Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Manajemen Pembelajaran Madrasah Aliyah Manhalul Ma’arif Darek Menggunakan Evaluasi Model CIPP Rindawan, Rindawan; Supriadin, Supriadin; Muhsan, Muhsan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses manajemen pembelajaran di MA Manhalul Ma’arif Darek, peranan manajemen pembelajaran dalam meningkatkan mutu Pendidikan di MA Manhalul Ma’arif Darek, dan Untuk mengetahui evaluasi konteks, input, proses, dan produk manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek. Penelitian ini menggunakan metode atau pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala MA Manhalul Ma’arif Darek, Wakil kepala MA Manhalul Ma’arif Darek, dan Guru MA Manhalul Ma’arif Darek. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Manajemen Pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah-NTB. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, karena dalam penelitian ini untuk mempertajam hasil penelitian peneliti sendiri menjadi instrumen yang langsung menggali data/ informasi, baik data primer maupun data skunder yang mendasar pada aspek-aspek penelitian yang berkaitan dengan manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah Manhalul Ma’arif Darek, sebagai pendukung peneliti dalam penelitian ini dibantu juga dengan data-data (dokumentasi). Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah observasi atau pengamatan dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi (conclusion drawing/verification). Dari data hasil penelitian diperoleh Proses manajemen pembelajaran di MA Manhalul Ma’arif Darek terdiri dari proses perencanaan, proses pengorganisasian, proses pelaksanaan pembelajaran, dan proses penilaian atau evaluasi pembelajaran. Peranan manajemen pembelajaran dalam meningkatkan mutu Pendidikan di MA Manhalul Ma’arif Darek antara lain: Pertama, penentuan standar mutu pendidikan, Kedua pengadaan buku-buku pelajaran, Ketiga mengelola kegiatan pembelajaran. Evaluasi konteks manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek bahwa kurikulum yang digunakan adalah kurikulum K-13. Evaluasi input manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek menggunakan metode ceramah. Evaluasi proses manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek telah menggunakan beberapa media pembelajaran yang dirancang oleh guru sendiri maupun media yang tergolong lumayan canggih, seperti LCD. Evaluasi produk manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek secara umum, bentuk evaluasi yang digunakan guru MA Manhalul Ma’arif Darek tidak ada yang berbeda dengan yang digunakan oleh guru lainnya yaitu menggunakan tes tertulis dan lisan.
Pelatihan Rescue River Tubing Arung Jeram Water Sport Desa Sintung Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah Akhmad, Noor; Zainuddin, Fadli; Muliyani, Sri Erny; Muhsan, Muhsan; Supriadin, Supriadin
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12319

Abstract

River tubing is an activity along a river using a tire or float with a relatively calm to moderate current, suitable for all groups who want to experience the pleasant sensation of waterfalls and the natural surroundings. The Sintung River Tubing white water rafting tourist attraction located in Selakan Hamlet, Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara (NTB) offers an exciting experience for visitors who are looking for adventure on the river. It is strategically located in an area rich in nature and rivers that offers an interesting white water rafting experience. Visitors can enjoy white water rafting (river tubing) on the Sintung River. The aim of this service activity is to prevent water accident victims from occurring and how to provide assistance to water accident victims in the rafting tourism awareness group. The method used is counseling on the process of helping water accident victims through the process of delivering material, discussions and field practice. From this service, it was proven that the majority of participants (96%) had gained a good understanding of the concept of "rescue river tubing" after participating in the training and mentoring. The material presented includes an introduction to equipment, basic rescue river tubing techniques, as well as direct practice in using equipment and carrying out rescue river tubing. This activity was carried out to improve the ability to handle accidents in the white water rafting tourist area of Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency.
ANALISIS OPTIMALISASI PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENDUKUNG PROGRAM-PROGRAM SEKOLAH Husain, Rusmin; Zubaidi, Mohamad; Nanda, Ni Luh Ray Satya; Rouf, Mardiana Farida; Gobel, Jovita Putri; Amain, Putri Jahwana; Supriadin, Supriadin
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.5058

