Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LKS BERBASIS SAINTIFIK UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER ILMIAH PADA SISWA SD Sri Estu Winahyu; Harti Kartini; Lilik Bintartik
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 25 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v25i12016p74-81

Abstract

Abstract: The study aims at producing students’ worksheet as teaching aid to raise proper scientific character for students in accordance with material experts, media expert, and users appraisement. Product’s validation was attained from the experts of material and media. The result of try-out was used as the base of product revision. From the result of trying out, we found that: the accuracy of the concept; the proper content and implementation; the proper format, content, and presentation; the proper application and legibility; in addition, the students stated that they were delighted in doing the try-out. In applying the students’ worksheet, teachers should read technical instructions for implementation before doing try-out and giving relevant alternative activities. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS sebagai alat bantu guru dalam menumbuhkan karakter ilmiah siswa yang layak berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan pengguna. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Dick, Carey dan Carey. Validasi produk diperoleh dari ahli materi dan ahli media. Uji coba produk skala kecil dilakukan pada siswa kelas IV SDN Madyopuro 3 Malang. Hasil temuan uji coba digunakan dasar revisi produk. Dari hasil uji coba ditemukan: aspek keakuratan konsep, isi dan keterlaksanaan dinilai layak; format, isi. dan tampilan dinilai sangat layak; keterterapan dan keterbacaan dinilai layak; siswa menyatakan sangat senang melakukan percobaan. Mereka memberi masukan untuk waktu dan ruang jawaban perlu ditambah. Dalam menerapkan LKS hendaknya guru membaca petunjuk teknis pelaksanaan sebelum melakukan percobaan dan memberikan contoh alternatif kegiatan percobaan yang relevan.
Pengaruh Model Pembelajaran PjBL dengan Pendekatan CTL terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V Isnatul Kurnia; Lilik Bintartik
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 14 No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v14i1.13061

Abstract

Problem-solving abilities are important for adapting to new situations, and students as the future leaders of civilization, need to have the competence to solve various problems. This has the objective to examine the effect of the PjBL learning model with the CTL approach on the fifth-grade’s problem-solving abilities. This study utilize quantitative approach with a quasi-experimental design and nonequivalent control group design. The subject in this research were fifth-grade at SD Negeri Kalipang 1, with a sample size of 21 students in the control class and 23 students in the experimental class. The experimental class was given treatment of the PjBL learning model with CTL Approach, while the control class was given cooperative learning. The data in this study were collected using observation and tests. This research found that the execution of the CTL-based PjBL Model in the experimental class was 80.6% in the first cycle and 90.42% in the second cycle. From these results, it can be racionated that the implementation of the PjBL learning model with CTL approach was good. Then, the results in the form of pre-tests and post-tests were tested using an independent sample t-test to determine the effect of the treatment given. The results showed a 2-tailed sig. value of 0.001, so it was concluded that H1 was accepted. Thus, it can be concluded that the implementation of the CTL-based PjBL model has a significant effect on the problem-solving abilities of students in fifth-grade.
Penguatan Perilaku Ekologis Berbasis Komunitas Melalui Edukasi Digital pada Kawasan Taman UMKM Desa Ngadirejo Surayanah; Lilik Bintartik; M. Anas Thohir; Dina Nur Abidah; Dhiya Nasywa; Najin Fadila Foresta
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3948

Abstract

High levels of economic activity in the Kedhung Town Square MSME Park area (Ngadirejo Village, Trenggalek Regency) have led to environmental issues, including increased single-use plastic consumption, poor waste sorting practices, and suboptimal eco-friendly behavior among the community. This Community Service (PKM) initiative aims to strengthen community-based eco-friendly behavior by leveraging digital education for MSME operators, area managers, and the general public. The methods employed included outreach sessions, lectures, discussions, hands-on practice, and mentoring on the creation of social media-based environmental educational content. Program effectiveness was evaluated using pre-tests, post-tests, and participant response questionnaires. Results showed an improvement in participant understanding, evidenced by the rise in average scores from 84.77 in the pre-test to 91.69 in the post-test. Furthermore, participants successfully produced digital posters, short videos, and visual content for environmental campaigns and demonstrated active participation in eco-friendly practices—such as reducing single-use plastics, sorting waste, and using social media for environmental education. This program has positively impacted community awareness and participation in community-based environmental management and holds potential as a model for community empowerment through digital education. Thus, digital education has proven to be an effective approach in fostering collective eco-friendly behavior, paving the way for a clean, healthy, and sustainable MSME area.
Pengaruh Implementasi Model Problem Based Learning berbasis Pendekatan Deep learning Materi Ekosistem terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas III SD Nur Aqila Khansa; Lilik Bintartik
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.116765

