Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PABRIK “X” KABUPATEN KUDUS JAWA TENGAH Putri Tsabita Nurza Arifiya; Cikita Berlian Hakim; Sam'ani Intakoris
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i2.2070

Abstract

Hasil penelitian pendahuluan di pabrik “X” Kabupaten Kudus telah memberikan informasi bahwa tekanan kerja yang tinggi dapat membuat mereka stres dalam bekerja, yang pada akhirnya dapat menurunkan produktivitas tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan produktivitas pekerja pabrik di Kabupaten Kudus. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan estimasi deskriptif korelasi. Sampel untuk penelitian ini adalah 41 karyawan termasuk semua karyawan produksi. Cara pengambilan sampel dengan teknik purposeful sampling. Dan menggunakan analisis uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan stres kerja dengan produktivitas kerja buruh pabrik Kabupaten Kudus dengan p value = 0,000 (p0,05). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang sangat signifikan antara stres kerja dengan produktivitas pekerja pabrik di Kabupaten Kudus. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencegah dan mengatasi masalah stres pada karyawan untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja.
USULAN MODEL SISTEM ANTRIAN PADA INSTANLASI FARMASI BPJS RUMAH SAKIT ABC DI KUDUS Cikita Berlian Hakim; Putri Tsabita Nurza Arifiya; Nuaf Maulana Nugroho; Nurul Iman
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 5, No 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v5i1.2269

Abstract

Rumah sakit adalah fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara menyeluruh, meliputi pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Untuk menunjang kebutuhan Kesehatan Masyarakat pemerintah membuat program BPJS Kesehatan. Salah satu penyelenggara program ini adalah RS ABC yang merupakan rumasakit tipe B yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik terhadap peserta JKN-KIS. Penelitian ini di latarbelakangi observasi proses antrian apotik rawat jalan yang memakai BPJS menggunakan metode promodel guna menyimulasikan kondisi antrian. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif, karena bertujuan untuk menggambarkan keadaan atas fenomena di lapangan dan usulan antrian yang lebih efisien dan efektif. Kesimpulan pada penelitian ini ialah pada kondisi asli yang memiliki loket 1 mampu melayani 19 orang dengan kinerja sistem sebesar 91,45% sedangakan usulan model dengan 2 loker dan 3 loker mampu melayani masing-masing 22 dan 36 orang dengan kinerja sisten 89,12% dan 92,64% yang mengindikasikan kinerja sistem terbaik berada pada 3 loket dan ada juga beberapa penurunan dari segi rata-rata waktu tunggu dalam sistem dimana loket 1 366,04 menit loket,2 selama 36,05 menit dan loket 3 selama 24,23 menit yang mengindikasikan loket 3 memiliki rata-rata waktu tunggu paling rendah.
EVALUASI BEBAN KERJA STAF ADMINISTRASI DALAM MENDUKUNG PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK Cikita Berlian Hakim; Jeki Pornomo; Nurul Iman
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 5, No 2 (2024): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v5i2.2483

