Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hubungan Faktor-Faktor Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Di Poliklinik Gigi Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura Provinsi Papua Septevanus Rantetoding; Novita Medyati; Theodora Simandjuntak; Rosmin M. Tingginehe; Agus Zainuri; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57087

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan gigi merupakan indikator penting dalam menilai kepuasan pasien sekaligus tolok ukur keberhasilan layanan klinik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dimensi kualitas pelayanan berdasarkan model SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy) dengan kepuasan pasien di Poliklinik Gigi RSUD Jayapura tahun 2026. Desain penelitian adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik accidental sampling terhadap 168 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat, bivariat (rasio prevalensi/PR dengan CI 95%), serta multivariat menggunakan regresi Poisson robust. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reliability (PR=2,91; p=0,007), assurance (PR=1,46; p=0,002), empathy (PR=1,21; p<0,001), dan responsiveness (PR=1,29; p=0,002) berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien, sedangkan tangibles tidak signifikan (PR=1,20; p=0,089). Disimpulkan bahwa kepuasan pasien di Poliklinik Gigi RSUD Jayapura dipengaruhi terutama oleh keandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati tenaga kesehatan, dengan reliability sebagai faktor paling dominan. Upaya peningkatan mutu pelayanan perlu difokuskan pada penguatan aspek interpersonal serta mempertahankan keandalan pelayanan untuk menjaga kepuasan dan loyalitas pasien.
Analisis Hubungan Dimensi Kualitas Pelayanan (SERVQUAL) dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di RSUD Yowari Kabupaten Jayapura Vonny Mais Numberi; Arius Togodly; Dolfinus Yufu Bouway; Martapina Anggai; Muhammad Akbar Nurdin; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57137

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan indikator penting dalam menilai kepuasan pasien sekaligus tolok ukur keberhasilan layanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dimensi kualitas pelayanan berdasarkan model SERVQUAL (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati) dengan kepuasan pasien rawat jalan di RSUD Yowari Kabupaten Jayapura. Desain penelitian adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik accidental sampling terhadap 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta multivariat dengan regresi linier berganda metode enter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bukti fisik (B=0,261; p=0,001), keandalan (B=0,134; p=0,002), dan empati (B=0,436; p<0,001) berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien, sedangkan jaminan (B=-0,037; p=0,691) dan daya tanggap (B=0,005; p=0,947) tidak signifikan. Disimpulkan bahwa kepuasan pasien di RSUD Yowari dipengaruhi terutama oleh empati, keandalan, dan bukti fisik, dengan empati sebagai faktor paling dominan.
Analisis Hubungan Dimensi Mutu Pelayanan Rawat Inap Dengan Kepuasan Pasien Di Rumah Sakit TNI Angkatan Darat Marthen Indey Jayapura Muhammad I Made Annafi Arianto; Arius Togodly; Rosmin M. Tingginehe; Yacob Ruru; Muhammad Akbar Nurdin; Paula Nancy Lefaan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57148

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan indikator penting dalam menilai kepuasan pasien sekaligus tolok ukur keberhasilan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dimensi kualitas pelayanan berdasarkan model SERVQUAL (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati) dengan kepuasan pasien rawat inap di RS TNI AD Marthen Indey Jayapura. Desain penelitian adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan teknik accidental sampling terhadap 102 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan regresi logistik metode enter. Analisis bivariat menunjukkan bahwa dimensi jaminan, empati, dan daya tanggap berhubungan dengan kepuasan pasien, sedangkan bukti fisik dan keandalan tidak signifikan. Analisis multivariat menegaskan bahwa hanya jaminan (OR=12,99; p<0,001) dan empati (OR=5,75; p=0,024) yang berpengaruh signifikan, sementara dimensi lainnya tidak berpengaruh dalam model akhir. Disimpulkan bahwa kepuasan pasien di RS TNI AD Marthen Indey Jayapura terutama dipengaruhi oleh jaminan dan empati, dengan jaminan sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menekankan pentingnya kompetensi tenaga kesehatan, rasa aman, serta perhatian interpersonal dalam membangun kepuasan pasien rawat inap..
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di Puskesmas Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni Orpa Mayung Allo; Novita Medyati; Agus Zainuri; Arius Togodly; Muhammad Akbar Nurdin; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57260

