p-Index From 2021 - 2026
8.442
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) Kharisma Tech Siwayang Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, dan Antropologi Journal Transformation of Mandalika Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Ocean Engineering: Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Asghar: Journal of Children Studies Jurnal Pendidikan Kreatif Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Jurnal Media Akademik (JMA) Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan dan ekonomi (JUPEK) Communicative : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam QOUBA : Jurnal Pendidikan J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Ekoman: Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Manajemen Aslama Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) International Journal on Educational Issues (IJEI) Journal of Social Humanities and Education: Scripta Humanika Prophetik : Jurnal Kajian Keislaman Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP RAHN DALAM EKONOMI SYARIAH: TELAAH HUKUM, RUKUN, DAN PENERAPANNYA DI PEGADAIAN SYARIAH: Pengertian dan dasar hukum rahn, Rukun rahn, Syarat-syarat rahn, Hikmah dan tujuan rahn, Praktik rahn di lembaga keuangan syariah, Perbedaan rahn syariah dan gadai konvensional Marlisa dwi wijaya gresiska; Rivalina Sintia; Nafila Nur Afidah; Marshanda Sinta Devi; Nur Khasanah; Khalimatur Rosida; taufiq Kurniawan
Sebi : Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sebi.v7i2.4497

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep rahn (gadai) dalam perspektif hukum Islam dengan menitikberatkan pada landasan normatif, rukun, syarat, serta penerapannya dalam lembaga keuangan syariah kontemporer. Rahn merupakan akad penyerahan barang bernilai sebagai jaminan atas utang, yang berfungsi menjaga keamanan transaksi serta melindungi hak para pihak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan sumber primer berupa Al-Qur’an, hadis, dan fatwa Dewan Syariah Nasional, serta sumber sekunder berupa literatur akademik dan penelitian terdahulu. Temuan menunjukkan bahwa dasar hukum rahn bersumber dari Surah Al-Baqarah ayat 283 dan praktik Rasulullah SAW ketika menggadaikan baju besinya kepada seorang Yahudi. Rukun rahn meliputi rahin, murtahin, marhun, marhun bih, serta ijab qabul. Syarat utama keabsahan rahn mencakup kejelasan objek, kepemilikan sah, serta kesepakatan para pihak. Dalam praktik modern, lembaga seperti Pegadaian Syariah menerapkan rahn melalui kombinasi akad rahn dan ijarah, di mana biaya yang dikenakan berupa ujrah penyimpanan, bukan bunga. Kajian ini menyimpulkan bahwa rahn berperan sebagai instrumen keuangan yang adil, bebas riba, serta mendukung nilai tolong-menolong dalam sistem ekonomi Islam
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PERUBAHAN SOSIAL DI MASYARAKAT Miftah, Wildan Khairil Anam; Nur Khasanah
Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (December)
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/nagripustaka.v3i2.284

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan hubungan antara pendidikan dan perubahan sosial dalam masyarakat. Pendidikan bukan hanya berfungsi sebagai sarana untuk mentransfer ilmu, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membentuk pola pikir, nilai-nilai, serta perilaku sosial individu. Dalam penelitian ini, metode kualitatif dilakukan dengan pendekatan studi literatur, dengan menganalisis berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam mendorong mobilitas sosial, pembentukan nilai baru, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap perubahan zaman. Namun, ketidaksetaraan dalam akses dan kualitas pendidikan masih menjadi rintangan utama dalam mencapai perubahan sosial yang adil dan merata. Oleh karena itu, pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan sangat krusial agar pendidikan benar-benar dapat menjadi penggerak perubahan sosial di Indonesia.  
Ketimpangan Ketimpangan Sosial dalam Akses dan Praktik Pendidikan Digital di Indonesia Muhamad Naufal Aqil; Nur Khasanah
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 6 No. 11 (2025): November
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v6i11.5706

