Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EVALUASI MODEL PEMELIHARAAN PERKERASAN JALAN TOL SEMARANG-SOLO Sriwidodo, Sriwidodo
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 12, No 1 (2010): Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v12i1.1340

Abstract

Abstract: Maintaining road pavement need to be fully programmed to get the road network with a good condition and optimized cost. Maintenance Management System (MMS) represent a system created and developed especially for maintenance management of highway. MMS system divides the highway mantenance into two process, rutine maintenance programmed process and pavemet process (timed maintenance and increasng). This paper was evaluate the utilizing of MMS system in the process of pavement maintenance process, by  taking case study of Semarang-Solo Highway. Condition value on MMS system was a combination of structural and functional pricing, by rationalized functinal value to get condition value of first to fifth year. MMS system could offer alternative maintenance program and impact of the alternative selection. This paper was exemined in three maintenance scenario. In the first scenario, maintenance conducted by the appropriate timed need, second scenario by giveing the maintenance in first year, rutine maintenance conducted in second, third and fifth year and also timed maintenance in fourth year, while in the third scenario, maintenance conducted in every year. The optimal result obtained from the first scenario.Keywords:  road maintenance, traffic, highway pavement Abstrak. Mempertahankan perkerasan jalan perlu sepenuhnya diprogram untuk mendapatkan jaringan jalan dengan kondisi baik dan biaya dioptimalkan. Manajemen Pemeliharaan Sistem (MMS) merupakan sistem yang diciptakan dan dikembangkan terutama untuk manajemen pemeliharaan jalan raya. MMS membagi sistem mantenance jalan raya menjadi dua proses, proses perawatan rutinitas terprogram dan proses perkerasan (waktunya pemeliharaan dan meningkat). Makalah ini mengevaluasi pemanfaatan sistem MMS dalam proses proses pemeliharaan perkerasan, dengan mengambil studi kasus Semarang-Solo Highway. Kondisi nilai pada sistem MMS merupakan kombinasi dari harga struktural dan fungsional, dengan nilai fungsional kemudian dirasionalisasikan untuk mendapatkan nilai kondisi pertama untuk tahun kelima. Sistem MMS bisa menawarkan alternatif program pemeliharaan dan dampak pemilihan alternatif. Makalah ini diperiksa dalam tiga skenario pemeliharaan. Dalam skenario pertama, pemeliharaan yang dilakukan oleh kebutuhan waktu yang sesuai, skenario kedua dengan memberikan pemeliharaan pada tahun pertama, pemeliharaan rutinitas yang dilakukan di tahun kedua, ketiga dan kelima dan pemeliharaan juga waktunya di tahun keempat, sedangkan pada skenario ketiga pemeliharaan dilakukan di setiap tahun. Hasil optimal diperoleh dari skenario pertama.Kata Kunci: pemeliharaan jalan, lalu lintas, perkerasan jalan raya
Pendekatan Sosioekonomi Pertanian Berkelanjutan Sriwidodo Sriwidodo
Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi Vol 1, No 1 (2000): Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jdse.v1i1.4980

Abstract

Sustainable agriculture is an alternatif choice to replace the unwise west type agriculture with high chemical input, but the strategy and the technology to be implemented is not ready due to the varied environment. Sustainable agriculture should consider four aspects i.e. ecology/technology, financial/economic, human! institution, and combined. The problem of natural resource and environment in Indonesia is the consequence of several trends, like population growth, deforestation for expanding agricultural land, rapid economic growth in the last three decades, over centralized development planning, and focusing economic development in Java. The dilemma between economic growth and degradation of natural resource base is not always a problem. There should be a new paradigm in the approach of the agricultural development to be long term approach considering to synchronize the conservation of natural resources and the economic development. The new paradigm of the synchronized growth and environment needs to lower the population growth, to maintain the production increase, to lessen the environment impact, to change the human perception, to respect the ecosystems integrity, and to optimize the complementary effects to environment improvement and socioeconomic development. Farming System Development and Farming System Research as holistic approaches are expected can be used to facilitate the production objective and the natural resource conservation objective in agricultural development Simulation model on each agroecological as well as socioeconomic zone can be developed on a farm-household modelKey words: Socioeconomic, sustainable agriculture, conservation of natural resource
Stabilisasi Tablet yang Mengandung Zat Aktif Bersifat Higroskopis Fitri Nurjanah; Sriwidodo Sriwidodo; Bambang Nurhadi
Majalah Farmasetika Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6, No. 1, Tahun 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v6i1.27420