Abstract

Keterampilan proses sains (KPS) menjadi keterampilan penting dalam belajar sains, namun pembelajaran masih jarang yang mengitegrasikan KPS sehingga kurang mendukung pengembangan KPS siswa. Menggunakan deep learning, penelitian bertujuan untuk menganalisis bagaimana KPS siswa di kelas III SD dipengaruhi oleh model PBL. Metodologi kuantitatif digunakan penelitian ini, dengan quasi eksperimental pretest posttest kontrol grup. Seluruh siswa kelas tiga di sekolah dasar di Kota Blitar dengan total 24 siswa dilibatkan. Sampel diambil menggunakan sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes. Uji Independent Sample T-Test digunakan sebagai analisis data. Analisis menyajikan nilai signifikansi 0,005 (p < 0,05), artinya model PBL berbasis deep learning dapat meningkatkan KPS siswa kelas tiga sekolah dasar. Menurut penelitian ini, pembelajaran berbasis masalah dan deep learning merupakan pilihan tepat untuk meningkatkan KPS anak di sekolah dasar, khususnya di bidang ekosistem. Metode pengajaran ini berhasil meningkatkan KPS karena mendorong lingkungan belajar yang menarik, berpusat pada siswa, dan sesuai konteks.
Pelatihan Penggunaan Media Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Islam se-Kota Blitar Lilik Bintartik; Harti Kartini; Sri Estu Winahyu; Yuniawatika Yuniawatika
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v6i22023p109-114

Abstract

Abstract: This training aims to improve the competence of elementary school teachers by practicing the use of learning media in a scientific approach. Participants in this training activity amounted to 19 teachers from 9 elementary schools. This was performed with the steps of preparation, implementation, and evaluation. The results showed that there was an increase in knowledge among teachers. Most of them was helped by this activity, as well as enriching learning techniques with scientific methods. This training has implications for the application of the scientific method. Teachers may be able to develop and disseminate the material obtained to their colleagues at school. Abstrak: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dengan cara melatihkan penggunakan media pembelajaran pada pendekatan saintifik. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah 19 orang guru dari 9 sekolah dasar. Ini dilakukan dengan langkah persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan diantara guru. Kebanyak mereka terbantu dengan kegiatan ini, serta memperkaya teknik pembelajaran dengan metode saintigik. Pelatihan ini berimplikasi pada penerapan apa metode saintifik. Guru-guru meungkin akan dapat mengembangkan serta menyebarkan materi yang diperoleh kepada teman sejawat di sekolahnya.
Pemanfaatan dan Pembuatan Media Matematika dan IPA Berbasis Inovasi bagi Guru Sekolah Dasar di Kota Blitar Esti Untari; Yuniawatika Yuniawatika; Lilik Bintartik
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v2i32019p147-154

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Kota Blitar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengetahuan pemanfaatan dan pembuatan media matematika dan IPA bagi guru SD. Terutama untuk dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran matematika dan IPA yang berbasis inovasi. Kelompok Sasaran dalam kegiatan pelatihan ini guru Sekolah Dasar di Kota Blitar dengan jumlah 20 peserta. Kegiatan dilakukan di Laboratorium Komputer PP3 Universitas Negeri Malang di Kota Blitar. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini ceramah, tanya jawab, diskusi, peer teaching dan peer review. Hasil kegiatan pengabdian menghasilkan produk berupa media matematika dan IPA meliputi media bikastake, media pernapasan manusia, media dakota, dan media permainan pecahan. Pemahaman pengetahuan tentang pemanfaatan media terlihat dari hasil post test mengalami peningkatan sebesar 25 %.
PELATIHAN PENILAIAN HASIL BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU Harti Kartini; Lilik Bintartik; Sri Estu Winahyu
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v1i12017p30-36

