p-Index From 2021 - 2026
9.842
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keolahragaan Jendela Olahraga JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA JOURNAL SPORT AREA Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Efektor JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE) Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Jurnal Sporta Saintika Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olahraga) Journal Sport Science Indonesia (JASSI) Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Physical Activity Journal (PAJU) Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Jurnal Patriot JSES : Journal of Sport and Exercise Science Journal of Physical Activity (JPA) JURNAL LITERASI OLAHRAGA Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Journal of Science and Education (JSE) Jumper : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Kepelatihan Olahraga COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Physical Education and Sports: Studies and Research Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Dharmas Journal of Sport Guruku: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Jayabama: Jurnal Peminat Olahraga PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sriwijaya Journal of Sport JSSF : Journal of Sport Science and Fitness Physical Education and Sports: Studies and Research Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Edukasi Citra Olahraga Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Sport, Exercise, and Injury
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Pemanfaatan Keterampilan Massage Kebugaran Berbasis Aplikasi Android Purnomo, Ardhi Mardiyanto Indra; Hanief, Yulingga Nanda; Pamungkas, Danar Putra
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.168 KB) | DOI: 10.29407/ja.v2i2.12565

Abstract

Often people experience fatigue as a result of daily activities, but none of them took the initiative to restore their fitness through fitness message. The youth of Karang Taruna in Ngulankulon Village and Ngulanwetan Village, Pogalan District, Trenggalek Regency has strong potential to develop skills in the field of fitness message. The young people who are members of Karang Taruna members are dominated by people who are not economically productive. Most young people experience dependence on smartphones. Young people have not been able to use smartphones for positive activities. Therefore, empowerment is needed for youths of Ngulankulon Village and Ngulanwetan Village to develop communities that can be independent in the health sector, so that they can make a real contribution to the development of integrated fitness massage skills by applying science and technology towards positive things in community life. Empowerment is implemented in the form of Android-based fitness massage training. The method applied is Participatory Learning and Action (PLA). This method succeeded in increasing knowledge and fitness massage skills for trainees. The results of the pretest showed the participants' level of understanding was 66%, while after taking part in the training and mentoring, posttest was conducted with the result of an understanding level of 89%. The data shows an increase in fitness massage skills for youth youth.
Petanque: dapatkah koordinasi mata tangan, fleksibilitas pergelangan tangan, fleksibilitas togok dan keseimbangan memberi sumbangan pada shooting shot on the iron? Nurfatoni, Alfian; Hanief, Yulingga Nanda
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 1 No. 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petanque merupakan cabang olahraga yang baru berkembang di Indonesia. Karakteristik olahraga Petanque terletak pada ketepatan lemparan bola besi terhadap sasaran. Faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan lemparan (shooting) pada petanque belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah koordinasi mata tangan, fleksibilitas pergelangan tangan, fleksibilitas togok dan keseimbangan memberi sumbangan pada shooting shot on the iron. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Seluruh atlet klub petanque kota Kediri yang berjumlah 11 orang terlibat dalam penelitian ini. Instrumen tes koordinasi mata-tangan menggunakan tes lempar tangkap bola tenis, tes fleksibilitas pergelangan tangan menggunakan flex measures, tes fleksibilitas togok menggunakan standing trunk flexion meter dan multy box, dan tes keseimbangan menggunakan stork stand, serta tes shooting shot on the iron dengan melakukan shooting sebanyak 6 kali percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan shooting shot on the iron disumbang oleh faktor koordinasi mata tangan (54,61%), fleksibilitas pergelangan tangan (49,28%), fleksibilitas togok (41,60%) dan keseimbangan (44,22%) memberikan sumbangan pada shooting shot on the iron. Secara simultan pun koordinasi mata tangan, fleksibilitas pergelangan tangan, fleksibilitas togok dan keseimbangan memberi sumbangan pada shooting shot on the iron sebesar 82.5%. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan faktor lain selain bimotor dan melibatkan elit atlet.
Tren dan perkembangan pembelajaran motorik pada siswa sekolah dasar: analisis bibliometrik pada database Scopus Zainul Arifin; Yulingga Nanda Hanief
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v4i1.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tren publikasi ilmiah dan perkembangan pembelajaran motorik pada siswa sekolah dasar menggunakan data dari Scopus. Penelitian ini menjawab empat pertanyaan utama: (1) tren dan perkembangan pembelajaran motorik sebelum 2024, (2) kontributor utama dalam publikasi (penulis, universitas, dan jurnal), (3) jurnal yang paling banyak menerbitkan artikel terkait, dan (4) negara dengan kontribusi terbanyak dalam bidang ini. Sebanyak 320 artikel dengan kata kunci "motor learning" dan "elementary school" dianalisis menggunakan metode bibliometrik dan perangkat lunak VOSviewer. Hasil studi menunjukkan bahwa produktivitas publikasi pada bidang ini relatif rendah, dengan rata-rata di bawah 15 dokumen per tahun antara 2013–2020. Namun, terjadi peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir. Simone Aparecida Capellini tercatat sebagai penulis dengan publikasi terbanyak (4 dokumen), Universitas Negeri Yogyakarta sebagai universitas dengan kontribusi terbesar (6 dokumen), dan Amerika Serikat sebagai negara paling produktif (6 dokumen). Jurnal Perceptual and Motor Skills adalah yang paling banyak menerbitkan artikel terkait (16 dokumen). Publikasi tersebar di berbagai bidang studi, seperti teknik (21 dokumen), ilmu sosial (18 dokumen), dan ilmu material (14 dokumen). Studi ini berkontribusi pada pemahaman pola publikasi ilmiah dalam pembelajaran motorik, mengidentifikasi area tematik utama, serta memberikan wawasan untuk penelitian lebih lanjut dan pengembangan teori serta praktik di bidang pendidikan.
Injury pattern and risk factors in grassroots football: A study of 10-year-old athletes Leo Ferdinand; Yulingga Nanda Hanief; Randy M. Manimtim
Sport, Exercise, and Injury Vol. 1 No. 1 (2025): Sport, Exercise, and Injury
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/sei.v1i1.512

