Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Development of QR Code-Based Pocket Book Media on Solar System Materials to Increase The Science Literacy of Primary School Student Priya Kusuma Bahari; Lilik Bintartik; Candra Utama
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 12 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v12i2.31797

Abstract

This study aimed to overcome challenges in learning Natural Sciences (Science) and increase the scientific literacy of Grade VI students at SDN 1 Sumbergedong, Trenggalek Regency, by developing a QR Code-based Pocket Book on the solar system material. The research method used is R&D and follows ADDIE's steps to develop valid, practical and effective learning media. Validation results from material experts, media experts, and teachers show a very high level of validity, 93.56%. In comparison, small-scale and large-scale trials show a high level of practicality with an average of 98.25%. Evaluating the effectiveness of using N-Gain resulted in a significant increase in student understanding by 80%. Thus, the QR Code-based Pocket Book is an innovative alternative that has the potential to increase elementary school students' scientific literacy, overcome media limitations, and enrich the learning experience with interactive multimedia technology. It is very suitable for use in solar system learning materials.
Membandingkan Model Pembelajaran Snowball Throwing dan Jigsaw Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V SD Kurniawan, Fika Habib; Bintartik, Lilik; Surayanah, Surayanah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pendas.11.2.187-203

Abstract

Science learning is currently considered less interesting so students are less enthusiastic about participating in learning and this affects their learning outcomes. This research aims to compare the cognitive learning outcomes of students who use the Snowball Throwing and Jigsaw learning models. The research used quasi-experimental, non-equivalent control group design. The research was carried out at SDN Kayen Kidul in class V with 32 students divided into 2 groups. This research took samples using saturated sampling techniques. Research data was obtained through test instruments. The data was then analyzed using the Independent Sample T Test and the N Gain Score Test. Based on the Independent Sample T-Test, the significance value was 0.512, meaning that there was no significant difference in the learning outcomes of students who used the Snowball Throwing and Jigsaw models. Based on the N Gain Score test, it is known that the Snowball Throwing model is more effective than the Jigsaw model, because the N Gain Score value for the Snowball Throwing class is greater than 0.6465, compared to the value for the Jigsaw class 0.5835. Based on the two test results above, it is known that the Snowball Throwing learning model is more effective in influencing student learning outcomes compared to the Jigsaw learning model on the main subject of human blood circulation in elementary schools, as well as being a novelty in this research. The results of this research can serve as guidance and recommendations in developing strategies or policies in relevant fields.
Peran Guru dalam Meningkatkan Kreativitas Berfikir Siswa Tingkat Sekolah Dasar Ikroiyani, Safira; Bintartik, Lilik; Sulistyowati, Sulistyowati
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i12025p170-175

Abstract

Kreativitas merupakan salah satau hal penting yang berkaitan dalam pembelajaran siswa di dalam kelas. Namun, dalam hal tersebut terdapat kesulitan dan tantangan yang berkaitan dengan kreativitas siswa. Terutama dalam kreativitas berpikir siswa Ketika pembelajaran berlangsung. Hal tersebut dapat dilihat dengan kurangnya minat siswa untuk berpikir secara kreatif ketika guru melakukan proses kegiatan belajar dan pembelajaran di dalam kelas. Dalam studi ini memiliki tujuan dalam menganalisis peran guru untuk meningkatkan kreativitas berpikir siswa di SDN Lowokwaru 05. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mangacu pada model analisis data dari Miles dan Huberman. Analisis data terdiri dari beberapa langkah yakni: pengumpulan data, pengurangan data, penyampaian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini didapatkan dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa terdapat kesulitan dan tantangan yang dihadapi guru dalam meningktkan kreativitas berpikir siswa di SDN Lowokwaru 05 yakni, kekhawatiran akan kegagalan, keterbatasan waktu, kurangnya dukungan, dan perbedaan kesiapan belajar siswa. Upaya guru dalam menindaklanjuti kesulitan dan dan tantangan tersebut yakni, guru melakukan pembelajaran yang berbasis pada praktik dan proyek, melakukan kolaborasi antar siswa, dan memberikan apresiasi kepada siswa. Diharapkan dalam penelitian ini guru dapat menemukan cara yang lain untuk mterus meningkatkan kreativitas berpikir siswa dalam proses pembelajaran di dalam kelas.
DAMPAK POSITIF PENGGUNAAN BAHASA IBU DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS 4 SDN LOWOKWARU 05 KOTA MALANG Indah Sari, Lilik Nur; Bintartik, Lilik; Maulana Putra, Fajar
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i5.2024.11

