Claim Missing Document
Check
Articles

Penentuan Biodistribusi Tc99m Perteknetat Menggunakan Teknik ROI pada Pasien Hipertiroid (Struma Difusa) Rahmi Desi Martha; Dian Milvita
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.072 KB) | DOI: 10.25077/jfu.3.1.%p.2014

Abstract

Penelitian tentang biodistribusi Tc99m perteknetat pada pasien hipertiroid (struma difusa) yang melakukan pemeriksaan sidik tiroid telah dilakukan di salah satu Rumah Sakit di Jakarta. Data penelitian diperoleh dari hasil pemeriksaan sidik tiroid terhadap 12 pasien hipertiroid yang terdiri dari 5 pria dan 7 wanita. Tujuan dari penelitian adalah menentukan biodistribusi pada pencitraan I (±5 menit), II (±10 menit), dan III (±15 menit) setelah injeksi Tc99m perteknetat pada pasien hipertiroid. Penelitian ini menggunakan peralatan kamera gamma dual head Skylight ADAC merek Phillips dan dose calibrator. Bahan yang digunakan, yaitu radiofarmaka Tc99m perteknetat. Nilai biodistribusi diperoleh berdasarkan nilai cacahan dengan teknik ROI pada masing-masing pencitraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keseluruhan waktu pencitraan, rerata biodistribusi radiofarmaka pada lobus kanan lebih besar daripada lobus kiri. Hal ini disebabkan karena terjadi pembesaran asimetris pada lobus kanan yang mengakibatkan tingginya aktivitas sel sehingga radiofarmaka lebih banyak terdistribusi pada lobus kanan.
Distribusi Dosis Radiasi dari Penggabungan Lapangan Foton dan Elektron Berdasarkan Grafik Dose Volume Histogram (DVH) pada Terapi Kanker Payudara Ike Putri Liasari; Dian Milvita; Fiqi Diyona
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.17 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.62-67.2022

Abstract

Telah dilakukan distribusi dosis radiasi dari penggabungan lapangan foton dan lapangan elektron berdasarkan grafik Dose Volume Histogram (DVH) pada terapi kanker payudara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak antara lapangan foton dan lapangan elektron terhadap distribusi dosis radiasi. Pengambilan data dilakukan dengan memvariasikan Source Surface Distance (SSD) dan jarak antara lapangan foton dan elektron. SSD yang digunakan yaitu 97,5 cm; 100 cm dan 102,5 cm dengan variasi jarak untuk setiap SSD mulai dari 0 cm; 0,3 cm; 0,6 cm dan 1 cm. Analisis data dilakukan pada hasil grafik DVH yang didapatkan dari Treatment Planning System (TPS). Distribusi dosis radiasi yang diperoleh tidak menunjukkan pengaruh dari jarak antar lapangan foton dan elektron. Nilai dosis maksimum yang diperoleh melebihi standar dosis maksimum yang ditetapkan oleh ICRU Report 62.
Evaluasi Penerapan Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri, dan RS UNAND Aprizka Smartalova Syahda; Dian Milvita; Heru Prasetio
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.169 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.4.517-523.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penerapan proteksi radiasi pada pekerja radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri dan RS UNAND.  Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi dosis radiasi perorangan yang diterima pekerja radiasi, mengestimasi efek yang diterima pekerja radiasi serta mengevaluasi penerapan prinsip proteksi radiasi bagi pekerja radiasi.  Pada penelitian digunakan data sekunder untuk dosis radiasi perorangan pekerja radiasi dan data primer untuk laju paparan radiasi di instalasi radiologi menggunakan surveymeter fluke dengan tegangan pesawat sinar-X 80 kV.  Hasil penelitian menunjukkan dosis radiasi perorangan yang diterima pekerja radiasi pada ketiga rumah sakit dalam waktu 3 bulan di bawah Nilai Batas Dosis (NBD) yaitu (0-0,46) mSv dengan acuan NBD berdasarkan Perka BAPETEN No. 4 Tahun 2013 yaitu 20 mSv dalam satu tahun.  Efek radiasi yang diterima pekerja radiasi diperkirakan efek stokastik karena dosis radiasi perorangan yang diterima pekerja radiasi rendah.  Penerapan proteksi radiasi terkait waktu, jarak, dan penggunaan perisai radiasi ruang memenuhi standar BAPETEN No. 4 Tahun 2013, akan tetapi penggunaan APD sebagai perisai diri belum mengikuti standar. A research on the application of protection from radiation has been done in the radiology installation at Naili DBS Hospital, Selaguri Hospital, and University of Andalas Hospital.  This study aims to evaluate the radiation dose received by radiation workers, to estimate the effect of the radiation to the radiation workers and to evaluate the principal application of radiation protection to radiation workers. The research uses primary data for the radiation exposure rate in radiology installation by using survey meter fluke with 80 kV of X-ray energy and secondary data for the radiation dose for each individual. The result shows that the radiation dose received by the radiation workers on the aforementioned hospitals are below the Dose Limits (NBD) based on Perka BAPETEN No. 4 of 2013, which is (0–0.46) mSv for 3 months compared to 20 mSv for year which is the maximum amount allowed. The radiation effect sustained by the radiation workers is projected to be stochastic, due to the low rate of radiation dose rate. The application of radiation protection related to time, distance and the usage of a radiation shield meets the required standard of BAPETEN, but the usage of personal protective equipment as a self-defence mechanism has not met the required standard yet.
