Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Tentang Diabetes Melitus dan Pemanfaatan Kayu Manis sebagai Tanaman Obat Antidiabetes Kepada Masyarakat Ida Musfiroh; Gofarana Wilar; Eka Rosalianti; Almira Agustini Hadirana; Zahra Siti Hanifah
Journal of Community Development Vol. 3 No. 1 (2022): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v3i1.59

Abstract

The number of people with diabetes mellitus is increasing every year, even statistics show that in 2020 Indonesia is ranked 7th in the world. Many people still do not know how to understand diabetes mellitus and a healthy lifestyle, as well as the use of medicinal plants as antidiabetic. The use of herbal medicine has many advantages. One type of medicinal plant that is effective as a diabetes treatment therapy in the Indonesian Traditional Medicine Formulary (FROTI) is cinnamon. This activity has the aim of providing socialization and education to the public in the health sector about diabetes mellitus and anti-diabetic medicinal plants, especially cinnamon which is developed in dye bags. The implementation method is carried out virtually, considering the current state of the COVID-19 pandemic, with 3 stages, namely the planning stage, the implementation stage and the follow-up stage. The result of this PPM activity is the implementation of online seminars and education through infographic posters and videos and shows that the public is becoming more educated in their knowledge about diabetes treatment efforts by utilizing various types of medicinal plants and how to process them. The results of this activity can be concluded that the education and information activities carried out can increase public understanding and knowledge about diabetes mellitus, as well as understanding of various types of antidiabetic medicinal plants that can be utilized by the community .This is based on the results of the pre-test and post-test as a measure of the success of this PPM activity.
Analisis Kualifikasi Pemasok Obat di Salah Satu Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Kota Bandung Oktavia Sabetta Sigalingging; Ida Musfiroh
Majalah Farmasetika Vol 7, No 5 (2022): Vol. 7, No. 5, Tahun 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v7i5.39626

Abstract

Obat merupakan salah satu unsur yang penting dalam upaya penyelenggaraan kesehatan. Untuk memastikan bahwa mutu obat terjaga dari awal proses pembuatan hingga sampai ke tangan pasien, maka diperlukan suatu jaminan mutu dalam distribusi obat. Di Indonesia, jaminan mutu dalam distribusi obat berpedoman pada Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Dalam melakukan pendistribusian obat dari produsen ke konsumen dibutuhkan suatu distributor yaitu, pedagang besar farmasi (PBF). PBF dalam melaksanakan tugasnya berpedoman CDOB. Obat yang disalurkan harus memenuhi persyaratan khasiat, keamanan, dan mutu. Oleh karena itu, diperlukan adanya kualifikasi khususnya kualifikasi pemasok. Kualifikasi pemasok bertujuan untuk memastikan bahwa calon pemasok sesuai, kompeten, dan dapat dipercaya untuk memasok obat. Penelitian mengenai kualifikasi pemasok dilakukan dengan menggunakan metode observasional dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat 6 dari 20 pemasok yang memenuhi syarat kualifikasi, sehingga aktivitas pembelian obat dari pemasok yang lain ditunda hingga syarat yang belum terpenuhi dilengkapi.
Prediction of Asiatic Acid Derivatives Affinity Against SARS-CoV-2 Main Protease Using Molecular Docking Musfiroh, Ida; Resti Azura, Alia; Rahayu, Driyanti
Pharmaceutical Sciences and Research Vol. 7, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 is a pandemic that currently occurs in almost all parts of the world, caused by a new coronavirus species that can infect humans, namely SARS-CoV-2. To date, there is no effective drug to treat COVID-19. There are studies proving that the secondary metabolites of pentacyclic triterpenes have antiviral activity, one of which is asiatic acid. The aims of this study are to obtain the affinity and interactions of asiatic acid derivative structures in inhibiting the main protease of SARS-CoV-2. The research method was molecular docking of asiatic acid and its derivatives against the main protease of SARS-CoV-2 (6LU7) consisting of ligand and receptor preparation, identification of active site, and molecular docking simulation. The results of this study indicate that asiatic acid derivative AA9 has the best affinity in inhibiting the main protease of SARS- CoV-2 with binding free energy value (∆G) of -9.90 kcal/mol, compared with favipiravir which has ∆G value of -4.58 kcal/mol. AA9 also has an interaction with the main protease of SARS- CoV-2 through hydrogen bonds with Gly143. This present study showed that asiatic acid and its derivatives have a higher binding affinities to SARS-CoV-2 main protease compared to favipiravir.
REVIEW : VERIFIKASI METODE ANALISIS OBAT RAMADHAN, SAQILA ALIFA; Musfiroh, Ida
Farmaka Vol 19, No 3 (2021): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i3.32328