Abstract

Bahasa ibu kerap kali diidentikkan sebagai bahasa daerah atau bahasa lokal. Di Indonesia ada beragam bahasa daerah dan keberagaman ini harus dilestarikan. Karena bahasa adalah bagian dari budaya. Upaya melestarikannya, salah satunya bisa melalui bidang pendidikan. Dunia pendidikan merupakan bagian esensial dalam kehidupan manusia. Dan dalam kegiatan pendidikan tidak bisa melepaskan diri dari ‘bahasa’. Khususnya saat kegiatan pembelajaran di sekolah. Kegiatan pembelajaran yang bermakna tentu di dalamnya terdapat jalinan komunikasi yang baik antara pendidik dan peserta didiknya. Pun pula tujuan pembelajaran dapat tercapai apabila peserta didik berhasil menangkap secara jelas maksud yang disampaikan oleh pendidik. Maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas mengenai bagaimana dampak dari penggunaan bahasa ibu dalam pembelajaran di kelas 4 SDN Lowokwaru 05 Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitiatif deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bahasa ibu di kelas 4 SDN Lowokwaru 05 Kota Malang berdampak positif bagi peserta didik seperti memudahkan peserta didik memahami materi, interaksi dan keaktifan di kelas, dan menanamkan cinta budaya.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN ARTICULATE STORYLINE DENGAN PENGUATAN KARAKTER MANDIRI PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA KELAS V SD Aini, Intan Nurul; Untari, Esti; Bintartik, Lilik
Wahana Sekolah Dasar Vol 32, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v32i12024p53-67

Abstract

Latar belakang penelitian yaitu media berbentuk print-out gambar pada materi sistem pernapasan manusia kurang menarik bagi siswa, siswa tertarik dengan media digital, dan kurangnya kemandirian siswa dalam mengerjakan tugas. Tujuan penelitian yaitu menghasilkan media pembelajaran berbantuan Articulate Storyline dengan penguatan karakter mandiri pada materi sistem pernapasan manusia kelas V SD yang valid, praktis, menarik, dan dapat menguatkan karakter mandiri siswa. Metode penelitiannya yaitu R&D dengan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Lemahbang I dan II. Hasil uji kevalidan media mendapat kategori “sangat valid” oleh ahli materi 91.6%, ahli media 100%, dan guru 100%. Uji kepraktisan oleh guru mendapat kategori “sangat praktis” dengan nilai 100%. Uji kemenarikan mendapat kategori “sangat menarik” pada skala kecil 100% dan dan skala besar 97.5%. Sedangkan pada uji karakter mandiri mendapat kategori “sangat mandiri” pada skala kecil 91% dan dan skala besar 95.8%. Maka, pengembangan media pembelajaran berbantuan Articulate Storyline dengan penguatan karakter mandiri pada materi sistem pernapasan manusia kelas V SD dapat digunakan pada pembelajaran di kelas.
Pengaruh Budaya Sekolah terhadap Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar Indriani, Dwi Fitria; Anggraini, Nur Afni; Hasanah, Wahyu Ezy Asmi; Bintartik, Lilik; Lestari, Ana Dwi
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p480-487

Abstract

Pendidikan karakter penting untuk ditanamkan sejak dini, khususnya di sekolah dasar, sebagai fondasi bagi generasi penerus dalam menghadapi tantangan era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat. Tantangan-tantangan ini berpotensi memengaruhi karakter anak bangsa, sehingga diperlukan upaya untuk menanamkan nilai-nilai luhur yang sejalan dengan karakteristik dan budaya bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan bentuk-bentuk karakter yang dimiliki oleh siswa di SDN Percobaan 1 Malang, yang terbentuk melalui penerapan budaya sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif naratif, penelitian ini mengandalkan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi foto sebagai metode pengumpulan data. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5A di SDN Percobaan 1 Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah yang diterapkan, seperti rutinitas membaca asmaul husna, berdoa bersama, menyanyikan lagu-lagu nasional, hormat bendera, dan memberi salam kepada guru, secara efektif membangun karakter positif siswa. Budaya ini selaras dengan profil Pelajar Pancasila, yang mencerminkan nilai-nilai moral dan nasionalisme dalam diri siswa.
BOOKLET BERBASIS QR CODE DENGAN PENGUATAN KARAKTER MANDIRI PADA MATERI ROTASI DAN REVOLUSI BUMI KELAS V1 SD Afni, Sintya Nur; Bintartik, Lilik; Utama, Candra
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v2i4.3668

Abstract

Salah satu bahan ajar yang cocok dikembangkan adalah Booklet berbasis QR Code.  Tujuannya menghasilkan Booklet berbasis QR Code yang valid, praktis, dan efektif serta mampu menguatkan karakter mandiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model ADDIE yang tersusun atas 5 langkah yaitu analyze, design, development, implementation, serta evaluation. Data hasil validasi Booklet berbasis QR Code mencapai kriteria sangat valid dimana rata-rata nya 94,91%. Rata-rata hasil uji kepraktisan guru dan siswa 98,63% sangat praktis. Efektivitas Booklet berbasis QR Code mencapai 72% dan persentase kemandirian siswa mencapai 95,58%. Setelah dilakukan pengujian Booklet berbasis QR Code pada siswa didapatkan respon positif yaitu pembelajaran lebih menyenangkan, menarik, dan mudah untuk memahami materi. Maka dapat disimpulkan bahwa Booklet berbasis QR Code materi rotasi dan revolusi bumi sangat valid, sangat praktis dan efektif sehingga layak dipakai dalam kegiatan pembelajaran.
OPTIMALISASI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN STRATEGI KEWIRAUSAHAAN UNTUK MEMBANGUN ENTREPRENEURSHIP BAGI WARGA ASRAMA MAWAR KAMPUS 3 UNIVERSITAS NEGERI MALANG Surayanah, Surayanah; Khoiriya, Rika Mellyaning; Bintartik, Lilik; Putri, Marsanda Avilia; Lestariningsih, Lestariningsih
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 6 No 2 (2024): Vol 6 No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 : Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v6i2.301

