Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Errors in Writing Capital Letters in Description Essays in Semester II Students of the Sports and Health Education Study Program Supriadin, Supriadin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 10, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mandala Education ( Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v10i3.7326

Abstract

This research aims to find out errors in writing capital letters in writing Indonesian language papers, as well as to find out the factors that cause errors in writing capital letters in writing papers among second semester students of the Sports and Health Education Study Program, so that these errors can be reduced and corrected. The approach used in this research is a qualitative approach with descriptive research type. The research subjects consisted of 35 second semester students of the Sports and Health Education Study Program. The instruments used were interviews and documentation in the form of students' descriptive essays. The data analysis used in this research uses the Miles and Huberman model analysis, where in analyzing the data there are four activities, namely: data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this research found errors in writing capital letters in descriptive essays in second semester students of the Sports and Health Education Study Program, including 465 errors in the high error category with a percentage of 70.77%. Meanwhile, writing errors in punctuation marks in descriptive essays for students in the second semester of the Sports and Health Education Study Program were in the low error category with 192 errors with a percentage of 29.22%. Factors that cause errors in writing capital letters in descriptive essays for students in the second semester of the Sports and Health Education Study Program, namely: Lack of student interest in essay writing activities, low student interest in reading, students' attitudes that are less concerned about writing capital letters, lack of student understanding of the rules. writing capital letters, less varied learning methods, less interesting learning media and current technological developments.
Mengenal Karya-Karya Sastra Bahasa Indonesia yang Menginspirasi Generasi Muda Supriadin, Supriadin; Damayanti, Sri
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.7790

Abstract

Sastra Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kesadaran sosial, dan mengembangkan pemikiran kritis di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh karya-karya sastra Bahasa Indonesia dalam menginspirasi generasi muda, dengan fokus pada novel Laskar Pelangi (Andrea Hirata), Bumi Manusia (Pramoedya Ananta Toer), Siti Nurbaya (Marah Rusli), serta puisi-puisi Chairil Anwar. Melalui pendekatan kualitatif dan metode analisis konten, penelitian ini mengeksplorasi tema-tema utama dalam karya-karya tersebut dan bagaimana pesan moral, perjuangan, dan nilai sosial yang terkandung di dalamnya berperan dalam membentuk sikap, pandangan hidup, serta pemikiran kritis pembaca muda. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara dengan pembaca sastra, serta observasi terhadap penerimaan karya-karya sastra tersebut di kalangan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya sastra Indonesia tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan dalam membentuk karakter dan membangkitkan semangat perjuangan di kalangan pemuda. Karya sastra ini mendorong pembaca untuk lebih menghargai pendidikan, berani menghadapi ketidakadilan, serta berperan aktif dalam perubahan sosial. Dengan demikian, karya sastra Indonesia dapat dianggap sebagai alat yang efektif dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, dan memiliki empati sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya sastra sebagai media pendidikan yang dapat menginspirasi dan membentuk karakter bangsa.
Strategi Efektif dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa di Pelajaran Bahasa Indonesia Supriadin, Supriadin; Turohma, Latifa
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.8574