Abstract

Background: Young football players, especially in grassroots competitions, are highly susceptible to injury due to physical contact, fatigue, and underdeveloped motor skills, making injury prevention a critical aspect of early childhood sports. Objectives: This study aims to analyze the types, causes, and needs for injury prevention in 10-year-old football players. Methods: A descriptive quantitative design was used with the survey method. Data was collected through a structured questionnaire distributed to players injured during the competition. A purposive sampling technique was applied with inclusion criteria: (1) players injured during the match and (2) willing to participate. The final sample consisted of 25 athletes. Results: A total of 25 injury incidents were recorded. The most common type of injury was contusion, reaching 13 cases (52%), followed by muscle cramps (20%) and sprains (8%). Most injuries (64%) occurred in the lower extremities, especially the knee and thigh. Injuries predominantly occurred in the second half of matches (60%), with 88% caused by physical contact with an opponent. In the absence of medical personnel, coaches often found themselves in the role of first responders, a challenging position that requires adequate training and support. Many players continued to play despite their injuries, indicating a need for improved injury management. Conclusions: The study concluded that football injuries in children generally occur in the lower extremities, with bruising being the most dominant type. Player-to-player collisions caused most injuries, and many players could continue the match. This shows the importance of prevention, education, and follow-up for developing the sport of football.
The effects of the FIFA 11+ program on lower limb functional outcomes: A systematic review Yulingga Nanda Hanief; Italo Sannicandro; Raja Mohammed Firhad Raja Azidin
Sport, Exercise, and Injury Vol. 1 No. 2 (2025): Sport, Exercise, and Injury
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/sei.v1i2.670

Abstract

Background: The FIFA 11+ program has been proven effective in preventing soccer injuries, but evidence regarding its impact on lower extremity functional outcomes is still scattered and reported heterogeneously. Objectives: This systematic review aims to synthesize evidence regarding the effects of the FIFA 11+ program on lower extremity functional outcomes—including ROM, knee extension, internal and external hip rotation, and hamstring muscle strength—in athletes. Methods: This systematic review was prospectively registered in PROSPERO (CRD420251147261) and conducted in accordance with PRISMA 2020 guidelines. A total of 14 studies involving athletes or physically active individuals met the inclusion criteria. Functional outcomes were measured using various instruments, primarily an isokinetic dynamometer for muscle strength and a goniometer for ROM measurement. The methodological quality of the studies was assessed using the Newcastle–Ottawa Scale. Due to substantial heterogeneity in study design, measurement instruments, intervention protocols, and reporting formats, a quantitative meta-analysis was not performed, and the data were synthesized using a qualitative narrative approach. Results: Most studies (approximately 70–80%) reported an increase in hamstring muscle strength after the FIFA 11+ intervention, particularly in concentric and eccentric isokinetic measurements. Improvements in ROM and functional outcomes of the knee and hip were also reported, although results varied between studies. Evidence related to knee extension and hip rotation shows lower consistency compared to hamstring strength. Conclusions: The FIFA 11+ program shows potential functional benefits beyond injury prevention, particularly in improving hamstring muscle strength and several aspects of joint mobility.
Analysis Physical Condition of The Position Women’s Basketball Players Perennial Foundation Of Perbaspa Kediri District Florensa, Yohana Cindi; Hariadi, Imam; Yunus, Moch.; Hanief, Yulingga Nanda
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 11, No 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v11i3.3255

