Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Immunomodulator Activity of the n-Hexane Extract of Binahong (Anredera cordifolia (Tenore.) Steenis) Leaves and Determination of Total Flavonoid Content Haresmita, Perdana Priya; Bunga, Cut Dewi; Rianawati, Luluc; Fitriyani, Nisa; Nurkhayati, Nurkhayati; Azizah, Bilqis Rahil; Hermawansyah, Adi; Pradani, Missya Putri Kurnia
Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia Vol. 18 No. 2 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jtoi.v18i2.2802

Abstract

Binahong (Anredera cordifolia (Tenore.) Steenis) is one of the efficacious wild plants among us that has atherapeutic agent in the treatment of various diseases. This is influenced by secondary metabolite compoundsin the plant, especially flavonoids compounds. The purpose of this study was to determine theimmunomodulatory effect of n-hexane extract of Binahong leaves and determine total flavonoid contentcontained in Binahong leaves. The selected test animals were 25 mice divided into 5 different groups, eachgroup had 5 mice with a positive control, solvent control and a dose group of 25mg/kgBW, 50mg/kgBW and75mg/kgBW. One Way ANOVA test was used to compare immunomodulatory activity data with phagocytosiscapacity and phagocytosis index parameters. The research proved that n-hexane extract of Binahong leaves ata dose of 75mg/kgBW provided significant immunomodulatory activity with a significance value of p<0.05.The extract contains components of secondary metabolite flavonoid based on qualitative testing with colourreagents, namely FeCl3, NaOH and HCl with Magnesium (Mg) and the total flavonoid content was 3,370%calculated as quercetin. Keywords: Binahong, Immunomodulator, Macrophage, Phagocytosis, Total Flavonoid Content
Potensi Pemanfaatan Umbi Bit (Beta vulgaris) Sebagai Imunomodulator dalam Meningkatkan Fagositosis Makrofag dan Proliferasi Limfosit Winanta, Aji; Haresmita, Perdana Priya; Merilla, Seputri
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i3.71696

Abstract

Tanaman Bit (Beta vulgaris L) merupakan salah satu tanaman yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia yaitu sebagai bahan pangan yang kaya vitamin dan mineral. Pigmen merah yang ada di dalam tanaman bit merupakan senyawa nitrogen dengan aktivitas antioksidan tinggi. Senyawa kimia sebagai antioksidan dalam umbi bit polifenol, betalain, dan flavonoid. Berbagai jenis patogen seperti bakteri, virus, protozoa, dan parasit banyak ditemukan di lingkungan sekitar sehingga dapat menimbulkan berbagai infeksi pada manusia. Mekanisme pertahanan diri dalam tubuh manusia merupakan komponen dalam melawan senyawa patogen tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa flavonoid dalam ekstrak etanol umbi bit, menentukan kadar flavonoid total ekstrak etanol umbi bit dan menentukan aktivitas imunomodulator ekstrak etanol umbi bit secara in vitro. Ekstraksi umbi bit dipilih metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan analisis kualitatif dipilih metode kromatografi lapis tipis (KLT). Analisis kuantitatif penentuan kadar flavonoid total dilaksanakan dengan metode kolorimetri dan penentuan aktivitas imunomodulator secara in vitro dilakukan dengan parameter indeks fagositosis, kapasitas fagositosis serta indeks stimulasi proliferasi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol umbi bit mengandung flavonoid. Nilai kadar flavonoid total yang diperoleh dari ekstrak etanol umbi bit adalah sebesar 1,43 mgEK/g ekstrak. Penentuan aktivitas imunomodulator ekstrak etanol umbi bit menunjukkan aktivitas fagositosis makrofag yang berbeda secara bermakna dibandingkan dengan kontrol sel. Konsentrasi 500 μg/mL menunjukkan aktivitas paling tinggi yaitu kapasitas fagositosis 82% ± 0,03 dan indeks fagositosis 4,46 ± 0,31 namun tidak memiliki aktivitas dalam meningkatkan proliferasi limfosit. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak etanol umbi bit mempunyai potensi sebagai imumodulator kuat.