Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengenalan Zat Berbahaya Formalin Pada Ikan Konsumsi Tahiruddin Tahiruddin; Diah Indriastuti; Habib Ihsan Mowuta
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 2 No 01 (2021): K2JCE: Karya Kesehatan Journal of Community Engagement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v2i01.740

Abstract

Abstrak. Penggunaan pengawet bahan kimia berbahaya formalin semakin marak. Tujuan penambahan zat tersebut adalah meningkatkan kualitas daya simpan. bahaya formalin dalam jangka pendek (akut) adalah apabila tertelan maka mulut, tenggorokan dan perut terasa terbakar, nyeri jika menelan, mual, muntah dan diare, serta tidak sadar hingga koma. Tujuan pengabdian ini adalah menyebarluaskan informasi tentang bahaya formalin pada makanan bagi masyarakat wilayah kecamatan Poasia. Pengabdian ini adalah menggunakan metode pelatihan tentang bahaya formalin pada bahan makanan. Pengabdian diikuti oleh 18 peserta dengan antusias peserta mendokumentasikan dalam bentuk video secara pribadi kegiatan pengabdian untuk disebarkan ke saudara dan tetangga. Abstract. The use of hazardous chemical preservatives formaldehyde is increasingly widespread. The purpose of adding these substances is to improve the quality of shelf life. The danger of formalin in the short term (acute) is that if swallowed, the mouth, throat and stomach will burn, pain when swallowing, nausea, vomiting and diarrhea, and unconsciousness to coma. The purpose of this service is to disseminate information about the dangers of formaldehyde in food for the people of the Poasia sub-district. This service is using training methods about the dangers of formaldehyde in foodstuffs. The service was attended by 18 participants enthusiastically, the participants documented in the form of videos personally the service activities to be distributed to relatives and neighbors.
Simulasi Penanganan Bencana Tsunami di Wilayah Pesisir dalam Lima Tahapan Diah Indriastuti; Tahiruddin Tahiruddin; I Wayan Romantika; Hasrima Hasrima; Herman Herman; Mien Mien; Muhammad Jasmin; Risnawati Risnawati; Siti Umrana
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 3 No 02 (2022): K2JCE: Karya Kesehatan Journal of Community Engagement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v3i02.952

Abstract

Abstrak. Indonesia merupakan negara dengan potensi kejadian bencana yang beragam karena letak geografisnya berupa kepulauan yang dilingkupi oleh laut lepas dan dilewati sabuk gubung vulkanik aktif. Bencana alam merupakan suatu kejadian di luar keinginan manusia dan tidak dapat dikendalikan kehadirannya. Namun, beratnya efek dari bencana dapat dikurangi dengan pelaksanaan contingency plan dan mitigasi bencana yang baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa simulasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara berkelompok. Pelaksanaan kegiatan 1 kelompok di ruang kelas STIKes Karya Kesehatan, 4 kelompok di pantai Toronipa pada tanggal 22 Januari 2023. Kegiatan ini berjalan lancar dan cukup menarik perhatian warga masyarakat sekitar dan wisatawan yang sedang berkunjung ke pantai Toronipa. Kegiatan ini akan lebih memiliki jangkauan apabila dilaksanakan dengan bekerjasama secara multi disiplin dan multi profesi antar institusi pemerintahan. Abstract. Indonesia is a country with the potential for various disaster events because of its geographical location in the form of islands covered by the high seas and passed by an active volcanic belt. Natural disasters are events beyond human will and cannot be controlled. However, the severity of the effects of disasters can be reduced by implementing good contingency plans and disaster mitigation. Community Service activities are in the form of simulations. This service activity is carried out in groups. Implementation of 1 group activity in the STIKes Karya Kesehatan classroom, 4 groups on Toronipa beach on January 22, 2023. This activity ran smoothly and attracted enough attention from the local community and tourists who were visiting Toronipa beach. This activity will have more reach if it is carried out in multi-disciplinary and multi-professional collaboration between government institutions.
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Pengenalan Gangguan Kesehatan Pencernaan: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Dan Penanganannya Indriastuti, Diah; Rangki, La; Purnamasari, Yenti; Tahiruddin, Tahiruddin
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 5 No 2 (2024): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v5i2.1379