Abstract

The transformation of digital technology has opened up enormous opportunities in the world of education in Indonesia. However, not all groups in society can enjoy equal access and benefits of digital education. This study aims to analyze social inequality in digital education in Indonesia through a qualitative approach based on literature studies with illustrative narrative data from mixed communities (rural, urban, lower-middle class and upper-middle class). The results of the study indicate that there are three main dimensions of inequality: (1) access to devices and internet connections, (2) digital literacy and the ability to utilize technology, (3) different outcomes of digital education use between social groups. This inequality indicates that digital education has not fully created equality, and even has the potential to strengthen social reproduction as proposed by Bourdieu. The implications of this study indicate the need for educational policies and practices that emphasize the equal distribution of digital infrastructure, increasing digital literacy, and adapting curricula that are sensitive to socio-economic condition.
KESETARAAN GENDER DALAM PENDIDIKAN Vina Mafaza; Nur Khasanah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/3t40mh27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan kesetaraan gender terhadap prestasi akademik siswa dalam lingkungan pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kesetaraan gender melalui penciptaan lingkungan belajar inklusif, penghapusan stereotip gender, dan pengembangan kurikulum yang responsif gender berdampak signifikan terhadap peningkatan prestasi akademik. Kondisi ini memungkinkan siswa laki-laki dan perempuan mengembangkan potensi secara optimal, meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian belajar, dan kolaborasi yang seimbang. Meskipun implementasinya di Indonesia telah memiliki landasan hukum yang kuat, penelitian mengidentifikasi tantangan seperti budaya patriarki, bias kurikulum, dan stereotip masyarakat yang masih menghambat penerapan kesetaraan gender secara utuh. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kesetaraan gender berperan sebagai katalisator penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkeadilan dan berkualitas, yang tidak hanya meningkatkan prestasi akademik tetapi juga membentuk generasi muda yang menghargai keragaman dan mampu berkontribusi bagi pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.
PENDIDIKAN DAN DINAMIKA SOSIAL MASYARAKAT  DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI PENDIDIKAN Amelia Gita Maharani; Nur Khasanah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/yqhb3361

Abstract

Tulisan ini berupaya menelaah peran pendidikan dalam konteks perubahan kehidupan sosial masyarakat dengan menggunakan sudut pandang sosiologi pendidikan. Pendidikan dipandang sebagai sistem sosial yang berinteraksi secara timbal balik dengan realitas masyarakat, di mana proses pendidikan tidak hanya menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi, tetapi juga turut membentuk arah perkembangan sosial. Arus globalisasi, kemajuan teknologi, serta pergeseran orientasi nilai dalam masyarakat menempatkan pendidikan sebagai sarana strategis dalam membangun kapasitas adaptif masyarakat sekaligus sebagai pengarah proses transformasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen terhadap berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan berkontribusi penting dalam membentuk cara berpikir, sikap, dan pola perilaku sosial warga, meskipun dalam praktiknya dihadapkan pada beragam tantangan akibat kompleksitas perubahan sosial yang terus berlangsung. Oleh karena itu, pendidikan perlu dikembangkan secara kontekstual, inklusif, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya tatanan masyarakat yang maju dan berkeadaban.
Analisis Krisis Etika Peserta Didik Melalui Postingan Media Sosial Sebagai Tantangan Bagi Implementasi Pendidikan Islam Baihaqi; Badrani Dhyal Haqqi; Ahmad Makhasin Ma’arif; M. Irfansyah Afsalu Ramedhon; Nur Khasanah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.535