Abstract

This study aims to determine: (1) physical condition of arm muscle strength, (2) speed, (3) agility, (4) leg muscle power, (5) endurance, (6) physical condition of women's basketball players Perbaspa Perbaspa Foundation Kediri Regency based on player position. This type of research is quantitative descriptive research with data collection techniques using survey methods with test and measurement techniques. The population in this study were all female basketball players at the Perbaspa Abadi Foundation, Kediri Regency, consisting of 15 players. The sampling technique in this study is total sampling. The test instruments used were the push up test, 30 meter sprint, dogging run, vertical jump and multistage fitness test. The results showed that the physical condition of women's basketball players at the Abadi Perbaspa Foundation, Kediri Regency in the components of arm muscle strength, 12 players (80%) were in the poor category, the speed of 5 players (33%) was in the medium category, the agility of 15 players (100%) was in the very category. good, leg muscle power of 11 players (73%) is in the poor category, endurance of 13 players (87%) is in the very poor category. The results of the physical condition based on the player's position show that the dominant physical condition of the point guard position (PG1) is speed and agility, the shooting guard position (SG2) speed and agility, small forward agility (SF3), power forward position (PF4) arm muscle strength, speed and agility, middle position (C5) speed and agility. Physical condition is one aspect that cannot be underestimated, because basketball players have positions and tasks where each task requires different components of physical condition, so coaches need to know what physical components are needed to improve performance.
Hubungan Pola Makan dan Aktifitas Fisik dengan Daya Tahan Jantung Paru pada Anak Usia 6-9 Tahun di SD Yapis Merapi Fakfak Irsan Yunus Woretma; Supriatna Supriatna; Yulingga Nanda Hanief
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 2 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v2i2.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Makan dan Aktifitas Fisik dengan Daya Tahan Jantung dan Paru anak usia 6 – 9 tahun di SD Yapis Merapi Fakfak. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kuantitatif. Popolasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I – IV SD Yapis Merapi Fakfak Kabupaten Fakfak. Sementara sampel yang digunakan berjumlah 30 siswa yang berusia 6 – 9 tahun pada saat pelaksanaan pengukuran TKJI. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran Daya Tahan Jantung dan Paru dilakukan dengan mengukur 1 item tes, yaitu lari 600 meter. Teknik pengumpulan Pola Makan dan Aktifitas Fisik terhadap Daya Tahan menggunakan metode tes dan kuisioner. Hasil penelitian mendapatkan data bawa tingkat Daya Jantung dan Paru pada siswa kelas I – IV SD Yapis Merapi Fakfak, Kabupaten Fakfak yaitu siswa kelas I – IV perlu meningkatkan Daya Tahan Jantung dan Paru karena berada dalam klasifikasi kurang. Hipotesis penelitian ini adalah H0 yang berbunyi tidak ada Hubungan Pola Makan dan Aktifitas Fisik dengan Daya Tahan Jantung dan Paru, ditolak karena nilai signifikan kurang 0,05 atau 0.055 < 0,05, sedangkan H1 diterima karena nilai signifikan lebih dari 0,05 atau 0.055 > 0,05 yang artinya ada pengaruh dari pola makan dan aktifitas fisik dengan daya tahan tubuh. Berdasarkan hasil penelitian uji korelasi product moment dengan SPSS yaitu 0,584 (X1) terhadap Y dan 0,453 (X2) terhadap Y dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat antara Pola Makan dan Aktifitas Fisik dengan Daya Tahan Jantung dan Paru siswa kelas I – IV SD Yapis Merapi Fakfak dengan nilai signifikasi 0,001 untuk (X1) dan 0,012 (X2).
The association between healthy dietary habits and physical fitness among junior high school students: A rural school case study Yunus, Moch.; Hanief, Yulingga Nanda; Ramadhan, Muhammad Putra; Sylvianingrum, Erika Ayu
Physical Education and Sports: Studies and Research Vol. 4 No. 3 (2025): Physical Education and Sports: Studies and Research
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/pessr.v4i3.665