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Di Indonesia, beban PPOK terus meningkat seiring tingginya prevalensi merokok, paparan polusi udara, serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian PPOK di Puskesmas Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni serta mengidentifikasi faktor dominan yang paling berpengaruh. Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan sampel sebanyak 101 responden yang dipilih melalui teknik total sampling berdasarkan data rekam medis tahun 2023–2025. Variabel dependen adalah kejadian PPOK, sedangkan variabel independen meliputi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, suku, kebiasaan merokok, dan riwayat penyakit paru. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test, serta multivariat menggunakan regresi logistik metode Backward Likelihood Ratio (Backward LR). Hasil menunjukkan bahwa pendidikan rendah, kebiasaan merokok, dan riwayat penyakit paru berhubungan signifikan dengan kejadian PPOK, dengan pendidikan rendah sebagai faktor paling dominan. Penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan literasi kesehatan, edukasi berhenti merokok, serta deteksi dini komorbiditas paru di layanan primer.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Keuangan Puskesmas Di Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan Krisma Palabiran; Novita Medyati; Yacob Ruru; Arius Togodly; Yulius Sarungu Paiting; Septevanus Rantetoding
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57918

Abstract

Pengelolaan keuangan Puskesmas sangat penting untuk efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan kesehatan. Di Kabupaten Jayawijaya, sejumlah Puskesmas tidak layak menerima dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), yang diduga terkait faktor internal bendahara seperti kompetensi, pelatihan, beban kerja, dan rangkap tugas. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 29 bendahara Puskesmas melalui total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact serta regresi Poisson dengan robust variance. Hasil menunjukkan 65,5% responden memiliki pengelolaan keuangan tidak baik, 75,9% kurang pelatihan, 69,0% mengalami beban kerja berat, dan 75,9% menjalankan rangkap tugas. Analisis bivariat memperlihatkan pelatihan (p=0,003), beban kerja (p=0,002), dan rangkap tugas (p=0,003) berhubungan signifikan, sedangkan kompetensi tidak (p=0,367). Analisis multivariat menegaskan pelatihan (RP=0,312; p=0,010) dan beban kerja (RP=3,517; p=0,012) berhubungan signifikan, dengan beban kerja sebagai faktor paling dominan.
Hubungan Motivasi, Beban Kerja, dan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Petugas Rekam Medis Di RSUD Tiom Kabupaten Lanny Jaya Selpina Wenda; Novita Medyati; Arius Togodly; Sarce Makaba; Rosmin M. Tingginehe; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57943

Abstract

Petugas rekam medis merupakan unsur penting yang bertanggung jawab atas pengelolaan dokumen dan data pasien di rumah sakit. Motivasi kerja yang terjaga, beban kerja yang seimbang, serta kepuasan kerja yang baik menjadi faktor penentu kualitas kinerja petugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi kerja, beban kerja, dan kepuasan kerja dengan kinerja petugas rekam medis di RSUD Tiom Kabupaten Lanny Jaya. Desain penelitian menggunakan pendekatan observasional analitik dengan metode cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada April 2026 dengan populasi seluruh petugas rekam medis sebanyak 50 orang, yang sekaligus menjadi sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data dilakukan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan motivasi kerja mayoritas baik (60,0%), beban kerja mayoritas rendah (50,0%), kepuasan kerja mayoritas puas (56,0%), serta kinerja sebagian besar baik (58,0%). Uji chi square menghasilkan p-value < 0,001 yang menegaskan adanya hubungan signifikan antara motivasi, beban kerja, dan kepuasan kerja dengan kinerja petugas rekam medis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan motivasi, pengelolaan beban kerja, dan kepuasan kerja berkontribusi terhadap kualitas kinerja petugas rekam medis di RSUD Tiom Kabupaten Lanny Jaya.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Terapi Antiretroviral (ARV) pada ODHA di Puskesmas Sanggeng Kabupaten Manokwari Makalius Taribaba; Yacob Ruru; Sarce Makaba; Hasmi Hasmi; Yulius Sarungu Paiting; Dolfinus Y. Bouway
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57995

