Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL TINGKAT KONDISI FISIK SISWA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT BOBY PRATAMA; ARIF YANUAR MUSRIFIN; SUPRIADIN, SUPRIADIN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i3.961

Abstract

Pencak silat merupakan salah satu olahraga prestasi, dimana dalam pencapaian prestasi tertinggi tidak dapat lepas dari beberapa faktor yang salah satunya adalah tingkat kondisi fisik. Berkaitan dengan hal tersebut tingkat kondisi fisik yang dimiliki oleh pencak silat tapak suci ekstrakurikuler SMKN 3 Sumbawa Tahun 2023 belum diketahui. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat kondisi fisik pencak silat tapak suci ekstrakurikuler SMKN 3 Sumbawa Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan menggunakan metode survei.Subyek penelitian ini adalah pencak silat tapak suci ekstrakurikuler SMKN 3 Sumbawa Tahun 2023 yang berjumlah 15 peserta didik. Teknik pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran yaitu: wall sit test, tes lari 1200 m putra dan 1000 m putri, tes lari 60 m, ball wall pass dan sit and reach. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kondisi fisik pencak silat tapak suci ekstrakurikuler SMKN 3 Sumbawa Tahun 2023 adalah cukup dengan persentase dari keseluruhan hasil tes dan pengukuran 41,1%. Adapun hasil secara keseluruhan adalah sebagai berikut: kategori baik sekali 5,6%, kategori baik 22,2%, kategori cukup 41,1%, kategori kurang 27,8% dan kategori kurang sekali 3,3%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat diperoleh kesimpulan bahwa Tingkat Kondisi Fisik atlet pencak silat tapak suci ekstrakurikuler SMKN 3 Sumbawa Tahun 2023 masuk dalam kategori cukup dengan persentase 40%. Dengan persentase masing masing kategori yaitu kategori baik sekali 6.7%, baik13.3%, Kurang33.3% dan kurang sekali 6.7%.
PENGARUH LATIHAN PASSING 4 ARAH SASARAN DAN PASSING 2 ARAH SASARAN TERHADAP AKURASI PASSING PADA ATLET SEPAK BOLA HAIKAL YASIN; SOEMARDIAWAN, SOEMARDIAWAN; SUPRIADIN, SUPRIADIN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i4.967

Abstract

Peneliti tertarik untuk meneliti keterampilan dalam akurasi passing sepak bola yang masih ada kekurangannya, maka dari itu latihan akurasi passing sangat di butuhkan untuk pemain sendiri khususnya untuk tim dan masih menggunakan model latihan passing secara konvensional serta monoton mengakibatkan para pemain mudah bosan dalam proses latihan. Tujuan penelitian pengaruh latihan passing 4 arah sasaran dengan passing 2 arah sasaran terhadap akurasi passing pada "Klub Pondok Pantai FC Tahun 2023”. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan atau desain dengan metode eksperimen. Adapun rancangan penelitiannya adalah menggunakan rancangan Two group pretest-posttest design. Sampel keseluruhan pada "Klub Pondok Pantai FC Tahun 2023". Putra yang berjumlah 22 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive Sampling.Jadi dari hasil penelitian X1 latihan passing 4 arah sasaran sebesar 8.861 dan score Nilai terhitung 6.813 dan X2 latihan passing 2 arah sasaran nilai thitung 8.861 terhadap hasil Y hasil passing jauh lebih besar dari tabel 1.812. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis "Ha" (diterima) ada perbedaan terhadap pengaruh latihan passing 4 arah sasaran dengan passing 2 arah sasaran terhadap akurasi passing pada "Klub Pondok Pantai FCTahun 2023".
Penguatan Kompetensi Guru PJOK Kota Mataram dalam Merancang Pembelajaran Berbasis Literasi Fisik dan Karakter Siswa Maulidin, Maulidin; Salabi, Muhamad; Wardani, Intan Kusuma; Supriadin, Supriadin; Rachman, Irna Ningsi Amalia
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.5422