Pengukuran Dosis Radiasi dan Estimasi Efek Biologis yang Diterima Pasien Radiografi Gigi Anak Menggunakan TLD-100 pada Titik Pengukuran Mata dan Timus Nurhayati Nurhayati; Dian Milvita; Helfi Yanti; Dyah Dwi Kusumawati
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.166 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.166-171.2016

Abstract

Penelitian tentang pengukuran dosis radiasi yang diterima pasien radiografi gigi anak pada titik pengukuran mata dan timus telah dilakukan pada salah satu rumah sakit di kota Padang menggunakan TLD-100. Penelitian ini bertujuan mengukur dosis radiasi yang diterima pasien anak dan estimasi efek biologis yang timbul akibat paparan radiasi. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran dosis radiasi pada 15 orang pasien anak usia 1-15 tahun. Pengukuran dosis radiasi dilakukan saat penyinaran intraoral, dengan teknik yang sama dalam waktu yang berbeda. Hasil pengukuran menunjukkan dosis radiasi rata-rata yang diterima pasien usia 1-5 tahun sebesar 0,031 mGy, pasien usia 5-10 tahun sebesar 0,063 mGy dan pasien usia 10-15 tahun sebesar 0,078 mGy. Mata menerima dosis radiasi rata-rata sebesar 0,074 mGy dan timus menerima dosis radiasi rata-rata sebesar 0,034 mGy. Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan dapat diperkirakan semua pasien akan menerima efek stokastik.Kata kunci: dosis radiasi, mata, radiografi gigi, TLD-100, timus,
Verifikasi Nilai Dosis Radiasi Berkas Elektron Pesawat LINAC dengan Luas Lapangan Blok Cerrobend (6×6) cm2 dan (8×8) cm2 Berdasarkan Protokol IAEA TRS 398 Fransischa Ramona; Dian Milvita; Fiqi Diyona
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.218 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.2.238-243.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian  verifikasi nilai dosis radiasi berkas elektron pesawat LINAC dengan luas lapangan blok cerrobend (8×8) cm2, (6×6) cm2 dan tanpa blok (10×10) cm2. Penelitian bertujuan memperoleh  nilai dosis radiasi menggunakan blok cerrobend dan tanpa blok agar sesuai dengan dosis radiasi Treatment Planning System (TPS) dan batas toleransi yang ditetapkan protokol IAEA TRS 398 yaitu ±2%.  Pada penelitian digunakan energi berkas elektron (4, 6, 9, dan 12) MeV menggunakan slab phantom dengan detektor ionisasi chamber plane parallel.  Ketebalan blok cerrobend yang digunakan adalah 1,83 cm.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis radiasi yang dihasilkan menggunakan blok cerrobend lebih tinggi daripada tanpa menggunakan blok cerrobend. Hal ini karena semakin luas ukuran lapangan radiasi, maka akan semakin rendah dosis radiasi yang diterima dan semakin banyak radiasi hambur terjadi.  Nilai deviasi dosis radiasi yang terukur pada slab phantom terhadap dosis radiasi TPS masih memenuhi toleransi yang ditetapkan oleh protokol IAEA TRS 398 yaitu  -0,81 % sampai dengan 1,36%. Verification of radiation values of instrument LINAC electron beam with field size of the cerrobend block (8×8) cm2, (6×6) cm2and without block (10×10) cm2 has been conducted.  This study aims to get the value of radiation dose using cerrobend blocks and without block to equal with dose radiation Treatment Planning System (TPS) and the tolerance limits established protocol IAEA TRS 398 which is ± 2%. The study use electron beam energy (4, 6, 9, and 12) MeV using slab phantom with ionization chamber plane parallel detectors.  The thickness of the cerrobend block use  1.83 cm. The results show that using cerrobend block produce a greater dose radiation than without block.  This due to the larger the size of the radiation field, the lower the dose received and the more scaterring radiation. Deviation value dose radiation of measurement in slab phantom to dose radiation TPS still within the tolerance by protocol IAEA TRS 398 that is -0.81% to 1.36%.