Abstract

Infeksi HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan keberhasilan terapi antiretroviral (ARV) sangat bergantung pada kepatuhan pasien. Data di Puskesmas Sanggeng Kabupaten Manokwari menunjukkan adanya kesenjangan antara jumlah ODHA yang masuk layanan dengan yang konsisten menjalani terapi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat ARV, meliputi pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga, serta menentukan faktor dominan yang memengaruhi kepatuhan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 71 responden ODHA dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk hubungan bivariat serta regresi Poisson robust untuk analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan minum obat ARV sebesar 71,8%. Analisis multivariat mengidentifikasi tiga variabel signifikan yaitu pengetahuan (RP=2,92; p=0,011), sikap (RP=0,75; p=0,015), dan dukungan keluarga (RP=0,70; p=0,047). Pengetahuan baik meningkatkan kepatuhan hampir tiga kali lipat, sedangkan sikap negatif dan dukungan keluarga rendah menurunkan kepatuhan. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi edukasi, konseling sikap, dan penguatan dukungan keluarga.
Evaluasi Administrasi Pelayanan Pasien Berdasarkan Perspektif Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit TNI AL Dr. Soedibjo Sardadi Franklin Valentinus Raimond Waromi; Arius Togodly; Yacob Ruru; Novita Medyati; Sarce Makaba; Rosmin M. Tingginehe
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58048

Abstract

Rumah sakit merupakan organisasi pelayanan kesehatan yang kompleks, di mana mutu layanan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi klinis tenaga kesehatan tetapi juga efektivitas sistem administrasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi administrasi pelayanan pasien berdasarkan perspektif tenaga kesehatan di Rumah Sakit TNI AL dr. Soedibjo Sardadi, Jayapura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri dari dokter, perawat, petugas administrasi, dan kepala unit pelayanan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur administrasi telah memiliki SOP dan dukungan SIMRS, namun implementasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan SDM, beban dokumentasi JKN, serta adaptasi teknologi informasi. Tenaga kesehatan menilai proses administrasi sering tidak selaras dengan alur kerja klinis, sehingga menambah beban kerja dan menurunkan efektivitas pelayanan. Faktor pendukung berupa budaya organisasi yang kolaboratif dan kepemimpinan suportif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan pelatihan, infrastruktur, dan regulasi klaim pembiayaan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas administrasi pelayanan pasien dipengaruhi oleh integrasi sistem informasi, kompetensi SDM, dan dukungan organisasi.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Putus Berobat pada Pasien Tuberkulosis di Kabupaten Merauke Vinsensius Sigit Raharjo; Yacob Ruru; Semuel Pitar Irab; Hasmi Hasmi; Novita Medyati; Sarce Makaba
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58099

