Articles
Analisis Neraca Perdagangan Terhadap Cadangan Devisa di Indonesia (1975-2016)
Sri Herianingrum, Khalwat Asyaria, Risanda A. Budiantoro,
Jurnal Ekonomi Vol 24, No 2 (2019): July 2019
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v24i2.595
Foreign exchange reserves are assets of a central bank that are stored in foreign currencies such as dollars, euros, yen and are used for international trade and funding the country's economy. The size of the country's foreign exchange reserves depends on the strength of its exports and imports both oil and gas and non-oil and gas. Regarding the purpose of this study to analyze the allocation of oil and gas and non-oil gas trade to the volatility of foreign exchange reserves in Indonesia, 1975-2016. This study used secondary data from the Badan Pusat Statistik and World Bank reports using quantitative analysis (multiple linear regression test). The results of the study show that non-oil exports and imports have a significant negative effect on the volatility of foreign exchange reserves. While for oil and gas exports and imports it has a negative and insignificant effect.
Analisis Variabel Makroekonomi Terhadap NPF Perbankan Syariah di Indonesia
Sri Herianingrum, Najiatun, Muhammad Sanusi, Miftahur Rahman,
Jurnal Ekonomi Vol 24, No 3 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v24i3.597
Tujuan penelitian untuk mennganalisis hubungan antara variabel makro ekonomi dan Non-Performing Financing (NPF) pada lembaga keuangan syariah di Indonesia. Sampel penelitian ini terdapat periode Januari 2008 - Juni 2019. Metode yang digunakan adalah Vactor Error Corection Model untuk menganalisis pengaruh antara variabel independen dan dependen dalam jangka panjang dan jangka pendek. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel BI Rate berpengaruh positif signifikan, variabel Inflasi tidak berpengaruh signifikan, sementara variabel kurs berpengaruh positif signifikan terhadap NPF perbankan syariah. Variabel makro ekonomi menjadi pertimbangan penting untuk diperhatikan karena dapat berdampak pada tingkat NPF di perbankan syariah Indonesia. peneliti merekomendasikan pada para pembuat kebijakan harus fokus pada membangun lingkungan keuangan yang kuat, memperhatikan setiap perubahan makroekonomi dengan menggunakan kebijakan moneter yang baik sehingga ini akan membantu mengurangi pertumbuhan NPF bank syariah, mengurangi risiko dan menarik pesaing ke pasar keuangan, meningkatkan basis aset, meningkatkan pembiayaan untuk mendukung usaha yang layak.Â
Penerapan Vector Auto Regression (VAR) Pada Jakarta Islamic Index dan Variabel Makro Ekonomi
Sri Herianingrum, Inayah S. Ratih, Mukhtar Adinugroho,
Jurnal Ekonomi Vol 24, No 3 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v24i3.601
Penelitian ini menganalisis hubungan ekonomi makro yaitu kurs rupiah terhadap dollar, inflasi, IPI, BI Rate dan pasar modal syariah dengan menggunakan Jakarta Islamic Index. Data yang digunakan dalam penelitian ini mulai periode Januari 2006 sampai Desember 2015. Metode analisis data yang digunakan adalah Vector Autoregression (VAR). Hasil penelitian menyatakan bahwa Variabel JII secara statistic signifikan mempengaruhi Kurs, Inflasi mempengaruhi JII namun variabel JII secara statistic tidak signifikan mempengaruhi Inflasi. Variabel JII secara statistic signifikan mempengaruhi BI Rate namun tidak terjadi hubungan sebaliknya. Sedangkan variabel IPI dan JII sama-sama tidak saling mempengaruhi baik secara searah maupun dua arah. Variabel Inflasi dan Kurs, keduanya tidak saling mempengaruhi. Respon tingkat JII terhadap guncangan dari dirinya sendiri pada periode pertama yang mana berbeda pada saat periode 2 hingga periode 10 mengalami penurunan. JII lebih banyak dipengaruhi oleh Inflasi kemudian disusul oleh Kurs, kemudian BI Rate dan yang terakhir IPI.