Penentuan Konsentrasi Radionuklida (Ra-226, Th-232, K-40, dan Cs-137) pada Bahan Pangan Menggunakan Spektrometer Gamma di Pasar Raya Kota Padang Muthmainnah Muthmainnah; Dian Milvita; Muji Wiyono
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.866 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.3.394-400.2020

Abstract

Telah dilakukan penentuan konsentrasi radionuklida (Ra-226, Th-232, K-40, dan Cs-137) pada beberapa bahan pangan seperti cabe, beras, ikan laut, ikan tawar, singkong, dan daun singkong menggunakan spektrometer gamma di Pasar Raya Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan data awal konsentrasi radionuklida pada bahan pangan di Pasar Raya Kota Padang. Hasil konsentrasi Ra-226 dan Th-232 dianalisis berdasarkan IAEA TE 1788 dan hasil konsentrasi Cs-137 dianalisis berdasarkan PERMENKES RI No 1031 tahun 2011. Pengukuran konsentrasi radionuklida menggunakan spektrometer gamma. Penelitian diawali dengan preparasi sampel, kalibrasi spektrometer gamma, dan pengukuran konsentrasi radionukida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radionuklida yang terdeteksi pada bahan pangan yaitu Ra-226 dan K-40, sedangkan Th-232 dan Cs-137 tidak terdeteksi. Ra-226 terdeteksi pada semua bahan pangan dengan konsentrasi tertinggi pada ikan tawar yaitu 2,73 ± 0,57 Bq/kg dan konsentrasi terendah pada beras yaitu 1,12 ± 0,28 Bq/kg. Konsentrasi Ra-226 yang terdeteksi pada bahan pangan melebihi batas yang ditetapkan IAEA TE 1788. K-40 terdeteksi pada semua bahan pangan dengan konsentrasi tertinggi pada cabe yaitu 958,06 ± 69,84 Bq/kg dan konsentrasi terendah pada beras yaitu 28,44 ± 2,45 Bq/kg.  The determination of radionuclides concentration (Ra-226, Th-232, K-40, and Cs-137) of some foodstuffs such as chilies, rice, sea fish, freshwater fish, cassava, and cassava leaves using gamma spectrometers in Pasar Raya Padang City has been carried out. This study purposed to determine the initial data of radionuclides concentration in foodstuffs at Pasar Raya, Padang City. The result of Ra-226 and Th-232 concentration compared with IAEA TE 1788 and the result of Cs-137 concentration compared with PERMENKES RI No 1031 of 2011. The radionuclides concentration measured using a gamma spectrometer. This study was started by preparing the sample, calibrating the Gamma Spectrometer, and measuring the concentration of the radionuclides. The results showed that the radionuclides detected in foodstuffs were Ra-226 and K-40, while Th-232 and Cs-137 were not detected. The Ra-226 detected in all of the foodstuffs. The highest concentration was 2.73 ± 0.57 Bq/kg in freshwater fish, and the lowest concentration was 1.12 ± 0.28 Bq/kg in chili. The concentration of Ra-226 detected on foodstuffs exceeds the specified limit of IAEA TE 1788. The K-40 detected in all of the foodstuffs with the highest concentration was 958.06 ± 69.84 Bq /kg in chili, and the lowest concentration was 28.44 ± 2.45 Bq/kg in rice.
