Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of SPMI-Based Education Quality Supervision Programs in Rural and Remote Public Elementary Schools Badarudin Badarudin; Ahmad Tohri; Lalu Parhanuddin; Tatan Tatan; Muhammad Ali
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.16210

Abstract

This study aims to analyze the implementation of context evaluation, input, process, and product in the SPMI-based education quality supervision program evaluation activities at public elementary schools in East Lombok Regency. This study employed a qualitative approach using the CIPP model. The subjects of this study consisted of key informants, namely principals, and supporting informants, including teachers, school education quality assurance teams, and students. Data were collected through in-depth interviews, observations, documentation, and literature studies. The data analysis technique utilized an interactive analysis model comprising three main components: data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results show that input aspects face challenges, particularly in teacher availability and infrastructure, while financial support is sufficient. The process aspect demonstrates improvements through the consistent implementation of the SPMI cycle, supported by principals, teachers, and TPMPS teams. Product evaluation indicates progress in several National Education Standards, including graduate competencies and school management, although issues persist in content and infrastructure standards. Overall, the program’s effectiveness depends on strong input quality and process execution to produce optimal educational outcomes in a sustainable and integrated manner.
The Effect of AI (Artificial Intelligence) in Education on Student Motivation: A Systematic Literature Review Badarudin; Lalu Parhanuddin; Ahmad Tohri; Muhammad Suhardi
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v8i1.91141

Abstract

The lack of student learning motivation has become a critical issue in higher education, particularly in the digital era marked by rapid technological advancement. This study aims to analyze the contribution of artificial intelligence (AI) implementation in enhancing students’ learning motivation through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The review was conducted by systematically screening scholarly literature in the Google Scholar database through several selection stages. The initial search using the keyword "Artificial Intelligence" yielded 4,320 documents, which were narrowed down to 749 with the addition of the keyword "Learning Motivation." Further refinement using the keyword "Students" reduced the results to 533 documents, and limiting the publication years to 2020–2024 resulted in 491 documents. The final selection produced 8 relevant articles for in-depth analysis. The data were analyzed qualitatively through thematic synthesis of findings across the selected studies. The results indicate that AI applications, such as educational chatbots and adaptive learning systems, significantly contribute to facilitating more personalized learning and fostering students’ intrinsic motivation. However, challenges such as limited technological access, resistance to change, and concerns regarding data privacy and ethics remain critical barriers. This study concludes that the development of AI in education must emphasize inclusivity, personalization, and the alignment with learners’ needs to ensure more effective and sustainable learning in the digital age.
Kontroversi Hakim Perempuan di Indonesia Muaidi, Muaidi; Badarudin, Badarudin
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.22

Abstract

Perempuan menjadi hakim di Indonesia menjadi kontroversi di kalangan elit politik, ulama, ada yang membolehkan dan tidak membolehkan dengan berbagai argumentasi, dapat dikatakan sama-sama kuat dan tak terbantahkan. Dokumentasi hasil ijtihad para ulama masa lalu (beraneka ragam fiqh) termasuk ketetapan wanita tidak boleh menjadi pemimpin publik diubah dan direlevansikan dengan kondisi real saat ini, seperti yang telah dicontohkan oleh ijtihad kreatif Umar bin Khttab, dan Imam Syafi’i. Teks al-Qur’an dan hadis senantiasa terbuka untuk dipahami dan diinterpretasikan sepanjang masa, sepanjang para mufassir dan mujtahid berkompeten untuk itu. Kehadiran wanita sebagai pemimpin bangsa di tengah-tengah masyarakat Indonesia menjadi permasalahan kontroversial. Sebagian politisi partai politik yang berasaskan Islam (kasus Pemilu 1999 dan 2004) melarang wanita menjadi pemimpin bangsa (Presiden). Sejalan dengan kondisi dan peta politik nasional di Indonesia, maka pendapat yang membolehkan wanita menjadi pemimpin public seperti presiden termasuk juga menjadi hakim. Dengan semangat shalih likulli zaman wamakan, bahkan secara etis, dianjurkan untuk ke luar dari perbedaan pendapat itu (al-khuruj min al-khilaf mustahab) sebagai bentuk implementasi dari al quran dan hadist.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERNALAR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS V MELALUI MODEL INQUIRY LEARNING BERBASIS MEDIA EDUCAPLAY PADA MATA PELAJARAN IPAS Mulyani; Badarudin; Indar Purbatin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27259