Abstract

Artikel ini membahas dampak berbagai strategi menulis terhadap kemampuan menulis siswa dalam pendidikan bahasa Indonesia. Menulis merupakan keterampilan bahasa krusial yang memungkinkan siswa untuk mengekspresikan ide, meningkatkan pemikiran logis, dan mengembangkan kreativitas. Akan tetapi, banyak siswa menghadapi tantangan dalam mengembangkan ide secara sistematis, menggunakan ejaan yang benar, dan memilih diksi yang tepat, yang menyebabkan rendahnya kemampuan menulis di semua tingkat pendidikan. Penelitian ini dilakukan di SMP negeri di Kota X, tempat berbagai strategi pembelajaran menulis diterapkan. Subjek penelitian meliputi guru bahasa Indonesia dan siswa kelas delapan yang berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran menulis. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami fenomena sosial dan budaya dari sudut pandang peserta, dengan fokus pada observasi, analisis, dan interpretasi strategi menulis berdasarkan data empiris yang dikumpulkan dari lingkungan belajar.
Pengaruh Film terhadap Perkembangan Kosakata Remaja Supriadin, Supriadin; syahrir, syahrir
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i1.8579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh film terhadap perkembangan kosakata remaja di era digital. Dalam kehidupan sehari-hari, remaja sering terpapar berbagai jenis media, termasuk film, yang dapat mempengaruhi bahasa dan kosakata yang mereka gunakan. Melalui pendekatan kuantitatif dan survei, penelitian ini mengumpulkan data dari 100 remaja yang memiliki kebiasaan menonton film secara rutin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film, baik yang berbahasa Indonesia maupun asing, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kosakata remaja, baik dalam bahasa formal maupun informal. Pengaruh film lebih kuat pada remaja yang menonton film dengan teks terjemahan dan yang memiliki minat tinggi terhadap genre film tertentu. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana media hiburan, khususnya film, dapat mempengaruhi perkembangan bahasa remaja dan berpotensi memperkaya kosakata mereka.
Analisis Nilai Moral dalam Cerita Anak Nusantara sebagai Media Pembelajaran Bahasa di Sekolah Dasar Damayanti, Sri; Supriadin, Supriadin
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i2.8606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita anak Nusantara serta menelaah potensi pemanfaatannya sebagai media pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Cerita anak sebagai bagian dari sastra anak mengandung pesan-pesan moral yang dapat diinternalisasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap beberapa cerita rakyat populer seperti Malin Kundang, Timun Mas, Batu Menangis, dan La Dana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita anak Nusantara mengandung nilai-nilai moral utama seperti tanggung jawab, keberanian, kerja keras, kejujuran, dan kasih sayang. Selain itu, cerita-cerita tersebut mendukung pembelajaran bahasa dalam aspek membaca pemahaman, menulis, serta berbicara, dan dapat dikontekstualisasikan dalam capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, pemanfaatan cerita anak Nusantara tidak hanya mendukung pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi media efektif dalam pembentukan karakter dan pengembangan literasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menguatkan pandangan bahwa pendekatan berbasis teks sastra dalam pembelajaran bahasa dapat meningkatkan apresiasi siswa terhadap bahasa dan nilai-nilai luhur bangsa (Suherli, 2018; Zuchdi, 2009).  
Studi Naratif tentang Pengalaman Guru dalam Mengajar Bahasa Indonesia di Daerah Terpencil Supriadin, Supriadin
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i1.8577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman guru dalam mengajar Bahasa Indonesia di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber daya pendidikan. Menggunakan pendekatan studi naratif, penelitian ini mengumpulkan cerita dan pengalaman dari beberapa guru yang mengajar di daerah-daerah tersebut. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami tantangan, strategi yang digunakan, serta motivasi yang mendorong guru untuk tetap mengajar di lingkungan yang penuh keterbatasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti kurangnya fasilitas pendidikan, akses internet, dan bahan ajar, para guru menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Mereka mengembangkan metode pengajaran yang kreatif dan berusaha untuk memberikan pengalaman belajar yang maksimal bagi siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan di daerah terpencil melalui pendekatan yang lebih inklusif dan inovatif.
Pengaruh Kolaborasi Antarguru dalam Pengembangan Modul Bahasa dan Sastra Kontekstual Supriadin, Supriadin; Nurbaiti, Nurbaiti
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2025): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v4i1.8637

Abstract

Artikel ini membahas pengaruh kolaborasi antarguru dalam pengembangan modul pembelajaran bahasa dan sastra yang kontekstual di jenjang pendidikan menengah. Di tengah tuntutan Kurikulum Merdeka yang mendorong pembelajaran berbasis konteks dan relevan dengan kehidupan nyata, kolaborasi antarguru menjadi strategi penting untuk menciptakan materi ajar yang lebih adaptif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan beberapa guru bahasa Indonesia dari dua sekolah menengah di wilayah urban dan semi-urban. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen modul yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antarguru memberikan dampak positif dalam berbagai aspek, antara lain peningkatan kualitas isi modul, keberagaman pendekatan pembelajaran, dan relevansi materi dengan lingkungan siswa. Kolaborasi juga mendorong terjadinya pertukaran ide, refleksi praktik mengajar, dan peningkatan profesionalisme guru. Dengan demikian, kolaborasi antarguru dapat menjadi model pengembangan profesional berkelanjutan dalam konteks pembelajaran bahasa dan sastra yang bermakna dan kontekstual.  
Increasing Public Awareness About The Importance Of Maintaining The Cleanliness Of Loang Baloq Beach, Mataram Supriadin, Supriadin; syahrir, syahrir; Syarifoeddin, Elya Wibawa; Ikhsan, Muhamad; Salabi, Muhamad
Abdi Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i1.9077