Abstract

lama. Penyakit ini terkait dengan gaya hidup dan mudah kambuh saat penderitanya stres. Karena keduanya menyebabkan perih dan tekanan di dada, nyeri dada akibat GERD mirip dengan serangan jantung. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang membedakan keduanya. Gerd terjadi ketika asam lambung naik kembali ke esofagus atau kerongkongan. Akibatnya, kerongkongan mengalami iritasi. Padatnya aktivitas masyarakat seringkali menyebabkan terganggunya pola makan, sehingga membutuhkan keteraturan dalam penentuan jam makan. Selain itu menu makan juga harus yang memenuhi kriteria sehat dan tidak mudah menyebabkan iritasi pencernaan. Masyarakat cenderung mengkonsumsi makanan yang berbumbu tajam dan pedas sesuai tren yang sedang berkembang. Peserta penyuluhan menyebutkan bahwa seringkali melewatkan jam makan pagi atau sarapan dan pada saat makan siang mengkonsumsi makanan pedas dan berbumbu tajam. Hal ini dapat menjadi pemicu kejadian infeksi pencernaan dan gangguan pada lambung, terutama maag yang dapat memicu kejadian GERD. Sehingga penyuluhan kesehatan mengenai makanan sehat untuk penceraan juga penting untuk diberikan kepada masyarakat. Pemberian leaflet berguna untuk pengingat klien apabila ingin mengulangi informasi yang didapatkan saat penyuluhan. Selain itu dapat bermanfaat bagi keluarga klien yang dapat ikut membaca isi dari leaflet. Sehingga lebih banyak orang mengetahui mengenai penyakit GERD dan penanganannya. Abstract. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) is a chronic disease of the digestive system. This disease is closely related to lifestyle and easily recurs when the sufferer is stressed. Chest pain due to GERD is similar to a heart attack, because both cause a burning sensation and pressure in the chest. However, there are several things that make the two different. Gerd occurs when stomach acid rises back into the esophagus. As a result, the esophagus becomes irritated. The density of community activities often disrupts eating patterns, so that regularity is needed in determining meal times. In addition, the menu must also meet healthy criteria and not easily cause digestive irritation. People tend to consume foods that are spicy and hot according to current trends. Counseling participants said that they often skip breakfast and eat spicy and hot foods at lunch. This can trigger digestive infections and stomach disorders, especially ulcers that can trigger GERD. So health education about healthy food for digestion is also important to be given to the community. The provision of leaflets is useful as a reminder for clients if they want to repeat the information obtained during the education. In addition, it can be useful for the client's family who can also read the contents of the leaflet. So that more people know about GERD and its treatment.
Efforts to Increase Mothers' Knowledge About Postpartum Blues Rahmawati, Rahmawati; Mujahid, Edy Husnul; Kusnan, Adius; Saida, Saida; Sukurni, Sukurni; Indriastuti, Diah
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i1.504