Abstract

Pelaksanaan pelatihan penilaian hasil belajar diberikan kepada guru-guru SD Kota Blitar karena berdasarkan hasil studi awal yang dilakukan dengan beberapa guru SD di Kota Blitar terungkap bahwa mereka pada umumnya mengalami kesulitan dalam memahami penilaian dalam Kurikulum 2013. Selain itu hasil penilaian kurang dimanfaatkan secara optimal untuk umpan balik dan untuk perbaikan proses pembelajaran. Kurangnya pemahaman tersebut disebabkan karena sosialisasi Kurikulum 2013 belum menjangkau mereka. Hasil kegiatan menunjukkan guru-guru SD Kota Blitar mendapatkan wawasan pengetahuan, pemahaman konsep penilaian, dan terampil menyusun instrumen penilaian untuk mengukur kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan sesuai panduan penilaian pada Kurikulum 2013
PEMETAAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN EARLY GRADE READING ASSESSMENT Alfi Mayasari; Lyvia Eka Anggraeni; Shelin Fatika Rahma; Lilik Bintartik
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 1 Sananwetan menggunakan instrumen Early Grade Reading Assessment (EGRA), yang meliputi aspek mengenal huruf, membaca kata bermakna, membaca kata tidak bermakna, serta kelancaran membaca nyaring dan pemahaman bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas I, dengan pengumpulan data melalui tes individual menggunakan instrumen EGRA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek mengenal huruf, mayoritas siswa berada pada kategori baik sebesar 65,22% dan sangat baik sebesar 30,43%. Pada aspek membaca kata bermakna, sebesar 69,57% siswa berada pada kategori sangat baik. Pada aspek membaca kata tidak bermakna, sebesar 65,22% siswa juga mencapai kategori sangat baik. Sementara itu, pada aspek kelancaran membaca nyaring dan pemahaman bacaan, sebagian besar siswa berada pada kategori baik sebesar 47,83%, sedangkan 21,74% berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa meskipun siswa telah memiliki dasar kemampuan membaca permulaan yang cukup memadai, tetapi masih diperlukan pendampingan dan strategi pembelajaran yang sesuai untuk mendukung perkembangan kemampuan membaca siswa secara optimal.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERTANYA SISWA KELAS 2A SD MATERI PEDULI LINGKUNGAN BERBANTUAN MEDIA POP UP BOOK Suaidah, Amida; Lilik Bintartik; Aldi Surya Kinasih; Alviena Tazky Amalia; Devi Restu Putpitasari; Hinggar Relung Puspita; Sinta Kiswoyo Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60856

Abstract

This study was motivated by the low level of questioning skills among lower-grade students in the Pancasila Education subject. The research aimed to improve the questioning skills of Grade IIA students at SDN Bareng 3, Malang City, regarding the topic of "Environmental Care" through the use of pop-up book media. A Classroom Action Research (CAR) method utilizing the Kemmis and McTaggart model was implemented over three cycles. The research subjects consisted of 28 students (16 boys and 12 girls). Data collection was conducted through observation using a questioning skills assessment rubric, teacher activity observation sheets, and documentation. The results indicated an improvement in questioning skills across each cycle. The number of students actively asking questions rose from 9 in Cycle I to 11 in Cycle II, reaching 17 in Cycle III. The class average score also increased from 41.56 to 53.50, ultimately reaching 62.50 in Cycle III. The percentage of classical mastery rose from 3.70% to 18.52%, reaching 32.14% by the end of the study. Based on these findings, it can be concluded that the use of pop-up book media, combined with heterogeneous group discussions, is effective in enhancing students' questioning skills. This medium helps boost students' confidence in asking questions, reduces hesitation during communication, and trains them to formulate appropriate questions. Although classical mastery did not reach an optimal level, the research results demonstrated consistent progress in questioning skills throughout the implementation cycles
PENGGUNAAN MEDIA COLOR-CODED SHAPE CARDS PADA MATERI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD Restu Putpitasari, Devi; Bintartik, Lilik; Surya Kinasih, Aldi; Tazky Amalia, Alviena; Suaidah, Amida; Relung Puspita, Hinggar; Kiswoyo Putri, Sinta
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61006

