Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Attoriolong

Budaya Arak-arakan dalam Masyarakat Indonesia pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Periode 2014-2019. Sawitri, Sawitri; Pujiyana, Pujiyana
Attoriolong Vol 19, No 2 (2021): Attoriolog Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya sebuah tradisi yang dilakukan secara terus menerus. Arak-arakan dalam pemilu selalu dilakukan sebagai sebuah pertanda adanya pesta demokrasi dalam suatu negara. Masyarakat Indonesia sudah beranggapan bahwa pesta demokrasi harus ramai, meriah. Arak-arakan yang dilakukan dapat membuat kegaduhan bahkan terkadang kerusuhan. Sebuah budaya sehingga akan terus dilakukan apabila aturan dalam kampanye tidak diperbaharui. Masyarakat yang cerdas akan berfikir untuk dapat mengikuti pesta demokrasi secara lebih santun tidak mendekat kerusuhan dan berdampak yang tidak baik. Pesta dengan di lakukan di jalan  dapat mengganggu transportasi, terkadang masyarakat yang di dekat jalan juga takut dengan arak-arakan yang biasanya ratusan bahkan ribuan orang. Orasi dapat juga dilakukan di tempat tertutup  dengan perwakilan–  perwakilan dari setiap partai. Budaya memang akan terus ada dan berjalan apabila masyarakat tetap menganut dan menjalankan. Pemilu pada pemilihan presiden dan wakil presiden periode 2014-2019 budaya arak-arakan tetap dijalankan. Budaya arak – arakan yang di Jawa lebih banyak karena partai besar dari pengusung calon presiden dan wakil presiden ada di wilayah Jawa dan di luar Jawa arak-arakan hanya sedikit karena tidak ada partai besar di wilayah luar Jawa sebagai partai pengusungnya.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdullah, Wakid Afif Nurul Hidayati, Afif Nurul Agung, Jeffrey Agus Budi Wahyudi Akbar, Syaiful Almuttaqin, Muhammad Akbar Amelia, Rizky Putri Anggraeni, Lussy Ardian, Metah Aprilia Aryani, Ni Asmoro, Rico Suji Astindari Astindari, Astindari Awliya Afwa Bambang Ikwanto Bani Sudardi Bengat, Bengat Budi Utomo Cita Rosita Sigit Prakoeswa Damayanti Damayanti Denissafitri, Armyta Deswijaya, Adi Deswijaya, R. Adi Dwi Murtiastutik Eerste, Eerste Eko Purnomo Esti Hendradi Evawati Alisah Evy Ervianti Evy Ervianty, Evy Fadila, Arisia Fajar Tegar Ardiansyah Farida Nurhasanah Geani, Silvani Ghufron, Wildan Gozeka Putra, Okky Hamli, Haji Hapsari, Pradnya Paramita Harsono Harsono Hidayah, Maulana Hidayat, Roch Ikhwanto, Bambang Indramaya, Diah Indriani, Farihah INDROPO AGUSNI Irma Tarida Listiyawati, Irma Tarida Irmadita Citrashanty Jana, Ninis Ayu Karimy, El Kibtiah, Mariatul M. Yulianto Listiawan Marsoedi Hoetomo Maulana, Andre Medisika, Dhea Melina, Monika Menul Ayu Umborowati, Menul Ayu Moh. Imron Rosidi Muhammad Ridwan Muhlis Fajar Wicaksana Nugroho, Gilang Nurpeni Priyatiningsih Nursugiharti, Titih Nyoman Chaya, Nyoman Palobo, Kezia Arung Pardede, Akim Manaor Hara Pepy Dwi Endraswari, Pepy Dwi Prakoeswa, Cita Rosita Pratiwi, Karina Dyahtantri Priyatiningsih, Nurpeni Pujiyana , Pujiyana Pujiyana Pujiyana Rahayu, Maria Helena Sri Rahmadewi Rahmadewi Rahmadewi Rahmatika, Amira Suryani Ratnaningrum, Yeni Widyana Nurchahyani Resmi, Dewi Candra Riezky Januar Pramitha Rinasari, Umi Rini Elvira Ryski Meilia Novarina, Ryski Meilia Saefuddin Saefuddin Santoso, Rachmat Sariyanti, Sariyanti Seti, Mutiara Yusi Nanda SHINZO IZUMI Simanjuntak, Magdalena Siti Fadjryana Fitroh Sri Marmoah Sunarsih Sunarsih Sundari, Sri Suyahman Suyahman Tengku Riza Zarzani N Trisniartami Setyaningrum Tyarini, Indrawati Aris Umiastuti, Pirlina Veithzal Rivai Zainal Wahyu Widayati, Wahyu Wakit Abdullah Rais Widia, Widia Willy Sandhika Winastuti Dwi Atmanto Yuri Widia, Yuri Yusuf Wibisono Yuwono, Evita Putri