Abstract

Pantai merupakan salah satu aset wisata yang penting, namun seringkali terancam oleh masalah kebersihan. Sampah yang dibuang sembarangan, baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan, dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem, dan mengurangi daya tarik pantai. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai menjadi krusial. Tujuan dari upaya ini adalah untuk mengubah perilaku masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan pantai, serta mendorong partisipasi aktif dalam menjaga kelestarian pantai. Metode yang dapat digunakan meliputi edukasi melalui kampanye, dan kegiatan bersih-bersih pantai yang melibatkan masyarakat dan  generasi muda. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya pantai yang bersih, indah, dan lestari, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sektor pariwisata.   
An Analysis of Students' Language Errors in Scientific Discussions in the Indonesian Language Course in the Physical Education Study Program, Faculty of Sport Science and Public Health, Mandalika University of Education, Mataram Supriadin, Supriadin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i3.9296

Abstract

This study aims to describe 1) language errors at the phonological level; 2) language errors at the morphological level. This study is descriptive in nature and uses a qualitative approach. The type of method used in this study is qualitative research. Data was selected using purposive sampling techniques. The object of this study was language errors made by students in scientific discussions in Indonesian language courses. Based on the research results, the author concludes that the total number of data found in the scientific discussions of second-semester students in the Physical Education Study Program, Faculty of Sports Science and Community Health, Physical Education Study Program, Mandalika University of Education, is 35 (phonological data) and 2 (morphological data). The phonological errors include: (1) Changes in vowel phonemes, where the phoneme /a/ is pronounced as /e/, the phoneme /i/ is pronounced as /e/, and the phoneme /e/ is pronounced as /i/; (2) Changes in consonant phonemes, namely the phoneme /f/ pronounced as /p/, the phoneme /p/ pronounced as /f/, the phoneme /v/ pronounced as /p/, and the phoneme /k/ pronounced as /c/; (3) Changes in vowel phonemes to consonant phonemes; (4) Changes in consonant phonemes to vowel phonemes. Meanwhile, morphological language errors include: (1) Omission of prefixes, namely, omission of the prefix meng-, omission of the prefix ber; (2) Replacement of morphemes, namely, the morpheme menge- is replaced by another morpheme, the morpheme be- is replaced by the morpheme ber-, the morpheme te-, replaced by the morpheme ter-.
EMOTIONAL AND PHYSICAL DISTURBANCES DURING THE CAREGIVING PROCESS BETWEEN FAMILY CAREGIVERS AND STROKE SURVIVORS Supriadin, Supriadin; Regidor III Dioso; Mohamed Saifulaman Mohamed Said; Datin Hafizah Che Hassan
Journal of Nursing Culture and Technology Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 No. 2 2025
Publisher : Rifapublisher.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70049/jnctech.v2i2.45

Abstract

Background: Stroke is a sudden disruption of blood flow to the brain, causing permanent nerve damage and leading to paralysis. This limits the daily activities of stroke survivors and causes emotional and physical disorders. Family caregivers play a key role in meeting patients' needs but face physical, psychological, social, and financial burdens. To reduce this burden, effective strategies are needed. Caregivers, including family members, friends, or professionals, assist with daily tasks and provide emotional support. Proper caregiving improves the patient's health, reduces disability, and lessens dependence on others. Objective: This literature review aims to identify the emotional and physical disorders faced by family caregivers during the caregiving process of stroke survivors. Method: The research involved selecting articles based on publication year and full-text availability. Relevant studies were chosen from Google Scholar using keywords like "psychosocial support" and "burden on family caregivers of stroke patients form year 2020-2025. The review focused on peer-reviewed articles from the past five years to gather the best evidence regarding psychosocial interventions that alleviate the burden on caregivers.Results: The synthesis of the articles revealed three key interventions to reduce caregiver burden: active rehabilitation through social support, the Information-Motivation-Behavioral (IMB) model, and family stress resilience-based support programs. Conclusion: Family caregivers significantly improve stroke patients' quality of life by helping meet their daily needs, highlighting the importance of effective caregiving in stroke recovery. Keywords: psychosocial support, burden, family caregivers of stroke patients