Abstract

Obat adalah bahan atau panduan bahan yang digunakan dalam peningkatan kesehatan manusia. Untuk memastikan keberhasilan pengobatan, obat harus terbukti berkhasiat, aman, dan berkualitas. Ketiga hal tersebut dapat tercapai dengan melakukan pengawasan mutu selama proses produksi berlangsung. Proses pengawasan mutu obat dilakukan dengan serangkaian pengujian kualitatif dan kuantitatif menggunakan metode analisis yang telah terverifikasi. Verifikasi metode analisis adalah sebuah konfirmasi ulang untuk memastikan kesesuaian metode analisa. Pada review artikel ini akan dipaparkan mengenai pengertian dan parameter pengujian dalam pelaksanaan verifikasi metode analisis obat.
Review Pengelolaan Sediaan Cold Chain Product (CCP) di Pedagang Besar Farmasi Berdasarkan Pedoman Cara Distribusi Obat Yang Baik Tahun 2020 Astiani, Tina; Musfiroh, Ida
Farmaka Vol 20, No 2 (2022): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v20i2.39443

Abstract

Dalam sektor farmasi, cold chain product (CCP) atau produk rantai dingin merupakan obat-obatan yang disimpan dalam kisaran suhu yang telah ditetapkan. Produk-produk ini termasuk vaksin, produk biologis, perawatan onkologi, beberapa jenis insulin dan obat-obatan lainnya. Pedagang Besar Farmasi (PBF) berperan penting menangani hingga mendistribusikan sediaan, termasuk sediaan yang sensitif terhadap kondisi lingkungan sekitar seperti produk CCP. PBF harus dapat memastikan kualitas serta efikasi produk ketika proses distribusi sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Artikel ini membahas bagaimana pengelolaan sediaan CCP di Pedagang Besar Farmasi dari mulai penerimaan, penyimpanan hingga penyaluran sesuai dengan Pedoman CDOB tahun 2020. Hasil yang didapatkan adalah pengelolaan cold chain product di Pedagang Besar Farmasi mulai dari penerimaan hingga pengiriman produk memerlukan perhatian lebih karena produk tersebut sangat rentan terhadap perubahan suhu. Potensi produk tersebut mungkin dapat berkurang atau bahkan hilang bila terkena suhu di luar kisaran yang dipesyaratkan, maka dalam penyimpanannya perlu dijaga antara suhu 2°-8°C dan -15° s/d -25°C. Terjadinya perubahan suhu hingga diluar rentang yang dipersyaratkan dalpat mengubah kualitas produk serta efikasinya. Dalam pengelolaannya, terdapat faktor lain yang memengaruhi seperti seperti bangunan dan peralatan (chiller, freezer, termometer) yang memadai serta personel yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan CDOB.Kata kunci: CCP, CDOB, PBF
Gap Analysis Kualifikasi Kinerja HVAC dan Mesin Sterilisator Berdasarkan CPOB dan EU GMP Terhadap Protokol di Salah Satu Industri Farmasi Farkhani, Meigita Indah; Musfiroh, Ida
Majalah Farmasetika Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v9i4.56399

Abstract

Dalam memenuhi mutu suatu produk di industri farmassi, perlu dilakukan pengawasan salah satunya pada sistem tata udara dan mesin sterilisator untuk memastikan produk yang dihasilkan memiliki mutu yang konsisten baik dengan proses kualifikasi yang mengacu pada CPOB dan EU GMP sebagai pedoman produk yang dipasarkan di dalam negeri dan wilayah Eropa. Dengan adanya perkembangan pada pedoman yang digunakan, selanjutnya dilakukan analisa gap antara pedoman terbaru dengan protokol kerja yang digunakan. Protokol kualifikasi kinerja HVAC dan mesin sterilisator dibandingkan dengan pedoman, lalu dilakukan analisa gap, selanjutnya hasil dari analisis ini disajikan secara deskriptif. Hasil dari analisis gap ini ditemukan adanya gap antara pedoman dengan protokol, yang mana penyesuaian batas penerimaan recovery test, dilakukan penentuan CCS, pembuatan risk assessment untuk pemetaan titik pemantauan kualitas udara dan lingkungan, melakukan penyusunan protokol kerja kualifikasi tunnel sesuai parameter kritis yang diatur pada pedoman, dan melakukan risk assessment untuk proses kualifikasi autoclave. Maka dari itu, berdasarkan berdasarkan gap yang ditemukan ini, perlu dilakukan perbaikan/perubahan pada protokol kerja sehingga protokol yang digunakan pada proses kualifikasi selanjutnya lebih relevan terhadap pedoman yang digunakan dan dapat memberikan tingkat kepercayaan hasil yang lebih baik.
Edukasi Hidup Sehat Tanpa Diabetes Dengan Pemanfaatan Tanaman Obat Bagi Masyarakat Desa Mekarjaya Banjaran Musfiroh, Ida; Megantara, Sandra; Holik, Holis Abdul; Susilawati, Yasmiwar; Wilar, Gofarana
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v3i3.113