Abstract

Background: The health conditions of the community, particularly in relation to the physical fitness of junior high school students, require serious attention, especially in rural areas that differ significantly from urban areas. Previous research findings on dietary patterns and physical fitness still show inconsistent results. Objectives: This study aims to investigate the relationship between healthy eating habits and physical fitness among junior high school students residing in rural areas. Methods: This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The research subjects consisted of 27 students from public junior high schools in rural areas, selected through a balanced stratified random sampling process that involved all grade levels. Eating habits were measured using a 24-hour food recall, as it is an effective method for monitoring food intake over a short period. Physical fitness was measured using the Nusantara Student Fitness Test (TKPN), a national standard instrument. Data analysis was performed using descriptive statistics, Spearman's correlation, and linear regression. Results: Most of the study participants were underweight with varied eating patterns. The analysis results showed no significant relationship between physical fitness and healthy eating patterns, as indicated by a correlation coefficient of 0.061 and a p-value of 0.764. The small effect size suggests that eating patterns did not have a significant impact on fitness levels in this group of participants. Conclusions: The study shows that rural junior high school students achieve their physical fitness through exercise and their exercise-rest patterns and their inherited characteristics rather than their diet.
FIRST AID KNOWLEDGE OF SPORTS INJURIES OF EAST JAVACRICKET ATHLETES Kamarudin, Abdulloh; Hanief, Yulingga Nanda
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6297

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai tingkat pengetahuan atlet cricket Jawa Timur mengenai pertolongan pertama cedera olahraga, dengan fokus pada metode PRICE, POLICE, dan PEACE & LOVE. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel berjumlah 20 atlet cricket Pra-PON Jawa Timur yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah divalidasi, berisi 20 butir pertanyaan yang mencakup indikator setiap metode, meliputi identifikasi cedera, langkah awal penanganan, prinsip optimal loading, serta edukasi pemulihan, kemudian dianalisis menggunakan persentase dan korelasi Pearson. Hasil menunjukkan 70% atlet memiliki pengetahuan tinggi tentang pertolongan pertama cedera olahraga dasar. Pemahaman terhadap PRICE dan POLICE didominasi kategori sedang, masing-masing 80% dan 90%. Pada PEACE & LOVE, 50% berada pada kategori sedang, 45% tinggi, dan 5% sangat tinggi. Analisis korelasi menemukan hubungan positif signifikan antara pengetahuan dasar dengan pemahaman PRICE serta PEACE & LOVE. Temuan ini menegaskan bahwa fondasi pengetahuan yang baik mendukung pemahaman metode yang lebih komprehensif. Meski demikian, diperlukan pelatihan lanjutan yang terstruktur, terukur, dan berulang, berbasis simulasi kasus pertandingan, agar penguasaan metode kompleks lebih aplikatif di lapangan. Program pembinaan disarankan melibatkan pelatih dan tenaga medis untuk memastikan respons cepat, aman, dan konsisten, sekaligus menjaga keselamatan serta performa atlet secara optimal dalam jangka panjang.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KOORDINASI MATA-TANGAN DENGAN KEMAMPUAN JUMP SERVICE BOLA VOLI ATLET PUTRA Inzaghi, Usamah Daffa; Hanief, Yulingga Nanda
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6298