Abstract

Penelitian ini membahas krisis etika peserta didik di era digital yang ditandai dengan menurunnya kesadaran moral, tanggung jawab, serta rasa hormat terhadap guru, seperti yang terlihat pada kasus siswa SMAN 1 Cimarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi unggahan dan komentar di media sosial untuk mengungkap faktor penyebab degradasi moral. Hasil analisis menunjukkan bahwa krisis etika dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya kontrol diri dan krisis identitas, serta faktor eksternal berupa pola asuh keluarga yang tidak konsisten, kurangnya keteladanan orang tua, dan pengaruh negatif media sosial. Keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam memperkuat maupun melemahkan etika peserta didik melalui pembiasaan nilai moral, pengawasan, serta lingkungan sosial yang positif. Dari perspektif pendidikan Islam, lemahnya penerapan nilai ta’dzim, tawadhu’, dan amanah menjadi akar munculnya krisis etika, sehingga diperlukan penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam yang adaptif terhadap perkembangan digital untuk membentuk generasi berakhlak mulia dan bertanggung jawab
Peran Program Kartu Indonesia Pintar dalam Peningkatan Akses Pendidikan bagi Siswa dari Keluarga Kurang Mampu Kholifah Nur Khasanah; Nur Khasanah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjamin hak pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Kartu Indonesia Pintar (KIP) dalam memperluas akses serta pemerataan pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan resmi dari Kemendikbudristek serta Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil kajian menunjukkan bahwa Kartu Indonesia Pintar (KIP) berkontribusi dalam menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan keikutsertaan siswa dalam pendidikan, terutama di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Berdasarkan data tahun 2025, lebih dari 2,7 juta siswa tercatat sebagai penerima manfaat program ini. Meskipun masih terdapat kendala dalam pendataan dan penyaluran bantuan, Kartu Indonesia Pintar (KIP) terbukti menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan keadilan sosial di Indonesia.
Transformation of Students' Social Values in the Digital Era from the Perspective of Sociology of Education and Islamic Values Hikma Fitriani; Nur Khasanah
Aslama: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/aslama.v2i3.38

Abstract

This research explores how students' social values have changed in the digital age by incorporating insights from educational sociology and Islamic moral principles. The concern arises from the increasing influence of online interactions, which modifies students' social conduct and disrupts the traditional ways in which values have been instilled by families, schools, and religious teachings. Through a qualitative, literaturebased method, the study reviews academic works related to digitalization, youth development, and Islamic ethical progress. The results indicate that online communication diminishes in-person interactions, fosters a focus on individuality, and promotes immediate gratification, leading to a reduced awareness of social norms. Educational institutions are becoming less effective as main socializing agents since digital platforms are taking control of students' activities, focus, and social influences. Nevertheless, organizations with strong moral foundations, particularly Islamic boarding schools, show more consistency in steering students' moral conduct because of their established routines, reinforcement of values, and community discipline. The analysis emphasizes that addressing the changes in values brought about by the digital era necessitates bolstering moral education, improving institutional roles, and ensuring that students' online behaviors align with Islamic moral standards.
Peran Guru dalam Pengembangan Kurikulum Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Nanang Ilham Fatih; Nur Khasanah; Mohammad Syaifuddin; Ma’mun Hanif; Abdul Khobir
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang berkualitas menuntut keterlibatan aktif guru dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan zaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru sebagai perencana, pengembang, dan evaluator kurikulum serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional, melibatkan 50 guru dan 200 peserta didik di sekolah menengah di Pekalongan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, tes hasil belajar siswa, observasi, dan wawancara semi-struktural, lalu dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan guru dalam pengembangan kurikulum berkorelasi positif dan signifikan dengan kualitas pembelajaran (r = 0,52; p < 0,01). Guru yang aktif dalam perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan, kontekstual, dan efektif, sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Temuan juga menegaskan bahwa efektivitas keterlibatan guru dipengaruhi oleh kompetensi profesional serta dukungan kelembagaan dan kebijakan pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran memerlukan keterlibatan guru yang bermakna dan didukung oleh sistem pendidikan yang kondusif.
Sekolah sebagai Ruang Sosialisasi dan Screening Moral: Kajian Konseptual Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Anak Farah Qotrun Nada; Nur Khasanah
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2025): November: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan: Scripta Humanika
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/xds8fg59