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan kesehatan (PJOK) Kota Mataram untuk merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknik olahraga, tetapi juga mengintegrasikan literasi fisik dan penguatan karakter siswa. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat pemahaman dan keterampilan guru PJOK dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis literasi fisik dan karakter. Metode pelaksanaan menggunakan pelatihan partisipatif melalui focus group discussion, praktik penyusunan perangkat, telaah produk, dan pendampingan berbasis produk. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 26 Mei 2026 di Kampus Universitas Pendidikan Mandalika dengan mitra KKG PJOK Kota Mataram. Kegiatan ini diikuti oleh 20 guru PJOK Sekolah Dasar yang mewakili masing-masing kecamatan di Kota Mataram dan menghasilkan 4 rancangan perangkat pembelajaran serta satu modul pembelajaran literasi fisik. Data kegiatan dikumpulkan melalui observasi, catatan diskusi, dokumentasi, refleksi peserta, dan telaah rancangan perangkat pembelajaran, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan telaah produk dan refleksi peserta, hasil kegiatan menunjukkan adanya penguatan pemahaman guru terhadap dimensi literasi fisik, integrasi nilai karakter, penyusunan tujuan pembelajaran holistik, serta pengembangan asesmen autentik. Capaian telaah produk menunjukkan bahwa rancangan perangkat telah memuat tujuan pembelajaran holistik, aktivitas partisipatif, integrasi nilai karakter, rubrik asesmen autentik, dan lembar refleksi siswa. Pengabdian ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran PJOK yang aktif, inklusif, reflektif, dan mendukung pencapaian pendidikan berkualitas. Strengthening the Competence of Physical Education Teachers in Mataram City in Designing Physical Literacy- and Character-Based Learning Abstract This community service program was motivated by the need of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers in Mataram City to design learning that is not only oriented toward mastering sports techniques but also integrates physical literacy and student character development. This program aimed to strengthen PJOK teachers’ understanding and skills in developing learning tools based on physical literacy and character education. The implementation method used participatory training through focus group discussions, learning tool development practices, product review, and product-based mentoring. The activity was conducted offline on May 26, 2026, at the Universitas Pendidikan Mandalika campus in collaboration with the PJOK Teacher Working Group (KKG) of Mataram City. The program was attended by 20 elementary school PJOK teachers representing each subdistrict in Mataram City and resulted in four learning tool designs and one physical literacy learning module. Data were collected through observation, discussion notes, documentation, participant reflections, and reviews of the developed learning tool designs, and were then analyzed using descriptive qualitative analysis. Based on product reviews and participant reflections, the results showed an improvement in teachers’ understanding of the dimensions of physical literacy, the integration of character values, the formulation of holistic learning objectives, and the development of authentic assessment. The product review results indicated that the learning tool designs included holistic learning objectives, participatory activities, integration of character values, authentic assessment rubrics, and student reflection sheets. This community service program contributes to improving the quality of PJOK learning that is active, inclusive, reflective, and supportive of the achievement of quality education.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together untuk Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli Siswa SMP Isdar, Isdar; Syah, Herman; Supriadin, Supriadin
Sportify Journal Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i1.5054

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar passing bawah bola voli siswa kelas VII SMPN 7 Komodo akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang memberi kesempatan praktik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 33 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui tes kognitif, observasi afektif, rubrik psikomotor, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan rata-rata dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari 68,69 pada siklus I menjadi 72,49 pada siklus II, sedangkan ketuntasan meningkat dari 57,57% menjadi 81,81%. Disimpulkan bahwa NHT meningkatkan hasil belajar passing bawah. The Implementation of the Numbered Head Together Cooperative Learning Model to Improve Junior High School Students’ Volleyball Underhand Passing Learning Outcomes Abstract This study was motivated by the low volleyball underhand passing learning outcomes of seventh-grade students at SMPN 7 Komodo due to teacher-centered instruction and limited practice opportunities. This study aimed to improve students’ volleyball underhand passing learning outcomes through the Numbered Head Together (NHT) cooperative learning model. The method used was Classroom Action Research conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects were 33 seventh-grade students. Data were collected through cognitive tests, affective observation, psychomotor rubrics, and documentation, then analyzed using mean scores and mastery percentages. The results showed that the class mean increased from 68.69 in cycle I to 72.49 in cycle II, while learning mastery increased from 57.57% to 81.81%. It can be concluded that NHT improves underhand passing learning outcomes.
Profil Motivasi Belajar Pendidikan Jasmani Siswa Sekolah Dasar Berdasarkan Gender: Studi di SDN 4 Praya Warzana, Achmad Restu; Kesumah, Dadang Warta Chanra Wira; Supriadin, Supriadin
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5065

