p-Index From 2021 - 2026
5.283
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) Journal Transformation of Mandalika Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Inclusive Society and Sustainability Studies (ISSUES) Ocean Engineering: Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Asghar: Journal of Children Studies Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Media Akademik (JMA) Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam QOUBA : Jurnal Pendidikan J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Ekoman: Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Manajemen Aslama Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) International Journal on Educational Issues (IJEI) Journal of Social Humanities and Education: Scripta Humanika
Claim Missing Document
Check
Articles

Transformation of Students' Social Values in the Digital Era from the Perspective of Sociology of Education and Islamic Values Hikma Fitriani; Nur Khasanah
Aslama: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/aslama.v2i3.38

Abstract

This research explores how students' social values have changed in the digital age by incorporating insights from educational sociology and Islamic moral principles. The concern arises from the increasing influence of online interactions, which modifies students' social conduct and disrupts the traditional ways in which values have been instilled by families, schools, and religious teachings. Through a qualitative, literaturebased method, the study reviews academic works related to digitalization, youth development, and Islamic ethical progress. The results indicate that online communication diminishes in-person interactions, fosters a focus on individuality, and promotes immediate gratification, leading to a reduced awareness of social norms. Educational institutions are becoming less effective as main socializing agents since digital platforms are taking control of students' activities, focus, and social influences. Nevertheless, organizations with strong moral foundations, particularly Islamic boarding schools, show more consistency in steering students' moral conduct because of their established routines, reinforcement of values, and community discipline. The analysis emphasizes that addressing the changes in values brought about by the digital era necessitates bolstering moral education, improving institutional roles, and ensuring that students' online behaviors align with Islamic moral standards.
Peran Guru dalam Pengembangan Kurikulum Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Nanang Ilham Fatih; Nur Khasanah; Mohammad Syaifuddin; Ma’mun Hanif; Abdul Khobir
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang berkualitas menuntut keterlibatan aktif guru dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan zaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru sebagai perencana, pengembang, dan evaluator kurikulum serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional, melibatkan 50 guru dan 200 peserta didik di sekolah menengah di Pekalongan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, tes hasil belajar siswa, observasi, dan wawancara semi-struktural, lalu dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan guru dalam pengembangan kurikulum berkorelasi positif dan signifikan dengan kualitas pembelajaran (r = 0,52; p < 0,01). Guru yang aktif dalam perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan, kontekstual, dan efektif, sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Temuan juga menegaskan bahwa efektivitas keterlibatan guru dipengaruhi oleh kompetensi profesional serta dukungan kelembagaan dan kebijakan pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran memerlukan keterlibatan guru yang bermakna dan didukung oleh sistem pendidikan yang kondusif.
Sekolah sebagai Ruang Sosialisasi dan Screening Moral: Kajian Konseptual Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Anak Farah Qotrun Nada; Nur Khasanah
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2025): November: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan: Scripta Humanika
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/xds8fg59

Abstract

Schools as formal educational institutions have a strategic function in shaping children's character through the socialization of moral values and behavioral screening, which emphasizes the holistic internalization of Islamic values. This study uses a conceptual approach to analyze how schools play a role in shaping character, assessing students' moral behavior, and working with families as educational partners. The results of the study show that the integration of Islamic value-based character education, the moral evaluation process by teachers, and family involvement in reinforcing values at home creates a comprehensive moral ecosystem. Schools become arenas for moral learning experiences, where children learn to evaluate their own actions, understand social consequences, and consistently internalize ethical values. This entire process prepares children to become individuals who are not only academically intelligent, but also morally mature, socially responsible, and highly spiritually aware. These findings emphasize the importance of synergy between schools, teachers, and families to support the formation of sustainable Islamic character