Abstract

Rute pemberian obat secara oral banyak disukai masyarakat karena mudah digunakan. Salah satu bentuk sediaan oral yang paling disukai adalah tablet. Tablet adalah bentuk sediaan padat yang mengandung bahan aktif dengan atau tanpa eksipien. Dalam formulasi tablet, kandungan air zat obat dan eksipien padat merupakan parameter penting yang harus dipantau selama proses pengembangan produk obat. Pada sediaan padat, senyawa yang bersifat higroskopis dapat menimbulkan masalah yang dapat mempengaruhi aliran serbuk, kompresibilitas, dan kekerasan tablet. Pada review artikel ini akan di bahas mengenai pengaruh kelembapan terhadap karakteristik fisika tablet dan upaya menjaga stabilitas zat aktif yang sensitif terhadap kelembapan. Review ini menyimpulkan bahwa pemilihan eksipien, penyalutan tablet dan kemasan yang tepat dapat menjaga kestabilan tablet dari pengaruh kelembapan.
Perkembangan Teknologi Terkini dalam Mempercepat Produksi Vaksin COVID-19 Indah Pitaloka Sari; Sriwidodo Sriwidodo
Majalah Farmasetika Vol 5, No 5 (2020): Vol. 5, No. 5, Tahun 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v5i5.28082

Abstract

Pada akhir tahun 2019, terjadi suatu pandemi yang berasal dari Cina tepatnya di kota Wuhan. Pandemi tersebut dikenal dengan covid-19. Covid-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2). Jika dibandingkan dengan SARS pada 2003 dan MERS pada 2012, penyebaran pandemi ini jauh lebih cepat. Hingga saat ini sudah lebih dari 6,2 juta kasus positif yang dilaporkan. Sampai saat ini belum ditemukannya vaksin sebagai agen penekan penyebarannya. Pembuatan vaksin baru pada umumnya membutuhkan waktu yang lama yaitu dapat mencapai 10 tahun. Review ini bertujuan untuk membahas berbagai teknologi pembuatan vaksin dan menunjukkan teknologi yang dapat mempercepat produksi vaksin covid-19. Metode yang digunakan pada review ini adalah studi literatur secara online dengan mengakses beberapa situs jurnal internasional. Semua jenis teknologi pembuatan vaksin memiliki kelebihan dan kekurangan. Ditinjau dari kecepatannya, dapat diambil kesimpulan bahwa vaksin berbasis RNA memiliki kecepatan dalam memperoleh urutan data patogen dan tidak membutuhkan kultur sehingga dapat diproduksi dengan cepat.
Peptida Antimikrobial Cathelicidin dan Liposom sebagai Pembawa Mayang Kusuma Dewi; Anis Yohana Chaerunisaa; Sriwidodo Sriwidodo
Majalah Farmasetika Vol 6, No 2 (2021): Vol. 6, No. 2, Tahun 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v6i2.33182

Abstract

Peptida antimikrobial (PAM) dalam beberapa tahun terakhir telah menarik perhatian di kalangan ilmuwan, profesional kesehatan, dan perusahaan farmasi karena potensi terapeutiknya yang sangat luas. Cathelicidin merupakan salah satu kelompok dari PAM dengan berat molekul rendah yang mempunyai berbagai aktivitas biologis pada rentang terapi tertentu yang berfungsi sebagai antimikrobial, antivirus, dan antijamur, serta dapat memodulasi sistem imum terhadap infeksi bakteri (gram positif dan gram negatif). Walaupun menarik untuk aplikasi klinis, cathelicidin memiliki keterbatasan dalam hal stabilitas dan aktivitasnya secara in-vivo, serta interaksi non-spesifik dengan membran biologis inang yang mengarah pada efek sitotoksik yang merugikan. Enkapsulasi cathelicidin dapat mengakibatkan penurunan sitotoksisitas, meningkatkan stabilitas dan aktivitas biologisnya. Keterbatasan cathelicidin dapat diatasi dengan mengenkapsulasi cathelicidin dalam pembawa lipid seperti liposom. Review ini bertujuan untuk memberikan gambaran singkat mengenai struktur, sifat, fungsi, uji klinis, dan keterbatasan dari cathelicidin yang mana keterbatasan cathelicidin ini dapat di atasi dengan pembawa vesikular salah satunya adalah liposom. Liposom merupakan pembawa vesikular generasi pertama yang bersifat non-toksik, biodegradable, biokompatibel, dan stabil dalam larutan koloid sistem penghantaran obat. Sistem liposom dapat melindungi peptida yang dienkapsulasi dari degradasi protease. Selain itu, pembawa liposom disajikan sebagai alternatif yang menjanjikan untuk mengoptimalkan pemberian cathelicidin dalam hal dosis, pola pengiriman, dan keamanan.
PENDEKATAN QUALITY BY DESIGN (QbD) DALAM VALIDASI PROSES PRODUKSI SEDIAAN TABLET SEBAGAI SALAH SATU ALAT PENJAMINAN MUTU PRODUK DI INDUSTRI FARMASI Dede Jihan Oktaviani; Sriwidodo Sriwidodo
Farmaka Vol 19, No 3 (2021): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i3.34899