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil motivasi belajar pendidikan jasmani siswa kelas VI SDN 4 Praya berdasarkan gender. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel berjumlah 51 siswa, terdiri atas 29 laki-laki dan 22 perempuan, yang dipilih melalui stratified random sampling. Instrumen berupa angket Likert; dari 40 butir awal, 27 butir dinyatakan valid. Data dianalisis menggunakan frekuensi, persentase, dan interpretasi kategori motivasi. Hasil menunjukkan bahwa motivasi siswa secara umum positif, tetapi polanya berbeda. Siswa laki-laki lebih menonjol pada keaktifan lapangan dan orientasi prestasi olahraga, sedangkan siswa perempuan lebih kuat pada perhatian, kesungguhan, pencarian bantuan guru, dan perencanaan belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi pendidikan jasmani tidak dapat digeneralisasi secara sederhana berdasarkan gender. Guru disarankan menerapkan strategi pembelajaran yang inklusif, memberi kesempatan praktik setara, dan memperkuat dukungan motivasional bagi seluruh siswa. Gender-Based Profiles of Elementary Students’ Motivation in Physical Education: A Study at SDN 4 Praya Abstract This study aimed to describe Grade VI students’ motivation profiles in physical education by gender at SDN 4 Praya. A quantitative descriptive survey design was employed. The sample consisted of 51 students, including 29 boys and 22 girls, selected through stratified random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire; of 40 initial items, 27 were declared valid. The data were analyzed using frequencies, percentages, and motivational category interpretation. The findings showed that students’ motivation was generally positive, but the patterns differed by gender. Boys were more prominent in field activeness and sport achievement orientation, whereas girls showed stronger attention, seriousness, teacher-help seeking, and learning planning. The study concludes that physical education motivation should not be generalized simplistically by gender. Teachers are recommended to implement inclusive teaching strategies, provide equal practice opportunities, and strengthen motivational support for all students.
Comparison between Average Linkage and K-Means Clustering Methods in Grouping Regencies or Cities by Open Unemployment Rate in Central Java Sarah, Albertus Dion; Supriadin, Supriadin; Widiyanti, Karin Dita; Arsusma, Jesicha Roselina; Triky, Yolan; Arum, Prizka Rismawati
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v9i1.34232

Abstract

Unemployment is a serious social and economic problem that hinders growth, including in Central Java Province. Based on the National Labor Force Survey (Sakernas), the unemployment rate in Central Java Province reached 5.96% in February 2021, an increase of 1.76% compared to February 2020. This study aims to compare two clustering methods, namely Average Linkage and K-Means Clustering, in grouping regions based on three indicators: population size, regencies/cities Minimum Wage (UMK), and labor force size. Evaluation was performed using the Silhouette Coefficient value to assess cluster quality. The analysis results indicated that the K-Means Clustering method with 2 clusters is the most optimal approach for classifying the open unemployment rate in Central Java Province. This is demonstrated by a higher Silhouette Coefficient value of 0.676 for K-Means Clustering, compared to 0.444 for the Average Linkage method. This clustering result divides the region into 2 clusters, namely the first cluster consisting of 8 regencies/cities and the second cluster comprising 27 regencies/cities. These findings are expected to assist local governments in formulating targeted unemployment mitigation policies. Pengangguran merupakan masalah sosial dan ekonomi serius yang menghambat pertumbuhan, termasuk di Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), mencatat tingkat pengangguran di Provinsi Jawa Tengah mencapai 5.96% pada Februari 2021, atau meningkat 1,76% dibandingkan Februari 2020. Penelitian ini bertujuan membandingkan dua metode pengelompokan, yaitu Average Linkage dan K-Means Clustering, dalam mengelompokkan wilayah berdasarkan tiga indikator: jumlah penduduk, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dan jumlah angkatan kerja. Evaluasi dilakukan menggunakan nilai Silhouette Coefficient untuk menilai kualitas cluster. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode K-Means Clustering dengan jumlah 2 cluster merupakan pendekatan yang paling optimal dalam mengelompokkan tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Tengah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Silhouette Coefficient yang lebih tinggi, yaitu 0.676 untuk K-Means Clustering, dibandingkan dengan 0.444 pada metode Average Linkage. Hasil klasterisasi ini membagi wilayah menjadi 2 cluster, yaitu cluster pertama yang terdiri dari 8 Kabupaten/Kota dan cluster kedua yang mencakup 27 Kabupaten/Kota. Temuan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan penanggulangan pengangguran secara lebih tepat sasaran.