Makroekonomi dan Penanaman Modal Asing di Indonesia: Bukti Empiris di Pulau Jawa
Sri Herianingrum, Muhammad Sanusi, Haryo Firas Tunas Kuncoro,
Jurnal Ekonomi Vol 24, No 2 (2019): July 2019
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v24i2.592
Penanaman Modal Asing di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel makroekonomi terhadap Penananaman Modal Asing (PMA) di Indonesia: Bukti Empiris di Pulau Jawa. Jenis data dalam penelitian ini adalah data panel yaitu data gabungan data runtun waktu (time series) tahunan dari 2010-2018, dan cross section berdasarkan jumlah provinsi di Pulau Jawa (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur). Metode yang digunakan adalah metode data panel dengan model fixed effect dan random effect. Untuk menentukan model yang akan digunakan dengan cara uji hausman. Dari uji hausman bahwa model yang baik untuk digunakan dalam penelitian ini adalah random effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah penduduk (populasi) berpengaruh positif signifikan terhadap penanaman modal asing (FDI). Variabel inflasi memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap FDI. Variabel pertumbuhan ekonomi (PDRB) memiliki pengaruh positif signifikan terhadap FDI, sedangkan untuk variabel upah memiliki pengaruh positif signifikan terhadap FDI.
Pengaruh GDP, Ekspor dan Investasi Terhadap Inflasi di Lima Negara Anggota IDB
Sri Herianingrum, Novita,
Jurnal Ekonomi Vol 25, No 1 (2020): March 2020
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v25i1.628
The aims of this study is to find out how much influence GDP, exports and investment have on inflation in the five IDB member countries, namely Guinea, Malaysia, Indonesia, Brunei and Jordan. The results obtained by using a quantitative analysis of panel data re-sultations resulted that there was an influence of GDP, exports and investment on inflation but not significantly to these five IDB member countries. Many outlier factors also influenced one of them because the interest-free economy began to be implemented. This study wants to observe what factors influence inflation in the country of Guinea which is one of the IDB member countries that has the poorest characteristics among other countries. The results obtained using quantitative analysis methods of multiple linear regression panel data and classical assumptions produced that the three independent variables affect the dependent variable but not significant. Where the relationship between DGP and inflation is positive, meaning that if GDP rises, inflation also rises. While the relationship between exports and investment to inflation is negative. This means that if exports rise, inflation will decrease and if investment rises, inflation will fall. So in general the government policies of the five IDB member countries must be more pro-aligned to raise the level of exports and investment in the country both foreign investment and domestic investment to help reduce the level of domestic inflation.
Analisa Kinerja Keuangan Bank Muamalat Syariah di Indonesia
Sri Herianingrum, Ryan. R. Maulayati, Najiatun, Muhammad Sanusi,
Jurnal Ekonomi Vol 25, No 1 (2020): March 2020
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v25i1.625
The purpose of this study is to analyse the performance of a banking financial institution which is Muamalat Bank in Indonesia (BMI). Financial performance describes the condition and health of the bank. The sampling technique used in this study is saturated samples, it means all populations from 2012 to 2018 period at Muamalat Bank. The method used is multiple regression. The findings of this study are performance analysis at BMI using Non Performing Finance (NPF), Finance to Deposit Ratio (FDR), Operational Income Operating Expenses (BOPO) variables which have significant effect on Return on Assets (ROA). However NPFÂ and BOPO variables are negatively related.
Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Index Harga Saham Syariah
Sri Herianingrum, Annisa.M.Zaimsyah, Alvira.A.Ayun, Khofidlotur Rofi’ah,
Jurnal Ekonomi Vol 25, No 1 (2020): March 2020
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v25i1.623
The purpose of this paper to investigate macroeconomic indicators affects sharia stock prices in Asia Muslim majority countries. This research used inflation, interest rates and exchange rate in Indonesia, Malaysia, Saudi Arabia and Bangladesh. This research use data panels and multiple linear regression analyses using Ordinary Least Square (OLS) method as parameter. The results shows inflation and exchange rates have no effect in sharia stock prices, while interest rates have negative effect. Implications for investors who want to invest in stocks to attention macroeconomic variables that affect movement of stock price, information that related macroeconomic conditions, information that predict fluctuation stock price. This study has limitations only focus in four countries in Asia and only use three most dominant macro variables. Future research can improved other macroeconomic variables such world oil prices and gross domestic income. Novelty of this research examines the Sharia stock market in Muslim majority countries in Asia.
