Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AL-UKHWAH

Strategi Pengembangan Objek Wisata Religi (Studi di Makam Teuku Diujung Desa Latak Ayah Kecamatan Simeulue Kabupaten Simeulue) Mahlil, Mahlil; Sari, Delvita; Rusnawati, Rusnawati; Fatimah, Fatimah
AL-UKHWAH - JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Vol. 2 No. 1 (2023): Al-Ukhwah: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/jau.v2i1.1322

Abstract

Strategi pengembangan objek wisata religi dilakukan bertujuan untuk menjadikan pariwisata lebih maju dan berkembang ke arah yang lebih baik dari segi kualitas sarana dan prasarana, memudahkan akses kemana saja serta menjadikan manfaat yang baik secara ekonomi bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu perlu upaya strategis untuk pengembangan agar dapat menarik lebih banyak wisatawan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi pengembangan objek wisata religi di Makam Teungku Diujung dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat objek daya tarik wisata religi di Makam Teungku Diujung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Makam Teungku Diujung dilakukan pengelolaan objek daya tarik wisata dengan menggunakan sistem manajemen. Sistem manajemen tersebut menyangkut Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan, dan Evaluasi. Pengembangan objek wisata religi di Makam Teungku Diujung meliputi pengembangan kerjasama pariwisata, pengembangan sarana dan prasarana wisata, dan pengembangan peningkatan sumber daya manusia. Faktor pendukung dalam mengembangkan objek wisata religi ini berasal dari masyarakat, pemerintah daerah maupun dari instansi terkait dengan sarana dan prasarana yang memadai, suasana alam yang sejuk, serta keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya perkembangan media promosi dari masyarakat maupun pemerintah daerah terhadap wisata Makam Teungku Diujung.
Peran Orang Tua Membina Pendidikan Al-Quran Terhadap Anak Usia Dini di Manggeng Aceh Selatan Saputri, Intan; Sakdiyah, Sakdiyah; Rusnawati, Rusnawati
AL-UKHWAH - JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Vol. 2 No. 1 (2023): Al-Ukhwah: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/jau.v2i1.2107

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peran Orang Tua Membina Pengajian Al-Qur’an Dalam Rumah Tangga Untuk Anak Usia Dini Di Gampong Seunelop Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya.” Orang tua adalah pendidik utama dan pertama untuk anak-anaknya, partisipasi orang tua dalam mendidik anak sebagian besar dilakukan di rumah. Materi Pendidikan dalam keluarga yang dilakukan orang tua mencakup seluruh aspek baik aqidah, ibadah dan akhlak serta cara bermuamalah. Adapun penelitian bertujuan untuk mengetahui peran orang tua membina pengajian Al-Qur’an dalam rumah tangga untuk anak usia dini di Gampong Seunelop Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya. Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode deskriptif yaitu gambaran jelas dalam memberikan, penyajian, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang tau sangat berperan dalam memberikan pembinaan terhadap anak di usia dini di dalam rumah tangga. Peran orang tua dalam membina pengajian Al-Qur’an dalam rumah tangga telah memberikan kontribusi serta motivasi terhadap anak untuk membina dan membimbingnya agar dapat melatih membaca Al-Qur’an. Adapun kendala orang tua dalam membina pengajian Al-Qur’an yaitu terdapat pada diri anak, perilaku orang tua yang terlalu keras, banyak aturan, serta keadaan ekonomi, keadaan lingkungan, dan pergaulan yang bebas. Untuk mengatasi anak dalam membina membaca AlQur’an dan memberi waktu luang untuk membimbing anak.