Abstract

Jump service merupakan salah satu teknik krusial dalam permainan bola voli yang menuntut perpaduan kemampuan fisik dan koordinasi gerak. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata–tangan dengan kemampuan jump service, sekaligus menilai kontribusi relatif masing-masing variabel pada atlet bola voli putra Klub JVC Kota Malang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 31 atlet putra berusia 16–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen meliputi tes vertical jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, tes lempar tangkap bola (wall toss test) untuk menilai koordinasi mata–tangan, serta tes kemampuan jump service sebagai variabel terikat. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson dengan bantuan IBM SPSS versi 25. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara daya ledak otot tungkai dan kemampuan jump service (r = 0,454; p = 0,010). Koordinasi mata–tangan juga memiliki hubungan signifikan dengan kekuatan asosiasi yang lebih besar (r = 0,672; p < 0,001) terhadap kemampuan jump service. Temuan ini menegaskan bahwa koordinasi mata–tangan merupakan faktor yang lebih dominan dalam menentukan keberhasilan jump service, sementara daya ledak otot tungkai tetap berperan sebagai faktor pendukung. Dengan demikian, peningkatan kemampuan jump service pada atlet bola voli putra sebaiknya diprioritaskan pada pengembangan koordinasi mata–tangan, disertai latihan daya ledak otot tungkai untuk menopang gerakan eksplosif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terarah dan efektif.
Co-Authors Abdullah Syakir Adani, Muhammad Nathan Afifa, Dewi Sarirotul Agung Kurniawan Alfian Nurfatoni Ali Dzikri, Muhammad Diffa Alim, Novan Purnama Andi Bagus Alfrianto Anggraini , Della Berliana Aprilia Anisa Maulidiya Putri Rahman Apriliyanto, Andriyas Apriliyanto, Andriyas Aprilyanto, Aryan Bayu Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo, Ardhi Mardiyanto Indra Ardi Sanjaya Athiek, Alief Kurnia Atmagara, Muhammad Izzan Azidin, Raja Mohamed Firhad Raja Bahar Rozaq Maulidan Bayu Saputra Bazzar Ari Mighra Burstiando, Rizki Caly Setiawan Danar Putra Pamungkas, Danar Putra Deddy Whinata Kardiyanto Deny Pradana Saputro Dhedhy Yuliawan Dinda Arisetya Purwadi Dinda Arisetya Purwadi Dlis, Firmansyah Effendy, Amri Luthfan Erdilanita, Ulma Eva Mauludiyah, Farhan Abdillah Fahrial Amiq Fajar Bahari Fanani, Ahmad Robi Febri Abdul Faqih Febri Abdul Faqih Febrilia Putri Mulyanti Ferdinandus, Moses Eleazar Firdaus, Moh Firmansyah, Awang Florensa, Yohana Cindi Gazali, Novri Guntur Eko Saputro Gusril, Gusril Hadi Hadi Hafid Dwi Saputra Haqiyah, Aridhotul Hendra Mashuri Heny Setyawati Herlina Dwi Agestin I Made Satyawan Imam Hariadi Indana Rohmatikan Zulfa Insan Muhtadawan Ramadhan Inzaghi, Usamah Daffa Irfan Panji Rifai Irsan Yunus Woretma Italo Sannicandro Izzulhaq, Ammar Rozaan Jaskulski, Karol Kamarudin, Abdulloh Karisdha Pradityana Khairul Hafezad Abdullah Khoiriyah Khoiriyah Kurniati Rahayuni Kurniati Rahayuni Kurniawan, Ari Wibowo Kurniawan, Wing Prasetyawan Kuswahyudi Leo Ferdinand Lusianti, Septyaning M. E. Winarno Mahya, Faradilla Ainun Manggolono, Lintang Nirmalasari Gemalochaya Maulidan, Bahar Rozaq Merin Yunika Adelia Meywah Khofifah Mochammad Yunus, Mochammad Mohd Izwan Shahril Muhammad Hamzah Pratama Muhammad Hamzah Pratama Muhammad Putra Ramadhan Nadya Putri Sabila Ni Putu Shinta Ayu Devi Norazlinda Binti Saad Nur Ahmad Muharram Nurfatoni, Alfian Nurrul Riyad Fadhli Panganiban, Teejay D. Permana, Felix Reza Perpetius Spes Nokar Prasetiyo, Reo Pratama, Budiman Agung Pratama, Muhammad Hamzah Prisca Widiawati Purwadi, Dinda Arisetya Puspodari, Puspodari Puspodari, Puspodari Putra Aprilian Trisnata Putra, Diaz Reza Aprianto Putra, Rendhitya Prima Qodria, Lailatul Qomarullah, Rif’iy Raja Mohammed Firhad Raja Azidin Raka Muhammad Nurul Huda Raka Muhammad Nurul Huda Randy M. Manimtim Ratna Mila Rayes Maulana H.W Reo Prasetiyo Herpandika, Reo Prasetiyo Rhania Rizkika Dewayan Rini Ismalasari Rivaldi, Tito Rizky, Muhammad Yanuar Roesdiyanto Romi Cendra Ruruh Andayani Bekti Ryo Prananda, I Kadek Sari, Ganis Meinar Septiananda, Farsya Hidayah Setiawan, Yoga Ridho Agus Setya Rahayu Setyawan, Irwan Shandy, Dwi Kurnia Singha Tulyakul Slamet Junaedi Slamet Junaidi Sri Sumartiningsih Stefan Umbu Mbadi Sugito - Supriantna, Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Suroto Suroto Sylvianingrum, Erika Ayu Tandiyo Rahayu Taufik, Muhamad Syamsul Teejay D. Panganiban Tri Bagus Agiasta Subekti Ulma Erdilanita Vindryani Septayasa Wahjoedi Wahjoedi Weda, Weda Wildan Yahya Suryaditya Wirnantika, Irma Yasep Setiakarnawijaya Zainul Arifin Zawawi, M. Anis