Analisis Keluaran Berkas Elektron Pesawat Terapi LINAC Tipe Varian CX 6264 di Rumah Sakit Universitas Andalas Mona Vadila; Dian Milvita
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.574 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.2.91-96.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis keluaran berkas elektron pesawat terapi linear acceleration (LINAC) pada fantom air. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pesawat terapi LINAC selama digunakan dengan mengacu pada nilai 1 cGy sama dengan 1 MU. Penelitian dilakukan dengan cara menganalisis muatan yang ditangkap oleh detektor ionisasi chamber dengan faktor koreksi suhu, tekanan, efek polaritas dan rekombinasi ion. Penelitian dilakukan dengan variasi energi 4 MeV, 6 MeV, 9 MeV, 12 MeV, 15 MeV dan 18 MeV dengan teknik penyinaran Source to Surface Distance (SSD) 100 cm. Ukuran luas lapangan penyinaran yang digunakan adalah (10 x 10) cm. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada berkas elektron energi 4 MeV, 6 MeV, 9 MeV, 12 MeV, 15 MeV dan 18 MeV didapatkan nilai keluaran per 1 MU sebesar 0,981 cGy, 1,005 cGy, 1,019 cGy, 1,013 cGy, 1,017 cGy dan 1,007 cGy dengan deviasi pengukuran 1,92 %, 0,54 %, 1,90 %, 1,30 %, 1,73 % dan 0,72 %., nilai ini masih berada dalam rentang toleransi pengukuran yaitu ± 3 %. Dengan demikian, keluaran berkas radiasi elektron pesawat terapi LINAC di Rumah Sakit Universitas Andalas (RS Unand) telah sesuai standar TRS 398 IAEA. Kata kunci: berkas elektron, berkas foton, fantom air, LINAC, RS Unand
Estimasi Dosis Radiasi 3D Energi Foton Berbasis Percentage Depth Dose (PDD) dan Profile Dose untuk Treatment Planning System (TPS) Pesawat LINAC Ervy Primadila; Dian Milvita; Heru Prasetio; Muhammad Al Jabbar Kanie
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.968 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.3.323-330.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai estimasi dosis radiasi 3D energi foton berbasis percentage depth dose (PDD) dan profile dose untuk treatment planning system (TPS) pesawat LINAC menggunakan Matlab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempermudah dan meningkatkan ketelitian pada pembacaan distribusi dosis radiasi permukaan di beberapa kedalaman secara langsung dalam satu kurva.  Estimasi dosis radiasi dilakukan menggunakan data PDD dan data profile dose pada kedalaman 5, 10, 15, 20, dan 25 cm.  Data PDD dan profile dose diambil dengan berkas foton 6 MV dan 10 MV pada luas lapangan 10x10 cm2 dan source surface distance (SSD) 100 cm.  Teknik yang digunakan dalam pengolahan data PDD dan profile dose adalah teknik interpolasi agar data-data tersebut memiliki nilai dengan interval 0,1 mm.  Interval 0,1 mm berguna untuk memberikan jarak antar titik distribusi dosis radiasi bernilai sebesar 0,1 mm.  Hasil penelitian adalah estimasi dosis radiasi 3D yang menunjukkan distribusi dosis radiasi permukaan pada setiap kedalaman yang digunakan dalam penelitian.  Estimasi dosis radiasi pada setiap kedalaman memiliki pola distribusi dosis radiasi yang menyerupai pola distribusi dosis radiasi pada TPS standar di Rumah Sakit Universitas Andalas. Estimasi dosis radiasi menunjukkan bahwa distribusi dosis radiasi akan semakin lebar dan nilai dosis radiasi menjadi semakin menurun seiring peningkatan kedalaman target penyinaran.  A research has been conducted on estimating the 3D radiation dose with photon energy based percentage depth dose (PDD) and profile dose for treatment planning system (TPS) of LINAC using Matlab.  The purpose of this study is to simplify and improve accuracy in reading the distribution of surface radiation dose at several depths directly in one curve.  Estimating of radiation dose is done using percentage depth dose (PDD) and profile dose data at depths of 5, 10, 15, 20, and 25 cm.  PDD and profile dose data were obtained using photon energy 6 MV and 10 MV in field size of 10x10 cm2 and source surface distance (SSD) of 100 cm.  The technique used in processing PDD and profile dose is interpolation technique, so that the data have values with interval of 0.1 mm.  The interval of 0.1 mm is useful for giving the distance between points of radiation dose distribution is 0.1 mm.  The results were estimating of 3D radiation dose at each depth used in the study.  The radiation dose estimation for each depth produced has a radiation dose distribution pattern similar to the radiation dose distribution pattern at a standard TPS at Andalas University Hospital.  The radiation dose estimation show that the distribution of radiation dose will get wider and the value of radiation dose will decrease with increasing depth of the radiation target.