Abstract

Mahasiswa sebagai agent of change dituntut memiliki berbagai kompetensi untuk menghadapi perkembangan global, salah satunya kompetensi kewirausahaan. Namun, minat dan kompetensi mahasiswa dalam kewirausahaan masih rendah. Hal ini ditunjukkan dari persentase pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan mahasiswa Asrama Mawar Kampus 3 UM sebesar 20%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengadakan pengabdian dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan strategi kewirausahaan untuk membangun entrepreneurship mahasiswa Asrama Mawar Kampus 3 UM. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat, yang terdiri atas 3 tahap yaitu bimbingan teknis, pelatihan, dan pendampingan. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan tes (pre-test dan pos-test). Data dianalisis secara deskriptif kualitatif, serta skor rata-rata tes guna melihat efektivitas program terhadap kemampuan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif program pelatihan terhadap pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun strategi kewirausahaan. Ditunjukkan dari respon mahasiswa serta hasil pre-test dan pos-test yang meningkat signifikan. Pada aspek pengetahuan, skor rata-rata pre-test diperoleh 69,3 dan meningkat menjadi 84,3. Sementara pada aspek keterampilan, skor rata-rata pre-test diperoleh 77,4 dan meningkat menjad 84,4.
Pengembangan Instrumen Tes IPA Berbasis Kearifan Lokal Blitar pada Siswa Sekolah Dasar Lestari, Ratna; Surayanah, Surayanah; Bintartik, Lilik
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Seminar Nasional dan Prosiding PGSD FIP UM 2024 "Transformasi Paradigma Pendidikan Dasar: Pelu
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran IPA telah mengimplementasikan kearifan lokal, akan tetapi dalam belum menggunakan soal berbasis kearifan lokal. Hasil tes siwa juga belum dilakukan analisis. Hal tersebut menjadi latar belakang penelitian ini, yaitu mengembangkan instrumen tes berbasis kearifan lokal yang valid menurut ahli materi dan evaluasi, berkualitas dari segi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda dan kualitas pengecoh, praktis menurut guru dan siswa serta efektif. Metode penelitian yaitu pengembangan R&D model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi 8 tahapan. Hasil validasi ahli materi 100% (sangat valid), ahli evaluasi 83,3% (valid). Pada uji skala kecil diperoleh hasil 27 soal dikatakan valid dan 13 butir tidak valid, 40 soal dikatakan reliabel dengan ri = 0, 95, indeks tingkat kesukaran butir tes sebesar 0,68 kategori sedang, daya pembeda dengan indeks sebesar 0,60 kategori baik. Persentase kepraktisan menurut guru adalah 100% dan menurut siswa 93%. Hasil efektivitas sebesar 66,7% dengan kategori baik. Pada uji skala besar, 19 soal dikatakan valid dan 8 butir tidak valid, 27 soal dikatakan reliabel dengan ri = 0,75, indeks tingkat kesukaran butir tes sebesar 0,70 kategori sedang, daya pembeda mendapatkan nilai indeks sebesar 0,41 dalam kategori baik. Kepraktisan menurut siswa sebesar 95,9% dan hasil efektivitas mendapat nilai 73,9% dalam kategori “baik”.
Pelatihan Penyusunan Modul Ajar dengan Integrasi Nilai Karakter Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Akbar, Sa'dun; Oktarianto, M Luthfi; Bintartik, Lilik; Yuniawatika, Yuniawatika; Pradana, Dio Fefry; Kusumawardani, Dinda Septiandini
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i5.1054

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia membawa perubahan dalam cara menyusun perangkat pembelajaran, terutama modul ajar yang kini harus memuat nilai-nilai karakter pelajar Pancasila. Di SD Laboratorium UM Kota Blitar, para guru menghadapi kesulitan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan ketentuan tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang sistematis dan terintegrasi dengan nilai karakter pelajar Pancasila melalui pelatihan dan pendampingan. Program dilaksanakan melalui workshop selama tiga hari yang memadukan teori dan praktik langsung dengan melibatkan 17 guru kelas. Kegiatan terdiri dari tahap perencanaan berupa analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan modul, serta tahap evaluasi program. Setelah mengikuti program ini, para guru menunjukkan peningkatan kemampuan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan berhasil mengintegrasikan nilai-nilai karakter pelajar Pancasila di dalamnya, dibuktikan dengan skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Modul yang dihasilkan telah melalui proses review dan revisi untuk memastikan kualitasnya. Keberhasilan program ini berkontribusi dalam membantu sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka dengan lebih baik sehingga dapat mendukung tercapainya tujuan pendidikan nasional.