Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA TARI BEDHAYA CEMPE KARYA WASI BANTALA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP MASYARAKAT JAWA Sawitri, Sawitri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 7, Nomor 3, November 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i2.15978

Abstract

Karya tari bedhaya cempe sebuah karya yang difungsikan untuk memperingati natal, karya tari ini diciptakan oleh seniman/ koreografer yang mumpuni dan beliau dosen Isi Surakarta. Dari salah satu karya yang diciptakan penulis tertarik mengungkap tari bedhaya cempe yang dipersembahkan untuk mengagungkan nama Tuhan Yesus, Tuhan untuk umat yang beragama nasrani. Karya tari bedhaya cempe ditarikan oleh delapan orang penari putri. Durasi waktu pementasan lima puluh menit. Bedhaya cempe karya tari moderns yang menggunakan iringan gitar, gamelan Jawa, dan paduan suara. Menggunakan panggung terbuka antara penari dan penonton serta jemaat gereja jaraknya dekat. Tata cahaya yang digunakan adalah lampu sentral dan juga menggunakan penyinaran bawah ( down – lighter ). Karya tari yang bebas dalam gerak dan inovasi serta kebebasan dalam berkreativitas. Tata busana yang dipakai penari tata busana cempe dengan warna hitam dan putih. Bedhaya cempe diungkap secara nilai – nilai pendidikan karakter yaitu 1. Wujud ketaatan kepada Tuhan, 2. Kebersamaan, 3 Kegotong royongan, 4 Kekompakan, 5. Tidak membedakan kasta. Pendidikan karakter yang semua mencerminkan kebaikan dan kepatuhan kepada Tuhan Yesus. Nilai pendidikan karakter pada bedhaya cempe dapat digunakan sebagai pandangan hidup masyarakat Jawa.Bernilai yang dapat diterapkan bagi kehidupan masyarakat Jawa
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdullah, Wakid Afif Nurul Hidayati, Afif Nurul Agung, Jeffrey Agus Budi Wahyudi Akbar, Syaiful Amelia, Rizky Putri Anggraeni, Lussy Ardian, Metah Aprilia Aryani, Ni Asmoro, Rico Suji Astindari Astindari, Astindari Bambang Ikwanto Bani Sudardi Bengat, Bengat Budi Utomo Cita Rosita Sigit Prakoeswa Damayanti Damayanti Denissafitri, Armyta Deswijaya, Adi Deswijaya, R. Adi Dwi Murtiastutik Eerste, Eerste Eko Purnomo Esti Hendradi Evawati Alisah Evy Ervianti Evy Ervianty, Evy Fadila, Arisia Fajar Tegar Ardiansyah Farida Nurhasanah Geani, Silvani Ghufron, Wildan Gozeka Putra, Okky Hamli, Haji Hapsari, Pradnya Paramita Harsono Harsono Hidayah, Maulana Hidayat, Roch Ikhwanto, Bambang Indramaya, Diah Indriani, Farihah INDROPO AGUSNI Irma Tarida Listiyawati, Irma Tarida Irmadita Citrashanty Jana, Ninis Ayu Kibtiah, Mariatul M. Yulianto Listiawan Marsoedi Hoetomo Maulana, Andre Medisika, Dhea Melina, Monika Menul Ayu Umborowati, Menul Ayu Moh. Imron Rosidi Muhammad Ridwan Muhlis Fajar Wicaksana Nugroho, Gilang Nurpeni Priyatiningsih Nursugiharti, Titih Nyoman Chaya, Nyoman Palobo, Kezia Arung Pardede, Akim Manaor Hara Pepy Dwi Endraswari, Pepy Dwi Prakoeswa, Cita Rosita Pramitha, Riezky Januar Pratiwi, Karina Dyahtantri Priyatiningsih, Nurpeni Pujiyana , Pujiyana Pujiyana Pujiyana Rahayu, Maria Helena Sri Rahmadewi Rahmadewi Rahmadewi Rahmatika, Amira Suryani Ratnaningrum, Yeni Widyana Nurchahyani Resmi, Dewi Candra Rinasari, Umi Rini Elvira Ryski Meilia Novarina, Ryski Meilia Saefuddin Saefuddin Santoso, Rachmat Sariyanti, Sariyanti Seti, Mutiara Yusi Nanda SHINZO IZUMI Simanjuntak, Magdalena Siti Fadjryana Fitroh Sri Marmoah Sunarsih Sunarsih Sundari, Sri Suyahman Suyahman Tengku Riza Zarzani N Trisniartami Setyaningrum Tyarini, Indrawati Aris Umiastuti, Pirlina Veithzal Rivai Zainal Wahyu Widayati, Wahyu Wakit Abdullah Rais Widia, Widia Willy Sandhika Winastuti Dwi Atmanto Yuri Widia, Yuri Yusuf Wibisono Yuwono, Evita Putri