Uptake Radiofarmaka Tc99m MDP pada Daerah Panggul dan Kepala dalam Menentukan Metastasis Tulang Pasien Kanker Prostat Widia Indriani; Dian Milvita; Fadil Nazir
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.092 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.1.24-28.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai uptake radiofarmaka Tc99m MDP pada daerah panggul dan kepala dalam menentukan metastasis tulang pasien kanker prostat. Sampel terdiri dari 20 orang pasien kanker prostat yang melakukan pemeriksaan sidik tulang menggunakan kamera gamma dan radiofarmaka Tc99m MDP secara in vivo. Citra sidik tulang diolah menggunakan teknik ROI dan Statistika 10. Hasil prosentase uptake diperoleh bahwa semua pasien memiliki metastasis pada daerah panggul, dan 3 orang pasien tidak memiliki metastasis pada daerah kepala. Prosentase uptake tertinggi pada daerah panggul 11,26% dan kepala 4,37%. Kata kunci: radiofarmaka Tc99m MDP, kanker prostat, uptake.
ANALISIS DOSIS RADIASI TERHADAP RADIOTERAPIS MENGGUNAKAN POCKET DOSEMETER, TLD BADGE DAN TLD-100 DI INSTALASI RADIOTERAPI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG STUDI KASUS (MEI – OKTOBER) 2014 Milda Utari; Dian Milvita; Nunung Nuraeni; Helfi Yuliati
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 4: Oktober 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.545 KB) | DOI: 10.25077/jfu.3.4.262-268.2014

Abstract

ABSTRAKPenelitian tentang analisis dosis radiasi terhadap radioterapis menggunakan pocket dosemeter,        Thermoluminisence Dosemeter (TLD) badge, dan Thermoluminisence Dosemeter-100                     (TLD-100) telah dilakukan di Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dosis radiasi, menganalisis dosis radiasi berdasarkan NBD yang ditetapkan Peraturan BAPETEN Nomor 3 Tahun 2013, dan memperkirakan efek radiasi terhadap radioterapis.  Pengambilan data dilakukan pada tiga orang radioterapis dengan 4 titik pengukuran.  Pocket dosemeter diproyeksikan pada organ gonad, TLD badge pada organ dada, dan TLD-100 pada keempat titik pengukuran yang meliputi organ mata, thyroid, dada dan gonad.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis radiasi rata-rata yang diterima radioterapis menggunakan pocket dosemeter adalah sebesar 0,005 mSv per hari, dan menggunakan TLD badge sebesar 0,014 mSv per hari.  Pada TLD-100, interval dosis radiasi terhadap radioterapis berkisar antara 0,000004 mSv sampai 0,00095 mSv per hari.  Dosis radiasi tersebut masih berada di bawah NBD yang ditetapkan Peraturan BAPETEN Nomor 3 Tahun 2013, yaitu 20 mSv per tahun.  Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan, dapat diperkirakan akan terjadinya efek stokastik pada radioterapis.Kata kunci : pocket dosemeter, TLD badge, TLD-100, NBD, efek stokastikABSTRACTThe research about radiation dose analysis of radiotherapist using pocket dosemeter, Thermoluminisence Dosemeter (TLD) badge and Thermoluminisence Dosemeter-100 (TLD-100) has been done in Radiotherapy Installation of Dr. M. Djamil Padang Public Hospital.  This research purpose to measure the radiation dose, to analyze the radiation dose based on BAPETEN rules number 3 on 2013, and to estimate the radiation effect on the radiotherapist.  