Abstract

The quality of education is not solely dependent on school performance but also significantly influenced by collaborative efforts between the school and the community. This study aims to explore the role of the school committee in supporting thematic programs at SDN 6 Tapa, Bone Bolango Regency, using a qualitative case study approach. Findings reveal that the school committee plays more than an administrative role; it actively participates in implementing programs such as Child-Friendly Schools, Healthy Schools, and Inclusive Schools. The committee's involvement includes providing financial support, participating in activities, and facilitating communication between the school and parents. All committee members, from chairperson to treasurer, demonstrate proactive and responsive participation aligned with school needs. Regular coordination mechanisms through letters, digital messaging, and face-to-face meetings strengthen a synergistic partnership. This study contributes valuable insights into collaborative practices within primary education settings, especially in non-urban areas that often face resource limitations. The holistic and participatory approach presents a potential collaboration model that can be adapted in other school environments. ABSTRAKKualitas pendidikan yang optimal tidak hanya bergantung pada performa institusi sekolah, melainkan juga pada kekuatan kolaboratif antara sekolah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam peran komite sekolah dalam mendukung program-program tematik di SDN 6 Tapa, Kabupaten Bone Bolango, dengan pendekatan studi kasus kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa komite sekolah tidak sekadar hadir dalam peran administratif, melainkan terlibat aktif dalam pelaksanaan program seperti Sekolah Ramah Anak, Sekolah Sehat, dan Sekolah Inklusif. Keterlibatan komite terwujud dalam bentuk dukungan dana, partisipasi kegiatan, hingga fasilitasi komunikasi antara sekolah dan orang tua. Seluruh struktur komite, mulai dari ketua hingga bendahara, menunjukkan partisipasi yang proaktif dan responsif terhadap kebutuhan sekolah. Mekanisme koordinasi yang dibangun secara rutin melalui surat, pesan digital, maupun pertemuan langsung memperkuat kemitraan yang sinergis. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya wawasan praktik kolaboratif di satuan pendidikan dasar, khususnya pada konteks wilayah non-perkotaan yang seringkali dihadapkan pada keterbatasan sumber daya. Pendekatan holistik dan partisipatif ini menawarkan model kerja sama yang potensial untuk direplikasi di lingkungan sekolah lain.
PELATIHAN BACA TULIS AL-QUR'AN (BTQ) BAGI TENAGA PENUNJANG UNIMUS (DRIVER, SATPAM, DAN OFFICE BOY) Imron, Ali; Rizkillah, Rijal Wakhid; Supriadin, Supriadin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35799

Abstract

Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis Islam, berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan spiritual sivitas akademika, termasuk karyawan, melalui program pelatihan Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan, merancang, dan menyebarkan program pelatihan BTQ bagi karyawan UNIMUS guna meningkatkan kemampuan mereka dalam membaca dan memahami Al-Qur'an. Survei awal menunjukkan bahwa banyak karyawan memiliki keinginan untuk meningkatkan kemampuan BTQ, namun terhambat oleh keterbatasan waktu, akses pembelajaran yang sistematis, serta lingkungan kerja yang kurang mendukung. Program pelatihan ini dirancang selama 8 minggu dengan metode ceramah, diskusi kelompok, praktik langsung, dan bimbingan personal. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kepuasan peserta, di mana dari 47 peserta, 23 orang (48,94%) merasa puas dan 24 orang (51,06%) merasa sangat puas. Meskipun ada peningkatan yang signifikan, hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan BTQ tidak dapat sepenuhnya berhasil hanya dalam waktu singkat dan memerlukan pendampingan lebih lanjut pasca pelatihan. Selain peningkatan teknis, pelatihan juga berdampak positif pada kesejahteraan spiritual peserta. Pelatihan ini diharapkan menjadi model bagi institusi lain yang ingin mengembangkan aspek spiritualitas karyawannya.
Al-Asy’ariyah (Sejarah, Abu Al-Hasan Al-Asy’ari dan Doktrin-Doktrin Teologinya) Supriadin, Supriadin
Sulesana Vol 9 No 2
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/.v9i2.1301