Abstract

Postpartum blues, also known as baby blues, is a common emotional condition experienced by mothers after childbirth. If not properly addressed, it can significantly affect the mother's mental health and overall family well-being. Limited awareness of postpartum blues, particularly in Nambo Village, Kendari City, has driven the implementation of this community service initiative. The objective was to improve pregnant women’s understanding of the symptoms, causes, as well as strategies to manage and prevent postpartum blues.The activity was conducted on Saturday, November 2, 2024, at the Nambo Village Hall, involving a team of lecturers from the Faculty of Medicine, Halu Oleo University. The methods used included interactive counseling, group discussions, simulations, and the distribution of educational materials. A total of 25 pregnant women participated in the program. Evaluation was carried out using pre-test and post-test assessments to measure the increase in participants' knowledge.Results indicated an 85% improvement in participants' understanding after the counseling session. This initiative successfully raised awareness and enhanced the understanding of pregnant women about postpartum blues, while also encouraging openness in discussing mental health issues. The intervention demonstrated that community-based education can serve as a strategic approach to improving maternal and family health quality. Moving forward, follow-up programs are needed to strengthen and sustain the positive impacts achieved through this activity.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Complementary And Alternative Medicine (CAM) pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Poasia Kota Kendari Susanti, Risqi Wahyu; Indriastuti, Diah
Jurnal Kesehatan Andalas Vol. 9 No. 2 (2020): Online June 2020
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v9i2.1287

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai pengobatan penderita DM tak lepas dari saran penggunaan terapi komplemeter obat herbal, yang tidak jarang menjadi alternatif pemecahan masalah ketika ilmu kedokteran tak mampu memberikan solusi serta keinginan penderita maupun keluarga untuk dilibatkan secara langsung dalam proses pemilihan penyembuhan.  Tujuan: Menentukan hubungan antara penggunaan Complementary and Alternative Medicine (CAM) dengan suku, pendidikan, agama, status ekonomi, status kesehatan dan usia. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional study dengan populasi seluruh pasien pasien diabetes melitus yang berada di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria sebesar 40 responden. Hasil: Penelitian ini menggambarkan bahwa tidak terdapat hubungan antara penggunaan CAM dan suku, pendidikan, agama, status ekonomi, status kesehatan, sedangkan terdapat adanya hubungan antara usia dengan penggunaan CAM. Simpulan: Masyarakat untuk dapat lebih aktif menemukan informasi mengenai perawatan kesehatan berdasarkan penggunaan CAM, serta peneliti dan institusi pendidikan untuk menggunakan terapi CAM sebagai bahan pembelajaran pada konsep terapi komplementer keperawatan.Kata kunci: CAM, diabetes mellitus, komplementer, tradisional
Hubungan Pengetahuan Diet Hipertensi terhadap Kepatuhan Diet pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Wundulako Mariana, Mariana; Indriastuti, Diah; Abadi, Ellyani
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v9i3.922

Abstract

Hypertension is a risk factor that has a lot of influence on the occurrence of blood vessels and heart disease. Compliance is the word used to define the patient's attitude in taking medication properly both in terms of dose, frequency and time. Knowledge is a process that results from curiosity through the senses, especially the eyes and ears to certain objects. Knowledge is the main area in the formation of behavior. This study aims to determine the relationship between Knowledge of Hypertension Diet and Diet Compliance in Hypertension Patients at the Wundulako Health Center. This type of research is non-experimental research with a correlation study design (Correlation Study) is a design used in observing the significance of the relationship between 2 variables. This study used a population of 30 people who were treated at the work of the Wundulako Health Center, Kolaka Regency who were identified with a specific purpose or by purposive sampling. The variable of this research is the dependent variable, namely Hypertension Diet Compliance, and the independent variable is the knowledge of hypertension sufferers. The analysis carried out in this study used the Chi-Square statistical test. Chi square test with a confidence level of 95% (α = 0.05) obtained a p value (0.011) <α (0.05) so it can be concluded that there is a relationship between knowledge of hypertension diet and dietary compliance in hypertension sufferers at the Wundulako Health Center.
A Pilot Study on Diabetes Distress, Insulin Growth Factor-I, Insulin-Like Growth Factor Binding Protein-3, and HbA1c in Diabetic Patients Tahiruddin, Tahiruddin; Indriastuti, Diah; Syahrul, Syahrul; Irwan, Andi Masyitha; Pranata, Satriya
Nurse Media Journal of Nursing Vol 15, No 1 (2025): (April 2025)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nmjn.v15i1.58052