Abstract

Evaluasi beban kerja staf administrasi menjadi langkah strategis dalam upaya perbaikan kualitas pelayanan akademik. Distribusi beban kerja yang seimbang tidak hanya berdampak positif pada produktivitas staf, tetapi juga pada tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi beban kerja staf administrasi dan dampaknya terhadap kualitas pelayanan akademik di institusi pendidikan tinggi. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 15 partisipan dari berbagai departemen di Universitas X. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama: kompleksitas dan variasi beban kerja, tantangan adaptasi teknologi, kesenjangan antara ekspektasi layanan dan keterbatasan sumber daya, dampak pada kesejahteraan staf, serta strategi coping dan inovasi pelayanan. Observasi mengungkapkan variasi signifikan dalam waktu tunggu layanan antara periode normal dan puncak, serta inkonsistensi penggunaan sistem informasi antar departemen. Analisis dokumen menunjukkan peningkatan kompleksitas job description tanpa penambahan sumber daya yang sepadan. Implikasi beban kerja terhadap kualitas pelayanan akademik terlihat dalam aspek kecepatan respons, akurasi informasi, konsistensi layanan, dan kemampuan memberikan perhatian personal. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan pengembangan sistem manajemen beban kerja yang lebih fleksibel, program pelatihan berkelanjutan, implementasi sistem rotasi tugas, peningkatan dukungan kesehatan mental, serta evaluasi dan restrukturisasi proses administrasi. Studi ini memberikan kontribusi signifikan dalam pemahaman dinamika beban kerja staf administrasi dan pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan akademik, serta menyediakan dasar empiris untuk pengembangan kebijakan dan praktik manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif di institusi pendidikan tinggi.
The Influence of AI Ethics in HR and Algorithm Transparency on Employee Trust in the Manufacturing Industry Ningsih, Supiah; Syahputra, Danil; Husainah, Nazifah; Wibowo, Adityo Ari; Hakim, Cikita Berlian
West Science Social and Humanities Studies Vol. 4 No. 03 (2026): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v4i03.2702

Abstract

This study examines the influence of artificial intelligence (AI) ethics in human resources and algorithm transparency on employee trust in the manufacturing industry. The rapid adoption of AI in organizational management has transformed HR practices, including recruitment, performance evaluation, and workforce management, by enabling more efficient and data-driven decision-making. However, the use of AI also raises concerns regarding ethical governance and the transparency of algorithmic decision-making processes. This research employs a quantitative approach using a survey method involving 150 employees working in manufacturing companies. Data were collected through structured questionnaires measured on a five-point Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS 3). The results indicate that AI ethics in HR has a positive and significant effect on employee trust, suggesting that the application of ethical principles in AI-based HR practices enhances employees’ perceptions of fairness and organizational responsibility. In addition, algorithm transparency also shows a positive and significant influence on employee trust, demonstrating that clear explanations of AI decision-making processes can increase employees’ confidence in technology-driven HR systems. The structural model reveals that both variables explain 63% of the variance in employee trust (R² = 0.63). Overall, these findings emphasize the importance of responsible AI governance and transparent algorithmic systems in strengthening employee trust and supporting the sustainable adoption of AI technologies within organizations.
Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa: Pengabdian Nazifah Husainah; Lisna Bantulu; Purwaka Hari Prihanto; Eri Kristanto; Cikita Berlian Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6064

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan ekowisata berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi potensi hingga implementasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa potensi ekowisata desa berhasil teridentifikasi secara sistematis dan terintegrasi sebagai dasar perencanaan strategis. Selain itu, terjadi peningkatan kapasitas dan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan ekowisata, yang ditandai dengan perubahan pola pikir, perilaku, serta kemampuan dalam memanfaatkan peluang ekonomi. Terbentuknya kelembagaan lokal turut memperkuat tata kelola pengelolaan wisata yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Pengembangan produk dan atraksi wisata berbasis potensi lokal juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan aktivitas ekonomi serta terbukanya peluang pendapatan baru bagi masyarakat. Di sisi lain, meningkatnya kesadaran terhadap pelestarian lingkungan dan terbangunnya jejaring kemitraan dengan berbagai pihak menjadi modal sosial penting dalam mendukung keberlanjutan program. Namun demikian, pelaksanaan kegiatan masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, kesenjangan partisipasi masyarakat, rendahnya konsistensi dalam penerapan prinsip keberlanjutan, serta keterbatasan akses pasar dan promosi. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dan kolaboratif untuk mengoptimalkan potensi yang ada sekaligus mengatasi berbagai kendala guna mewujudkan pengembangan ekowisata yang inklusif dan berkelanjutan.
The Influence of Digital Entrepreneurship and Digital Literacy on MSME Performance through Digital Technology Adoption in Indonesia Muhtadin, Imam; Arifin, Zainal; Astrina, Fenty; Hakim, Cikita Berlian; Munzir, Munzir; Sudarmanto, Eko
The Es Economics and Entrepreneurship Vol. 4 No. 03 (2026): The Es Economics And Entrepreneurship (ESEE)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esee.v4i03.978