Abstract

Validasi proses produksi merupakan proses terdokumentasi yang membuktikan bahwa suatu proses akan menghasilkan produk yang sesuai spesifikasi dan atribut mutu yang telah ditetapkan sebelumnya secara konsisten. Untuk melakukan validasi proses, tren yang berkembang saat ini ialah dengan menggunakan pendekatan Quality by Design (QbD). Artikel review ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait penerapan pendekatan QbD dalam validasi proses produksi sediaan tablet yang menjadi salah satu alat dalam penjaminan mutu produk di industri farmasi. Metode yang dilakukan yaitu penelusuran pustaka dari database yang tersedia secara online dari Google Scholar. Hasil yang diperoleh berdasarkan review yaitu penerapan QbD berguna dalam tahap 1 validasi proses produksi obat (desain proses), dalam artikel ini mengacu pada tablet, dimana terdapat elemen-elemen kritis yang ditetapkan dalam proses untuk menjamin mutu sediaan. Selain itu, validasi proses menjadi penting untuk diterapkan di industri farmasi karena validasi proses merupakan elemen kunci dalam penjaminan mutu produk farmasi karena pengujian akhir dari produk jadi tidaklah cukup untuk menjamin mutu suatu produk.
Studi Mutasi Titik A3243G DNA Mitokondria Penyebab Maternally Inherited Diabetes and Deafness Sriwidodo, Sriwidodo; Suprijana, O; Subroto, Toto; Maksum, Iman Permana
Majalah Ilmu Kefarmasian Vol. 5, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Point mutation of mitochondrial DNA A3243G has been known as a cause of Mater-nally Inherited Diabetes and Deafness (MIDD). Potency of MIDD can be identified from patient phenotype of Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). The objective of this study is acquiring information about MIDD on patient of NIDDM type and obtaining the simple method to detect the point mutation of mtDNA A3243G. 50 NIDDM patients were attained from RSCM Hospital, Jakarta. Information con-cerning family history with NIDDM and existences of deafness, medication, and other complication and manifestation were obtained through interview and ques-tioner. Point mutation of A3243G was determined with the method of PCR Allele’s Specific Amplification (PASA) Mismatch 2 bases and PCR-Restriction Length Poly-morphism (PCR-RFLP) with the HaeIIl restriction enzyme. Detectable Potency MIDD was found by perceiving the patient phenotype and identifying the mutation of heteroplasmic A3243G utilizing the PASA method.
Potensi Liposom Sebagai Nanocarrier Antituberkulosis Pada Sediaan Inhalasi Parameswari, Natashya; ., Sriwidodo
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 12, No. 2, tahun 2023
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JFU.2023.v12.i02.p08

Abstract

Tuberculosis (TB) is a respiratory tract infection that remains a global health problem to this day. There were more than 10, 6 million TB cases with approximately 1,5 million deaths in 2021. The oral therapy regimen consisting of isoniazid (INH), ethambutol (EMB), pyrazinamide (PZA) dan rifampicin (RIF), despite having a successful treatment rate up to 95% still faces limitation contributing to low treatment compliance and the development of drug-resistance Mtb strains. Strategy to overcome these limitations is to deliver drugs by inhalation as aerosols to the lung, the primary site of Mtb infection. Liposome-based nanocarriers have been proven effective in improving drug bioavailability and reducing toxicity. Therefore, this article review aims to explore the potential nanocarriers in pulmonary drug delivery systems
REVIEW ARTIKEL: AKTIVITAS DAN PEMANFAATAN BRAZILIN DARI KAYU SECANG (Caesalpinia Sappan L.) DALAM SEDIAAN KOSMETIK Puspitadewi, Nurhanifah; Sriwidodo, Sriwidodo
Farmaka Vol 21, No 1 (2023): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i1.37702

Abstract

Brazilin merupakan senyawa utama yang terkandung dalam kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) adalah tanaman yang banyak ditemukan di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Masyarakat Indonesia umumnya menggunakan kayu secang sebagai pewarna pada minuman atau makanan. Senyawa brazilin dalam kayu secang juga memiliki berbagai aktivitas lain yang dapat dimanfaatkan. Kosmetik merupakan salah satu produk yang diminati masyarakat. Saat ini perkembangan kosmetik berbahan alam juga meningkat. Tujuan dilakukannya review artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas dan pemanfaatan brazilin khususnya pada bidang kosmetik. Metode dilakukan dengan mencari publikasi terkait brazilin dan kosmetik melalui Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Hasil kajian menunjukan bahwa brazilin diketahui memiliki aktivitas sebagai anti-acne, whitening agent, anti-aging dan antiinflamasi. Berbagai aktivitas yang dimiliki Brazilin menunjukan bahwa Brazilin merupakan senyawa yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai sediaan kosmetik.Kata Kunci: Brazilin, Kosmetik, Kayu Secang
Penerapan Lean Warehousing Pada Gudang Bahan Baku Industri Farmasi PT XYZ Diina, Tresnafuty Rasyiida; Sriwidodo, Sriwidodo; Sylvia Nurrasjid, Evi; Kustiyawan, Iwa
Majalah Farmasetika Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v9i4.54864