Abstract

Background: Diabetes distress refers to the emotional and psychological burden experienced by individuals in managing their condition, which can influence physiological outcomes and overall well-being. However, the relationship between HbA1c, insulin growth factor-I (IGF-I), and insulin-like growth factor binding protein-3 (IGFBP-3) with diabetes distress in diabetic patients remains elusive.Purpose: The objective of this study was to evaluate the association of IGF-I, IGFBP-3, and HbA1c with diabetes distress in diabetic patients.Methods: A cross-sectional design with purposive sampling was used to recruit subjects from the public health center in Kendari City, Southeast Sulawesi, Indonesia, from May to November 2021. A total of 30 diabetic patients were recruited for the study. Distress data were collected using the Indonesian version of the Diabetes Distress Scale (DDS) questionnaire. HbA1c levels were measured using High-Performance Liquid Chromatography (HPLC). Serum levels of IGF-I and IGFBP-3 were measured using the ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay) kit method. The data were analyzed using regression analysis.Results: Most respondents had moderate distress, with a DDS score of 53.4%, a high IGF-I level of 76.7%, and a low IGFBP-3 level of 76.7%. As many as 60% of respondents had an HbA1c level above 6.4%. IGF-I (ρ-value=0.024) and IGFBP-3 levels (ρ-value=0.042) showed a significant correlation with diabetes distress. However, HbA1c levels did not significantly correlate with diabetes distress (ρ-value=0.155).Conclusion: IGF-I and IGFBP-3 levels were associated with diabetes distress, but HbA1c was not. Patients with higher distress were found to have elevated serum levels of IGF-I and IGFBP-3. Future research should focus on stress management strategies that support efforts to prevent disease and complications associated with diabetes mellitus.
Pendidikan Kesehatan Tentang Peran Dukungan Keluarga Terhadap Pencegahan Kejadian Postpartum Blues Pada Ibu Postpartum Rahmawati; Edy Husnul Mujahid; Adius Kusnan; Saida; Sukurni; Diah Indriastuti
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i1.116

Abstract

Baby Blues Syndrome merupakan gangguan mood ringan yang dialami ibu pada masa postpartum dan sering tidak disadari sehingga dapat berkembang menjadi depresi berat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan optimalisasi peran keluarga sebagai support system terhadap kesehatan mental ibu hamil di wilayah pesisir Kecamatan Nambo, Kota Kendari. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan konseling kepada ibu hamil dan keluarganya. Kegiatan ini melibatkan 30 ibu hamil dan 24 anggota keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami pentingnya dukungan sosial bagi ibu postpartum, memahami konsep postpartum blues, bersedia mengikuti konseling kesehatan mental, dan mengetahui cara pencegahan postpartum blues. Kegiatan ini disambut baik oleh pihak kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, serta diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk mencegah kejadian sindrom baby blues di wilayah tersebut. Kesimpulan pengabdian ini bahwa ibu hamil dan keluarganya di Kecamatan Nambo, Kota Kendari, sudah paham pentingnya dukungan keluarga untuk mencegah baby blues setelah melahirkan.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Keluarga Ibu Hamil tentang Postpartum Blues di Kelurahan Nambo Rahmawati; Edy Husnul Mujahid; Adius Kusnan; Saida; Sukurni; Diah Indriastuti
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i1.117

Abstract

Masa postpartum merupakan periode rentan bagi ibu yang baru melahirkan, dengan risiko tinggi mengalami gangguan emosional seperti postpartum blues. Sayangnya, pemahaman masyarakat khususnya keluarga ibu hamil mengenai kondisi ini masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga ibu hamil tentang postpartum blues di Kelurahan Nambo melalui metode penyuluhan, pelatihan, dan sesi konseling. Sebanyak 24 peserta yang merupakan anggota keluarga ibu hamil mengikuti kegiatan ini secara aktif. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dari rata-rata skor 58% menjadi 86%. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam memberikan dukungan emosional, serta membentuk komitmen kolektif untuk mendirikan kelompok pendukung ibu postpartum di tingkat kelurahan. Hasil kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan keluarga dalam pencegahan gangguan kesehatan mental postpartum.
Perbedaan Tanda Vital Sebagai Respon Kecemasan Pada Pasien Preoperatif Irwanto; Narmawan; Indriastuti, Diah
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 8 No 1 (2020): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.611 KB)