Abstract

This study was conducted with the aim of improving the critical thinking skills of fourth-grade elementary school students through the use of Color-Coded Shape Cards for the topic of geometric shapes. This research employs a Classroom Action Research (CAR) approach conducted over three cycles, with each cycle comprising the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. Data were collected through media validation sheets and observation of teacher activity, student activity, and students' critical thinking skills. Data indicate that the media is highly suitable, with a rating of 93%, and students' critical thinking skills improved from 71% in Cycle I to 94% in Cycle III. Unlike previous studies that generally relied on card-based, geometric, or general visual media, this study offers a novelty by integrating a color-coding system as a cognitive cue that helps students identify relationships between plane figures. The findings indicate that Color-Coded Shape Cards media effectively supports mathematics learning that fosters students' critical thinking skills.
Co-Authors Aditama, Hatantya Surya Afni, Sintya Nur Aini, Intan Nurul Aldi Surya Kinasih Alfi Mayasari Alif Mudiono Alvi Nanda Choirina Alviena Tazky Amalia Amida Suaidah Anggia Diah Wahyu Mastuti Anggia Diah Wahyu Mastuti Anggraini, Nur Afni Anis Nur Lailia Anisa Wahyu Kusumaningtyas Arda Purnama Putra Ashari, Dona Candra Utama Dani Irawan Dela Oktisusila Biantara Devi Aprilia Devi Restu Putpitasari Devi Tri Oktaviani Dhiya Nasywa Dilla Putri Meydawati Dina Nur Abidah Diyah Anggita Wijaya Diyah Anggita Wijaya Dona Ashari Dwi Ana Lestari Dwi Ana Lestari Eko Anis Setyorini Eko Anis Setyorini Esti Untari Faizal As'ad Rifa'i Fajar Maulana Putra Farah Nabilah Asy'ari Ferril Irham Muzaki, Ferril Irham Harti Kartini Hasanah, Wahyu Ezy Asmi Hatantya Surya Aditama Hinggar Relung Puspita Ibrahim Sani Ali Manggala Ikroiyani, Safira Indriani, Dwi Fitria Intan Nurul Aini Irma Yunita Irma Yunita Isnatul Kurnia Joko Setyono Khomsiyah Naili Kiswoyo Putri, Sinta Kiswoyo, Sinta Kurniawan, Fika Habib Kusuma, Elfa Diyah Kusumawardani, Dinda Septiandini Latief, Muhammad Abyan Naufal Lestari, Ana Dwi Lestariningsih Lestariningsih Liantika Wulansari Lilik Bintartik Lilik Nur Indah Sari . Lyvia Eka Anggraeni M Anas Thohir M. Anas Thohir M. Luthfi Oktarianto Malfa Betries Tien Leoniza Mohammad Zainuddin, Mohammad Muhammad Abyan Naufal Latief Naili, Khomsiyah Najin Fadila Foresta Naning Dwi Naning Dwi Nindy Dewi Iryanto Novita Nur Aini Nur Aqila Khansa Nur Hanifatun Nadhif Oktaviani, Sabillatush Pradana, Dio Fefry Priya Kusuma Bahari Putri Junaina Miratul Habibah Putri, Marsanda Avilia Ratna Lestari Relung Puspita, Hinggar Restu Putpitasari, Devi Rika Mellyaning Khoiriya Riski Riski Solehariyah Sa'dun Akbar Sabillatush Oktaviani Sahara Thasyia Nirasmala Sahara Thasyia Nirasmala Sheila Agita Sari Shelin Fatika Rahma Sigit Wibowo Sinta Kiswoyo Putri Sri Estu Winahyu Suaidah, Amida Suhel Madyono SUKAMTI . Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Sumanto Surayanah SURAYANAH . Surya Kinasih, Aldi Sutansi Sutansi, Sutansi Tazky Amalia, Alviena Wahyu Ezy Asmi Hasanah Wahyu Ezy Asmi Hasanah Wulansari, Liantika Yuli Rahmadani Yuli Rahmadani Yuniawatika Zulfa Aji Mukti