Abstract

Ahli sunnah waljama’ah adalah sebuah aliran teologi yang dibangun oleh Abu> Hasan al-Asy’ari>, teologi ini sering disapa dengan sebutan “Teologi moderat”. Rumusan teologi al-Asy’ari selain menggunakan argument tekstual berupa teks-teks suci dari al-Qur’an dan al-Sunnah seperti yang dilakukan oleh ahli hadits yang ia dukung, juga menggunakan argument rasional berupa mantik atau logika Aristoteles.  Pendekatan yang dipakai al-Asy’ari> dalam  teologi ahli sunnah waljamaah’ tergolong unik, beliau mengambil yang baik dari pendekatan tekstual Salafiyyah, sehingga ia menggunakan argument akal dan nakal secara kritis, mengeksploitasi akal secara maksimal tetapi tidak sebebas Mu’tazilah, memegang naql dengan kuat tetapi ia juga tidak seketat Hanabilah dalam penolakan mereka terhadap argument logika. Sikap teologi Asy’ariyah terhadap kehidupan kontemporari bersifat terbuka, realistis, pragmatis, (selektif, kritis, dan akomodatif serta responsif) terhadap kemajuan sains dan teknologi, oleh yang demikian menyebabkan aliran Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah tetap eksis dan relevan untuk diterapkan dan dipertahankan dalam kehidupan kontemporari.
HUBUNGAN ANTARA MANUSIA, MASYARAKAT, DAN BUDAYA DALAM PERSPEKTIF ISLAM Supriadin, Supriadin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 19 No 2 (2021): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v19i2.784

Abstract

Manusia itu sebagai makhluk pada dasarnya selalu ingin bergaul dan berkumpul dengan sesama manusia lainnya, jadi makhluk yang suka bermasyarakat. Sifat suka bergaul satu sama lain, maka manusia disebut makhluk sosial. Dengan demikian kesempurnaan yang dimiliki oleh manusia tidak bisa berdiri sendiri tanpa ada peran serta pihak lain, pihak lain yang dimaksud bisa manusia maupun ciptaan Tuhan lainnya misalnya lingkungan, tumbuhan, hewan. dan lain sebagainya. Dalam menjalani kehidupan didunia yang serba sementara ini, tentu kita selalu bersentuhan atau saling membutuhkan satu samalainnya. Hal ini sudah menjadi sunahtullah dari sang pencipta jagat raya. Maka dari itu, pada tulisan berikut ini akan membicarakan tentang hubungan antara manusia, masyarakat dan budaya yang ditinjau dari perspektif Islam. Tentu dalam tulisan ini tidaklah dibahas secara mendetail hubungan antara ketiga hal di atas dalam pandangan Islam, namun hanya dibahas secara umum saja.
Empowering Of Local Communities Through English Training For Digital Marketing And E-Commerce Imran, Fathurrahman; Syahrir, Syahrir; Supriadin, Supriadin
Abdi Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i2.9563

Abstract

Empowering MSMEs in Karang Bongkot Village through training in business English, digital marketing, and e-commerce aims to increase production capacity, digital marketing capabilities, and international business communication. This program responds to the challenges of low technology adoption and limited English language skills for national and international market penetration. The training is conducted using a blended learning method and supported by production technology innovations. Results show an increase in production capacity of up to 250 units per month, 100% adoption of Facebook and Instagram by participants, increased sales, and strengthened product branding. The main challenges are mastering English and advanced digital marketing, which require ongoing guidance. This program serves as the foundation for SME transformation toward broader and more competitive markets.
Model For Preparing Teaching Materials And Student Worksheets Anam, Ahmad Gautsul; Sari, Ni Kadek Wahyuni Merta; Arifin, Ernaldo Fikrul; Supriadin, Supriadin
Abdi Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i2.9885

Abstract

Model of Developing Teaching Materials and Student WorksheetsThis community service activity aims to provide training and assistance to lecturers in developing quality teaching materials and student worksheets. The main problem faced by educational institutions is the lack of structured and innovative teaching materials that can facilitate independent learning. The method used includes training workshops, mentoring sessions, and direct practice in developing teaching materials. The results show that participants are able to design teaching materials that are more systematic, interactive, and aligned with learning outcomes. This activity makes a significant contribution in improving the quality of learning and lecturer competence in preparing teaching materials that are in accordance with the needs of students and curriculum demands.
Pengaruh Latihan Shortpass Terhadap Keterampilan Passing-Stopping Dalam Permainan Sepakbola Saputra, Abdul Aziz; Syah, Herman; Supriadin, Supriadin
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v10i2.20466