The data have been taken from three radiotherapists on 4 points measurement.  Pocket dosemeter projected on gonad organ, TLD badge on chest organ, and TLD-100 on four points measurement covering the eyes, thyroid, chest and gonad organ.  The result of this research showed that the average radiation dose received by the radiotherapist using pocket dosimeter is 0,005 mSv per day, and TLD badge is 0,014 mSv per day.  In TLD-100, the radiotherapist’s radiation dose interval are from 0,000004 mSv to 0,00095 mSv per day.  The radiation dose is less than the NBD of BAPETEN rules number 3 on 2013, namely 20 mSv per year.  Based on measurements that have been done, it can be expected the occurrence of stochastic effects on the radiotherapist.Keywords : pocket dosemeter, TLD badge, TLD-100, NBD, stochastic effect
Co-Authors Abrar, Luthfia Aqila Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Ahmad Fauzi Pohan Ajirma Halimatussyakdiah Alimin Mahyudin Almahdi Mousa Almuhayar, Mawanda Almuslimiati Almuslimiati Almuslimiati, Almuslimiati Alvionita, Vinny Alya Nabilla Amatulhaq, Seruni Amel Oktavia S Amel Oktavia S. Andrea Wessha Andriani, Chintia Rahmi Anggi Effina Anindy Dwitika Fanis Annisa Yuliandari Aprizka Smartalova Syahda Arizola Septi Vandra Arizola Septi Vandra Asma Ul Husna, Indah Astuti Astuti - Azyyati Bahirah Azyyati Bahirah, Azyyati Candra, Ega Septryan Chavied Varuna Chavied Varuna Chavied Varuna, Chavied Chintia Rahmi Andriani Cindy Wulanda Harwin Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Darlina Darlina Darlina Darlina Dedi Mardiansyah Defira, Eli Delvihardini, Rani Despriani, Yola Devi Yunita Devi Yunita Dewanti, Wafi Muthia Dewi Kartikasari Dewi Kartikasari Dewi, Rahmawati Dian Fitriyani Dinda Dyesti Aprilyanti Dinda Dyesti Aprilyanti Dira Rizki Martem Dira Rizki Martem, Dira Rizki Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dyah Dwi Kusumawati Dyah Dwi Kusumawati Dyah Dwi Kusumawati Dyah Dwi Kusumawati Dyah Dwi Kusumawati, Dyah Effendi, Erawan Effina, Anggi Eli Defira Elistia Liza Namigo, Elistia Emidatul Manzil Eri Hiswara Eri Hiswara Ervy Primadila Fadhil Nazir Fadhil Nazir, Fadhil Fadil Nasir Fadil Nasir Fadil Nasir, Fadil Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fadil Nazir Fandi Aulia Ilham Fandi Aulia Ilham, Fandi Aulia Fani Anjelina Fanis, Anindy Dwitika Fathanah, Nurul Fauzana, Suci Febrietri, Ovia Fenta, Ira Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona, Fiqi Fransischa Ramona Friska Wilfianda Putri Friska Wilfianda Putri, Friska Wilfianda Gatot Suhariyono Geby Sri Ayu Oktavia Hadi, Bagus Sidik Waskito Hajjatun Khairah Hajjatun Khairah Hajjatun Khairah, Hajjatun Halimatussyakdiah, Ajirma Harli Handa Hidayat Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Harmayeni Harmayeni Harmayeni, Harmayeni Harwin, Cindy Wulanda Hasanah.Kr, Nurul Hasnel Sofyan Hasnel Sofyan Hasnel Sofyan Hayu Tyas Utami Helfi Yanti Helfi Yanti, Helfi Helfi Yuliati Helfi Yuliati Helfi Yuliati Helfi Yuliati Helfi Yuliati2 Helfi Yuliati2, Helfi Helga Silvia Helga Silvia Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Heru Prasetio Hidayat, Harli Handa Hidayat, Maulidia I Gde Sukadana Iin Kurnia Iin Kurnia Ike Putri Liasari Imam Taufiq Imam Taufiq Imam Wahyudi Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Indah