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bernalar kritis peserta didik kelas V SDN 2 Pliken melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Learning berbasis media Educaplay pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Latar belakang penelitian ini berangkat dari temuan rendahnya keterampilan peserta didik dalam menyaring informasi, menganalisis data, dan menarik kesimpulan secara logis berdasarkan hasil observasi dan asesmen diagnostik. Melalui dua siklus tindakan kelas, pembelajaran dilakukan dengan sintaks inquiry yang dikombinasikan dengan media interaktif Educaplay untuk menciptakan pembelajaran yang aktif dan bermakna. Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan non test yaitu observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2019. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada keterampilan bernalar kritis maupun hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang cukup signifikan, dari rata-rata 56% pada pertemuan pertama siklus I menjadi 81,2% pada akhir siklus II. Meskipun sempat mengalami penurunan pada awal siklus II (72,4%), hasil belajar tetap berada di atas Kriteria Ketuntasan Minimal dan menunjukkan tren peningkatan. Keterampilan bernalar kritis peserta didik juga mengalami perkembangan dari 8% kategori tinggi pada awal siklus I menjadi 76% pada akhir siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa model Inquiry Learning yang dipadukan dengan media digital interaktif efektif dalam membangun keterampilan berpikir kritis dan mendukung penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model serupa dalam pembelajaran IPAS dan mata pelajaran lainnya sebagai strategi inovatif pembelajaran abad ke-21. Kata kunci: keterampilan bernalar kritis, Inquiry Learning, Educaplay, IPAS, pembelajaran abad ke-21.
Implementasi Problem Based Learning Terintegrasi Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV pada Mata Pelajaran Matematika Handayani, Dwi Lestari; Badarudin, Badarudin; Andriani, Tegar Putri
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v24i.1618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Pliken melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 peserta didik kelas IV A SD Negeri 2 Pliken pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi dan soal tes pilihan ganda untuk menilai keterampilan berpikir kritis berdasarkan lima indikator, yaitu mengintegrasi, menganalisis, mengevaluasi, menyimpulkan, dan menjelaskan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PBL dan CRT secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Pada Siklus I, keterampilan berpikir kritis berada pada kategori cukup dengan rata-rata capaian sebesar 56,5%. Setelah dilakukan perbaikan strategi pembelajaran, terjadi peningkatan pada Siklus II dengan rata-rata capaian sebesar 87,5% dan berada pada kategori sangat baik. Capaian indikator juga menunjukkan peningkatan: indikator mengintegrasi, menganalisis, dan menyimpulkan berada pada kategori sangat baik, sementara indikator mengevaluasi dan menjelaskan berada pada kategori baik. Temuan ini menyimpulkan bahwa integrasi PBL dan CRT efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran matematika kelas IV.
Game Online Mengganggu Konsentrasi Dan Perilaku Belajar Siswa Sekolah Dasar Di Lenek Azmi, Khaerul; Badarudin, Badarudin; Juaini, Muhamad
Educatio Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v20i2.30128

Abstract

Abstract This research aims to examine the impact of online games on the concentration and learning behavior of elementary school students in Lenek. In the digital era, online games have become a widespread phenomenon among children, including elementary school students. Excessive use of online games is suspected to disrupt concentration and alter students' learning behavior. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through observation, interviews, and document analysis. The research results indicate that online games have a significant influence on the concentration and learning behavior of elementary school students. Negative impacts found include decreased learning focus, lack of learning motivation, and less positive behavioral changes. This research concludes that more attention is needed from parents, teachers, and schools in supervising the use of online games among elementary school students.
Evaluation of SPMI-Based Education Quality Supervision Programs in Rural and Remote Public Elementary Schools Badarudin, Badarudin; Tohri, Ahmad; Parhanuddin, Lalu; Tatan, Tatan; Ali, Muhammad
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.16210