Makroekonomi Dan Penanaman Modal Asing Di Indonesia: Bukti Empiris Di Pulau Jawa
Muhammad Sanusi;
Haryo Firas Tunas Kuncoro;
Sri Herianingrum
Jurnal Ekonomi Vol. 24 No. 2 (2019): July 2019
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v24i2.592
Penanaman Modal Asing di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel makroekonomi terhadap Penananaman Modal Asing (PMA) di Indonesia: Bukti Empiris di Pulau Jawa. Jenis data dalam penelitian ini adalah data panel yaitu data gabungan data runtun waktu (time series) tahunan dari 2010-2018, dan cross section berdasarkan jumlah provinsi di Pulau Jawa (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur). Metode yang digunakan adalah metode data panel dengan model fixed effect dan random effect. Untuk menentukan model yang akan digunakan dengan cara uji hausman. Dari uji hausman bahwa model yang baik untuk digunakan dalam penelitian ini adalah random effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah penduduk (populasi) berpengaruh positif signifikan terhadap penanaman modal asing (FDI). Variabel inflasi memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap FDI. Variabel pertumbuhan ekonomi (PDRB) memiliki pengaruh positif signifikan terhadap FDI, sedangkan untuk variabel upah memiliki pengaruh positif signifikan terhadap FDI.
Analisis Neraca Perdagangan Terhadap Cadangan Devisa Di Indonesia (1975-2016)
Khalwat Asyaria;
Risanda A. Budiantoro;
Sri Herianingrum
Jurnal Ekonomi Vol. 24 No. 2 (2019): July 2019
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v24i2.595
Foreign exchange reserves are assets of a central bank that are stored in foreign currencies such as dollars, euros, yen and are used for international trade and funding the country's economy. The size of the country's foreign exchange reserves depends on the strength of its exports and imports both oil and gas and non-oil and gas. The purpose of this study is to analyze the allocation of oil and gas and non-oil gas trade to the volatility of foreign exchange reserves in Indonesia, 1975-2016. This study used secondary data from the Badan Pusat Statistik and World Bank reports using quantitative analysis (multiple linear regression test). The results of the study show that non-oil exports and imports have a significant negative effect on the volatility of foreign exchange reserves. While for oil and gas exports and imports it has a negative and insignificant effect.
Analisis Variabel Makroekonomi Terhadap NPF Perbankan Syariah Di Indonesia
Najiatun;
Muhammad Sanusi;
Miftahur Rahman;
Sri Herianingrum
Jurnal Ekonomi Vol. 24 No. 3 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/je.v24i3.597
Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara variabel makro ekonomi dan Non-Performing Financing (NPF) pada lembaga keuangan syariah di Indonesia. Sampel penelitian ini terdapat periode Januari 2008 - Juni 2019. Metode yang digunakan adalah Vector Error Correction Model untuk menganalisis pengaruh antara variabel indipenden dan dependen dalam jangka panjang dan jangka pendek. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel BI Rate berpengaruh positif signifikan, variabel Inflasi tidak berpengaruh signifikan, sementara variabel kurs berpengaruh positif signifikan terhadap NPF perbankan syariah. Variabel makro ekonomi menjadi pertimbangan penting untuk diperhatikan karena dapat berdampak pada tingkat NPF di perbankan syariah Indonesia. peneliti merekomendasikan pada para pembuat kebijakan harus fokus pada membangun lingkungan keuangan yang kuat, memperhatikan setiap perubahan makroekonomi dengan menggunakan kebijakan moneter yang baik sehingga ini akan membantu mengurangi pertumbuhan NPF bank syariah, mengurangi risiko dan menarik pesaing ke pasar keuangan, meningkatkan basis aset, meningkatkan pembiayaan untuk mendukung usaha yang layak.