Asma Ul Husna Indriani, Widia Ira Fenta Irma Dwi Rahayu Ivone Chirsnia Ivone Chirsnia Kanie, Muhammad Al Jabbar Khairunnisak Khairunnisak Khairunnisak Khairunnisak, Khairunnisak Kri Yudi Pati Sandy Kri Yudi Pati Sandy Kri Yudi Pati Sandy Kri Yudi Pati Sandy Kri Yudi Pati Sandy, Kri Yudi Pati Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana Kusdiana, Kusdiana Latifah Aulia Rasyada Liasari, Ike Putri Luthfia Aqila Abrar M. Ali Shafii Mahmudi Rio Putra Mahmudi Rio Putra, Mahmudi Rio Manzil, Emidatul MARIA BINTANG Marzuki Marzuki Maulidia Hidayat Mawanda Almuhayar Maya Putri Sahfira Meqorry Yusfi Merli Azizah Merli Azizah, Merli Milda Utari Milda Utari, Milda Mohammad Ali Shafii Mona Vadila Mona Vadila Monaliza - Monaliza -, Monaliza Morry Wulandarisman Mousa, Almahdi Muhammad Al Jabbar Kanie Muhammad Al Jabbar Kanie muhammad ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Iqbal S Muhammad Rizqi Widisaputra Muji Wiyono Muldarisnur, Mulda Mursiyatun Mursiyatun Mursiyatun Mursiyatun Mursiyatun Mursiyatun Mustofa, Yahya Muthiah Hidayat Muthiah Hidayat Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Mutya Handayani Mutya Handayani, Mutya Mutya Vonnisa Nabila Fauzi Syafitri Nanang Sumitra Nasution, Rihadatul Aisy Syofyani Nini Firmawati Nisaul Chaira Yeni Nola Leona Gemi Nola Leona Gemi, Nola Novita, Rahmi Nunung Nuraeni Nunung Nuraeni Nunung Nuraeni Nunung Nuraeni Nunung Nuraeni, Nunung Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurul Annisa Nurul Hasanah.Kr Oktavia S, Amel Oktavia, Amel Ovia Febrietri Pahrudin Pahrudin Pahrudin, Pahrudin Pardi Pardi Pardi Pardi, Pardi Pradana, Radhia Pratama, Ida Bagus Gede Putra Primadila, Ervy Putri Trisa Vinanda Putri, Rahmiatul Putri, Suriza Radhia Pradana Rahayu, Irma Dwi Rahmat Rasyid Rahmawati Dewi Rahmawati, Indy Rahmi Desi Martha Rahmi Desi Martha Ramacos Fardela Ramadhani, Santri Ramadhani, Syarifah Ramona, Fransischa Rasyada, Latifah Aulia Regiska, Nadia Relis, Septya Annisa Resky Maulanda Septiani Resky Maulanda Septiani, Resky Maulanda Ridwan, Ridwan Rika Susanti Rima Ramadayani Rima Ramadayani, Rima Rizka Mutik Siyami S, Amel Oktavia S, Muhammad Iqbal S., Amel Oktavia Sahfira, Maya Putri Santri Ramadhani Sari, Silvia Novita Sari, Suci Indah Seruni Amatulhaq Silvia Eka Putri Silvia Eka Putri, Silvia Eka Silvia Novita Sari Siyami, Rizka Mutik Solly Aryza Sri Handani Sri Herlinda Sri Herlinda Sri Herlinda, Sri Sri Mulyadi Sri Mulyadi Sri Mulyadi D.T. Basa Sri Oktamuliani Suci Fauzana Sumitra, Nanang Suriza Putri Suryawati Arifin Suryawati Arifin, Suryawati Suwarni - Suwarni - Suyati - Suyati Suyati Syafitri, Nabila Fauzi Syahda, Aprizka Smartalova Taufiq, Vara Trengginas Eka Putra Sutantyo Usna, Sri Rahayu Alfitri Vadila, Mona Vadila, Mona Vara Taufiq Vinanda, Putri Trisa Vinny Alvionita Vinny Alvionita Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wessha, Andrea Widia Indriani Widisaputra, Muhammad Rizqi Wildian Wildian Wiyono, Muji Wulandarisman, Morry Yahya Mustofa Yeni, Nisaul Chaira Yola Despriani Yosi Sudarsi Asril Yosi Sudarsi Asril, Yosi Sudarsi Yudayanti, Ila Yudayanti Yuliandari, Annisa Yulma Susanto, Riyan Yusfi, Meqqory Yusuf, Khalid Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi