p-Index From 2021 - 2026
7.844
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Kesehatan Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Jurnal Ners Jurnal Abdi Insani Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL ILMIAH AGRINECA Jurnal Dunia Gizi PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Abdi Psikonomi Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Indonesian Community Journal Abdi Geomedisains Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Prosiding University Research Colloquium Jurnal Indonesia Sosial Sains Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Health Research Journal of Indonesia Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Media Gizi Ilmiah Indonesia Prosiding Seminar Nasional Unimus Holistik Jurnal Kesehatan Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta Proceeding Seminar on Food and Dietetic
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Berat Badan Lahir dan Frekuensi Makan dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gilingan, Kota Surakarta, Jawa Tengah Febbi Nuzula Rosmasita; Luluk Ria Rakhma; Diah Ekowati
Proceeding Seminar on Food and Dietetic 2025: Proceeding Seminar on Food and Dietetic
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Masalah gizi pada balita merupakan isu krusial dalam kesehatan masyarakat karena masa balita merupakan periode emas bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Masalah gizi seperti stunting, underweight, dan wasting dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas anak di masa depan. Salah satu faktor masalah gizi adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan asupan makan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara berat badan lahir dan frekuensi makan dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Gilingan.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini yaitu balita usia 6-59 bulan berjumlah 40 balita yang dipilih menggunakan metode random sampling. Analisis statistik menggunakan uji normalitas dan uji rank spearman.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara berat badan lahir dengan status gizi menurut BB/U (p=0,046) dan BB/TB (p=0,002). Tidak terdapat hubungan signifikan antara berat badan lahir dengan status gizi menurut TB/U (p=0,912). Tidak terdapat hubungan signifikan antara frekuensi makan dengan status gizi menurut BB/U (p=0,185), TB/U (p=0,248) dan BB/TB (p=0,544).Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dengan status gizi berdasarkan indikator BB/U (berat badan menurut umur) dan BB/TB (berat badan menurut tinggi badan), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara berat badan lahir dengan status gizi berdasarkan indikator TB/U (tinggi badan menurut umur). Selain itu, frekuensi makan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi.
Hubungan Riwayat Berat Badan Lahir dan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Underweight pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Gondangrejo, Karanganyar Galih Cinantya Handini; Luluk Ria Rakhma; Tri Susanti
Proceeding Seminar on Food and Dietetic 2025: Proceeding Seminar on Food and Dietetic
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kekurangan gizi pada balita terutama underweight, merupakan masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian underweight pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 30 balita berusia 12-59 bulan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder e-PPGBM dari Puskesmas Gondangrejo mengenai data antropometri, riwayat berat badan lahir, dan riwayat pemberian ASI eksklusif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Pearson Product Moment untuk menguji hubungan antara riwayat berat badan lahir dengan kejadian underweight dan uji Fisher Exact untuk menguji hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian underweight.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara riwayat BBLR dengan kejadian underweight (p=0,024)(p<0,05), sementara pemberian ASI eksklusif tidak berhubungan dengan kejadian underweight (p=0,290)(p>0,05).Simpulan: Terdapat hubungan antara riwayat berat badan lahir rendah dengan kejadian underweight pada balita, dan tidak terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif terhadap underweight pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Jumlah Anggota Keluarga, dan Pendidikan Ibu terhadap Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I Aviega Essa Meilinda Hapsari; Luluk Ria Rakhma; Tri Wibowo Anang Setia Budi
Proceeding Seminar on Food and Dietetic 2025: Proceeding Seminar on Food and Dietetic
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Masalah gizi pada balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Status gizi balita mencerminkan kualitas tumbuh kembang balita dan menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif, jumlah anggota keluarga, dan tingkat pendidikan ibu terhadap status gizi balita.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Instrumen penelitian ini yaitu wawancara. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah 40 ibu yang memiliki balita. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square.Hasil: Berdasarkan hasil tabulasi silang, diketahui bahwa balita yang diberikan ASI eksklusif dan memiliki status gizi baik berjumlah 26 responden. Balita yang berasal dari keluarga kecil dan memiliki status gizi baik berjumlah 25 responden. Ibu dengan tingkat pendidikan setara SMA memiliki balita dengan status gizi baik sebanyak 16 responden. Hasil uji statistik menunjukkan p-value sebesar 0,707 (p > 0,05) untuk riwayat ASI eksklusif, p-value 0,008 dan 0,021 (p<0,05) untuk jumlah anggota keluarga dan pendidikan ibu balita terhadap status gizi balita.Simpulan : Tidak terdapat hubungan ASI eksklusif terhadap status gizi balita, terdapat hubungan jumlah anggota keluarga dan pendidikan ibu balita terhadap status gizi balita.
Validitas dan Efektivitas Media Flashcard Gizi untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita tentang Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Fahdah Haniyah; Luluk Ria Rakhma; Tri Wibowo Anang Setia Budi
Proceeding Seminar on Food and Dietetic 2025: Proceeding Seminar on Food and Dietetic
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi stunting di Indonesia yang mencapai 21,5% menunjukkan bahwa masalah kekurangan gizi masih sering terjadi pada anak dibawah lima tahun. Salah satu penyebab utamanya adalah praktik pemberian makan bayi dan anak yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan menguji validitas, dan efektivitas media flashcard dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pemberian makan bayi dan anak di Puskesmas Colomadu I.Metode: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang diadaptasi dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek meliputi 3 ahli materi, 3 ahli media, 5 uji coba sasaran, serta 30 ibu balita sebagai sasaran. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup, validasi media dengan Content Validity Ratio, dan efektivitas diuji melalui pre-test dan post-test menggunakan uji Wilcoxon signed rank.Hasil: Uji validasi media termasuk dalam kategori sangat layak dengan penilaian dari para validator ahli materi 4.7 ahli media 4.5, dan sasaran 4.7 dari skala 1-5. Setiap ahli materi sepakat bahwa materi dalam flashcard relevan dengan Content Validity Index sebesar 1.0. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan ibu balita dengan rata-rata skor pre test 68 menjadi 91 pada post test dengan nilai signifikan 0,001 (p<0,05). Pengetahuan ibu balita tentang pemberian makan bayi dan anak meningkat sebesar 33,8%.Simpulan: Media flashcard gizi terbukti valid dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pemberian makan bayi dan anak, serta dapat digunakan sebagai media informasi dan edukasi.
Hubungan Riwayat ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita di Puskesmas Purwantoro I. Jesian Viviandita; Sudrajah Warajati Kisnawaty; Endang Nur Widiyaningsih; Luluk Ria Rakhma
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 1 No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v1i2.8

Abstract

Stunting is a malnutrition for a long time. Malnutrition will cause growth retardation disorders. The percentage of stunting under five nutritional status in Indonesia in 2021 is 24.4%. The factors that cause stunting is infants not getting exclusive breastfeeding. The aim of the study to determine the relationship between history of exclusive breastfeeding on the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the working area of Purwantoro I Health Center, Wonogiri Regency. This type of research is Cross Sectional. The sample for this study was toddlers aged 24-59 months who had met the inclusion criteria. The research subjects were 59 people spread across the work area of the Purwantoro I Health Center. The sampling technique was proportional cluster random sampling. History of exclusive breastfeeding was obtained from secondary data from the Purwantoro I Health Center. Data on stunting events were measured based on the nutritional status of children under five obtained from measurements using a microtoise. The data obtained were tested using the Chi Square test. History of toddlers receiving exclusive breastfeeding (0-6 months) was 67.8% and children who did not receive exclusive breastfeeding (0-6 months) were 32.2%. The relationship between history of exclusive breastfeeding and stunting in infants aged 24-59 months was p=0.005. There is a relationship between history of exclusive breastfeeding on the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the working area of Purwantoro I Health Center
Optimizing Hydroponic Production through Liquid Organic Fertilizer, Solar Cells, and Digital Financial Management in Gajahan Village Luluk Ria Rakhma; Eni Setyowati; Muchlison Anis
Abdi Psikonomi Vol 6, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.v6i3.14214

Abstract

The Gajah Tani Makmur Women Farmers Group (KWT) in Gajahan Village has 62 members with 500 m² of land used for hydroponic cultivation. Partners face a number of obstacles, namely (1) less than optimal production due to expensive nutrients, (2) limited electricity resources for hydroponic irrigation, (3) not yet using modern financial bookkeeping, and (4) no experience in utilizing digital marketing. To address these problems, community service activities were carried out in several stages, namely stage 1 socialization in the form of an introduction to solar cells, the use of liquid fertilizer; stage 2 technical training covering the use of solar cells; stage 3 managerial training in the form of financial management and digital marketing; and stage 4 practical demonstrations on the KWT land. The results of the activities showed an increase in knowledge and skills, including (1) training in financial administration and digital marketing increased the average knowledge of participants from 61.5 to 84.8 with a significant change of 23.3 points; (2) training in making organic liquid fertilizer succeeded in providing practical skills to 30 participants in processing household waste into environmentally friendly fertilizer; (3) training on the use of solar panels increased participants' knowledge from 90.5 to 96.4, a change of 5.8 points; (4) participants' responses to the training method showed that 75 percent agreed; and (5) a survey on understanding solar cell maintenance showed that 81 percent of participants agreed. Thus, this community service activity effectively increased knowledge of production, management, and the use of renewable energy technology to support hydroponic farming.