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan shortpass berpasangan dan shortpass dengan target gawang kecil terhadap peningkatan keterampilan passing-stopping pemain sepakbola Klub Putra Saba tahun 2023. Premis utama penelitian adalah bahwa keterampilan passing-stopping tidak hanya dipengaruhi penguasaan teknik dasar, tetapi juga oleh struktur latihan yang berulang, spesifik, terarah pada sasaran, dan memberi kesempatan pemain menerima umpan balik gerak secara langsung. Penelitian menggunakan rancangan eksperimen pretest-posttest pada dua kelompok perlakuan. Sampel berjumlah 20 pemain yang dibagi melalui ordinal pairing menjadi kelompok shortpass berpasangan (n=10) dan kelompok shortpass target gawang kecil (n=10). Instrumen yang digunakan adalah tes sepak tahan bola/passing-stopping selama 30 detik. Perlakuan diberikan selama 12 pertemuan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Analisis data menggunakan uji-t berpasangan untuk membandingkan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan shortpass berpasangan meningkatkan rerata skor dari 9,20 menjadi 11,10 dengan gain 1,90 atau 20,65%; hasil uji-t menunjukkan t (9) = 4,670 dan p<0,001. Latihan shortpass dengan target gawang kecil meningkatkan rerata skor dari 8,10 menjadi 10,40 dengan gain 2,30 atau 28,40%; hasil uji-t menunjukkan t (9) = 5,129 dan p<0,001. Dengan demikian, kedua hipotesis penelitian diterima: kedua model latihan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan passing stopping. Secara praktis, latihan target gawang kecil menunjukkan peningkatan relatif lebih besar, sedangkan shortpass berpasangan tetap relevan untuk membangun ritme, komunikasi, dan kontrol umpan antar pemain.
Pengaruh Latihan X-Pattern Multi Skill dan 20 Yards Square terhadap Kelincahan Pemain Sepak Bola Susanto, Edi; Nurtajudin, Nurtajudin; Supriadin, Supriadin
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v10i2.20501

Abstract

Penelitian ini menjawab hipotesis bahwa latihan X-pattern multi skill dan 20 yards square berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pemain sepak bola, sedangkan perbedaan efektivitas keduanya tidak signifikan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dua bentuk latihan perubahan arah terhadap kelincahan pemain Persibanis FC Sumbawa Barat tahun 2023. Penelitian menggunakan desain eksperimen dua kelompok pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 20 pemain dan dibagi menjadi dua kelompok; kelompok pertama memperoleh latihan X-pattern multi skill, sedangkan kelompok kedua memperoleh latihan 20 yards square selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Instrumen pengukuran kelincahan menggunakan tes Boomerang run, dengan indikator utama berupa waktu tempuh dalam satuan detik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji-t berpasangan, persentase peningkatan, dan perbandingan peningkatan antarkelompok. Hasil menunjukkan bahwa kelompok X-pattern multi skill mengalami penurunan rerata waktu dari 12,96 detik menjadi 12,25 detik dengan peningkatan sekitar 5,55%, sedangkan kelompok 20 yards square menurun dari 12,96 detik menjadi 12,43 detik dengan peningkatan sekitar 4,08%. Kedua latihan menunjukkan pengaruh positif terhadap kelincahan karena waktu tempuh post-test lebih cepat dibandingkan pre-test. Namun, perbedaan peningkatan antarkelompok relatif kecil sehingga kedua model dapat diposisikan sebagai variasi latihan kelincahan yang saling melengkapi. Temuan ini menegaskan bahwa latihan perubahan arah yang sistematis, progresif, dan spesifik terhadap pola gerak sepak bola dapat menjadi alternatif praktis untuk meningkatkan kemampuan akselerasi, deselerasi, transisi arah, dan kontrol tubuh pemain. Kata kunci: agility; football; X-pattern multi skill; 20 yards square; Boomerang run.