Abstract

Kejadian putus berobat pada pasien tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan dalam program pengendalian TBC karena berkontribusi terhadap kegagalan terapi, kekambuhan, dan resistensi obat. Kepatuhan pengobatan dipengaruhi oleh faktor demografis, klinis, dan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor-faktor tersebut dengan kejadian putus berobat pada pasien TBC. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional berbasis data sekunder dengan sampel 1.485 responden. Analisis dilakukan secara univariat untuk distribusi data, bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan Rasio Prevalensi (RP), serta multivariat menggunakan regresi logistik biner untuk menentukan faktor dominan dengan Odds Ratio (OR) dan interval kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan bahwa jenis kelamin berhubungan signifikan dengan kejadian putus berobat (p = 0,001; RP = 1,799; 95% CI: 1,250–2,589), sementara variabel lain tidak signifikan (p > 0,05). Analisis multivariat menunjukkan jenis kelamin (OR = 1,857; p = 0,001) dan tipe pasien (OR = 1,657; p = 0,048) sebagai faktor signifikan, dengan jenis kelamin paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor perilaku dan karakteristik pasien dalam kepatuhan pengobatan TBC.
Evaluasi Implementasi Program Pencegahan Kanker Payudara dan Kanker Serviks di Puskesmas Sowi Kabupaten Manokwari Ida Gamiarsih; Novita Medyati; Dolfinus Y. Bouway; Arius Togodly; Rosmin M. Tingginehe; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58095

Abstract

Kanker serviks dan kanker payudara merupakan masalah kesehatan utama yang mengancam perempuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi program pencegahan kanker payudara dan kanker serviks di Puskesmas Sowi Kabupaten Manokwari berdasarkan aspek input, proses, dan output. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi kendala dan peluang perbaikan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek input masih menghadapi keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, pelatihan, serta sistem pencatatan dan pelaporan. Pada aspek proses, pelaksanaan program telah menyesuaikan kondisi lokal, namun masih terdapat kendala dalam akses layanan, deteksi dini. Pada aspek output, program memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan masyarakat dan jumlah pemeriksaan. Diperlukan penguatan edukasi, perbaikan sistem pelaporan, dan pengembangan dukungan psikososial untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program.
Co-Authors Abraham Abraham Afdal Kasimur Agus Zainur Agus Zainuri Agustinus Languwuyo Alvian M. Sroyer Andi N. Ramadhana Anggai, Martapina Anna Bethseba Lizabella Mien Manyakori Aris Aris Arius Togodly Asmawati Asmawati Butar-butar, Winda Ade Fitriya Dolfinus Yufu Bouway Evan Kusmiati Flassy, Marlina Fram Oktovianus Yalak Franklin Valentinus Raimond Waromi Halle F.P. Watori Hanafy, Dudy Arman Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hasmi Hebe Marlen Tiblola Ida Gamiarsih Ida M. Hutabarat Ida Mariati Hutabarat Imbiri, Stefinsce E. Imelda Bowaire Irfan Wahyudi Irfan Wahyudi Iriyani, Nur Fitriana Isak Beno Jonathan k. Wororomi Krisma Palabiran Kurniyasi, Kurniyasi Linda Margared Antaribaba Lintia N. Santi Makalius Taribaba Malik Malik Mariati Hutabarat, Ida Marisan, Rudy Otniel Martapina Anggai Muhammad I Made Annafi Arianto Murib, Elman Natasya I. Parenden Novita Medyati Nurdin, Muhammad Akbar Ohoitimur, Fransiska Orpa Mayung Allo Otniel Mote Paula Nancy Lefaan Radian Januari Situmeang Rantetoding, Septevanus Rasmawati Rasmawati Remuz MB Kmurawak Robby Kayame Rosmin M. Tingginehe Rosmin Tingginehe Sarce Makaba Sarce Makaba Selpina Wenda Semuel Pitar Irab Semuel Piter Irab Septevanus Rantetoding Sukmawati Sulistiyana Sulistiyana Surio Arrang Bua Susiyanti Bless Theodora Simandjuntak Theresia Iriana Endrawati Tingginehe, Rosmin M. Togodly, Arius Untung Muhdiarta Vinsensius Sigit Raharjo Vonny Mais Numberi Wahyuti, Wahyuti Wambon, Devota Wonda, Frengky Lani Yimerni Margarith Mudumi Yohan Rumar Yohana Mariana Yuli Karapa Yulius Sarungu Paiting Yusi Anggriani