Abstract

Persaingan di dunia Industri pada era modern ini memicu para perusahaan untuk meningkatkan daya saing dan kualitas produk sebagai pemenuhan kepuasan pelanggan. Gudang dalam Industri Farmasi berperan dalam menjaga keberhasilan dan kelancaran rantai pasok produk. Setiap aktivitas yang dilakukan di gudang merupakan hal yang sangat penting bagi Industri Farmasi terutama pada aspek penyimpanan dan pengiriman. Gudang bahan baku merupakan tempat penyimpanan bahan baku yang akan digunakan untuk proses produksi, maka dari itu pengelolaan barang persediaan yang tidak efektif dan efisien dapat dilihat dari adanya pemborosan atau waste pada proses di gudang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi aktivitas pergudangan melalui identifikasi pemborosan (waste) pada kegiatan di gudang bahan baku. Penelitian dilakukan menggunakan tool Value Stream Mapping dan Process Activity Mapping. Setelah waste teridentifikasi, maka tahapan selanjutnya adalah mencari akar permasalahan menggunakan fishbone diagram untuk selanjutnya dibuat rencana usulan perbaikan berupa Future Value Stream Mapping. Diketahui waste yang dominan terjadi adalah waiting dan motion. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan melengkapi informasi dimensi lokasi penyimpanan pada sistem ERP serta peningkatan kesadaran operator dalam menerapkan SOP. 
Co-Authors Aep W Irwan, Aep W Aliya Nur Hasanah Amalia, Eri Anis Khoerunisa, Anis Anis Yohana Chaerunisaa, Anis Yohana Annissya, Widia Primi Bambang Nurhadi Barmi Hartesi Bhakti A Magdalena, Bhakti A Ch., Anis Yohana CHAERUNISA, ANIS YOHANA Chaerunissa, Anis Yohana Charlie, Vandie Claudiana, Nur Shelly Ester Deby Tristiyanti Dede Jihan Oktaviani Desy Nawangsari Diina, Tresnafuty Rasyiida Eli Halimah, Eli Eri, Amalia Evi, Sylvia Fath, Zulfa Tavira Al Firdha S Maelaningsih, Firdha S Firman Muharam Fitri Nurjanah Ida Musfiroh -, Ida Musfiroh Iman Permana Maksum Indah Pitaloka Sari Insyirah, Ariani Iyan Sopyan Jajan Solahudin, Jajan K Sari, Nia Khairinisa, Miski Aghnia Khodijah Khodijah Kustiyawan, Iwa LINDA APRIYANTI, LINDA Maisyarah, Intan Timur Marline Abdassah, Marline Marselina Endah Hiswati Masrahman, Roestan Mayang Kusuma Dewi MAYANG KUSUMA DEWI, MAYANG KUSUMA Megawati, Ega Mohammad Diqi Muhaimin Muhaimin Nasrul Wathoni Norisca Aliza Putriana, Norisca Aliza Noverianus, Noverianus Novika, Kandida Hilda Nur Aisyah Nurrasjid, Evi Sylvia Nurul Asih Ramadhani O Suprijana, O Ordiyasa, I Wayan P Legowo, Wahyu Parameswari, Natashya Patihul Husni Permadi, Najla Eksakta Priskila O Dwiestri, Priskila O Puspitadewi, Nurhanifah Rahman Roestan Rahman Roestan, Mas Rambia, Ikhsan Rembulan Kusmawati, Rembulan Reyhani, Amalia Rismawan, Haris Roestan, Mas Rahman Rostinawati, Titin Rustan, Mas Rahman Santosa Santosa Setyabudi, Iwan Sinala, Santi Sri A Sumiwi, Sri A Suseno Amin, Suseno Syihab, Namira Anjani Rahmadina Sylvia Nurrasjid, Evi Taofik Rusdiana Toto Subroto Umar, Abd. Kakhar Wiratma, Harits Dwi Wiwiek Indriyanti, Wiwiek Wiwiek Indriyati, Wiwiek Wulaningsih, Titiek Indah Yasmiwar Susilawati Yoga Windhu Wardhana Yoga Windu Wardhana, Yoga Windu Yola Desnera Putri