Abstract

This study aims to examine the effect of digital entrepreneurship and digital literacy on the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the adoption of digital technology in Indonesia. A quantitative research approach was employed using primary data collected from 155 MSME actors through a structured questionnaire measured on a Likert scale. The data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS 3) to evaluate both the measurement and structural models. The results indicate that digital entrepreneurship and digital literacy have positive and significant effects on MSME performance. Furthermore, both variables significantly influence the adoption of digital technology, which in turn has a strong positive impact on business performance. The findings also confirm that digital technology adoption plays a mediating role in strengthening the relationship between digital entrepreneurship and MSME performance, as well as between digital literacy and MSME performance. Among the variables, digital literacy shows a stronger influence on technology adoption, highlighting the importance of digital skills in driving digital transformation. This study contributes to the literature by providing an integrated model that explains how digital capabilities influence MSME performance through technology adoption in a developing country context. Practically, the findings suggest that enhancing digital literacy and promoting digital entrepreneurial orientation are essential strategies for improving MSME competitiveness and sustainability in the digital economy.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN BERORGANISASI Purnomo, Jeki; Rachman, Dian Anggraeni; Rachman, Irwandi; Hakim, Cikita Berlian; Haeril, Haeril
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3002

Abstract

AbstrakPermasalahan utama dalam organisasi kemahasiswaan adalah rendahnya kesiapan dan kapabilitas pengurus dalam mengelola organisasi secara profesional. Hal ini mencakup lemahnya pemahaman fungsi manajemen, keterampilan kerja tim, kepemimpinan serta kemampuan menyusun dan mengevaluasi program kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa melalui pelatihan manajemen organisasi berbasis pendekatan POAC dan metode partisipatif berbasis studi kasus. Program dilaksanakan di salah satu Universitas Indonesia pada Mei–Juni 2025 melibatkan 30 mahasiswa pengurus inti organisasi kemahasiswaan yang dipilih berdasarkan keterlibatan aktif dan rekomendasi pihak kampus. Tahapan kegiatan mencakup persiapan, implementasi pelatihan dan evaluasi dengan instrumen pre-test dan post-test sebagai alat ukur kesiapan berorganisasi. Analisis data menggunakan uji paired t dan efekt size. Hasil menunjukkan peningkatan skor signifikan dari 76,67 (±13,72) menjadi 90,67 (±9,93) dengan p=0,006 dan d=0,54. Indikator seperti pemahaman visi-misi, kerja tim, komunikasi dan literasi digital meningkat signifikan. Tidak ditemukan perbedaan hasil berdasarkan gender. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif meningkatkan kesiapan manajerial mahasiswa secara nyata. Rekomendasi meliputi integrasi pelatihan dalam kalender akademik, pelibatan alumni sebagai mentor serta adopsi teknologi digital sebagai alat kolaborasi organisasi mahasiswa ke depan. AbstractThe main problem in student organizations is the low readiness and managerial capability of members in managing organizations professionally. This includes weak understanding of management functions, teamwork skills, leadership and ability to design and evaluate work programs. This community service activity aims to empower students through organizational management training using the POAC framework and participatory, case-based learning. The program was implemented at one of University in Indonesia from May to June 2025, involving 30 core members of student organizations selected based on active participation and campus recommendation. The stages consisted of preparation, training implementation and evaluation with pre- and post-test instruments used to measure organizational readiness. Data analysis employed paired t-test and effect size. Results showed a significant score increase from 76.67 (±13.72) to 90.67 (±9.93) with p=0.006 and d=0.54. Indicators such as understanding of vision-mission, teamwork, communication and digital literacy improved significantly. No significant differences were found based on gender. In conclusion, the training effectively enhanced students' organizational readiness. Recommendations include integrating training into the academic calendar, involving alumni as mentors, and adopting digital technology as collaborative tools for future student organizations.