Abstract

Diabetes mellitus in Indonesia now ranks 5th with the highest number of diabetes mellitus sufferers in the world. At present, the prevalence has increased from 6.2% compared to 2019. Diabetics need to get effective and safe drugs in order to avoid various complications. In addition to using pharmacological therapy, it is also necessary to carry out non-pharmacological therapy. One type of medicinal plant that is known to be effective in reducing sugar is ginger and cinnamon, but there has not been much reported on its processing other than in the form of a decoction or marinade. The purpose of carrying out this PPM activity is to increase the knowledge and understanding of the people of Mekarjaya Banjaran Village regarding the use of medicinal plants as anti-diabetics, and provide knowledge about making ginger-cinnamon instant powder drinks. The activity method is carried out in 3 stages, namely the planning, implementation, evaluation and follow-up stages. The results of this PPM activity show that the community has a better understanding of efforts to be healthy in preventing diabetes through the use of ginger-cinnamon medicinal plants, and how to process them through instant powders. The evaluation is carried out based on the results of the initial test and the final test as a method for measuring the achievements of this PPM activity.
Potensi tanaman herbal Terhadap Jamur Pityrosporum ovale Penyebab Ketombe Laelasari, Eli; Musfiroh, Ida
Indonesian Journal of Biological Pharmacy Vol 2, No 3 (2022): IJBP (Desember)
Publisher : Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijbp.v2i3.39926

Abstract

Ketombe merupakan salah satu penyakit kulit akibat infeksi jamur yang banyak diderita terutama di Indonesia yang merupakan negara tropis. Prevalensi ketombe di dunia mencapai 50%  pada usia pubertas dari seluruh populasi penduduk dunia. Pityrosporum ovale diduga merupakan penyebab utama dari penyakit ketombe. Saat ini masyarakat banyak menggunakan tanaman herbal untuk pengatasi ketombe. Tinjaun pustaka ini dibuat dengan tujuan agar dapat mengetahui tanaman herbal mana saja yang memiliki daya antipungal yang berpengaruh pada pertumbuhan jamur Pityroporum ovale. Metode penelitian ini dilakukan dengan Systematic Literature Review, situs yang digunakan dalam penelusuran literatur yaitu Google Scholar dan NCBI. Kata kunci yang digunakan adalah “tanaman terhadap jamur Pityrosporum Ovale”, “tanaman untuk ketombe”, “Herbs for dandruff”. Literatur yang digunakan pada tinjauan pustaka ini yaitu 15 jurnal. Hasil didapat tanaman yang  berpengaruh terhadap pertumbuhan jamur pytirosporum ovale penyebab ketombe, dengan kategori zona hambat sangat kuat, kuat, sedang dan lemah. Tanaman dengan katedori tersebut secara berturut-turut daun alamanda (Allamanda cathartica L.) 301,28 mm; daun karuk (Piper sarmentosum Roxb) 19,4 mm. kangkung air (Ipomoea aquatica) 10,0 mm dan  daun belingbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) 3,07 mm.
ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS PADA SALAH SATU APOTEK DI KOTA BANDUNG Nadia Ulil Fatiya; Ida Musfiroh
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v4i7.2590

Abstract

Apotek merupakan sarana kesehatan yang menyediakan pelayanan kefarmasian yang dilakukan oleh apoteker. Pada saat ini apotek menjadi fasilitas pelayanan yang prospektif karena semakin meningkatnya prevalensi penyakit yang berdampak pada meningkatnya permintaan obat. Semakin banyaknya bisnis apotek baru yang berdiri setiap tahunnya, maka dibutuhkan adanya strategi pengembangan bisnis untuk mempertahankan atau meningkatkan daya saing terhadap apotek kompetitor yang semakin kompleks. Penelitian ini dilakukan di salah satu apotek di Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan metode analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats) dengan metode pengumpulan data berupa data primer dan sekunder. Setelah mendapatkan data berupa variabel, angka pembobotan, dan pemeringkatan, kemudian dilakukan perhitungan skor untuk dapat melakukan analisis mengenai strategi yang dapat diterapkan di Apotek. Hasil penelitian dari analisis SWOT diperoleh hasil IFAS dengan total skor sebesar 1,612 sedangkan untuk hasil EFAS dengan total skor sebesar 0,251. Pada hasil diagram SWOT, Apotek berada pada kuadran I yaitu Strategi Agresif (growth oriented strategy). Hasil Strategi Matriks SWOT diperoleh nilai tertinggi berada pada strategi SO yaitu sebesar 4,238, sehingga dapat disimpulkan bahwa rencana strategi yang dapat diterapkan pada apotek adalah memanfaatkan kekuatan internal apotek untuk menciptakan peluang eksternal.
Lawsonia inermis: Review of Its Anti-inflammatory Properties and Therapeutic Potential Hidayat, Nafisa Nurfatia; Musfiroh, Ida
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 12 (2025): Vol. 12 Suppl. 2 (2025)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v12s2.58785

Abstract

Lawsonia inermis often referred to as henna has been utilized for millennia in many parts of the world in traditional medicine including antibacterial, antifungal, antioxidant, anticancer and immunomodulatory effects and also to treat various inflammatory conditions. This review aims to comprehensively evaluate the anti-inflammatory effects of L. inermis and its potential therapeutic applications. Primary methods included literature searches in scientific databases like PubMed, Scopus, Springer that analyzed the bioactive compounds and their effects on inflammation. L. inermis contains active compounds like lawsone, alkaloids, flavonoids, and tannins, which have been shown to reduce inflammation in various experimental settings by inhibiting the production of pro-inflammatory such as cytokines and enzymes. Studies conducted in vivo and in vitro have shown that effectivity of Lawsonia inermis is effective in lowering edema, healing wounds, and both acute and chronic inflammation which involve regulatory mechanism and mediators of inflammation signalling pathways. Promising outcomes in the treatment of contact dermatitis, wound healing, reduce symptoms and pain management have also been seen in clinical studies. L. inermis shows promise as a natural anti-inflammatory agent. However, further research is needed to fully understand its mechanisms of action and optimize its therapeutic applications, including investigating its potential interactions with other medications and identifying the optimal dosage and administration routes.
Co-Authors A. Diantini - A. Mutalib - ADAM RENALDI Ahmad Muhtadi Ajeng Diantini, Ajeng Aliya Nur Hasanah Almira Agustini Hadirana Ami Tjitraresmi, Ami Anisa D. Aryanti, Anisa D. Anisa Marieta Astiani, Tina Asy Syifa, Khadijah BUNGA DACILIA HARSANTI Dea Gilang Kancanawatie Deden Indra Dinata, Deden Indra Deti Dewantisari Dian Amalia Maharani Dinda Arditta Driyanti Rahayu Eka Rosalianti Emma Emawati, Emma Entris Sutisna, Entris ERLIN ELISABETH HUTAPEA Faizal Alfaridz Farida Fauzia, Farida Farkhani, Meigita Indah Fenadya Rahayu Agustriono Gofarana Wilar Hardhi Suryatno, Hardhi Hasna Nur Syahidah Hidayat, Nafisa Nurfatia Holis Abdul Holik, Holis Abdul Iis Karlida Jutti Levita Kartasasmita, Rahmana E Kartasasmita, Rahmana E Laelasari, Eli Lina Indriati Luthfia Azzahra Maharani, Anisa MEGANTARA, SANDRA Moelyono, M W Moelyono, M W Muchtaridi Muchtaridi MUHAMMAD NAUFAL MU'TASHIM Nadia Ulil Fatiya NADYA INDAH DEWANTI, NADYA INDAH NAZILLA RESHKA FATHURRAHMAN Nia N Susanti, Nia N Nita Sari Nurhaliza, Muthiah Nursyamsiah, Tresna Nursyamsiah, Tresna NURUL KARTIKA HANDAYANI Nyi Mekar Saptarini Oktavia Sabetta Sigalingging Patihul Husni Perwira, Anggun Putri Rahmad Aprianto Rahmad Aprianto, Rahmad RAMADHAN, SAQILA ALIFA Rembulan Kusmawati, Rembulan Resti Azura, Alia Rismiatin - Rizki Desvianto Rizki Desvianto, Rizki Rochjana, Anna Uswatun Hasanah Safira Annissa SALMA ALAINA ATISHA Shafirany, Mareetha Zahra Shelvy E Suherman, Shelvy E Slamet Ibrahim - Sri Adi Sumiwi Sriwidodo B, Sriwidodo Steven A. Pamolango, Steven A. Sulistiyaningsih - Sulistiyaningsih -, Sulistiyaningsih Syafdal Farisi Theresia Ratnadevi ULY AULIA ULFAH Wahyu Ashri Aditya Wiwiek Indriyanti Wiwiek Indriyanti, Wiwiek Wiwiek Indriyati, Wiwiek Yasarah Hisprastin Yasmiwar Susilawati Yola Desnera Putri Yoppi Iskandar Yulia Sukmawardani, Yulia Zahra Siti Hanifah