Co-Authors Aan Sofyan Afiya, Marisa Puri Aini Fitria Aisyah Dani Hanifah Aisyah, Widi Nur Ajeng Aisyah Permata Putri Aliya Maharani Putri Amanda Wahyu Kurniawan Ambar Yunita Nugraheni Andi Kurniawan Angdelakirana Apdika Sary Anggraeni, Mulia Annisa Nur Adelasanti APRILIANA, APRILIANA Ariyanto, Fazri Audi Tahta Aurellia Aviega Essa Meilinda Hapsari Bagus Rizky Nur Hidayat Brainandiva Ade Fitria Budi Hernawan Cahya Rahma Utami Chindi Astuti Anjellia Salsabila Dedi Hanwar Desiana, Zahra Ratnawati Diah Ekowati Dita Sulistiyani Dwi Anggraini Dyah Intan Puspitasari Dyaz Surya Ananta Elida Soviana Endang Nur Widiyaningsih Endang Setyaningsih Eni Setyowati Enita Dewi Erindyah Retno Wikantyasning Erlinda Erlinda F., Apriliana W. F., Erlinda Fadhilah Nufus Muthmainah, Nur Fahdah Haniyah Farida Nur Isnaeni fatimah Fatimah Fatimah Nur Janah Amini Febbi Nuzula Rosmasita Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Galih Cinantya Handini Hani Meilani Putri Hani, Nur Harisma Kusumawardani Hastuti, Anindra Retno Hastuti, Rismayani Hilda Deliana Hirda, Dinda Aulia Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Imtinan Mauriko Safitri Intan Puspitasari, Dyah Jesian Viviandita Kartinah Khantsa Mastura Khoirunnisa Khoirunnisa Kirana, Garda Sukma Kurnia Dewi, Emilia Kussudyarsana Listyani Hidayati Lutfi Nur Ratna Kusuma Makhabatien Salmania Marisa Puri Afiya Masyiithoh Ridha Efendi Mochammad Imron Awalludin Muchlison Anis Muhammad Ikhsan Al Af Ghani Mustika, Sandya Windu Mutalazimah Mutalazimah Mutiara, Intan Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah, M Nadia Aqiela Laili Nieldya Nofandrilla Niken Asih Pangastuti Nisa, Nuraeni Chairi Nita Puspitasari Noorsy, Nadhira Ahadea Norma Diena Amalia Nur Indah Dewi Rahmawati Nur Lathifah Mardiyati Nur ‘Azah Nuraeni Chairi Nisa Oktariani, Rina Pradita Wahyuningtyas Pradita, Laila Suci Pramudya Kurnia Prawesthi, Tiva Eka Puspita, Fadia Ayu Puteri Adlia Salsabila Putri, Qori' Selviana Rachma, Jenic Maulia Rafifah, Hasna Rahmawati, Seli Nur Raisya Putri Citranova Nurfadilla Rara Rahma Fadilla Refsya Azanti Putri Rima Munawaroh Riska Cahyani Zahra Salsabila, Puteri Adlia Sania Nayasari Khoirunnisa Setyaningrum Rahmawaty Setyo Nurwaini Shofi Mela Rosida Sholihah, Nabila Mar’atush Siti Nurokhmah Siti Zulaekah Sudrajah Warajati Kisnawaty Sulastri Suryaningrum, Aprilia Talitha Eka Maulinda Tri Susanti Tri Wibowo Anang Setia Budi Wachid Yahya Wachidah Yuniartika Wafiy Lailin Prehamukti Wahyuni Wahyuni Wardani, Wening Sulistyo Widi Nur Aisyah Wilujeng, Sindy Wisnu Nurcahyo Wita Oktaviana Wulandari, Falita Yolanda, Intania Widi Yuka Aulia Rahma Zakky Cholisoh Zuan Nun Alea Syavinka