Abstract

Schools as formal educational institutions have a strategic function in shaping children's character through the socialization of moral values and behavioral screening, which emphasizes the holistic internalization of Islamic values. This study uses a conceptual approach to analyze how schools play a role in shaping character, assessing students' moral behavior, and working with families as educational partners. The results of the study show that the integration of Islamic value-based character education, the moral evaluation process by teachers, and family involvement in reinforcing values at home creates a comprehensive moral ecosystem. Schools become arenas for moral learning experiences, where children learn to evaluate their own actions, understand social consequences, and consistently internalize ethical values. This entire process prepares children to become individuals who are not only academically intelligent, but also morally mature, socially responsible, and highly spiritually aware. These findings emphasize the importance of synergy between schools, teachers, and families to support the formation of sustainable Islamic character
Co-Authors Abang Naufal Faiz Fathurrahman Abdul Khobir Achmad Irwan Hamzani Ahmad Luqman Hakim Ahmad Makhasin Ma’arif Ahmad Sabila Rosyada Ahmad Tohir Akbar M Farizi Al Fariz, Mar’atu Rosyada Alin Nur Indahsari Alisa Qotrunnada Alisia Zahro’Atul Baroroh Alya Nadiastuti Amelia Gita Maharani Andung Dwi Haryanto Anindia Ameliani Fernanda Anita Liliana Aravik, Havis Arsya Ma’wa Ni’matul Izzati Ayi Ali Hakim Badrani Dhyal Haqqi Chusnul Adib Achmad Dewi Tumatul Ainin Dinar Pramudiya Wardani Dini Sekar Arum Dita Oktavia, Dita Divta Dwi Aprina Diyah Andini Kusumastuti Dwi Noviani Eka Faidah Khasanah Eriska Aprilia Erna Wijayanti Fadhilatul Fauziah Fadlilatul Amin Faidhiyatul Muna Iza Fajar Shidiq Pratama Farah Qotrun Nada Ferida Rahmawati Firma Linda Aida Hafidz Al Faqih Hakim Syah Halul Aliyah Harlan Iswanto Purnomo Herlina Riska Herpratiwi Herpratiw Hifni Laila Nashifah Hikma Fitriani Himatunnisa Hubbi Millatina Rohuma Husnul Fadlilah Inas Farrah Dina Noor I’anatul Ashriyah Kabul Trifiyanto Khalimatur Rosida Kholifah Nur Khasanah Kistanti Laelatul Fadilah Lailatus Syifa Azzahro Laily Muharani Lestari, Indri Lutfiyah, Rifqi Lutfiyanah, Lutfiyanah M. Irfansyah Afsalu Ramedhon M. Tsaqif Hanan M. Wildan Ahfadh Manziz, Ilham Maratus Shalihah Marlisa dwi wijaya gresiska Marshanda Sinta Devi Ma’mun Hanif Mifta Ayu Miftah, Wildan Khairil Anam Moch. Wildani Dwi Sulaiman Mohammad Syaifuddin Muhamad Aufa Firzatullah Muhamad Imam Ghozali Muhamad Naufal Aqil Muhamad Rizqi Zidan Muhammad Alam maulana Muhammad Fadlan Ramadhan Muhammad Faizal Amri Muhammad Hafizh Fikri Muhammad Muhaimin Muhammad Rio Ferdinand Mulyadi, Aditama Mustika Dahlia Mutammam Mu’alimin Mu’alimin Mu’allimin Mu’allimin Nafila Nur Afidah Naila Rizqi Salsabila Nailu Rakhmah, Zahrotun Nisa Najwa Kamila Zada Nala Syafa Alfada Nanang Ilham Fatih Nastiti, Meilisa Fauziah Nisa Rahimia Novita Barokah Novita Kristiani Nur Shania NURLIANA NURLIANA Ocid Abdul Rosyid Orance Debora Puput Rifani Rahma Nafalina Azzahra Rahmasari, Anisa Ria Ratna Ningtyas Riki Afriansyah Ris Dwi Yuliani Rivalina Sintia Rizki Diana Safira Tsaniyatur Rohaimi sarisawati Intishar Sikha Nur Inayah Silmi Afifah Siti Masykuroh Siti Nur Azizah Soedjono Sudirman Sudirman Syaikha, Rafa Zahra Syfa Maulidiyah Taufiq Kurniawan Tuffahati, Rafsya Shakilla Tumiyati Ulul Afni Ulva Milda Tisana Vina Mafaza Wafda Sabilla Widi Jauza Labilla Wina Alya Ramadhani Windi Nurrohmatul Azizah Ziyadah El Fadlillah Zulva Alwan Faozi