Abstract

This study aims to analyze the implementation of context evaluation, input, process, and product in the SPMI-based education quality supervision program evaluation activities at public elementary schools in East Lombok Regency. This study employed a qualitative approach using the CIPP model. The subjects of this study consisted of key informants, namely principals, and supporting informants, including teachers, school education quality assurance teams, and students. Data were collected through in-depth interviews, observations, documentation, and literature studies. The data analysis technique utilized an interactive analysis model comprising three main components: data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results show that input aspects face challenges, particularly in teacher availability and infrastructure, while financial support is sufficient. The process aspect demonstrates improvements through the consistent implementation of the SPMI cycle, supported by principals, teachers, and TPMPS teams. Product evaluation indicates progress in several National Education Standards, including graduate competencies and school management, although issues persist in content and infrastructure standards. Overall, the program’s effectiveness depends on strong input quality and process execution to produce optimal educational outcomes in a sustainable and integrated manner.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik melalui Group Investigation Berbantu Media Videoscribe Putra, Panggih Permana; Pamujo, Pamujo; Badarudin, Badarudin
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 10 No. 1 (2020): Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Departemen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v10i1.3552

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui model group investigation berbantu media videoscribe di kelas IV. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. PTK tersebut dilakukan selama 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan pembelajaran dengan satu pertemuan satu rencana pelaksanaan pembelajaran. Rancangan Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation) dan refleksi (reflection). Subjek penelitian yaitu kelas IV SDN 2 Selakambang berjumlah 25 peserta didik terdiri dari 13 laki-laki dan 12 perempuan. Alat pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi aktivitas peserta didik, dan lembar observasi aktivitas guru. Hasil meningkatnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat dilihat disetiap tahapan siklus. Hasil PTK ini menunjukan pembelajaran menggunakan model group investigation berbantu media videoscribe dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku di kelas IV SDN 2 Selakambang. Peserta didik mengalami peningkatan setiap siklus pada siklus I mendapatkan rata-rata 2,78 sedangkan siklus II memperoleh rata-rata 3,65 tergolong kriteria baik.
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Nurhayati, Eni; Badarudin, Badarudin; Yuwono, Pratik Hari
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 10, No 1 (2020): Malih Peddas, Volume 10, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v10i1.3992

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu rendahnya prestasi belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV dengan jumlah 29 siswa. Siswa tersebut terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan alokasi waktu 6 x 35 menit. Berdasarkan data hasil Penelitian Tindakan Kelas pada siklus I mata pelajaran IPA dengan presentase ketuntasan pada pertemuan ke-1 mencapai 58,62% pertemuan ke-2 mencapai 68,96%. selanjutnya pada siklus II pertemuan ke-1 mencapai presentase ketuntasan 79,31%, mengalami kenaikan yang signifikan pada pertemuan ke-2 yaitu 89,65%. Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Siklus 1 pertemuan ke-1 mencapai presentase ketuntasan 51,72%, pertemuan ke-2 mencapai 62,06%. Selanjutnya siklus II pertemuan ke-1 tingkat presentase ketuntasan mencapai 72,41%, mengalami peningkatan pada pertemuan ke-2 yaitu 82,75%. berdasarkan data rekapitulasi Penelitian Tindakan Kelas menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning apat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar.
Peran Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi dan Disiplin Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 5 Pringgabaya Rodiman, Dodi; Musifuddin, Musifuddin; Badarudin, Badarudin
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 8 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v8i2.6022

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan peserta didik dalam proses kegiatan bimbingan dan mempunyai peran yang cukup besar di masa yang akan datang. Aspek terpenting dari pendidikan adalah proses pembelajaran, namun motivasi dan kedisiplinan seseorang sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan motivasi dan kedisiplinan siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran layanan bimbingan kelompok meningkatkan motivasi dan disiplin belajar siswa. 13 siswa termotivasi untuk belajar dari 15 siswa, dan 14 memiliki perilaku disiplin dalam belajar dari 15 siswa. Hal ini menunjukkan bahwa peran layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan motivasi dan disiplin belajar siswa cukup baik dan efektif.