Abstract

Preoperative patients who will undergo the first surgery will feel anxious which results in the body'sresponse in the form of increased blood pressure, pulse and breathing. If it's excessive, the work of the heartincluding in body's oxygen requirements will increase. This study aims to determine the differences in vitalsigns as an anxiety response in preoperative patients. This study is a comparative descriptive study of 44preoperative patients. Subjects were withdrawn from the population by accidental sampling, then measuredblood pressure, pulse and breathing twice, the day before surgery, and five minutes before anesthesia.Wilcoxom test results show the value of ρ <α (ρ <0.05) which means there are differences in blood pressure(Sistol-Diastole), pulse frequency, and respiration before surgery and five minutes before anesthesia.Theconclusion that there are differences in vital signs in preoperative patients as an anxiety response to the daybefore surgery and five minutes before anesthesia.Recommendations need to increase awareness,understanding, insight related quality of nursing care in applying nursing care and education of thepsychological patient's preoperative.
Co-Authors Abdul Azis Harun Adius Kusnan Ajurid, Akbar Fala Iqra Ajurid, Muhammad Akbar Fala Iqra Alvionita, Dewinta Nur Ambo Sakka Ananda, Siti Hadrayanti Anggi Nurza’da Pebrianti M Ani Margawati Asmaningdiah, Mariana Asrul, Muhamad Bariq Kinayoh, Nuraniar Chaidirman Chaidirman Devi Savitri Effendy Dhesa, Desiderius Bella Edy Husnul Mujahid Ellyani Abadi Elpinar Elpinar Elyasari Elyasari Elyasari, Elyasari Ema Nengsyi EMIRIA AHMAD PINTO Febriana Muchtar Fikki Prasetya Habib Ihsan Mowwuta Hadzal, Muh. Ghozi Hasrima, Hasrima Herman Herman Herman Herman Hesmina Puspita Sari I Putu Sudayasa, I Putu Indri Agustin Irwan, Andi Masyitha IRWANTO Irwanto Irwanto Ismawati Ismawati Jeyma Ordonez Sahalul Jeyma Sahalul Ordonez Joko Gunawan Kemal Idris Balaka kusnan, adius La Ode Rahmat cahyadi Lizanti Rizal Mariana Mariana Mariana Mariana Marwana, Marwana Mayangsari, Riska Mien Mien Mien Mien Mien Mien Mien, Mien Misrawati T Badudin Misrawati T. Badudin Muh. Syawal Muhamad Asrul Muhammad Jasmin Muhammad Rustam HN Muhammad syahwal Mujahid, Edy Husnul Mulyawati, Sufiah Asri Musdalifah Musdalifah Narmawan Narmawan Narmawan Narmawan, Narmawan Narmi Narmi Narmi Narmi Nina Nurnaningsih Nur Fitriah Jumatrin Nurhayati Nurhayati Nurullya Rachma Prasetya, Fikki Purnamasari, Nur Indah Purnamasari, Yenti Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ramadhan Tosepu rangki, la Rina Puspita Purnamasari Riska Mayangsari Riska Mayangsari Risnawati Risnawati Romantika, I Wayan Rosjidi, Cholik Harun Saida Saida, Saida Sari, Hesmina Puspita Satriya Pranata Siti Umrana Sri Marsita Sukurni Sukurni, Sukurni Supryatno, Adi Susanti, Risqi Wahyu Syahrul Syahrul Tahiruddin Trinala Mis Astuti Tuti Dharmawati Yeti Sutisna