ary Mutiara Nisa' Amri Nabila Az-Zalikhah Ilham Nafi’ah, Riris Waladatun Niken Dieni Pramesi Niken Lila Widyawati Nugroho, Hermawan Nur Ida Winni Yosika Nurkholis Hamidi Oktaria Eka Y Omah Rochmah Pratama, Kanda Bagus Puguh Sudarsono Putra, Reza Rienaldy Rachmawati, Muchnuria Rahmatullah, Bagus Retno Damayanti Retno Damayanti Soejoedono Reza Rienaldy Putra Riana, Eki Rico Santoso Rini Yulianingsih Rini Yulianingsih Rochima Nisaa’IL-Firdaus Rohmatulloh, Bagas Ronald Nelson Krakuko Ryan Maulana Abdul Hakim Sadimantara, Muhammad Syukri Saiful Imron Sandra Malin Sutan Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Sandra Shinta Rosalia Dewi Shinta Widaningtyas Shinta Widyaningtyas Simping Yuliatun Siti Mariyah Ulfa Siti Nurhayati Somantri, Agus Sucipto, Sucipto Sukses Agustin Nahmudiyah Sumardi H. S. Sumardi Hadi Sumarlan Sumardi Hadi Sumarlan Sumardi Hadi Sumarlan Sumardi Hadi Sumarlan Supriyanto Supriyanto Supriyanto, Supriyanto Syahriyah, Yayah Titon Elang Perkasa Tunjung Mahatmanto Ubaidillah Ubaidillah Vita Noeravila Putri Wachid Rahmanjaya Wahyu Dhiki Saputro Wahyunanto Agung Nugroho Widaningtyas, Shinta Widyaningtyas, Shinta Wignyanto Wignyanto Wike A. P. Dania Yosua Yosua Yudha Firdaus Baharsyah Yuliatun, Simping Yuni Oktopiyani Yusron Sugiarto Yusuf Wibisono Yuyun Wahyuni Zahrok, Isna Arofatuz